Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Kita Bisa Menyelesaikannya

Kita Bisa Menyelesaikannya

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 1.190

 

Izzy. Sabtu, 05 April 2025

“Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.” K.H. Abdurrahman Wahid

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang.

Sabtu sore 05 April 2025. Suasana masih lengang saat kami memasuki area Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah yang diasuh oleh KH Zainul Arifin. Maklumlah pesantren memang sedang libur dalam suasana lebaran. Kami pun juga bertanya tanya apakah pengasuh sudah kembali dari perjalanan mudik dari Rembang Jawa Tengah?. Namun kami mencoba memberanikan sowan ke ndalem dan alhamdulillah ternyata beliau baru saja tiba di pondok.

Obrolan kami sangat menarik. Saya menyimak momen ini dan pas memang di pendopo masih rombongan kami saja yang “menguasai”. Kami menyimak dawuh beliau sekaligus kisah perjuangan beliau mulai saat memulai berdakwah dan mendidik masyarakat. Sesekali kami menyampaikan perkembangan LP Ma’arif dengan dinamika yang terjadi di dalamnya kepada beliau.

Saya ingin menuliskan simpulan saya disini. Simpulan yang saya ambil setelah menikmati kehangatan obrolan kami sambil sesekali merasakan semilir angin menyapa menerobos di sela-sela ukiran kayu jati yang klasik. Seperti ucapan Kahlil Gibran “Biarkan ada ruang dalam kebersamaanmu, dan biarkan angin langit menari di antara kalian.”

Satu: Perjuangan harus dijalani  dan diyakini Allah akan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan. Perjuangan berdakwah akan selalu berhadapan dengan tantangan, terkadang tantangan berwujud tantangan fisik, pengethuan atau pemikiran, rasa, bahkan spiritual. Tantangan untuk diselesaikan, maka dibutuhkan ilmu dan keyakinan yang sangat besar. Disaat tantangan ini bisa dilalui disitulah kita akan merasakan kebahagiaan dan rasa syukur atas semuanya. “Tidak boleh takut, harus berani berjuang” dawuh beliau. Saya teringat perkataan Abert Einstein “Jika ingin hidup bahagia kaitkanlah dengan tujuan, bukan dengan orang atau benda.”

Dua: Kepercayaan sangat penting. Kepercayaan dibangun dengan berperilaku jujur dalam melaksanakan tugas sebaik mungkin. Di dalam melaksanakan tugas ini perlu dibangun manajemen yang bagus. Manajemen yang bagus menghasilkan dampak yang baik. Salah satu problematik yang terjadi di saat mengembangkan lembaga pendidikan adalah manajemen yang morat marit.

Tiga: Perlu proses tidak instant dan dilakukan dengan sungguh-sungguh atau mempeng. Proses dalam menata lembaga pendidikan dan masyarakat melalui komunikasi yang bagus. Tanpa komunikasi yang bagus menimbulkan konflik internal maupun eksternal. Menurut saya ini seperti filosofi tumpeng dalam budaya kita. Dari tradisi nasi tumpeng kita diajarkan ajaran “Yen metu kudu mempeng” artinya ketika keluar dari rumah dan berjuang di masyarakat harus sungguh-sungguh. atau ada pula yang mengartikan “Metu dalan kang lempeng” artinya hidup melalui jalan yang lurus yaitu jalan yang diridhloi Tuhan dengan semangat, yakni fokus dan tidak mudah putus asa.

Empat: Rotasi kepemimpinan lembaga. Sebuah lembaga perlu melakukan rotasi kepemimpinan kepala madrasahnya/sekolahnya. Waktu yang terlalu lama dalam memimpin lembaga bisa menimbulkan kecenderungan munculnya mindset raja-raja kecil di lembaga tersebut, dan ini tidak sehat kedepannya.

Lima: Kaderisasi berkelanjutan. Kaderisasi ini penting untuk keberlanjutan program. Namun, perlu diingat bahwa kaderisasi perlu diberikan kepada mereka yang bisa jujur, Ikhlas, bertanggung jawab serta memiliki loyalitas untuk melanjutkan estafet perjuangan di lembaga. Pemilihan kader yang salah malah akan menghancurkan lembaga tersebut.

Lima: Kebersamaan. Memperjuangkan kebaikan perlu dilakukan bersama-sama dalam persatuan. Dengan persatuan maka kita akan kuat. Kuat dalam olah fisik, olah pikir, olah rasa, dan olah batin.

Enam: Pengambilan keputusan. Mengambil keputusan tidak hanya menggunakan logika dan ilmu pengetahuan semata. Tetapi juga dengan kebersihan hati dilanjutkan dengan riyadloh atau tirakat sehinga menghasilkan keputusan yang baik.

Sebuah wejangan Gus Dur yang luar biasa. Gus Dur pernah berkata “Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.”

Wallahu a’laam

Penulis: Izzy

 

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Graduation SMAISAKA Ceremony

    Graduation SMAISAKA Ceremony

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu, 20 Mei 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Wajah-wajah ceria memenuhi area SMA Islam Kepanjen. Area parkiran yang luas dipenuhi oleh berderet mobil-mobil pengantar wisudawan bersama beragam atribut keindahan yang dipakai. SMA Islam Kepanjen adalah salah satu SMA Unggulan di Kabupaten Malang, dan juga berada dalam naungan LP Ma’arif NU […]

  • Menikmati Pahitnya Belajar

    Menikmati Pahitnya Belajar

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan” Imam Syafi’i “Menjadi manusia yang ulul al Baab. Dahulu pendidikan untuk menjadi benar dan pintar, Pendidikan terdahulu didahului dengan cara riyadhoh, puasa, belajar ilmu laduni, dan lainnya. Kalau dulu begitu, dan bermacam-macam tirakat yang dilakukan sehingga dapat ilmu […]

  • Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Hadi Er. Selasa, 17 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sumberputih, Wajak – Hari ini, Senin (16/12/2024) guru-guru sertifikasi jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Wajak berkumpul di Hall MI Literasi Miftahul Huda, Jalan Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, untuk menghadiri Workshop  Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap semester yang bertujuan meningkatkan kompetensi […]

  • LP Ma’arif Kab Malang Bersama Bakesbangpol Sosialisasi Deteksi Dini Radikalisme

    LP Ma’arif Kab Malang Bersama Bakesbangpol Sosialisasi Deteksi Dini Radikalisme

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Jum’at, 01 Desember 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kabupaten Malang menggelar Sosialisasi Deteksi Dini Pencegahan Bahaya Paham Radikal di Kalangan Pelajar yang bertempat di Aula SMK Maarif 04 Pakis. Kamis, (30/11/2023). Lebih lanjut, gelaran sosialisasi ini diisi oleh Andi selaku Ketua FKDM Kabupaten […]

  • Pelantikan Pramuka Bantara MA Darul Karomah Singosari

    Pelantikan Pramuka Bantara MA Darul Karomah Singosari

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 30 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Pramuka MA Darul Karomah yang berpangkalan di Jalan Raya Randuagung V Singosari mengadakan beberapa program kegiatan, Tamu ambalan adalah proses pertama pramuka penggalang memasuki dunia pramuka golongan penegak kemudian latihan rutin setiap sabtu jam 09.30 s.d 11.00 WIB dan diantara itu ada pengembaraan […]

  • Literasi di Kaki Gunung

    Literasi di Kaki Gunung

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 155
    • 0Komentar

    “Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu” John C. Maxwell Izzy. Jum’at. 06 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menikmati hawa sejuk dan alam yang natural membawa rasa segar dan tenang. Pekat kabur tak menutup pandangan saya menapaki jalan yang berliku dan cenderung menanjak. Setelah sejam lebih, saya melewati jalan yang hanya […]

expand_less