Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Kita Bisa Menyelesaikannya

Kita Bisa Menyelesaikannya

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 1.260

 

Izzy. Sabtu, 05 April 2025

“Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.” K.H. Abdurrahman Wahid

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang.

Sabtu sore 05 April 2025. Suasana masih lengang saat kami memasuki area Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah yang diasuh oleh KH Zainul Arifin. Maklumlah pesantren memang sedang libur dalam suasana lebaran. Kami pun juga bertanya tanya apakah pengasuh sudah kembali dari perjalanan mudik dari Rembang Jawa Tengah?. Namun kami mencoba memberanikan sowan ke ndalem dan alhamdulillah ternyata beliau baru saja tiba di pondok.

Obrolan kami sangat menarik. Saya menyimak momen ini dan pas memang di pendopo masih rombongan kami saja yang “menguasai”. Kami menyimak dawuh beliau sekaligus kisah perjuangan beliau mulai saat memulai berdakwah dan mendidik masyarakat. Sesekali kami menyampaikan perkembangan LP Ma’arif dengan dinamika yang terjadi di dalamnya kepada beliau.

Saya ingin menuliskan simpulan saya disini. Simpulan yang saya ambil setelah menikmati kehangatan obrolan kami sambil sesekali merasakan semilir angin menyapa menerobos di sela-sela ukiran kayu jati yang klasik. Seperti ucapan Kahlil Gibran “Biarkan ada ruang dalam kebersamaanmu, dan biarkan angin langit menari di antara kalian.”

Satu: Perjuangan harus dijalani  dan diyakini Allah akan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan. Perjuangan berdakwah akan selalu berhadapan dengan tantangan, terkadang tantangan berwujud tantangan fisik, pengethuan atau pemikiran, rasa, bahkan spiritual. Tantangan untuk diselesaikan, maka dibutuhkan ilmu dan keyakinan yang sangat besar. Disaat tantangan ini bisa dilalui disitulah kita akan merasakan kebahagiaan dan rasa syukur atas semuanya. “Tidak boleh takut, harus berani berjuang” dawuh beliau. Saya teringat perkataan Abert Einstein “Jika ingin hidup bahagia kaitkanlah dengan tujuan, bukan dengan orang atau benda.”

Dua: Kepercayaan sangat penting. Kepercayaan dibangun dengan berperilaku jujur dalam melaksanakan tugas sebaik mungkin. Di dalam melaksanakan tugas ini perlu dibangun manajemen yang bagus. Manajemen yang bagus menghasilkan dampak yang baik. Salah satu problematik yang terjadi di saat mengembangkan lembaga pendidikan adalah manajemen yang morat marit.

Tiga: Perlu proses tidak instant dan dilakukan dengan sungguh-sungguh atau mempeng. Proses dalam menata lembaga pendidikan dan masyarakat melalui komunikasi yang bagus. Tanpa komunikasi yang bagus menimbulkan konflik internal maupun eksternal. Menurut saya ini seperti filosofi tumpeng dalam budaya kita. Dari tradisi nasi tumpeng kita diajarkan ajaran “Yen metu kudu mempeng” artinya ketika keluar dari rumah dan berjuang di masyarakat harus sungguh-sungguh. atau ada pula yang mengartikan “Metu dalan kang lempeng” artinya hidup melalui jalan yang lurus yaitu jalan yang diridhloi Tuhan dengan semangat, yakni fokus dan tidak mudah putus asa.

Empat: Rotasi kepemimpinan lembaga. Sebuah lembaga perlu melakukan rotasi kepemimpinan kepala madrasahnya/sekolahnya. Waktu yang terlalu lama dalam memimpin lembaga bisa menimbulkan kecenderungan munculnya mindset raja-raja kecil di lembaga tersebut, dan ini tidak sehat kedepannya.

Lima: Kaderisasi berkelanjutan. Kaderisasi ini penting untuk keberlanjutan program. Namun, perlu diingat bahwa kaderisasi perlu diberikan kepada mereka yang bisa jujur, Ikhlas, bertanggung jawab serta memiliki loyalitas untuk melanjutkan estafet perjuangan di lembaga. Pemilihan kader yang salah malah akan menghancurkan lembaga tersebut.

Lima: Kebersamaan. Memperjuangkan kebaikan perlu dilakukan bersama-sama dalam persatuan. Dengan persatuan maka kita akan kuat. Kuat dalam olah fisik, olah pikir, olah rasa, dan olah batin.

Enam: Pengambilan keputusan. Mengambil keputusan tidak hanya menggunakan logika dan ilmu pengetahuan semata. Tetapi juga dengan kebersihan hati dilanjutkan dengan riyadloh atau tirakat sehinga menghasilkan keputusan yang baik.

Sebuah wejangan Gus Dur yang luar biasa. Gus Dur pernah berkata “Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.”

Wallahu a’laam

Penulis: Izzy

 

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif Goyang Jagad Maya Malang dengan Religious Literacy

    Ma’arif Goyang Jagad Maya Malang dengan Religious Literacy

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 651
    • 0Komentar

    humaslp2 weeks ago Berita, Learning, PendidikanMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu 03 September 2022 Kerjasama yang apik dan inovatif telah terlaksana antara Kementerian Infokom, PB Ma’arif, Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten Malang, PC Ma’arif Kabupaten Malang dan SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Ahad (28/8/2022) di aula SMK NU Sunan Ampel. Seminar Hybrid Literasi Digital […]

  • Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Kabupaten Malang Makin Eksis

    Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Kabupaten Malang Makin Eksis

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 20 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Satuan komunitas Pramuka Maarif NU Kabupaten Malang menggelar rapat kerja (raker) tahunan sebagai bentuk komitmen menjalankan roda keorganisasian yang diamanahkan dalam periode ini. Tahun ini, Raker dibuka langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Sako Pramuka Maarif NU Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, […]

  • Matsamuga Mercusuar Ma’arif Malang Selatan

    Matsamuga Mercusuar Ma’arif Malang Selatan

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Abd. Wahid Khoiruddin, S.Pd. Kamis, 06 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang. Sabtu Legi (24/06) dan bertempat di halaman Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mamba’ul Ulum Gedangan, diselenggarakan Wisuda dan Pisah Kenang peserta didik kelas IX tahun ajaran 2022/2023 Angkatan ke-34 dengan peserta didik berjumlah 127 anak. Acara yang dihadiri pula oleh Wakil Sekretaris Lembaga […]

  • Mewujudkan Generasi Milenial yang Berkarakter, Berbudaya, Beriman, dan Bertakwa

    Mewujudkan Generasi Milenial yang Berkarakter, Berbudaya, Beriman, dan Bertakwa

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Izzybq. Kamis 20 Juni 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Mobil yang kami naiki menyusuri jalan yang berbelok ke arah perkampungan yang lumayan padat. Saat ini, Kamis 20 Juni 2024 jam menunjukkan pukul 10.15 wib saat mobil memasuki halaman rumah warga dan kami mermarkirnya disitu. Jalan masuk RA Al Huda dan MI Raudlatul Athfal dipenuhi […]

  • BUPATI KABUPATEN MALANG SUPPORT LP MA’ARIF “TUGAS MA’ARIF MEMBERIKAN EDUKASI DAN KUALITAS PENDIDIKAN HARUS MENJADI PILIHAN”

    BUPATI KABUPATEN MALANG SUPPORT LP MA’ARIF “TUGAS MA’ARIF MEMBERIKAN EDUKASI DAN KUALITAS PENDIDIKAN HARUS MENJADI PILIHAN”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 685
    • 0Komentar

    humaslp6 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang. Diskusi Minggu pagi (15/05/2022) pukul 05,30 di rumah dinas Bupati Kabupaten Malang Bapak H. Sanusi,M.M. terjalin sangat hangat dan menghasilkan beberapa program baru untuk LP Ma’arif Kabupaten Malang. Bupati Kabupaten Malang Bapak H. Sanusi,M.M., yang juga adalah seorang santri tulen dan pernah mondok di Pesantren Raudlatul Ulum […]

  • Pramuka Memberi Anak Ruang Belajar dan Tumbuh

    Pramuka Memberi Anak Ruang Belajar dan Tumbuh

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Izzy. Jum’at 23 Agustus 2024. Kami Pramuka IndonesiaManusia PancasilaSatyaku kudharmakanDharmaku kubaktikanAgar jaya IndonesiaIndonesia Tanah airkuKami jadi pandumu Lantunan Hymne Pramuka mengalun  mengisi setiap sela-sela dedaunan. Terdengar lirih syahdu menyentuh daun telinga. Mengingatkan saya ketika beberapa tahun lalu ketika  masa-masa bersekolah dengan semangat melantunkan lagu tersebut. Dan juga terkadang menepi karena badan yang kecapean saat menjalani […]

expand_less