Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Kita Bisa Menyelesaikannya

Kita Bisa Menyelesaikannya

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 1.437

 

Izzy. Sabtu, 05 April 2025

“Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.” K.H. Abdurrahman Wahid

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang.

Sabtu sore 05 April 2025. Suasana masih lengang saat kami memasuki area Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah yang diasuh oleh KH Zainul Arifin. Maklumlah pesantren memang sedang libur dalam suasana lebaran. Kami pun juga bertanya tanya apakah pengasuh sudah kembali dari perjalanan mudik dari Rembang Jawa Tengah?. Namun kami mencoba memberanikan sowan ke ndalem dan alhamdulillah ternyata beliau baru saja tiba di pondok.

Obrolan kami sangat menarik. Saya menyimak momen ini dan pas memang di pendopo masih rombongan kami saja yang “menguasai”. Kami menyimak dawuh beliau sekaligus kisah perjuangan beliau mulai saat memulai berdakwah dan mendidik masyarakat. Sesekali kami menyampaikan perkembangan LP Ma’arif dengan dinamika yang terjadi di dalamnya kepada beliau.

Saya ingin menuliskan simpulan saya disini. Simpulan yang saya ambil setelah menikmati kehangatan obrolan kami sambil sesekali merasakan semilir angin menyapa menerobos di sela-sela ukiran kayu jati yang klasik. Seperti ucapan Kahlil Gibran “Biarkan ada ruang dalam kebersamaanmu, dan biarkan angin langit menari di antara kalian.”

Satu: Perjuangan harus dijalani  dan diyakini Allah akan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan. Perjuangan berdakwah akan selalu berhadapan dengan tantangan, terkadang tantangan berwujud tantangan fisik, pengethuan atau pemikiran, rasa, bahkan spiritual. Tantangan untuk diselesaikan, maka dibutuhkan ilmu dan keyakinan yang sangat besar. Disaat tantangan ini bisa dilalui disitulah kita akan merasakan kebahagiaan dan rasa syukur atas semuanya. “Tidak boleh takut, harus berani berjuang” dawuh beliau. Saya teringat perkataan Abert Einstein “Jika ingin hidup bahagia kaitkanlah dengan tujuan, bukan dengan orang atau benda.”

Dua: Kepercayaan sangat penting. Kepercayaan dibangun dengan berperilaku jujur dalam melaksanakan tugas sebaik mungkin. Di dalam melaksanakan tugas ini perlu dibangun manajemen yang bagus. Manajemen yang bagus menghasilkan dampak yang baik. Salah satu problematik yang terjadi di saat mengembangkan lembaga pendidikan adalah manajemen yang morat marit.

Tiga: Perlu proses tidak instant dan dilakukan dengan sungguh-sungguh atau mempeng. Proses dalam menata lembaga pendidikan dan masyarakat melalui komunikasi yang bagus. Tanpa komunikasi yang bagus menimbulkan konflik internal maupun eksternal. Menurut saya ini seperti filosofi tumpeng dalam budaya kita. Dari tradisi nasi tumpeng kita diajarkan ajaran “Yen metu kudu mempeng” artinya ketika keluar dari rumah dan berjuang di masyarakat harus sungguh-sungguh. atau ada pula yang mengartikan “Metu dalan kang lempeng” artinya hidup melalui jalan yang lurus yaitu jalan yang diridhloi Tuhan dengan semangat, yakni fokus dan tidak mudah putus asa.

Empat: Rotasi kepemimpinan lembaga. Sebuah lembaga perlu melakukan rotasi kepemimpinan kepala madrasahnya/sekolahnya. Waktu yang terlalu lama dalam memimpin lembaga bisa menimbulkan kecenderungan munculnya mindset raja-raja kecil di lembaga tersebut, dan ini tidak sehat kedepannya.

Lima: Kaderisasi berkelanjutan. Kaderisasi ini penting untuk keberlanjutan program. Namun, perlu diingat bahwa kaderisasi perlu diberikan kepada mereka yang bisa jujur, Ikhlas, bertanggung jawab serta memiliki loyalitas untuk melanjutkan estafet perjuangan di lembaga. Pemilihan kader yang salah malah akan menghancurkan lembaga tersebut.

Lima: Kebersamaan. Memperjuangkan kebaikan perlu dilakukan bersama-sama dalam persatuan. Dengan persatuan maka kita akan kuat. Kuat dalam olah fisik, olah pikir, olah rasa, dan olah batin.

Enam: Pengambilan keputusan. Mengambil keputusan tidak hanya menggunakan logika dan ilmu pengetahuan semata. Tetapi juga dengan kebersihan hati dilanjutkan dengan riyadloh atau tirakat sehinga menghasilkan keputusan yang baik.

Sebuah wejangan Gus Dur yang luar biasa. Gus Dur pernah berkata “Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.”

Wallahu a’laam

Penulis: Izzy

 

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop Jurnal Ma’arif di MTSN 2 Mojokerto

    Workshop Jurnal Ma’arif di MTSN 2 Mojokerto

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Dr. Nuril Mufida. Kamis, 12 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang MTsN 2 Mojokerto mengadakan workshop literasi guru menulis artikel jurnal Ma’arif. Madrasah ini memang aktif melakukan pembinaan SDM guru dan tenaga kependidikan, terbukti dengan adanya workshop yang kesembilan ini yang mengambil tema literasi. Kegiatan ini dibuka dengan pembinaan ASN guru dan tenaga kependidikan […]

  • Dream Adventure Goes To Bali SMP Assyaidiyah

    Dream Adventure Goes To Bali SMP Assyaidiyah

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    Ahad, 04 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dream Adventure, para santri  menapakkan kaki di Pulau Dewata, pada hari Jum’at 25 april 2025. Ini bukan sekadar wisata tanpa makna, ini adalah ziarah ke tanah yang kaya akan spiritualitas, kesenian, dan keindahan alam yang menakjubkan. Althirdlent memulai perjalanan ini dengan rasa antusias dan kesiapan untuk […]

  • Guru Besar Itu Mental

    Guru Besar Itu Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru […]

  • Launching Program MIRACLE di Pendopo Kecamatan Pujon

    Launching Program MIRACLE di Pendopo Kecamatan Pujon

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd Senin, 23 Desember 2024, Pak Azis menjalankan amanah dari Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang bersama Abah Samsul Hadi untuk menghadiri undangan launching Program MIRACLE (MORINGA AGAINTS MALNUTRITION AND CLIMATE CHANGE), yang diadakan di Pendopo Kecamatan Pujon. Kapasitas Pak Azis hadir sebagai Pengurus LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang sekaligus […]

  • Duet Bupati dengan Ketua LP Ma’arif PCNU Malang

    Duet Bupati dengan Ketua LP Ma’arif PCNU Malang

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Dr. Abdul Aziz Tata Pangarsa,M.Pd. Senin 24 Juni 2024 Hari Minggu, 23 Juni 2024, saya mendampingi Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang untuk menghadiri undangan Wisuda Terpadu MI dan MTs Wahid Hasyim 2 Desa Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang, dengan kepala MI, Bapak Husnul Yakin dan Kepala MTs-nya Bapak Jamil. Dalam sambutan sekaligus mauidhoh […]

  • Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 773
    • 0Komentar

    Oleh: Prof Dr. HA. Muhtadi Ridwan (Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Sebelum membahas tentang lima azimat, maka penting kita memperhatikan pertanyaan berikut ini, ”Mengapa ada sekolah yang dulunya merupakan sekolah/madrasah favorit namun akhir-akhir ini sekolah/madrasah tersebut mengalami penurunan peminat, mengalami keterpurukan, bahkan ada yang sampai gulung tikar?”, “Bagaimana cara mengelola sekolah/madrasah, agar dapat […]

expand_less