Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Perubahan Kehidupan

Perubahan Kehidupan

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
  • visibility 501

Oleh: Muhammad Masykur Izzy  Baiquni

Suatu waktu, saya ditanya oleh seorang guru, ia bertanya “Mengapa kita sering tertinggal mengikuti perubahan daripada lembaga yang lainnya?”

Warren Buffet tokoh yang pernah masuk dalam peringkat kedua orang terkaya di dunia menggunakan waktunya 80% dalam setiap hari  untuk membaca dan mencari tahu informasi yang dapat memengaruhi keputusan investasi yang dibuatnya. Ia tidak pernah berhenti belajar dan mengumpulkan informasi.

Carlos Slim tokoh yang pernah menjadi orang terkaya di dunia memenuhi rumahnya di Mexico City dengan koran dari seluruh pelosok Mexico dan seluruh dunia. Ia terus banyak membaca berbagai sumber yang tersedia untuk memberinya informasi yang dia pelukan guna membuat keputusan bisnis yang tepat.

Brian Tracy menulis di dalam bukunya bahwa factor penting yang memengaruhi kehidupan manusia sekarang ini adalah perubahan yang dipengaruhi oleh tiga hal penting yaitu ledakan informasi, pengembangan teknologi, dan persaingan agresif. Menurut Brian Tracy “manusia tidak pernah mengalami tingkat perubahan secepat yang kita hadapi di zaman sekarang ini.”

Sejalan dengan hal ini, peran pemahaman atau kemampuan berbahasa sangat besar. Ilmu pengetahuan dan beragam informasi akan dipahami dengan benar bila memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Madrasah hingga perguruan tinggi perlu terus mengembangkan kemampuan berbahasa siswa dan mahasiswa. Namun, masalahnya adalah banyak sekali ditemukan tentang anggapan kurang pentingnya belajar berbahasa khususnya Bahasa Indonesia.

Para tokoh menjelaskan bahwa secara umum pembelajaran bahasa khususnya Bahasa Indonesia bertujuan agar siswa dan mahasiswa memiliki keterampilan mendengarkan, membeca, memirsa, berbicara, dan menulis. Selanjutnya di dalam kurikulum kompetensi dasar dikembangkan berdasarkan tiga hal yang berhubungan dan mendukung, yaitu bahasa, sastra, dan literasi. Tiga hal yang sangat berkaitan.

Dengan belajar berbahasa kita akan belajar tentang pertukaran ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap, perasaan, pendapat, bagaimana berinteraksi dengan efektif, dan membangun hubungan. Dengan belajar sastra maka kita akan belajar nilai kepribadian, budaya, sosial, estetik dan nilai kemanusiaan. Kemudian, mengacu kepada Deklarasi Praha tahun 2003 literasi mencakup bagaimana manusia bisa berkomunikasi dengan baik di dalam masyarakat. Bahkan, menurut UNESCO dengan literasi kita belajar praktik dan hubungan sosial dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya.

Olson dan Torrance menulis bahwa literasi begitu meresap dan beragam memengaruhi aspek pribadi dan kehidupan sosial. Literasi untuk modernism karena literasi terkait dengan kemampuan manusia untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, serta menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk berbagai persoalan.

Maka tidak heran tokoh seperti Warren Bufet sangat tinggi dalam kemampuan berbahasa dan literasinya. Sebab, literasi tidak hanya kemampuan membaca dan menulis ilmu pengetahuan, namun juga berupa keterampilan berpikir menggunakan berbagai sumber pengetahuan secara analitis, kritis, dan reflektif.

Perubahan informasi yang sangat  cepat bisa kita sikapi lebih dini dengan mengembangkan budaya literasi informasi. Komponen di dalam literasi Informasi yang dijelaskan oleh Ferguson berisi tentang kemampuan dalam literasi dasar, literasi perpustakaan, literasi media, literasi teknologi, dan literasi visual.

Sedikit menoleh kebelakang. Banyak perusahaan besar bahkan lembaga Pendidikan yang sudah lama mapan kemudian runtuh dengan situasi zaman yang berubah. Mereka gagal karena serangan informasi, teknologi, dan persaingan sehingga dengan cepat menghilang dan hanya menjadi bagian sejarah.

Budaya terus belajar perlu terus dibumikan di dalam Lembaga Pendidikan dan masyarakat. Perbedaan kualitas masyarakat terlihat pada komitmennya untuk terus belajar dan meningkatkan keahlian diri, bacalah sebanyak mungkin buku berkualitas, menghadiri pelatihan, dan ikuti program program peningkatan kualitas sehingga secara kontinyu terus mencari cara terbaik dalam melakuakn pekerjaan dengan lebih baik, lebih murah, dan lebih cepat. Pendidikan membuat pelajar memiliki kualifikasi sesuai dengan tingkatan mereka, selanjutnya kualifikasi kita naikkan menjadi kompetensi dengan berlatih dan berkoneksi.

Wallahu a’lam

Izzy, Ahad, 20 Agustus 2023. 22:00 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENDIDIKAN YANG NGU-WONG-KÉ

    PENDIDIKAN YANG NGU-WONG-KÉ

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi, M.A. Repost, 12 November 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Howard Gardner, ahli pendidikan paling terkemuka dari Harvard University dalam buku mutakhirnya yang berjudul Truth, Beauty, and Goodness Reframed, Educating for the Virtues in the Twenty First Century seolah menyesali pemikiran-pemikiran pendidikannya sendiri yang terdahulu. Pemikiran terdahulu dia yang sangat revolusioner di […]

  • Pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Santai di Tengah Erupsi Semeru

    Pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Santai di Tengah Erupsi Semeru

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Dr, KH. Faris Khoirul Anam,Lc. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Malang, 7 Mei 2024 – Keindahan dan ketenangan lereng Gunung Semeru menjadi latar belakang pertemuan santai para pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Malang yang berlangsung di Sarkawi, Selasa (12/5). Sambil menikmati secangkir kopi hangat, suasana pertemuan tidak berubah dramatis ketika Gunung Semeru, gunung tertinggi di […]

  • Workshop Ma’arif Smart School, Turen Memulai!

    Workshop Ma’arif Smart School, Turen Memulai!

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Bq. Rabu, 21 Mei 2025 Foto: 8 Cinta Pendidikan Budaya dan Karakter LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sesi terakhir ujian UAMNU tak menyurutkan semangat madarsah-madrasah Kecamatan Turen untuk mengadakan workshop. Sementara itu, pengurus Ma’arif PCNU kabupaten Malang, Izzy dan Ahmad Syuhada berinteraksi dengan beberapa murid saat kelas enam MI Al Lathifiyah Turen sesi terakhir UAMNU. […]

  • Energi Ilahiah dalam Setiap Langkah

    Energi Ilahiah dalam Setiap Langkah

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd. Seperti yang kami agendakan beberapa hari sebelumnya, Kamis malam, tanggal 16 Februari 2023 bakda Maghrib saya berdua dengan Pak Amka (Panggilan Akrab Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI) berangkat menuju Desa Blayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang untuk menghadiri Haul ke-2 Almarhum Dr. Hasan Abadi, M.AP (Mantan Ketua […]

  • Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid   

    Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid  

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Hasyisyatun Nurun Nisa’. Ahad, 16 November 2025  LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang MALANG, 15 November 2025 – Dalam sebuah upaya nyata melestarikan warisan budaya lokal sekaligus menanamkan kecintaan pada kesenian tradisional sejak usia dini, SD Islam KM Tamhid menyelenggarakan acara “Melukis Topeng Malangan” yang meriah bagi siswa-siswi KB-TK Muslimat NU 9 Ahmad Yani. Kegiatan yang […]

  • Plang Edukasi Sampah, Langkah Kecil Jaga Bumi Sekolah

    Plang Edukasi Sampah, Langkah Kecil Jaga Bumi Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 129
    • 0Komentar

    04 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Sampah kerap dianggap persoalan sepele, padahal kebiasaan kecil dapat memberi dampak besar bagi lingkungan. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 128 UIN Malang menghadirkan program edukatif bertajuk Plang Pengolahan Sampah sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Program ini menyasar siswa SD […]

expand_less