Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Mereka yang di Balik Layar

Mereka yang di Balik Layar

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 1.108

“Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang

Mz. Kamis, 30 Oktober 2025.

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. Wah ini judul spektakuler sekali.

Salah satu hal positif sekarang yang sudah banyak hilang adalah kemauan mendengarkan. Saya senang mendengarkan para tokoh bercerita tentang perjuangannya dalam kehidupan. Dale Carnegie menulis dalam buku How to Win Friends and Influence People, “Anda bisa memeroleh lebih banyak teman dalam dua minggu dengan menjadi pendengar yang baik, daripada yang bisa Anda peroleh dalam dua tahun dengan berusaha membuat orang lain tertarik pada Anda.”

Khusus tulisan ini saya menulis apa yang saya dengarkan dan pelajari dari narasumber pertama, Direktur PT Indo Kretek Tobacco Malang Bapak Fendi Agus Sandrio, M.A. Md.

Satu: Jangan terlalu banyak mikir kalau mau usaha. Saya membaca buku yang ditulis oleh salah satu maestro psikologi. Carol S. Dweck dalam bukunya bertanya, mengapa usaha sangat mengerikan?. Lalu ia menjawab. Pertama, dalam mindset tetap, para genius besar dianggap tidak membutuhkan usaha. Yang dibutuhkan hanyalah membayangkan kemampuan Anda. Kedua, Usaha membuat Anda sama sekali tidak punya alasan.

Dua: Jangan menyerah. Ini tantangan kita!….dalam Buku Your Road Map for Succes dijelaskan bahwa orang-orang yang berhasil tidak akan membiarkan kegagalan menguasai pikiran mereka. Daripada terus menerus berfikir kegagalan, lebih baik belajar dari kesalahan mereka dan memikirkan cara meningkatkan diri dan keadaan mereka

Tiga: Terus berusaha mengembangkan usaha. Semangat untuk mengembangkan diri dan tetap melakukannya, sekalipun atau khususnya Ketika keadaan tidak berjalan dengan baik, merupakan tanda mindset tumbuh. Mindset inilah yang memungkinkan orang-orang untuk berkembang Ketika mengalami masa-masa paling menantang dalam hidup mereka.

Empat: Gunakan filosofi tangga. Sebuah tangga mengajak kita naik atau turun. Namun, semua itu harus diawali dengan satu Langkah dan diikuti Langkah berikutnya. Begitu juga dengan wirausaha dimulai dari hal kecil yang konsisten melalui proses dengan tekun.

Lima: Jangan terjebak pikiran sendiri. Kita sering terjebak pikiran kita sendiri, seakan kita yang menentukan rugi atau berhasil. Padahal Rahmat Allah maha luas, apalagi usaha yang bertujuan untuk membantu banyak orang. Tidak usah pusing soal untung rugi, sebab untung dan rugi adalah pasangan serasi laksana tangan kanan dan kiri.

Enam: Mindset bagaimana membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak, bukan mencari kerja. Konsep membantu orang banyak ternyata juga dilakukan oleh para pengusaha sukses, bahkan banyak pengusaha non muslim yang memberikan reward umroh kepada karyawan yang memiliki kinerja yang bagus.

Tujuh: Mindset sangat penting. Selalu belajar dan terbuka terhadap ilmu ilmu baru. Selalu berempati kepada orang lain dan menjalani proses yang ada. Robert Sternberg berkata “Faktor terpenting yang menentukan bagaimana seseorang mencapai keahlian tertentu bukanlah kemampuan yang sudah melekat sebelumnya, melainkan usaha keras dengan maksud yang jelas.”

Delapan: Bangun komunikasi. Saya membaca kalimat menarik dalam Buku 10 Steos to a More Fulfilling Life adalah bekomunikasi adalah bukan hanya soal apa yang kita katakana, tetapi bagaimana kita mengatakannya.

Sedikit hal yang bisa saya tangkap dengan keterbatasan kemampuan saya. Sebagai penutup saya mengutip tulisan Prof. M. Quraish Shihab, beliau menjelaskan bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa ketentuan yang ditetapkan al-Qur’an dalam konteks berbisnis paling tidak dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok besar: Pertama, berkaitan dengan hati/kepercayaan pebisnis; Kedua, berkaitan dengan moral dan pelaku pebisnis; Ketiga, berkaitan dengan pengembangan harta/perolehan keuntunga.

 

Wallahu a’laam. 21:26 Wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadi Lembaga yang Bermutu dan Kredibel Harus Diawali dengan Peduli

    Menjadi Lembaga yang Bermutu dan Kredibel Harus Diawali dengan Peduli

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Senin,12 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Mengawali tahun baru 2026 Ahad 11 Januari, KKMA Tuban 2 menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kapasitas dan Kompetensi Pengembangan Madrasah Maarif, di Hotel Horizon Batu, dengan menghadirkan Ketua LP Ma’arif PCNU Kab Malang, Prof Hamka. Dalam workshop tersebut Prof Hamka memberikan materi Best Practice yang dilakukan LP Ma’arif […]

  • Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

    Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 626
    • 0Komentar

    07 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Pagi yang sunyi di perpustakaan Sekolah Anak Soleh Full Day, Sitiarjo, berubah menjadi ruang penuh kepedulian. Di antara tumpukan mushaf, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 128 memulai langkah kecil yang bermakna besar: merawat Al-Qur’an agar tetap layak menjadi teman hafalan generasi muda. Kegiatan penyerahan […]

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.560
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Selasa. 27 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Audit ISO 21001:2018 ini dilaksanakan selama dua hari, Dimana hari pertama yang di audit Adalah Top Management and Management Representative, Sarana dan Prasarana, kurikulum, pengembangan usaha, kesiswaan, unit bimbingan konseling, serta 6 Prodi yaitu Prodi TKJ (SAD), Prodi Keperawatan (LSM), Prodi TKR, Prodi APHP (SAD), Prodi […]

  • Ruang Tumbuh Sore Hari, Bakat Siswa Diasah Bersama KKM

    Ruang Tumbuh Sore Hari, Bakat Siswa Diasah Bersama KKM

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 663
    • 0Komentar

      03 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Bel kelas boleh usai, tetapi semangat belajar siswa Sekolah Anak Sholeh Full Day belum berhenti. Setiap sore, lingkungan sekolah justru menjadi ruang tumbuh bagi beragam potensi, tempat minat dan bakat siswa diasah dengan pendampingan yang terarah. Program Pengembangan Minat dan Bakat Siswa melalui Pendampingan dan Optimalisasi […]

  • Energi Ilahiah dalam Setiap Langkah

    Energi Ilahiah dalam Setiap Langkah

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd. Seperti yang kami agendakan beberapa hari sebelumnya, Kamis malam, tanggal 16 Februari 2023 bakda Maghrib saya berdua dengan Pak Amka (Panggilan Akrab Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI) berangkat menuju Desa Blayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang untuk menghadiri Haul ke-2 Almarhum Dr. Hasan Abadi, M.AP (Mantan Ketua […]

expand_less