Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Mereka yang di Balik Layar

Mereka yang di Balik Layar

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 704

“Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang

Mz. Kamis, 30 Oktober 2025.

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. Wah ini judul spektakuler sekali.

Salah satu hal positif sekarang yang sudah banyak hilang adalah kemauan mendengarkan. Saya senang mendengarkan para tokoh bercerita tentang perjuangannya dalam kehidupan. Dale Carnegie menulis dalam buku How to Win Friends and Influence People, “Anda bisa memeroleh lebih banyak teman dalam dua minggu dengan menjadi pendengar yang baik, daripada yang bisa Anda peroleh dalam dua tahun dengan berusaha membuat orang lain tertarik pada Anda.”

Khusus tulisan ini saya menulis apa yang saya dengarkan dan pelajari dari narasumber pertama, Direktur PT Indo Kretek Tobacco Malang Bapak Fendi Agus Sandrio, M.A. Md.

Satu: Jangan terlalu banyak mikir kalau mau usaha. Saya membaca buku yang ditulis oleh salah satu maestro psikologi. Carol S. Dweck dalam bukunya bertanya, mengapa usaha sangat mengerikan?. Lalu ia menjawab. Pertama, dalam mindset tetap, para genius besar dianggap tidak membutuhkan usaha. Yang dibutuhkan hanyalah membayangkan kemampuan Anda. Kedua, Usaha membuat Anda sama sekali tidak punya alasan.

Dua: Jangan menyerah. Ini tantangan kita!….dalam Buku Your Road Map for Succes dijelaskan bahwa orang-orang yang berhasil tidak akan membiarkan kegagalan menguasai pikiran mereka. Daripada terus menerus berfikir kegagalan, lebih baik belajar dari kesalahan mereka dan memikirkan cara meningkatkan diri dan keadaan mereka

Tiga: Terus berusaha mengembangkan usaha. Semangat untuk mengembangkan diri dan tetap melakukannya, sekalipun atau khususnya Ketika keadaan tidak berjalan dengan baik, merupakan tanda mindset tumbuh. Mindset inilah yang memungkinkan orang-orang untuk berkembang Ketika mengalami masa-masa paling menantang dalam hidup mereka.

Empat: Gunakan filosofi tangga. Sebuah tangga mengajak kita naik atau turun. Namun, semua itu harus diawali dengan satu Langkah dan diikuti Langkah berikutnya. Begitu juga dengan wirausaha dimulai dari hal kecil yang konsisten melalui proses dengan tekun.

Lima: Jangan terjebak pikiran sendiri. Kita sering terjebak pikiran kita sendiri, seakan kita yang menentukan rugi atau berhasil. Padahal Rahmat Allah maha luas, apalagi usaha yang bertujuan untuk membantu banyak orang. Tidak usah pusing soal untung rugi, sebab untung dan rugi adalah pasangan serasi laksana tangan kanan dan kiri.

Enam: Mindset bagaimana membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak, bukan mencari kerja. Konsep membantu orang banyak ternyata juga dilakukan oleh para pengusaha sukses, bahkan banyak pengusaha non muslim yang memberikan reward umroh kepada karyawan yang memiliki kinerja yang bagus.

Tujuh: Mindset sangat penting. Selalu belajar dan terbuka terhadap ilmu ilmu baru. Selalu berempati kepada orang lain dan menjalani proses yang ada. Robert Sternberg berkata “Faktor terpenting yang menentukan bagaimana seseorang mencapai keahlian tertentu bukanlah kemampuan yang sudah melekat sebelumnya, melainkan usaha keras dengan maksud yang jelas.”

Delapan: Bangun komunikasi. Saya membaca kalimat menarik dalam Buku 10 Steos to a More Fulfilling Life adalah bekomunikasi adalah bukan hanya soal apa yang kita katakana, tetapi bagaimana kita mengatakannya.

Sedikit hal yang bisa saya tangkap dengan keterbatasan kemampuan saya. Sebagai penutup saya mengutip tulisan Prof. M. Quraish Shihab, beliau menjelaskan bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa ketentuan yang ditetapkan al-Qur’an dalam konteks berbisnis paling tidak dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok besar: Pertama, berkaitan dengan hati/kepercayaan pebisnis; Kedua, berkaitan dengan moral dan pelaku pebisnis; Ketiga, berkaitan dengan pengembangan harta/perolehan keuntunga.

 

Wallahu a’laam. 21:26 Wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikmati Pahitnya Belajar

    Menikmati Pahitnya Belajar

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.393
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan” Imam Syafi’i “Menjadi manusia yang ulul al Baab. Dahulu pendidikan untuk menjadi benar dan pintar, Pendidikan terdahulu didahului dengan cara riyadhoh, puasa, belajar ilmu laduni, dan lainnya. Kalau dulu begitu, dan bermacam-macam tirakat yang dilakukan sehingga dapat ilmu […]

  • Semangat Diponegoro dalam “Wisuda 30” SMAI Diponegoro Wagir

    Semangat Diponegoro dalam “Wisuda 30” SMAI Diponegoro Wagir

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin, 05 Mei 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Minggu (07/5/2023) berderet para wisudawan memasuki gedung yang sudah hampir dipenuhi oleh para undangan dan para wali peserta didik. Sebanyak 51 peserta didik dari SMA Islam Diponegoro Wagir Kabupaten Malang terlihat sangat bahagia menyambut wisuda Tahun 2022-2023. Didepan para wisudawan tertulis dengan […]

  • Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Hadi Er. Selasa, 17 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sumberputih, Wajak – Hari ini, Senin (16/12/2024) guru-guru sertifikasi jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Wajak berkumpul di Hall MI Literasi Miftahul Huda, Jalan Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, untuk menghadiri Workshop  Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap semester yang bertujuan meningkatkan kompetensi […]

  • Declaration of Ma’arif Day “Freedom and Happiness”

    Declaration of Ma’arif Day “Freedom and Happiness”

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jumat 27 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Mahatma Gandhi berkata ‘Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony” pidato pembuka Dr. Amka di depan guru dan semua siswa MTs. serta MA Nurul Huda Ngajum pada hari Jum’at (27/01/2023). Rombongan dari LP Ma’arif […]

  • MJEMIAS Bertransformasi

    MJEMIAS Bertransformasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Mz. Sabtu, 17 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sabtu (17/05/2025). Berlokasi di Kantor Informasi Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tim Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, jurnal kebanggan LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, melakukan pertemuan rutin untuk meningkatkan kualiats jurnal tersebut. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualiats, membangun […]

  • MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

    MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab. Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik. Bila kita berbicara dalam konteks […]

expand_less