Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Mereka yang di Balik Layar

Mereka yang di Balik Layar

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 727

“Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang

Mz. Kamis, 30 Oktober 2025.

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. Wah ini judul spektakuler sekali.

Salah satu hal positif sekarang yang sudah banyak hilang adalah kemauan mendengarkan. Saya senang mendengarkan para tokoh bercerita tentang perjuangannya dalam kehidupan. Dale Carnegie menulis dalam buku How to Win Friends and Influence People, “Anda bisa memeroleh lebih banyak teman dalam dua minggu dengan menjadi pendengar yang baik, daripada yang bisa Anda peroleh dalam dua tahun dengan berusaha membuat orang lain tertarik pada Anda.”

Khusus tulisan ini saya menulis apa yang saya dengarkan dan pelajari dari narasumber pertama, Direktur PT Indo Kretek Tobacco Malang Bapak Fendi Agus Sandrio, M.A. Md.

Satu: Jangan terlalu banyak mikir kalau mau usaha. Saya membaca buku yang ditulis oleh salah satu maestro psikologi. Carol S. Dweck dalam bukunya bertanya, mengapa usaha sangat mengerikan?. Lalu ia menjawab. Pertama, dalam mindset tetap, para genius besar dianggap tidak membutuhkan usaha. Yang dibutuhkan hanyalah membayangkan kemampuan Anda. Kedua, Usaha membuat Anda sama sekali tidak punya alasan.

Dua: Jangan menyerah. Ini tantangan kita!….dalam Buku Your Road Map for Succes dijelaskan bahwa orang-orang yang berhasil tidak akan membiarkan kegagalan menguasai pikiran mereka. Daripada terus menerus berfikir kegagalan, lebih baik belajar dari kesalahan mereka dan memikirkan cara meningkatkan diri dan keadaan mereka

Tiga: Terus berusaha mengembangkan usaha. Semangat untuk mengembangkan diri dan tetap melakukannya, sekalipun atau khususnya Ketika keadaan tidak berjalan dengan baik, merupakan tanda mindset tumbuh. Mindset inilah yang memungkinkan orang-orang untuk berkembang Ketika mengalami masa-masa paling menantang dalam hidup mereka.

Empat: Gunakan filosofi tangga. Sebuah tangga mengajak kita naik atau turun. Namun, semua itu harus diawali dengan satu Langkah dan diikuti Langkah berikutnya. Begitu juga dengan wirausaha dimulai dari hal kecil yang konsisten melalui proses dengan tekun.

Lima: Jangan terjebak pikiran sendiri. Kita sering terjebak pikiran kita sendiri, seakan kita yang menentukan rugi atau berhasil. Padahal Rahmat Allah maha luas, apalagi usaha yang bertujuan untuk membantu banyak orang. Tidak usah pusing soal untung rugi, sebab untung dan rugi adalah pasangan serasi laksana tangan kanan dan kiri.

Enam: Mindset bagaimana membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak, bukan mencari kerja. Konsep membantu orang banyak ternyata juga dilakukan oleh para pengusaha sukses, bahkan banyak pengusaha non muslim yang memberikan reward umroh kepada karyawan yang memiliki kinerja yang bagus.

Tujuh: Mindset sangat penting. Selalu belajar dan terbuka terhadap ilmu ilmu baru. Selalu berempati kepada orang lain dan menjalani proses yang ada. Robert Sternberg berkata “Faktor terpenting yang menentukan bagaimana seseorang mencapai keahlian tertentu bukanlah kemampuan yang sudah melekat sebelumnya, melainkan usaha keras dengan maksud yang jelas.”

Delapan: Bangun komunikasi. Saya membaca kalimat menarik dalam Buku 10 Steos to a More Fulfilling Life adalah bekomunikasi adalah bukan hanya soal apa yang kita katakana, tetapi bagaimana kita mengatakannya.

Sedikit hal yang bisa saya tangkap dengan keterbatasan kemampuan saya. Sebagai penutup saya mengutip tulisan Prof. M. Quraish Shihab, beliau menjelaskan bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa ketentuan yang ditetapkan al-Qur’an dalam konteks berbisnis paling tidak dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok besar: Pertama, berkaitan dengan hati/kepercayaan pebisnis; Kedua, berkaitan dengan moral dan pelaku pebisnis; Ketiga, berkaitan dengan pengembangan harta/perolehan keuntunga.

 

Wallahu a’laam. 21:26 Wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Bq. Rabu 17 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Viva foreverI’ll be waitingEverlasting, like the sunLive forever,For the momentEver searching for the one(Spice girls) Sore itu ketika saya menikmati lantunan lagu indah dari Spice Girls. Ada diskusi kecil antara pengurus LP Ma’arif tentang perkambangan Madrasah-madrasah LP Ma’arif di berbagai pelosok Kabupaten Malang. Saya menulis […]

  • K.H. MASYKUR: KONSEP GERAKAN PENDIDIKAN PEMBEBASAN

    K.H. MASYKUR: KONSEP GERAKAN PENDIDIKAN PEMBEBASAN

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    humaslp2 weeks ago Learning, OpiniDr. H. Abdul Malik Karim Amrullah. M.Pd.I Dosen FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang Pendidikan Islam telah meletakkan prinsip yang mendasar untuk menghasilkan manusia paripurna yaitu manusia yang selamat dan berkembang intelektual, jiwa dan raganya. Pendidikan Islam lebih memperhatikan untuk menyelamatkan fitrah manusia yaitu manusia yang […]

  • LP Ma’arif PCNU Kab. Malang Menyelenggarakan Workshop IKM di MTs. Munir Ismail

    LP Ma’arif PCNU Kab. Malang Menyelenggarakan Workshop IKM di MTs. Munir Ismail

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Rabu 25 Oktober 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Pada hari Rabu, 25 Oktober 2023, LP Ma’arif NU Kabupaten Malang mengadakan pelatihan “Mendesign Pembelajaran Kreatif, Inovatif, dan Berkarakter” dalam rangka implementasi kurikulum merdeka di MTs. Munir Ismail, Gondanglegi. Pelatihan ini diikuti oleh semua guru yang mengajar di MTs. Munir Ismail dan MI Munir Ismail yang […]

  • Di Balik Dinding Barak

    Di Balik Dinding Barak

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 856
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Goethe Izzy. Rabu, 28 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Derap suara langkah kaki berbaris terdengar menggema. Saya berhenti di gerbang utama untuk meminta izin memasuki area. […]

  • Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

    Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.072
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Sabtu, 15 Maret 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kali ini turba PC Ma’arif NU Kab Malang dengan melakukan pembinaan guru dan Kepala Sekolah dan Madrasah di kec Tumpang, tema yang diusung adalah Pembelajaran Aswaja dimana Aswaja dikenal sebagai Core Values Kurikulum sekolah dan Madrasah di bawah LP Ma’arif. Acara ini dihadiri ketua […]

  • Pendidikan adalah Kehidupan Itu Sendiri

    Pendidikan adalah Kehidupan Itu Sendiri

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 491
    • 0Komentar

    “Pendidikan Melahirkan Orang yang Berilmu. tetapi Agama Melahirkan Orang yang Berakhlak” Ibnu Khaldun. Bq. Ahad, 16 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Hawa terasa dingin meresap ke pori-pori kulit saat dibawa angin berhembus malam ini. Setelah hampir seharian penuh disirami oleh rintik bening air hujan yang kadang terasa enggan berhenti. Terlihat waktu 20.51 wib […]

expand_less