Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Jejak Isra Mi’raj, Semangat Ibadah Menggema di Anak Soleh

Jejak Isra Mi’raj, Semangat Ibadah Menggema di Anak Soleh

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 765

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Meski bel tanda pulang telah berbunyi, semangat para siswa Sekolah Anak Soleh Full Day tak lantas meredup. Aula sekolah justru dipenuhi antusiasme saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar dengan khidmat dan penuh keceriaan.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini dilaksanakan pada 15 Januari 2026 pukul 14.00 WIB di Aula Sekolah Anak Soleh Full Day. Acara tersebut diikuti oleh siswa SD hingga SMP Anak Soleh Full Day, guru dan staf sekolah, serta mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 128 yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan.

Peringatan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan sekolah yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai keislaman, khususnya mengenalkan kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah salat. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan keimanan siswa serta membangun kebiasaan beribadah yang lebih disiplin sejak usia dini.

Pelaksanaan kegiatan sengaja dijadwalkan setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran. Meski dilaksanakan pada sore hari, para siswa tetap menunjukkan semangat tinggi dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh perhatian.

Acara dibuka oleh Ustadzah Yhasmin selaku pembawa acara yang juga merupakan salah satu guru di sekolah tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu siswa SD Anak Soleh Full Day, menciptakan suasana khidmat sejak awal acara.

Selanjutnya, Ustadz Zhein, selaku Kepala Sekolah SMP Anak Soleh Full Day, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai penguat semangat ibadah, khususnya salat lima waktu.

Suasana kemudian semakin semarak dengan penampilan Dai Cilik oleh Tristan Alif, siswa kelas 4 SD, yang menyampaikan pesan keislaman dengan gaya polos namun penuh makna. Acara dilanjutkan dengan penampilan tim hadrah siswa SD, yang menghadirkan lantunan shalawat dan menambah kekhidmatan peringatan Isra Mi’raj.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya acara yang sarat nilai spiritual dan edukatif. Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Sekolah Anak Soleh Full Day berharap semangat beribadah para siswa terus tumbuh, seiring dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna perjalanan suci Nabi Muhammad SAW.

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Kompetensi Pribadi

    Refleksi Kompetensi Pribadi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 347
    • 0Komentar

      “Anda tidak dapat memberi apa yang Anda tidak miliki” Anonim Muhammad Masykur Izzy Baiquni. 28 Agustus 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Lift yang saya naiki membawa saya naik ke lantai 6, Langkah saya agak tergesa untuk memasuki ruang rektor yang terkesan megah dan nyaman. Sambil menikmati snack dan air yang cukup mengurangi haus, […]

  • Sukses Berlebaran

    Sukses Berlebaran

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Satu-satunya kandungan yang paling penting dalam formula sukses adalah tahu bagaimana bergaul dengan orang lain” Theodore Roosevelt Lebaran adalah momen yang sangat bagus untuk memperbaiki komunikasi yang selama ini beku, terputus, atau komunikasi yang tidak terjalin antar saudara, masyarakat bahkan komunitas. Tidak hanya itu, bila kita liat dan alami ketika […]

  • Hari Ketiga, Kunjungan ke Shandong Youth University of Political Science, Disambut dengan Bahasa Arab

    Hari Ketiga, Kunjungan ke Shandong Youth University of Political Science, Disambut dengan Bahasa Arab

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Ahad,28 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Kunjungan resmi tim LP MA’ARIF Kab Malang ke perguruan tinggi ini sebenarnya bukan sekedar kunjungan biasa mengingat perguruan tinggi ini mengembangkan program studi bahasa Arab, dan LP MA’ARIF Kab Malang memang mendapatkan undangan khusus agar bisa berkunjung ke sini. Kami tiba dari kota Old City […]

  • <strong>Pelantikan Pengurus LP Ma’arif MWC Bantur</strong>

    Pelantikan Pengurus LP Ma’arif MWC Bantur

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.559
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Ahad 29 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. LP Ma’arif NU Kecamatan Bantur masa khidmat 2023 s.d. 2028 sah dilantik. Disaksikan oleh Rois Syuriah Kyai Samiran, Ketua MWC Ustad Sujianto, S.Pd., penasehat KH. Asyik dan segenap pengurus Rois dan jajaran MWC lainnya, hadir juga perwakilan dari beberapa banom dan lembaga seperti […]

  • Ma’arif Malang di Kampoeng Kita Probolinggo

    Ma’arif Malang di Kampoeng Kita Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    Izzy. Sabtu, 24 Mei 2025 Foto: Ketua Ma’arif PCNU Kab. Malang bersama para pimpinan LP Ma’arif Kraksaan Probolinggo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sang surya belum terlihat memerah saat Saya keluar dari rumah menuju Dau Malang ndalem Prof Amka. Tujuan besar hari ini  menuju Kabupaten Probolinggo, Kota yang terkenal dengan tembakau dan tambak udangnya. Pagi […]

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.519
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

expand_less