Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
  • visibility 1.255

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab.

Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik.

Bila kita berbicara dalam konteks yang sedang kita alami yaitu konteks idulfitri, Menurut Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab bahwa idulfitri memiliki banyak makna. Salah satunya adalah fitra itu artinya suci, kembali kepada kesucian kita. Saat kita lahir kita suci tidak membawa dosa. Saat Idulfitri kita ingin kembali kepada kesucian. Jika sewaktu puasa Tuhan menghapuskan dosa-dosa kita, maka untuk mencapai kesucian kita perlu saling memaafkan.

Dalam Buku Hidup Bersama Al Qur’an, Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab menjelaskan bahwa suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah. Jika sudah benar dan indah tetapi tidak baik, berarti bukan suci. Mencari benar itu menghasilkan ilmu. Mencari yang baik itu menghasilkan akhlak. Mencari yang indah itu menghasilkan seni. Maka, jika ingin merayakan Idulfitri harus diupayakan untuk menciptakan atau meraih ilmu sebanyak mungkin, berakhlak sebaik mungkin, dan indah sebaik mungkin, bahkan menciptakan seni sebaik mungkin.

Ilmu sangat berhubungan dengan pikiran dan hati manusia, akhlak dan seni sangat berhubungan dengan sikap positif yang ditampilkan oleh pribadi manusia. Perilaku positif untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, akhlak dan seni harus terus kita kembangkan. Namun tidak semua orang bisa menguasai pikiran mereka. Andrew Carnegie berkata “Orang yang mampu menguasai pikirannya sepenuhnya dapat menguasai semua hal lainnya.” John Maxwell memberikan strategi yang bisa digunakan untuk membantu kita menguasai pikiran kita sendiri agar pikiran kita menjadi lebih kuat dan positif.

                Pertama, Tuntutlah Tanggung Jawab, bukan Hak. Waktu dan energi kita bisa habis sia-sia bila kita  membuat diri penuh benci, amarah, dendam dan sakit hati. Emosi yang negatif akan merusak dan menghisap energi kita dan menjadikan kita manusia yang negatif. Sesekali menoleh kebelakang dan fokus ke masa depan akan meringankan langkah kita. Glenn Clark berkata “Bila Anda ingin pergi jauh dan cepat, melangkahlah dengan ringan. Lepaskanlah semua rasa dengki, cemburu, hal yang belum Anda maafkan, keegoisan, dan ketakutan”. Jadilah pribadi yang positif.

Kedua, Bergaullah dengan orang-orang positif. Wali songo mengajarkan kita “wong kang soleh kumpulono”. Ada pepatah lama yang berbunyi “burung-burung berbulu sama, berkumpul bersama”. Bila kita bersama orang-orang negatif artinya kita akan menjadi pribadi yang negatif. Bila ingin menjadi pribadi positif kita mesti berkumpul dengan orang-orang positif dan belajar tentang sudut pandang mereka yang menjadikan mereka lebih baik. Teman terbaik kita adalah orang yang bisa mengembangkan kemampuan terbaik kita. Bagaimana kita lima sampai sepuluh tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita pelajari saat ini dan orang-orang yang bersama kita selama ini. Theodore Roosevelt berkata bahwa bahan tunggal terpenting dalam ramuan kesuksesan adalah mengetahui cara bergaul dengan orang lain.

Ketiga, Jangan Menilai Diri Kita Terlalu Penting. Maxwell menulis bahwa kesuksesan kita bergantung terutama kepada sikap kita, bukan seberapa penting kita menilai diri sendiri. Sebab kehidupan harus dijalani dengan kegembiraan. Meskipun pekerjaan kita penting dan serius, bukan berarti kita harus menganggap diri kita terlalu serius. Kita akan lebih menyenangkan bila memelihara selera humor khususnya ketika memandang diri sendiri. Saya teringat bagaimana tokoh bernama KH. Abdurrahman Wahid menjadi salah satu figur tokoh yang sangat humoris. Selama kita bisa menertawakan diri sendiri, kita tidak akan pernah berhenti untuk merasa terhibur.

Henry Wadsworth Longfellow berkata “Kita menilai diri kita melalui apa yang kita rasa mampu kita kerjakan, sementara orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita perbuat.”

Keempat, Bertindaklah untuk Mengubah Sikap. Kita adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah sikap kita menjadi lebih baik. Kebanyakan dari kita menunggu hingga merasa nyaman untuk berubah. Kita harus bertindak untuk berubah menjadi lebih baik, bukan menunggu ketika merasa nyaman untuk mengubah sikap kita yang kurang baik. Erputaran waktu menjamin kita bertambah tua, tetapi tidak menjamin kita menjadi lebih baik.

Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan saya adalah mengubah pemikiran saya. Jika saya dapat membantu orang lain mengubah pemikiran mereka, maka saya juga dapat membantu mereka mengubah kebiasaan mereka. Pemikiran saya menentukan kepribadian saya.  Kepribadian kita menentukan tindakan kita. Pemikiran buruk menghasilkan kebiasaan buruk. Pemikiran baik menghasilkan kebiasaan baik.

Wallahu a’lam

Kamis, 23: 15 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Executive Briefing Quality Manajemen Sistem Menuju World Class Education

    Executive Briefing Quality Manajemen Sistem Menuju World Class Education

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Sabtu, 15 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Perjalanan menuju sertifikasi ISO 21001: 2018 hari ini, merupakan pertemuan yang kedua dari beberapa rangkaian visitasi dari Decra Indonesia agar bisa memberikan sertifikat ISO ke SMK NUSA. Pertama kalinya Pak Solihin sebagai Direktur Decra Indonesia masuk ke SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dan langsung […]

  • Maliki International Islamic and Science Expo dan Sains LP Ma’arif Masa Depan

    Maliki International Islamic and Science Expo dan Sains LP Ma’arif Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    humaslp 5 hours ago Berita, PendidikanMuhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 21 November 2022 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, bekerja sama dengan PTKIN, Kementerian Agama dan LP Ma’arif Kabupaten Malang menggelar Maliki International Islamic and Science Expo (MIISE) selama dua hari di Gedung Rektorat UIN Maliki Malang dengan berbagai event diantaranya workshop, ekspo dan […]

  • <strong>KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG</strong>

    KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle humaslp5
    • visibility 1.256
    • 0Komentar

    Malang, LP Maarif Kab. Malang LP Ma’arif Kabupaten Malang tidak henti-hentinya menunjukkan keseriusan untuk membangun persatuan dan kesatuan. Hal ini dibuktikan kembali dengan silaturrahim dengan kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang Dr. H.Mustain,M.Ag., pada hari Selasa (17/05/22) di kediaman pribadi beliau. Silaturrahim beberapa tokoh LP Ma’arif  yang dihadiri oleh sang ketua Dr.H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd., […]

  • Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    “Tidak ada yang lebih menyedihkan dalam hidup saya selain melihat kerasnya hati orangorang terpelajar” Mahatma Gandhi (Pemimpin Spiritual dan Politikus India: 1869-1948) Adinda aulia & Izzy. Sabtu, 17 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam kehidupan sosial, manusia tidak pernah lepas dari interaksi dengan orang lain. Namun, tidak semua bentuk interaksi berjalan secara positif. […]

  • Guru Besar Itu Mental

    Guru Besar Itu Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru […]

  • Literasi Madrasah Tantangan Orientasi Konsep Dan Upaya Kependidikan Dari Masa Ke Masa

    Literasi Madrasah Tantangan Orientasi Konsep Dan Upaya Kependidikan Dari Masa Ke Masa

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    humaslp 3 weeks ago Learning, OpiniMzIzzyBq. Senin 9 November 2022 Kegiatan Khotmil Qur’an dan pembinaan di LP Ma’arif kabupaten malang rutin dilaksanakan setiap bulan di gedung LP Ma’arif Kabupaten. Setiap bulan disini bergantian kecamatan yang hadir untuk mengaji dan mendengarkan wejanga bimbingan dari tokoh yang diundang. Sabtu 5 Oktober 2022 lalu Kami melaksnakan acara itu […]

expand_less