Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid  

Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid  

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 155

Hasyisyatun Nurun Nisa’. Ahad, 16 November 2025

 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

MALANG, 15 November 2025 – Dalam sebuah upaya nyata melestarikan warisan budaya lokal sekaligus menanamkan kecintaan pada kesenian tradisional sejak usia dini, SD Islam KM Tamhid menyelenggarakan acara “Melukis Topeng Malangan” yang meriah bagi siswa-siswi KB-TK Muslimat NU 9 Ahmad Yani. Kegiatan yang diikuti oleh 80 peserta dari kelas Kelompok

Bermain (KB), TK A, dan TK B ini berlangsung penuh semangat dan warna, menggambarkan antusiasme generasi penerus dalam mengenal khazanah budaya Jawa Timur, khususnya Malang Raya.

Acara yang digelar di lingkungan sekolah tersebut bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sebuah festival mini yang penuh makna. Puluhan topeng Malangan polos, yang menjadi kanvas bagi imajinasi anak-anak, disiapkan. Dengan peralatan melukis di tangan, para peserta dengan penuh konsentrasi dan keceriaan menuangkan beragam warna dan pola sesuai dengan kreativitas mereka masing-masing. Hasilnya adalah sebuah galeri karya yang menakjubkan, di mana setiap topeng bercerita tentang dunianya sendiri, dari yang penuh dengan warna-warna primer cerah hingga yang mulai meniru pola-pola tradisional dengan gayanya sendiri.

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang

Keistimewaan acara ini semakin lengkap dengan kehadiran dua figur penting yang memberikan dukungan dan apresiasi nyata. Bapak Dr. Suwadji, S.IP, M.Si., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang hadir secara langsung menyaksikan gelora kreativitas anak-anak tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini setinggi-tingginya yang mana SDI bahwa Indonesia kedepan memang membutuhkan generasi emas,” ujar Bapak Suwadji dengan penuh semangat. “serta bapak ibu guru mendidik anak tidak menjadi apa tapi menjadi apa saja dan talenta anak-anak perlu diisi barangkali akan melahirkan pelukis-pelukin hebat hingga bertaraf internasional.”

Komitmen beliau tidak berhenti pada kata-kata. Sebagai bentuk dukungan nyata dan untuk semakin memotivasi para peserta, Kepala Dinas secara spontan mengumumkan penambahan hadiah bagi para pemenang lomba. Kebijakan ini disambut dengan riuh rendah tepuk tangan dari para guru, orang tua, dan tentu saja, para peserta didik.

Tidak kalah penting, kehadiran Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI., selaku Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang, juga memberikan apresiasi pada acara ini. Sebagai tokoh pendidikan yang sangat dihormati, kehadiran beliau menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan formal dengan pendidikan karakter dan budaya.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini, momen ini sangat luar biasa bagi anak-anak kita, karena hari ini akan menjadi pengingat anak-anak kita kedepan bahwa mereka dahulu sudah melukis Sejarah malang melalui hasil budaya topeng malangan,” tutur Prof. Abdul Malik. “Kegiatan melukis Topeng Malangan ini adalah bentuk ‘pembelajaran kontekstual’ yang sangat efektif. Anak-anak tidak hanya belajar melukis, tetapi mereka belajar sejarah, nilai filosofis, dan estetika yang terkandung dalam setiap lekuk topeng Malangan. LP  Ma’arif  sangat  mendukung  dan  berkomitmen  untuk mendorong lebih banyak lagi inisiatif seperti ini di seluruh lembaga pendidikan di bawah naungannya.”

Foto: Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Kolaborasi antara SD Islam KM Tamhid sebagai penyelenggara dan KB-TK Muslimat NU 9 Ahmad Yani sebagai peserta menunjukkan sinergi yang positif antar lembaga pendidikan dalam satu visi untuk memajukan pendidikan berbasis budaya. Kegiatan ini juga melibatkan para guru dan orang tua, menciptakan ekosistem pendidikan yang kolaboratif.

Para juri yang terdiri dari praktisi seni dan perwakilan dari kedua lembaga memiliki tugas yang sulit untuk menentukan pemenang, mengingat kualitas dan keunikan dari setiap karya. Penilaian tidak hanya berdasarkan pada estetika dan kerapihan, tetapi juga pada orisinalitas dan keberanian berekspresi. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya terpilih sejumlah pemenang dari masing-masing kategori. Momen puncak acara adalah saat pembagian hadiah. Wajah-wajah ceria dan bangga terpancar dari para pemenang yang menerima hadiah, yang kini semakin berlipat berkat tambahan dari Bapak Kepala Dinas. Namun, yang terlihat jelas, bagi semua peserta, baik yang menjadi pemenang maupun tidak, pengalaman untuk berkreasi langsung dengan salah satu ikon budaya Malang ini telah menjadi hadiah yang tak ternilai harganya.

Kepala SD Islam KM Tamhid, dalam sambutan penutupnya, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Tujuan kami sederhana, kami ingin anak-anak mengenal dan mencintai Topeng Malangan bukan sebagai benda asing di museum, tetapi sebagai bagian dari hidup mereka yang bisa mereka sentuh, warnai, dan rasakan. Dukungan dari Bapak Kepala Dinas dan Bapak Ketua LP Ma’arif merupakan energi besar bagi kami untuk terus mengadakan program-program yang memadukan pendidikan dan pelestarian budaya.”

Acara Melukis Topeng Malangan ini diharapkan bukan menjadi titik akhir, melainkan sebuah permulaan. Sebuah permulaan dari komitmen berkelanjutan untuk menjadikan ruang kelas tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu akademis, tetapi juga sebagai taman yang subur bagi pertumbuhan kecintaan pada warisan leluhur. Dengan semangat dan dukungan seperti yang ditunjukkan hari ini, warisan budaya seperti Topeng Malangan diyakini akan tetap hidup, relevan, dan terus menginspirasi dari generasi ke generasi.

Editor: Mz 

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literacy Enrichment on Religious Moderation

    Literacy Enrichment on Religious Moderation

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 17 Juli 2023 “Kalaulah kita dapat menyimpulkan secara singkat dan sederhana, agakanya kita dapat berkata bahwa wasathiyyah ditandai oleh ilmu/pengetahuan, kebajikan, dan keseimbangan.” Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab. “Boleh jadi agama menetapkan sesuatu disebabkan oleh kemaslahatan yang diharapkan darinya atau kemudaratan yang mesti ditangkal. Tetapi kendati demikian diperlukan perimbangan menyangkut […]

  • Ma’arif Menembus Media Informasi Bersama Radar Malang

    Ma’arif Menembus Media Informasi Bersama Radar Malang

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 31 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang “Kegiatan Jurnalistik itu mencari, memeroleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya secara teratur.” Ujar Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya, Masih menurut beliau “Radar Malang […]

  • Kasi Pontren Kemenag “Saya bagian dari LP Ma’arif, SDM Ma’arif kompeten!”

    Kasi Pontren Kemenag “Saya bagian dari LP Ma’arif, SDM Ma’arif kompeten!”

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 16 januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Lebih dari enam puluh pendidik, tenaga pendidik dan tokoh-tokoh pendidikan memadati lantai dua Gedung LP Ma’arif Kabupaten Malang, pasa hari Sabtu (14/01/2023). Peserta yang mayoritas dari LP Ma’arif NU Kecamatan Pujon mengadakan Khotmil Qur’an sekaligus mengaji kitab Adabul Alim Wal Muta’allim serta mendengarkan […]

  • FKPQ Malang Berkah dan Bermutu

    FKPQ Malang Berkah dan Bermutu

    • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 31 Desember 2022 Forum Komunuikasi Pendidikan Al Qur’an (FKPQ) yang diketuai oleh Ustad Ahmad Zainl Fuadi kali ini menyelenggarakan workshop pengembangan kurikulum TPQ dan bagaimana melakukan standarisasi kurikulum. Workshop ini bertema “Mewujudkan . FKPQ kota Malang bekerjasama dengan LP Ma’arif Kabupaten Malang sekaligus sebagai pembina pengembangan kurikulum FKPQ Kota Malang. […]

  • <strong>MEMBANGUN TRUST</strong>

    MEMBANGUN TRUST

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Tak seorangpun bisa memberikan kepercayaan, jika ia sendiri tidak memiliki kepercayaan. Hanya orang yang memiliki keyakinan yang mampu meyakinkan” Joseph Joubert, Prancis Suatu hari, setelah menyelesaikan kegiatan LP Ma’arif NU Nahdlatul Ulama, saya dan guru saya Dr.H. Abdul malik Karim Amrullah, M.Pd.I., duduk dan mengobrol tentang perjalanan LP Ma’arif selama […]

  • Literasi Numerasi Adalah Kecakapan Hidup

    Literasi Numerasi Adalah Kecakapan Hidup

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 407
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (18/10/2025). Saya ingin mengajak kita membaca kilas balik tentang matematika. Istilah matematika berasal dari Bahasa Yunani yaitu mathemata yang berarti hal yang dipelajari, sedangkan dalam Bahasa Belanda disebut wiskunde yang berarti ilmu pasti. Istilah matematika sebagai nama mata pelajaran digunakan pada kurikulum 1975 pada jenjang SD, SMP, dan SMA. […]

expand_less