Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Mereka yang di Balik Layar

Mereka yang di Balik Layar

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 617

“Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang

Mz. Kamis, 30 Oktober 2025.

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. Wah ini judul spektakuler sekali.

Salah satu hal positif sekarang yang sudah banyak hilang adalah kemauan mendengarkan. Saya senang mendengarkan para tokoh bercerita tentang perjuangannya dalam kehidupan. Dale Carnegie menulis dalam buku How to Win Friends and Influence People, “Anda bisa memeroleh lebih banyak teman dalam dua minggu dengan menjadi pendengar yang baik, daripada yang bisa Anda peroleh dalam dua tahun dengan berusaha membuat orang lain tertarik pada Anda.”

Khusus tulisan ini saya menulis apa yang saya dengarkan dan pelajari dari narasumber pertama, Direktur PT Indo Kretek Tobacco Malang Bapak Fendi Agus Sandrio, M.A. Md.

Satu: Jangan terlalu banyak mikir kalau mau usaha. Saya membaca buku yang ditulis oleh salah satu maestro psikologi. Carol S. Dweck dalam bukunya bertanya, mengapa usaha sangat mengerikan?. Lalu ia menjawab. Pertama, dalam mindset tetap, para genius besar dianggap tidak membutuhkan usaha. Yang dibutuhkan hanyalah membayangkan kemampuan Anda. Kedua, Usaha membuat Anda sama sekali tidak punya alasan.

Dua: Jangan menyerah. Ini tantangan kita!….dalam Buku Your Road Map for Succes dijelaskan bahwa orang-orang yang berhasil tidak akan membiarkan kegagalan menguasai pikiran mereka. Daripada terus menerus berfikir kegagalan, lebih baik belajar dari kesalahan mereka dan memikirkan cara meningkatkan diri dan keadaan mereka

Tiga: Terus berusaha mengembangkan usaha. Semangat untuk mengembangkan diri dan tetap melakukannya, sekalipun atau khususnya Ketika keadaan tidak berjalan dengan baik, merupakan tanda mindset tumbuh. Mindset inilah yang memungkinkan orang-orang untuk berkembang Ketika mengalami masa-masa paling menantang dalam hidup mereka.

Empat: Gunakan filosofi tangga. Sebuah tangga mengajak kita naik atau turun. Namun, semua itu harus diawali dengan satu Langkah dan diikuti Langkah berikutnya. Begitu juga dengan wirausaha dimulai dari hal kecil yang konsisten melalui proses dengan tekun.

Lima: Jangan terjebak pikiran sendiri. Kita sering terjebak pikiran kita sendiri, seakan kita yang menentukan rugi atau berhasil. Padahal Rahmat Allah maha luas, apalagi usaha yang bertujuan untuk membantu banyak orang. Tidak usah pusing soal untung rugi, sebab untung dan rugi adalah pasangan serasi laksana tangan kanan dan kiri.

Enam: Mindset bagaimana membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak, bukan mencari kerja. Konsep membantu orang banyak ternyata juga dilakukan oleh para pengusaha sukses, bahkan banyak pengusaha non muslim yang memberikan reward umroh kepada karyawan yang memiliki kinerja yang bagus.

Tujuh: Mindset sangat penting. Selalu belajar dan terbuka terhadap ilmu ilmu baru. Selalu berempati kepada orang lain dan menjalani proses yang ada. Robert Sternberg berkata “Faktor terpenting yang menentukan bagaimana seseorang mencapai keahlian tertentu bukanlah kemampuan yang sudah melekat sebelumnya, melainkan usaha keras dengan maksud yang jelas.”

Delapan: Bangun komunikasi. Saya membaca kalimat menarik dalam Buku 10 Steos to a More Fulfilling Life adalah bekomunikasi adalah bukan hanya soal apa yang kita katakana, tetapi bagaimana kita mengatakannya.

Sedikit hal yang bisa saya tangkap dengan keterbatasan kemampuan saya. Sebagai penutup saya mengutip tulisan Prof. M. Quraish Shihab, beliau menjelaskan bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa ketentuan yang ditetapkan al-Qur’an dalam konteks berbisnis paling tidak dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok besar: Pertama, berkaitan dengan hati/kepercayaan pebisnis; Kedua, berkaitan dengan moral dan pelaku pebisnis; Ketiga, berkaitan dengan pengembangan harta/perolehan keuntunga.

 

Wallahu a’laam. 21:26 Wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri</strong>

    Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Disiplin adalah senjata kemajuan” KH. Imam Zarkasyi Selasa 7 Februari 2023 kita telah dimanjakan dengan acara yang sangat spektakuler memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama. saya dan mungkin Anda yang merasakan sama dengan saya tentunya sangat terpukau dengan berbagai macam kegiatan dan atraksi yang digelar, termasuk sajian dari Banser yang luar […]

  • <strong>KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG</strong>

    KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle humaslp5
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Malang, LP Maarif Kab. Malang LP Ma’arif Kabupaten Malang tidak henti-hentinya menunjukkan keseriusan untuk membangun persatuan dan kesatuan. Hal ini dibuktikan kembali dengan silaturrahim dengan kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang Dr. H.Mustain,M.Ag., pada hari Selasa (17/05/22) di kediaman pribadi beliau. Silaturrahim beberapa tokoh LP Ma’arif  yang dihadiri oleh sang ketua Dr.H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd., […]

  • Motivasi Pendidikan MI Miftahul Huda Sukolilo

    Motivasi Pendidikan MI Miftahul Huda Sukolilo

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Dr. Amka & Shofiulloh,S.Pd., Sabtu, 17 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang “Ajarilah siswa kita mengenal diri mereka agar menjadi siswa yang sadar dengan kemampuannya. Jika mereka sadar, mereka akan percaya diri dan merdeka berekspresi” Dr. Amka Ada yang beda dalam Pembagian Rapot kali ini di MI Miftahul Huda Sukolilo Kecamatan Jabung Kab. Malang, […]

  • Guru Ma’arif Makin Kuasai Media Digital

    Guru Ma’arif Makin Kuasai Media Digital

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 8 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Makin pesatnya perkembangan teknologi di dunia membuat LP Ma’arif NU Kabupaten Malang banyak melakukan pelatihan di wilayah Kabupaten Malang. Gelegar semangat para guru yang hadir di aula Pondok Pesantren dan Lembaga Kesejahteraan Sosial An Nur Asyarihin Tajinan Kabupaten Malang, Sabtu (8/04/2023). Tiga […]

  • Anak Muda yang “Kudu” Terus Semangat

    Anak Muda yang “Kudu” Terus Semangat

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 853
    • 0Komentar

      Izzy. Minggu, 01 Juni 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Mungkin bagi Sebagian orang, Minggu adalah hari libur. Tetapi bagi IPNU dan IPPNU tidak demikian. Minggu (01/06/2025) mereka mengadakan pelatihan Training of Fasilitator Komesariat. Penulis dapat tugas untuk menemani mereka di acara awal pembukaan. Sebelumnya, penulis mencoba berdialog dengan ketua organisasi perihal problematik apa […]

  • PELAKSANAAN MARJAN DI MI ISLAMIYAH MALANG

    PELAKSANAAN MARJAN DI MI ISLAMIYAH MALANG

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Zuhairoh Al Mahfudhoh. Rabu, 13 Desember 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Dalam rangka pelaksanaan tugas akhir mata kuliah Praktek Ketrampilan Mengajar (PKM), FITK UIN Malang melakukan kolaborasi dengan Ma’arif NU Kota Malang dengan kegiatan FITK dan Ma’arif Mengajar. FITK dan Ma’arif mengajar ini dilaksanakan di sekolah-sekolah sekitar Malang, salah satunya di MI Islamiyah Pakis […]

expand_less