Breaking News
light_mode
Beranda » DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI » Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 1.058

Prof. Amka. Selasa, 28 Oktober 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang.

Seringkali kita mendapati pernyataan “kita harus menjadi orang yang mandiri”, sebenarnya apakah sebenarnya mandiri itu? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, secara umum, mandiri berarti seseorang yang dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain, atau bisa juga mandiri Adalah tekad untuk bekerja keras demi mencukupi kebutuhan hidup tanpa mengandalkan orang lain. Pertanyaannya adalah apakah bisa kita hidup tanpa mengandalkan orang lain?  Tampaknya tidak mungkin, karenanya makna mandiri sebenarnya adalah kemampuan individu untuk mengatur hidupnya sendiri, membuat keputusan, dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan pilihannya agar tercipta sebuah ekosistem untuk survive. Berarti, kurikulum untuk membentuk kepribadian yang mandiri adalah bagaimana seorang individu diajari untuk mengambil sebuah keputusan dengan berbagai macam resiko yang dihadapinya dan dia bertanggungjawab atas keputusannya itu, serta bagaimana mendesain sebuah ekosistem yang baik di mana di dalamnya ada dorongan, marketing, branding dan inovasi dari proses produksi yang dihasilkan oleh individu.

Bagaimana memulai kemandirian itu sendiri terutama bagi sebuah lembaga, misalnya lembaga pendidikan, karena ujungnya Adalah sebuah eksistensi dan survive, bahkan suistanable Lembaga itu sendiri agar tidak ditinggalkan pelanggannya, maka pertama yang harus dilakukan adalah lembaga itu harus Care alias peduli, pada pengguna (user) produk yang akan kita hasilkan, berarti kita harus mengidentifikasi kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh calon user kita, berarti manajemen lembaga pendidikan harus punya data based kebutuhan calon pengguna (user) itu sendiri dan pihak manajemen terutama seorang pemimpin yang mengelola lembaga pendidikan. Kepedulian terhadap pengguna (user) itu juga bisa dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan manajemen kelembagaan, serta harus terbuka (open mind) terhadap segala masukan dan kritikan dari pengguna (user). Jika manajemen sudah terbuka dan mulai transparan, maka muncul konsekuensi logis yaitu kepercayaan (trust).

 

Gb.1. Model Ekosistem Siklus Kemandirian Lembaga Non Profit

Kepercayaan (trust) Adalah kunci awal Lembaga Pendidikan untuk mengoptimalkan segala resources organisasi yang ada, yang mestinya akan berdampak pada keuntungan finansial sebuah lembaga. Resources itu bisa berupa barang atau jasa yang dikeluarkan oleh Lembaga Pendidikan, misalnya jasa layanan administrasi yang biasanya masyarakat sebagai user kesulitan untuk menggunakannya, dengan model jasa layanan administrasi online dan memudahkan maka masyarakat akan lebih senang menggunakannya meskipun harus membayar dari layanan itu, masyakat sebagai pengguna akan senang, begitu pula barang yang diproduksi oleh Lembaga Pendidikan misalnya seragam atau buku yang diproduksi oleh lembaga itu juga akan sangat disukai oleh masyarakat sebagai pengguna, karena sudah percaya. Jadi kepercayaan menghasilkan keuntungan finansial bagi eksistensi lembaga pendidikan itu sendiri. Keuntungan finansial inilah yang harus dimanfaatkan lembaga pendidikan itu untuk dijadikan data awal atau untuk mengetahui arus kas (cash flow), karena dititik ini status lembaga pendidikan yang mestinya nir laba, di poin ini sudah menjadi lembaga yang sudah masuk kategori profit, sehingga pengetahuan tentang arus kas (cash flow) harus di pahami oleh pihak manajemen.

Hal ini menunjukkan jika bisnis Anda memiliki cukup uang kas atau dana untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari. Ketika Anda memiliki arus kas positif, artinya jumlah uang tunai yang masuk ke bisnis Anda lebih banyak daripada yang Anda keluarkan. Dengan begitu, Anda tidak akan kesulitan untuk membayar tagihan dan menutupi pengeluaran lainnya. Sebaliknya, ketika arus kas bisnis Anda menunjukkan tanda negatif, berarti jumlah pengeluaran lebih besar daripada jumlah pemasukan.

Segala pemasukan finansial itu sebenarnya di dalamnya ada beberapa hal yang pasti akan dilakukan oleh seorang pemimpin, yaitu keberanian mengambil Keputusan untuk menentukan produk lembaga pendidikan yang bersangkutan, karenanya memang data based sangat diperlukan dalam pengambilam Keputusan itu, selain itu juga pemimpin harus bertanggung jawab atas Keputusan dan pilihan yang dia lakukan dengan cara menerima konsekuensi yang bisa jadi akan menjadikan Lembaga Pendidikan itu memiliki pemasukan berlebih atau kurang.

Kemudian yang paling penting Adalah kita harus menyadari bahwa lembaga pendidikan itu secara natural didirikan dengan prinsip non profit, tidak seperti Perusahaan, karenanya hasil finansial yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan, harus dikembalikan lagi kebermanfaatannya untuk kepentingan masyarakat sebagai pengguna (user) utamanya sebagai bentuk Care (peduli) lembaga pendidikan untuk pengguna. Begitulah siklus kemandirian yang harus dipahami oleh pengelola lembaga pendidikan, karena akan menjadi rumus dasar agar lembaga pendidikan itu bisa survive dan diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai pengguna (user) nya.

Penulis:

Abdul Malik Karim Amrullah (Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ketua LP Ma’arif NU Kab Malang)

Editor: Mz

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hermawan Kartajaya, Ronald Walla: Tentang AI dan Nyali

    Hermawan Kartajaya, Ronald Walla: Tentang AI dan Nyali

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Bq. 06 September 2026 LP Maarif PCNU Kabupaten Malang Kamis sore, 3 September 2026, di Surabaya. Ballroom Sheraton Hotel penuh. Pebisnis, akademisi, dan pegiat pemasaran berkumpul. Kesadaran baru menyeruak sore itu. Kecerdasan buatan (AI) perlahan menelan apa saja. Kepakaran teknis? Sangat bisa digantikan. Profesionalitas administratif? Mesin jauh lebih presisi. Menyusun kode pemrograman rumit? Algoritma mutakhir […]

  • BUPATI KABUPATEN MALANG SUPPORT LP MA’ARIF “TUGAS MA’ARIF MEMBERIKAN EDUKASI DAN KUALITAS PENDIDIKAN HARUS MENJADI PILIHAN”

    BUPATI KABUPATEN MALANG SUPPORT LP MA’ARIF “TUGAS MA’ARIF MEMBERIKAN EDUKASI DAN KUALITAS PENDIDIKAN HARUS MENJADI PILIHAN”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    humaslp6 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang. Diskusi Minggu pagi (15/05/2022) pukul 05,30 di rumah dinas Bupati Kabupaten Malang Bapak H. Sanusi,M.M. terjalin sangat hangat dan menghasilkan beberapa program baru untuk LP Ma’arif Kabupaten Malang. Bupati Kabupaten Malang Bapak H. Sanusi,M.M., yang juga adalah seorang santri tulen dan pernah mondok di Pesantren Raudlatul Ulum […]

  • Hari Keempat, Kunjungan ke Dong LI Vocational School

    Hari Keempat, Kunjungan ke Dong LI Vocational School

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Senin, 29 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Hari Sabtu, 28 Juni 2026, tim LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Jawa Timur diterima oleh Mis Wang sebagai kepala sekolah, kami diterima dengan sambutan meriah kemudian dibawa ke bengkel mobil listrik dan mobil auto pilot, kemudian kami juga dibawa ke bengkel dron untuk pertanian. […]

  • <strong>Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang</strong>

    Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Selasa (28/02/2023) Aula Yayasan Babussalam dipenuhi oleh para guru Sub Rayon 56 MTsN 6 Malang. Aula tersebut menjadi tempat pendampingan dan pembinaan guru dalam Kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Penyusunan Modul Ajar di MTs Babussalam […]

  • Launching Spektakuler “Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies”

    Launching Spektakuler “Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies”

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 19 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang Salah satu program pengabdian LP Ma’arif yang spektakuler adalah mendirikan Jurnal Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies. Jurnal ini ditujukan untuk membudayakan tradisi akademik menulis karya ilmiah di madrasah-madrasah Kabupaten Malang. Harapannya adalah terbangun kualitas pendidikan yang semakin kreatif inovatif […]

  • Maarif Day 2025 “Transformasi Aswaja: Tangguh Jiwa, Raga, Rasa, dan Pikir”

    Maarif Day 2025 “Transformasi Aswaja: Tangguh Jiwa, Raga, Rasa, dan Pikir”

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.465
    • 0Komentar

    Senin, 08 September 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Ma’arif Day Tahun 2025 merupakan perayaan tahunan yang diselenggarakan oleh LP.Maarif PCNU kabupaten dalam rangka memperingati Hari lahirnya. Tahun ini telah memasuki peringatan yang ke-96 tahun. Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi wahana strategis untuk menegaskan komitmen LP Ma’arif NU dalam membangun […]

expand_less