Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION

SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 577

Prof. Amka. Selasa, 21 April 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Workshop yang diselenggarakan SMK NUSA kali ini fokus strategi yang efektif dalam mengembangkan SMK NUSA untuk mencapai reputasi internasional. Prof Agus Maimun, MPd sebagai narasumber utama, menyatakan bahwa agar menjadi SMK yang bereputasi internasional, maka ada beberapa langkah strategis yang harus dilakukan, pertama adalah aspek sikap mencakup kedisiplinan dan kejujuran, dan keterbukaan semua SDM, mulai dari kepala sekolah, guru sampai siswa, ini menjadi penting karena budaya disiplin, jujur dan berpikir terbuka ini sudah mencapai mindset masyarakat internasional untuk mencapai kesuksesan dan kemajuan suatu bangsa, kedua menurut Prof Agus, SMK NUSA harus menjalin kerjasama dengan dunia industri yang diakui masyarakat internasional, kemudian skill bahasa asing juga menjadi penting, karena komunikasi menjadi kunci utama dalam membuka cakrawala dengan masyarakat internasional, selain itu juga kepala sekolah harus merencanakan prioritas prioritas untuk siswa agar bisa berprestasi di tingkat internasional, lanjut Prof Agus

 

Foto: Prof. Amka dan Prof. Agus Maimun bersama segenap guru SMK NUSA

Sementara itu Prof Amka, sebagai ketua LP Ma’arif PCNU Kab Malang, menjelaskan bahwa makna World Class Ma’arif Education itu adalah Pendidikan model Ma’arif yang diterima oleh masyarakat internasional, karenanya lembaga pendidikan Ma’arif harus mengembangkan Aswaja sebagai core value dalam pengembangan karakter dan program internasional nya, dan internalisasi nilai-nilai Ma’arif ke dalam program strategis ini yang tidak dimiliki sekolah di luar Ma’arif, kemudian sekolah dan madrasah Ma’arif harus mampu mengintegrasikan antara ke Aswjaan dengan Teknologi terkini sehingga mampu berkontribusi pada problem masyarakat dunia, dan SMK NUSA ke depan harus bisa dilihat kontribusinya oleh masyarakat dunia, karenanya sistem informasi seperti website harus bisa menjadi pusat informasi yang strategis,sehingga ke depan SMK NUSA tidak hanya menerima siswa lokal saja, akan tetapi dari mancanegara seperti Malaysia, Thailand dan negara-negara lainnya, tegas Prof Amka

Foto: Prof. Amka dan Prof. Agus Maimun

Sementara itu kepala SMK NUSA Imron Sya’roni menyatakan komitmen kami untuk terus mengembangkan SMK NUSA ini agar terus mencapai cita-cita seperti yang diimpikan para pendiri nya yaitu menjadi SMK menjadi lembaga pendidikan yang butuhkan oleh masyarakat, jelasnya

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Life is Really Simple

    Life is Really Simple

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Dr. H. Agus Mulyono, S.Pd.,M.Kes. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Penduduk didekat sebuah hutan.., hidup begitu sederhana tetapi semuanya tercukupi. Mau makan tinggal masuk ke dalam hutan untuk mencari umbi umbian yang memang sengaja ditanam. Mau sayur tinggal memetik pucuk pucuk beberapa jenis daun yang tersedia melimpah di dalam hutan. Mau makan ikan… tinggal memancing […]

  • Pelantikan Pramuka Bantara MA Darul Karomah Singosari

    Pelantikan Pramuka Bantara MA Darul Karomah Singosari

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 30 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Pramuka MA Darul Karomah yang berpangkalan di Jalan Raya Randuagung V Singosari mengadakan beberapa program kegiatan, Tamu ambalan adalah proses pertama pramuka penggalang memasuki dunia pramuka golongan penegak kemudian latihan rutin setiap sabtu jam 09.30 s.d 11.00 WIB dan diantara itu ada pengembaraan […]

  • Alam Bukan untuk Dikuasai

    Alam Bukan untuk Dikuasai

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. H. Agus Mulyono, M.Kes. Perkembangan Sains dan teknologi yang ada seringkali menyebabkan hal buruk pada alam, seringkali inovasi-inovasi teknologi banyak yang menyebabkan rusaknya lingkungan, rusaknya makhluk yang lain, rusaknya alam, rusaknya ekologi dan menurunnya kualitas hidup manusia (baik disengaja maupun tidak). Seringkali Sains dan teknologi dibuat dan dikembangkan dengan menantang dan menaklukkan alam, […]

  • Menelusuri Jejak MI KH. Romly Tamim Ketika Dawuh Seorang Kiai Menjelma Menjadi Mercusuar Pendidikan Nahdliyin

    Menelusuri Jejak MI KH. Romly Tamim Ketika Dawuh Seorang Kiai Menjelma Menjadi Mercusuar Pendidikan Nahdliyin

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 618
    • 0Komentar

      Oleh: Saiful Anam. Selasa, 21 Juli 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Madrasah yang besar tidak selalu lahir dari bangunan yang megah. Kadang ia tumbuh dari sebuah kepatuhan, disiram keikhlasan, lalu dipelihara oleh doa-doa yang tidak pernah ditulis dalam buku sejarah.” Kalimat itu tiba-tiba terlintas ketika saya memasuki halaman MI KH. Romly Tamim, Desa […]

  • LP Ma’arif Kab Malang Gandeng Pascasarjana UIN MALIKI dan Diknas Kab Malang

    LP Ma’arif Kab Malang Gandeng Pascasarjana UIN MALIKI dan Diknas Kab Malang

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Sabtu, November 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang LP Ma’arif NU Kab. Malang terus mengembangkan sayapnya dalam dunia pendidikan, biasanya melakukan pembinaan di sekolah-sekolah dan Madrasah Ma’arif se Kab Malang, kali ini melakukan pembinaan lintas kementrian yaitu di bawah naungan DIKNAS KAB MALANG dimana sekolah-sekolah negeri di 4 kecamatan yaitu, SMPN 1, […]

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.397
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

expand_less