Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Bercerita Tentang Belajar

Bercerita Tentang Belajar

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
  • visibility 843

 

Izzy. Juma’at 11 April 2025

“Usahakan pelajaran yang baru diperoleh oleh guru, di muthola’ah 11 kali, walau pelajaran tersebut sudah dipaham sebelumnya” KH Mahrus Aly

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Nuansa Idul Fitri masih sangat terasa. Di masyarakat, di sekolah-sekolah terlihat geliat silaturrahim . semua merasakan keindahan kehidupan beragama yang menyenangkan. Anjang sana dan reuni memberikan banyak pelajaran bagi yang merasakan.

Kehidupan berbahagia ini selanjutnya bagaimana caranya tetap dirasakan dalam kebahagiaan belajar  di dunia pendidikan. sering terlupa, anak anak banyak yang tidak mengenal para tokoh intelektual muslim yang sangat senang belajar. Siswa-siswa lebih mengenali Alexander Bell, John D. Rockefeller, Tehodore Roosevelt, Henry Ford, atau pun Thomas Alva Edison.

Ulama dan cendekiawan muslim hidup untuk mengabdikan diri untuk kebermanfaatan orang banyak dengan tetap terus belajar. Kita banyak sekali memiliki tokoh-tokoh hebat yang memiliki keunikan ketika belajar dan perlu dikenalkan biografinya kepada siswa-siswa saat ini.

Belajar menyenangkan atau belajar dengan senang. Rasa senang ini terus ditumbuhkan, karena kalau senang maka kita akan total melakukannya. Dengan totalitas belajar kita akan menjadi ahli spesifikasi ilmu yang kita tekuni. KH Djazuli pernah berkata “Kunci utama mencari ilmu adalah mempeng (rajin).”

Banyak sekali ulama atau cendekiawan yang memiliki ke-nylenehan saat belajar seperti: Ibnu Khayyath An Nahwi tokoh bahasa, sastra, nahwu, dan hadis dari Samarqandi, beliau senang belajar meskipun sambil berjalan, koleksi bukunya sangat banyak.

Muhammad bin Ya’qub Al Fairuzabadi. Sang kolektor buku dan penulis ternama dari Persia. Terkenal ahli dalam Bahasa, sastra, tafsir, dan hadis. Konon Ketika melakukan perniagaan dan berdakwah ke berbagai negara, beliau selalu membawa beberapa peti yang penuh berisi buku. Disaat beritirahat atau bermalam, beliau membaca buku-buku tersebut dan menuliskan apa yang ia pelajari.

Sejarawan kelahiran Hijaz dan besar di Baghdad, Al Khatib Al Baghdadi. Penghasil biografi para periwayat hadis. Saat berjalan pun di tangannya terdapat kitab yang dibaca dan dipelajari. Alhamdulillah ada pesantren yang sudah membudayakan model seperti ini.

Abu Ala Ala al Hamadzani, sastrawan yang juga ahli hadis. Dikisahkan bahwa setiap bepergian, beliau selalu memikul buku-bukunya. Saat singgah di sebuah kawasan, beliau bermalam di masjid kawasan tersebut. Pada waktu itulah beliau menelaah buku-bukunya hingga beliau melanjutkan perjalanan.

Cerita ini saya tuliskan sebagian kecil dari para tokoh-tokoh lain yang juga sangat popular. Kita memiliki banyak sekali figur, namun jarang dikenalkan pada generasi berikutnya. Sebagian kisah luar biasa para ulama dalam belajar sepanjang hidupnya. Hal ini sesuai dengan dawuhnya KH As’ad Syamsul Arifin “Janganlah sia-siakan waktu libur, jadikan waktu libur untuk mencari ilmu tambahan.”

Van Goethe berujar “Jangan melewatkan sehari pun tanpa memandang karya seni yang sempurna, mendengarkan music yang merdu, dan membaca buku yang terkenal.” Setiap pelaku kehidupan mendapatkan banyak hal untuk dipelajari. Kita dapat memilih untuk mau belajar dan terus memelajarinya, atau justru berpikir sempit dan berhenti bertumbuh. Keputusannya ada di tangan kita sendiri.

Wallahu a’laam

Penulis: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literacy Enrichment on Religious Moderation

    Literacy Enrichment on Religious Moderation

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 17 Juli 2023 “Kalaulah kita dapat menyimpulkan secara singkat dan sederhana, agakanya kita dapat berkata bahwa wasathiyyah ditandai oleh ilmu/pengetahuan, kebajikan, dan keseimbangan.” Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab. “Boleh jadi agama menetapkan sesuatu disebabkan oleh kemaslahatan yang diharapkan darinya atau kemudaratan yang mesti ditangkal. Tetapi kendati demikian diperlukan perimbangan menyangkut […]

  • Pengabdian Sosialisasi Literasi dan Numerasi SD/MI di MI Hayatul Islamiyah

    Pengabdian Sosialisasi Literasi dan Numerasi SD/MI di MI Hayatul Islamiyah

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Kamis 29 Desember 2022 LP Maarif Kabupaten Malang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan “LP Maarif Mengabdi” pada hari Senin, 12 Desember 2022. Kegiatan ini merupukan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dengan prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah sosialisasi […]

  • Madrasah Aljuneid Al Islamiah Singapore, Among The Pioneer Madrasah

    Madrasah Aljuneid Al Islamiah Singapore, Among The Pioneer Madrasah

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 2.406
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 13 Maret 2023 Berkunjung ke madrasah-madrasah yang berkualitas untuk menempa ilmu pengetahuan sangat memberikan manfaat. Singapura adalah negara yang dikenal memiliki tingkat pendidikan yang baik dan berkualitas. salah satunya adalah Madrasah Aljuneid Al Islamiah. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Jatim Indonesia beserta rombongan dari Indonesia melakukan penjajakan kerjasama (letter of […]

  • Gerakan Pembaharuan Tidak Kepalang

    Gerakan Pembaharuan Tidak Kepalang

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Abdul Malik Karim sang ketua lembaga.Pendidikan Ma’ari NU Cabang Malang kita.Mengkonstruk pembaharuan yang luar biasa.Menjadi model pendidikan NU di Indonesia.Pantas diharap terus berinovasi tanpa titik dan koma.Gebrakan yang akan kagetkan pengamat siapa saja.Mulai menata mutu dengan penjaminan terstigma.Pendidikan NU berkualitas tidak ada bandingnya. Rupanya kini melibatkan para pemikir dan […]

  • Masa depan SMK menurut Mantan ketua LP Ma’arif NU Kab Malang dalam pengukuhan Guru Besar Prof Dr H Syamsul Hadi, MPd, Med.

    Masa depan SMK menurut Mantan ketua LP Ma’arif NU Kab Malang dalam pengukuhan Guru Besar Prof Dr H Syamsul Hadi, MPd, Med.

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.535
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. Jum’at 18 April 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Alhamdulillah hari ini 17 April 2025 saya bersama ibu Dr. Hj. Najmah, M.Pd. menghadiri pengukuhan Guru Besar Profesor Dr. H. Syamsul Hadi, MPd, Med. di Universitas Negeri Malang, Aula GKB Gedung A19. Saya mengenal beliau sebagai ketua […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

expand_less