Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Bercerita Tentang Belajar

Bercerita Tentang Belajar

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
  • visibility 569

 

Izzy. Juma’at 11 April 2025

“Usahakan pelajaran yang baru diperoleh oleh guru, di muthola’ah 11 kali, walau pelajaran tersebut sudah dipaham sebelumnya” KH Mahrus Aly

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Nuansa Idul Fitri masih sangat terasa. Di masyarakat, di sekolah-sekolah terlihat geliat silaturrahim . semua merasakan keindahan kehidupan beragama yang menyenangkan. Anjang sana dan reuni memberikan banyak pelajaran bagi yang merasakan.

Kehidupan berbahagia ini selanjutnya bagaimana caranya tetap dirasakan dalam kebahagiaan belajar  di dunia pendidikan. sering terlupa, anak anak banyak yang tidak mengenal para tokoh intelektual muslim yang sangat senang belajar. Siswa-siswa lebih mengenali Alexander Bell, John D. Rockefeller, Tehodore Roosevelt, Henry Ford, atau pun Thomas Alva Edison.

Ulama dan cendekiawan muslim hidup untuk mengabdikan diri untuk kebermanfaatan orang banyak dengan tetap terus belajar. Kita banyak sekali memiliki tokoh-tokoh hebat yang memiliki keunikan ketika belajar dan perlu dikenalkan biografinya kepada siswa-siswa saat ini.

Belajar menyenangkan atau belajar dengan senang. Rasa senang ini terus ditumbuhkan, karena kalau senang maka kita akan total melakukannya. Dengan totalitas belajar kita akan menjadi ahli spesifikasi ilmu yang kita tekuni. KH Djazuli pernah berkata “Kunci utama mencari ilmu adalah mempeng (rajin).”

Banyak sekali ulama atau cendekiawan yang memiliki ke-nylenehan saat belajar seperti: Ibnu Khayyath An Nahwi tokoh bahasa, sastra, nahwu, dan hadis dari Samarqandi, beliau senang belajar meskipun sambil berjalan, koleksi bukunya sangat banyak.

Muhammad bin Ya’qub Al Fairuzabadi. Sang kolektor buku dan penulis ternama dari Persia. Terkenal ahli dalam Bahasa, sastra, tafsir, dan hadis. Konon Ketika melakukan perniagaan dan berdakwah ke berbagai negara, beliau selalu membawa beberapa peti yang penuh berisi buku. Disaat beritirahat atau bermalam, beliau membaca buku-buku tersebut dan menuliskan apa yang ia pelajari.

Sejarawan kelahiran Hijaz dan besar di Baghdad, Al Khatib Al Baghdadi. Penghasil biografi para periwayat hadis. Saat berjalan pun di tangannya terdapat kitab yang dibaca dan dipelajari. Alhamdulillah ada pesantren yang sudah membudayakan model seperti ini.

Abu Ala Ala al Hamadzani, sastrawan yang juga ahli hadis. Dikisahkan bahwa setiap bepergian, beliau selalu memikul buku-bukunya. Saat singgah di sebuah kawasan, beliau bermalam di masjid kawasan tersebut. Pada waktu itulah beliau menelaah buku-bukunya hingga beliau melanjutkan perjalanan.

Cerita ini saya tuliskan sebagian kecil dari para tokoh-tokoh lain yang juga sangat popular. Kita memiliki banyak sekali figur, namun jarang dikenalkan pada generasi berikutnya. Sebagian kisah luar biasa para ulama dalam belajar sepanjang hidupnya. Hal ini sesuai dengan dawuhnya KH As’ad Syamsul Arifin “Janganlah sia-siakan waktu libur, jadikan waktu libur untuk mencari ilmu tambahan.”

Van Goethe berujar “Jangan melewatkan sehari pun tanpa memandang karya seni yang sempurna, mendengarkan music yang merdu, dan membaca buku yang terkenal.” Setiap pelaku kehidupan mendapatkan banyak hal untuk dipelajari. Kita dapat memilih untuk mau belajar dan terus memelajarinya, atau justru berpikir sempit dan berhenti bertumbuh. Keputusannya ada di tangan kita sendiri.

Wallahu a’laam

Penulis: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Sosok Guru Besar “Humanis” Prof. Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed.

    Mengenal Sosok Guru Besar “Humanis” Prof. Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed.

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.116
    • 0Komentar

    Dr. Hj. Najmah, M.Pd., Jum’at, 18 April 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dr Najmah kepala MTS NU Pakis yang menjadi anak didik Prof Dr H Syamsul Hadi menjadikan beliau adalah sosok mentor yang sangat bijaksana dan inspiratif, beliau sering menyatakan bahwa “Tidak ada anak yang dilahirkan Bodoh” ungkapan ini menjadikan Prof Syamsul Hadi sebagai […]

  • <strong>Wabup “Rombak Gedung Ma’arif Lebih Bagus, Maka ada <em>Legacy</em> Disini”</strong>

    Wabup “Rombak Gedung Ma’arif Lebih Bagus, Maka ada Legacy Disini”

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, sabtu 26 Februari 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “Rombak gedung Ma’arif lebih bagus, Maka ada legacy disini” pidato Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., membuat seluruh hadirin bertepuk tangan penuh semangat. Rasa keakraban dan kekeluargaan dalam acara Khotmil Qur’an LP Ma’arif NU Kabupaten semakin meriah dengan […]

  • Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Bq. Rabu 17 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Viva foreverI’ll be waitingEverlasting, like the sunLive forever,For the momentEver searching for the one(Spice girls) Sore itu ketika saya menikmati lantunan lagu indah dari Spice Girls. Ada diskusi kecil antara pengurus LP Ma’arif tentang perkambangan Madrasah-madrasah LP Ma’arif di berbagai pelosok Kabupaten Malang. Saya menulis […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

  • Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

    Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.287
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Sabtu, 15 Maret 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kali ini turba PC Ma’arif NU Kab Malang dengan melakukan pembinaan guru dan Kepala Sekolah dan Madrasah di kec Tumpang, tema yang diusung adalah Pembelajaran Aswaja dimana Aswaja dikenal sebagai Core Values Kurikulum sekolah dan Madrasah di bawah LP Ma’arif. Acara ini dihadiri ketua […]

  • Pengukuhan Guru Besar Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    Pengukuhan Guru Besar Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy baiquni. Selasa 23 April 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Kemandirian bagi madrasah di bawah LP Ma’arif NU merupakan fitrah, karena memang muncul dari inisiasi masyarakat. Untuk merealisasikan kemandirian, sangat tidak mungkin madrasah ma’arif berdiri sendiri, harus sinergi dengan madrasah ma’arif lainnya. Karenanya harus dikelola secara terpadu dan tersentral secara data oleh […]

expand_less