Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Bercerita Tentang Belajar

Bercerita Tentang Belajar

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
  • visibility 781

 

Izzy. Juma’at 11 April 2025

“Usahakan pelajaran yang baru diperoleh oleh guru, di muthola’ah 11 kali, walau pelajaran tersebut sudah dipaham sebelumnya” KH Mahrus Aly

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Nuansa Idul Fitri masih sangat terasa. Di masyarakat, di sekolah-sekolah terlihat geliat silaturrahim . semua merasakan keindahan kehidupan beragama yang menyenangkan. Anjang sana dan reuni memberikan banyak pelajaran bagi yang merasakan.

Kehidupan berbahagia ini selanjutnya bagaimana caranya tetap dirasakan dalam kebahagiaan belajar  di dunia pendidikan. sering terlupa, anak anak banyak yang tidak mengenal para tokoh intelektual muslim yang sangat senang belajar. Siswa-siswa lebih mengenali Alexander Bell, John D. Rockefeller, Tehodore Roosevelt, Henry Ford, atau pun Thomas Alva Edison.

Ulama dan cendekiawan muslim hidup untuk mengabdikan diri untuk kebermanfaatan orang banyak dengan tetap terus belajar. Kita banyak sekali memiliki tokoh-tokoh hebat yang memiliki keunikan ketika belajar dan perlu dikenalkan biografinya kepada siswa-siswa saat ini.

Belajar menyenangkan atau belajar dengan senang. Rasa senang ini terus ditumbuhkan, karena kalau senang maka kita akan total melakukannya. Dengan totalitas belajar kita akan menjadi ahli spesifikasi ilmu yang kita tekuni. KH Djazuli pernah berkata “Kunci utama mencari ilmu adalah mempeng (rajin).”

Banyak sekali ulama atau cendekiawan yang memiliki ke-nylenehan saat belajar seperti: Ibnu Khayyath An Nahwi tokoh bahasa, sastra, nahwu, dan hadis dari Samarqandi, beliau senang belajar meskipun sambil berjalan, koleksi bukunya sangat banyak.

Muhammad bin Ya’qub Al Fairuzabadi. Sang kolektor buku dan penulis ternama dari Persia. Terkenal ahli dalam Bahasa, sastra, tafsir, dan hadis. Konon Ketika melakukan perniagaan dan berdakwah ke berbagai negara, beliau selalu membawa beberapa peti yang penuh berisi buku. Disaat beritirahat atau bermalam, beliau membaca buku-buku tersebut dan menuliskan apa yang ia pelajari.

Sejarawan kelahiran Hijaz dan besar di Baghdad, Al Khatib Al Baghdadi. Penghasil biografi para periwayat hadis. Saat berjalan pun di tangannya terdapat kitab yang dibaca dan dipelajari. Alhamdulillah ada pesantren yang sudah membudayakan model seperti ini.

Abu Ala Ala al Hamadzani, sastrawan yang juga ahli hadis. Dikisahkan bahwa setiap bepergian, beliau selalu memikul buku-bukunya. Saat singgah di sebuah kawasan, beliau bermalam di masjid kawasan tersebut. Pada waktu itulah beliau menelaah buku-bukunya hingga beliau melanjutkan perjalanan.

Cerita ini saya tuliskan sebagian kecil dari para tokoh-tokoh lain yang juga sangat popular. Kita memiliki banyak sekali figur, namun jarang dikenalkan pada generasi berikutnya. Sebagian kisah luar biasa para ulama dalam belajar sepanjang hidupnya. Hal ini sesuai dengan dawuhnya KH As’ad Syamsul Arifin “Janganlah sia-siakan waktu libur, jadikan waktu libur untuk mencari ilmu tambahan.”

Van Goethe berujar “Jangan melewatkan sehari pun tanpa memandang karya seni yang sempurna, mendengarkan music yang merdu, dan membaca buku yang terkenal.” Setiap pelaku kehidupan mendapatkan banyak hal untuk dipelajari. Kita dapat memilih untuk mau belajar dan terus memelajarinya, atau justru berpikir sempit dan berhenti bertumbuh. Keputusannya ada di tangan kita sendiri.

Wallahu a’laam

Penulis: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif Effect

    Ma’arif Effect

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin, 10 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang “Tenyata semua jenjang Sekolah hadir pada giat ini. Termasuk ada beberapa sekolah madrasah diluar Kecamatan Pagelaran, sekolah tersebut ikut karena ikut dalam anggota KKM MI. Termasuk Sekolah Madrasah diperbatasan dengan Gedangan, Antuasiasme itu didorong karena mengikuti program yang sudah jalan sampai dengan […]

  • Mereka yang di Balik Layar

    Mereka yang di Balik Layar

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 515
    • 0Komentar

    “Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang Mz. Kamis, 30 Oktober 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. […]

  • SMK NUSA Excellent

    SMK NUSA Excellent

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 23 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang Sekali lagi LP Ma’arif Kabupaten Malang akan teruji keprofesionalannya dalam mengembangkan lembaga di bawah naungannya. kini SMK NU Sunan Ampel sebagai salah satu SMK terbaik dibawah naungan LP Ma’arif akan divisit oleh tim visitasi PWNU Jawa Timur. Kehebatan dan kredibilitas SMK NU Sunan […]

  • Sukses!, Sub Rayon 56 Gabung Ma’arif Kabupaten Malang

    Sukses!, Sub Rayon 56 Gabung Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Sebanyak delapan Madrasah Tsanawiyah Sub Rayon 56 MTs.N 6 Malang dibawah kepemimpinan Dr. H. Sutirjo, M.Pd., menandatngani MoU dengan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Yuli Nur Rohmawati, M.Pd sebagai pengawas yang membina delapan madrasah tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka meningkatkan […]

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

  • Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid   

    Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid  

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Hasyisyatun Nurun Nisa’. Ahad, 16 November 2025  LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang MALANG, 15 November 2025 – Dalam sebuah upaya nyata melestarikan warisan budaya lokal sekaligus menanamkan kecintaan pada kesenian tradisional sejak usia dini, SD Islam KM Tamhid menyelenggarakan acara “Melukis Topeng Malangan” yang meriah bagi siswa-siswi KB-TK Muslimat NU 9 Ahmad Yani. Kegiatan yang […]

expand_less