Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Memprogram Ulang Mindset Korporat Versus Entrepreneur

Memprogram Ulang Mindset Korporat Versus Entrepreneur

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
  • visibility 814

Izzy, 11 Agustus 2024

“The greatest discovery of all time is that a person can change his future by merely changing his attitude” Oprah Winfrey

Disaat saya menghadiri sarasehan dengan tema “Menatap Kualitas Masa Depan Pendidikan Kabupaten Malang”, saat itu nara sumber Prof. M. Mas’ud Said, Ph,D., menyampaikan pemikiran beliau “Membangun Lembaga Pendidikan yang Maju Berkualitas Nasional” Saya menyimak penjelasan beliau mulai dari awal saat beliau menyampaikan tema besar yang beliau usung dan ini kajian menarik serta sangat bermanfaat.

Saya tertarik sekali ketika dalam sesi penutup pemaparan materi dan diskusi, Prof. M. Mas’ud Said, Ph.D., mengutip kata-kata Mutiara dari Oprah Winfrey “The greatest discovery of all time is that a person can change his future by merely changing his attitude”. Dalam benak saya seakan Oprah Winfrey mengingatkan bahwa penemuan terbesar sepanjang masa adalah bahwa seseorang bisa mengubah masa depannya hanya dengan mengubah sikapnya.

Saat kita bicara tentang hukum korespondensi yang berlaku kepada siapa saja sepanjang waktu, bahwa dunia luar adalah refleksi dari dunia dalam diri kita sendiri. Segala sesuatu bergerak dari dalam ke luar. Maka perilaku kita sangat dipengaruhi oleh pola pikir kita sendiri.

Dalam dunia Pendidikan, Saya teringat dengan sebuah penjelasan yang disampaikan oleh Brian Tracy tentang mindset pikir bersifat entrepreneur versus mindset pikir bersifat korporat. Meskipun Brian Tracy menyampaikan pemikirannya dalam bidang manajemen bisnis perusahan, Saya ingin mencoba menerjemahkan mindset ini dalam dunia pengembangan lembaga pendidikan. Saya fikir ini sangat bermanfaat bagi siapapun yang berada dalam lembaga pendidikan yang berkomitmen  mengembangkan lembaga pendidikannya.

Pertama; Pola pikir bersifat korporat. Bila kita sebagai pegiat pendidikan namun memiliki mindset bersifat korporat, kita akan memiliki kecenderungan untuk hanya sibuk dengan sebatas tugas kita, menyenangkan atasan atau pimpinan, sekedar mengikuti aturan lembaga, dan menganggap mendidik hanyalah pekerjaan yang tidak memiliki hunbungan dengan tanggung jawab secara pribadi. Orang dengan mindset korporat ini datang di lembaga pendidikan menjelang dimualinya jam sekolah. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan teman, serta melakukan banyak hal yang kurang bernilai bagi lembaga mereka.

Kedua; Mindset entrepreneur. Orang yang memiliki mindset entrepreneur akan menunjukkan sikap berbeda. Mereka akan sangat berkomitmen untuk kesuksesan lembaga tempat mereka mengabdi. Mereka merasa bahwa kesuksesan atau kemunduran lembaga adalah bagian dari tanggung jawab mereka. Mereka siap menerima tanggung jawab lebih banyak untuk memberikan kontribusi lebih maksimal. Mereka siap memelajari hal-hal baru untuk meningkatkan kualitas baik kualitas diri,bisa dengan banyak membaca, mengikuti seminar, ataupun kegiatan lain yang meningkatkan potensinya dan meningkatkan mutu lembaga sampai pada kualitas luaran lembaga pendidikan.

Brian Tracy menjelaskan bahwa mindset bersifat entrepreneur berarti berfokus pada pelanggan sepanjang waktu, atau kata Tom Peters “terobsesi dengan layanan pelanggan”. Brian Tracy menguatkan pendapatnya bahwa pola pikir entrepreneur melihat misi sebuah bisnis adalah meningkatkan dan memperbaiki kualitas hidup konsumen mereka.

Walaupun tidak menggunakan kalimat yang persis, saya merasa bahwa memang yang disampaikan pemateri memiliki korelasi kuat dengan dua minset di atas.

Kunci lembaga pendidikan berkualitas menurut Prof Mas’ud Said adalah: Satu, Kebijakan Pendidikan nasional dan daerah; Dua, menguatkan visi misi sekolah dan kualitas kepala sekolah; Tiga, penguatan  tenaga kependidikan dan daya dukung; Empat, Kurikulum interaktif dan berbasis keterampilan; Lima, lingkungan internal dan eksternal.

Beliau juga berpendapat bahwa bayangan tentang sekolah yang ideal diantaranya adalah menghasilkan luaran dan lulusan yang berprestasi dan berdaya saing.

Pola pikir entrepreneur bukan pola pikir seorang pekerja atau karyawan, tetapi pola pikir ini  adalah pola pikir orang yang selalu berusaha menebar manfaat. Pola pikir ini sangat bermanfaat untuk kita terus berusaha mengeluarkan seluruh potensi kita menjadi lebih baik dan tentunya berusaha membuat lembaga pendidikan yang maju berkualitas nasional seperti yang dicitakan saat ini.

Bagaimana selanjutnya?

Wallahu a’laam

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Finlandia? Apa yang Bisa Indonesia Pelajari?

    Finlandia? Apa yang Bisa Indonesia Pelajari?

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 3.045
    • 0Komentar

    “Pembelajaran seumur hidup (elinikainen oppiminen)” Moto Pendidikan Finlandia Oleh: Alfisyah & Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Kamis 24 Oktober 2025 Guru besar bidang Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UINMA) Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., menyoroti polemik kriteria sekolah unggul atau terbaik dunia berdasarkan penilaian Programme for […]

  • Menumbuhkan Manusia sebagai Aset Terbesar Organisasi

    Menumbuhkan Manusia sebagai Aset Terbesar Organisasi

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Kapasitas pertumbuhan Anda akan sangat menentukan kapasitas kepemimpinan Anda” “Berikan kepercayaan kepada seseorang, dan ia akan setia pada Anda, perlakukan mereka dengan baik dan mereka akan menunjukkan bahwa mereka memang baik” Ralph Waldo Emerson Seorang pemimpin organisasi atau lembaga pendidikan harus terus melakukan perbaikan untuk terus tumbuh dan berkembang. Ia […]

  • Langkah Pendidikan Inovatif: Mahasiswa UIN Malang Berkolaborasi dengan FITK dan LP. Ma’arif Kabupaten Malang Mengajar, Menggelar Kunjungan dan Sesi Mengajar Inspiratif di MTs. Wahid Hasyim 02 Dau  

    Langkah Pendidikan Inovatif: Mahasiswa UIN Malang Berkolaborasi dengan FITK dan LP. Ma’arif Kabupaten Malang Mengajar, Menggelar Kunjungan dan Sesi Mengajar Inspiratif di MTs. Wahid Hasyim 02 Dau  

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Selasa 12 Desember 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Selasa, 12 Desember 2023 beberapa mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang jurusan PAI semester 5 yang bekerja sama dengan FITK dan LP Ma’arif Kab. Malang mengajar mengunjungi salah satu MTs. didaerah Dau. MTs. tersebut bernama Mts Wahid Hasyim 02 Dau yang berlokasi di Jl.Raya […]

  • Seminar dan Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Online Quizizz.com di STAINU Kabupaten Malang

    Seminar dan Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Online Quizizz.com di STAINU Kabupaten Malang

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Ahmad Qomaruzzaman, Ahmad Fauzan Syakir, Abdurrohman Nur Ahsani. Selasa 04 Juli 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kabupaten Malang, 26 Juni 2023 – Di era globalisasi ini, dunia pendidikan memiliki banyak tantangan untuk dapat menerapkan pendidikan yang bermutu. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih, banyak sekali tokoh-tokoh yang berkecimpung dalam dunia pendidikan […]

  • PEMBINA LP MA’ARIF AJARKAN RAHASIA SUKSES

    PEMBINA LP MA’ARIF AJARKAN RAHASIA SUKSES

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 915
    • 0Komentar

    humaslp 6 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang Pembina LP Ma’arif Kabupaten Malang , tokoh pendidikan kenamaan yang juga masuk dalam tokoh ilmuan internasional Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo menghadiri undangan dari IGRA, TKM, dan KK MI Kecamatan Wajak bertajuk Halal bi Halal Keluarga Besar RA, TKM, dan MI se Kecamatan Wajak Bersama Prof. […]

  • Executive Briefing Quality Manajemen Sistem Menuju World Class Education

    Executive Briefing Quality Manajemen Sistem Menuju World Class Education

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Sabtu, 15 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Perjalanan menuju sertifikasi ISO 21001: 2018 hari ini, merupakan pertemuan yang kedua dari beberapa rangkaian visitasi dari Decra Indonesia agar bisa memberikan sertifikat ISO ke SMK NUSA. Pertama kalinya Pak Solihin sebagai Direktur Decra Indonesia masuk ke SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dan langsung […]

expand_less