Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Guru Besar Itu Mental

Guru Besar Itu Mental

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
  • visibility 535

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru Besar adalah cara pandang dia terhadap realitas harus komprehensif, cara berfikirnya harus rasional, hatinya harus luas, layanannya kepada masyarakat harus tulus, sehingga setiap tindakanya mencerminkan kebesaran jiwanya” Amka

Seorang lelaki duduk di kursi dosen ketika saya memasuki ruangan, sambil membaca literatur yang dia pegang. Tak lama saya memperkanalkan diri dan sambil serta merta saya menyebut nama beliau Pak Dr. Abdul Malik Karim Amrullah? Ucap saya sambil bertanya memastikan. Itulah pertama kali saya bertemu dengan beliau. Perjalanan waktu selanjutnya, alhamdulillah saya bisa belajar kepada beliau hingga saat ini. Sosok yang sederhana, giat, penuh energi, rendah hati, dan kreatif. Itu mungkin bagian kecil yang saya ingin tulis disini.

Masa Ketika di Lakpesdam kami bersama tim menimati dinamika pengabdian yang menginspirasi. Beliau merespon para sahabatnya untuk hadir dan menyebarkan ilmu pengetahuan melalui giat-giat Lakpesdam yang dilakukan secara full luring juga daring namun juga tak lupa ada yang system Hybrid. Khususnya ketika masa Bulan Ramadhan setiap hari tim Lakpesdam bergerak berkegiatan meski saat itu aroma Covid terasa di mana-mana. Disini saya melihat kekayaan jaringan yang beliau miliki digunakan untuk mengabdikan diri melalui ilmu pengetahuan dengan Lembaga Lakpesdam waktu itu. Hingga apresiasi positif banyak terucap dari berbagai kalangan. Wujud respon itu diantaranya berbentuk penghargaan Leadership untuk beliau. Dedikasi di Lakpesdam yang bersinar sesungguhnya bukan tujuan dari beliau, karena pengabdian dan memberi sering beliau sampaikan kepada saya hampir di setiap giat yang kami lakukan.

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang adalah ajang layanan berikutnya yang beliau dedikasikan kepada ilmu pengetahuan. “Kita fokus kepada peningkatan ilmu pengetahuan di Lembaga Madrasah Kabupaten Malang” ujarnya berulang kali. “Kita datang untuk memberi kebermanfaatan apa yang bisa kita beri, kita harus siap melayani secara maksimal, dan tantangan perjuangan akan sangat banyak menunggu” ucap beliau kepada saya. Danny Thomas berkata “Kita semua terlahir untuk suatu alasan, tetapi tidak semua  orang mengetahui apa tujuan tepatnya. Kesuksesan dalam hidup tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda dapatkan atau capai untuk diri sendiri. Kesuksesan adalah apa yang Anda lakukan untuk orang lain”.

Memulai dengan menguatkan spiritualitas Lembaga LP Ma’arif salah satunya dengan mengadakan khotmil Qur’an dan mengaji kitab setiap bulan di kantor Ma’arif Kabupaten Malang. Gerakan silaturrahim tetap beliau lakukan meski harus berjibaku dengan jarak dan waktu yang tidak bisa disebut mudah.

Membawa dan menggaungkan lembaga madrasah yang bermutu adalah sesuatu yang sangat sesuai bagi beliau. Karena selama 14 tahun lebih beliau berjibaku dan pernah memimpin Lembaga Penjaminan Mutu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tak ayal, dengan gerakan-gerakan beliau yang massiv sedikit banyak telah menggugah madrasah dan sekolah untuk berlomba membangun kualitas mutu pendidikan.

“Sebentar lagi SK Guru Besar saya akan turun mas, Ketika selama ini mengalami beberapa penundaan” ucapnya. “Alhamdulillah kami senang mendengarnya” jawab saya sambil tersenyum. “Samean harus terus belajar” sembari beliau memotivasi saya secara berulang. Ungkapan itu sama dengan ungkapan para cendekia menjelaskan bahwa cara terbaik untuk mencegah diri Anda berpuas diri terhadap prestasi saat ini adalah dengan terus menerus belajar. “Kita harus memberikan pelayanan yang baik” imbuhnya. Saya teringat ucapan filsuf Albert Schweitzer “Tujuan hidup manusia adalah melayani serta menunjukkan kasih sayang dan keinginan untuk membantu orang lain”.

Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru Besar adalah cara pandang dia terhadap realitas harus komprehensif, cara berfikirnya harus rasional, hatinya harus luas, layanannya kepada masyarakat harus tulus, sehingga setiap tindakanya mencerminkan kebesaran jiwanya” Amka

Banyak hal positif yang saya liat dalam perjalanan berorganisasi dengan beliau. Meskipun memang tidak ada manusia yang sempurna. Namun izinkan saya mempelajari perjalanan beliau dari sudut pandang yang positif yang bisa saya ambil hikmahhnya.

Pertama. Bisa Melihat dan Menangkap Peluang. Maxwel dalam tulisannya menjelaskan bahwa orang yang bisa melihat dan menangkap peluang kemajuan sadar bahwa bertindak dan mencari peluang adalah tanggung jawab mereka, oleh karena itu Anda harus belajar memahami seperti apa wujudnya dan bagaimana menangkapnya.

Kedua. Menyediakan Ide-Ide Inspiratif. Orang kreatif tidak akan pernah kehabisan ide cemerlang. Ide adalah sumber daya terbesar. Ide yang buruk hanyalah ide yang mati tanpa mendorong munculnya ide lainnya. Victor Hugo berkata “Tidak ada yang lebih kuat daripada ide yang dikemukakan pada saat yang tepat.”

Ketiga. Memiliki Loyalitas Melayani. Salah satu gabungan hebat yang besar pengaruhnya adalah Ketika loyalitas, bakat dan kemampuan tergabung menjadi satu. Maxwell berkata “Orang yang loyal mau dan mampu berbagi kebahagiaan dan kesedihan. Mereka membuat perjalanan terasa tidak begitu sepi”.

Keempat. Komunikasi dan Silaturrahim yang Baik. Di awal kepemimpinn LP Ma’arif Kabupaten malang, Langkah besar yang dilakukan beliau adalah turba ke wilayah Kabupaten Malang untuk membangun silaturrahim, komunikasi dan membangun kepercayaan.

Kelima. Menarik Pemimpin Lain. Di awal Lakpesdam dan LP Ma’arif, salah satu hal yang sangat terlihat adalah bagaimana beliau membangun jejaring dengan para tokoh lain, baik di dalam maupun luar negeri. Salah satu contohnya adalah membangun jejaring dengan Lembaga-lembaga pendidikan dan industry film di Singapura.  Dalam buku 3 Things Successful People Do dijelaskan “Orang yang menarik pemimpin dapat memengaruhi lebih banyak orang melalui interaksi mereka. Timnya bisa menjadi luar biasa, terutama bila para pemimpin yang ia rekrut juga menarik pemimpin lain”.

Tulisan ini sebagai wujud syukur dan turut berbahagia atas penganugerahan Guru Besar terhadap guru saya Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., yang menjadi profesor di bidang Manajemen Pendidikan Islam. Semoga semakin sinergi, manfaati, dan mbarokahi.

Wallahu a’lam. Mzizzybq

Selasa 19 Desember 2023. 15 42 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi di Kaki Gunung

    Literasi di Kaki Gunung

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 221
    • 0Komentar

    “Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu” John C. Maxwell Izzy. Jum’at. 06 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menikmati hawa sejuk dan alam yang natural membawa rasa segar dan tenang. Pekat kabur tak menutup pandangan saya menapaki jalan yang berliku dan cenderung menanjak. Setelah sejam lebih, saya melewati jalan yang hanya […]

  • PRA DESIGN MAARIF INTERNATIONAL

    PRA DESIGN MAARIF INTERNATIONAL

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Juma’at 17 Maret 2023 Pra Design Ma’arif International adalah prototype sekolah yang mengintegrasikan kurikulum Aswaja dengan konsep Green School, di mana kedalaman spiritual harus menjadi pondasi untuk mengembangkan intelektual agar mampu melahirkan generasi yang tanggap dan terdepan akan isu-isu lokal, nasional, dan dunia, dengan berfikir yang jernih untuk […]

  • LP Ma’arif Kabupaten Malang Terbukti Memberi Solusi

    LP Ma’arif Kabupaten Malang Terbukti Memberi Solusi

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 26 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Visitasi NU AWARD d LP Ma’arif NU Kabupaten Malang ini terasa sangat menyenangkan dan banyak tantangannya, karena sebagai pengurus yang baru dilantik tentunya setengah tidak percaya masuk nominasi 3 besar NU AWARD PW Jawa Timur, tapi Kami percaya bahwa gerakan perubahan yang kami […]

  • Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

    Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    07 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Pagi yang sunyi di perpustakaan Sekolah Anak Soleh Full Day, Sitiarjo, berubah menjadi ruang penuh kepedulian. Di antara tumpukan mushaf, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 128 memulai langkah kecil yang bermakna besar: merawat Al-Qur’an agar tetap layak menjadi teman hafalan generasi muda. Kegiatan penyerahan […]

  • Alam Bukan untuk Dikuasai

    Alam Bukan untuk Dikuasai

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. H. Agus Mulyono, M.Kes. Perkembangan Sains dan teknologi yang ada seringkali menyebabkan hal buruk pada alam, seringkali inovasi-inovasi teknologi banyak yang menyebabkan rusaknya lingkungan, rusaknya makhluk yang lain, rusaknya alam, rusaknya ekologi dan menurunnya kualitas hidup manusia (baik disengaja maupun tidak). Seringkali Sains dan teknologi dibuat dan dikembangkan dengan menantang dan menaklukkan alam, […]

  • Bullying di Dunia Pendidikan, Masihkah Berlanjut?

    Bullying di Dunia Pendidikan, Masihkah Berlanjut?

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Tazkia Nufus & Izzy. Senin, 17 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Bullying merupakan bentuk perilaku penindasan yang sering dilakukan oleh sekelompok orang terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Di lingkungan sekolah, kelompok pelaku bullying biasanya merasa memiliki kekuasaan dan menggunakan dominasinya untuk menindas siswa lain. Pola serupa juga dapat ditemukan di tempat kerja […]

expand_less