Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Pemimpin Perubahan Positif

Pemimpin Perubahan Positif

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
  • visibility 1.152

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan” Winston Churchill

Hari ini saya media sosial di beberapa group WhatsApp dibanjiri dengan berbagai informasi ramainya banyak lembaga pendidikan yang tidak mendapatkan murid baru, baik dari tingkatan dasar sampai pada tingkatan atas. Pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan Lembaga Pendidikan Islam seperti madrasah atau perguruan tinggi berbasis Islam? Bagaimana bertahan dengan berbagai keadaan? bagaimana agar semakin diminati? Bagaimana semakin maju pesat menjadi motor penggerak peradaban?

Saya kemudian teringat ketika suatu waktu kami berdiskusi dengan Prof. Dr. H. Maskuri Bakris, M.Si. Rektor Unisma Malang. Beliau menerima kami dengan sangat hangat, kami datang untuk belajar dan diskusi kepada beliau. Ada pengalaman dan ilmu yang beliau tuangkan dalam pertemuan kami di Ruang Rektor Unisma kala itu. Dan menurut saya ini menjadi hal yang sangat baik untuk diteladani supaya Lembaga Pendidikan bisa bertahan dan bahkan maju pesat menjadi yang terbaik.

Perspektif kita sebagai pemimpin bahwa kita harus mendudukkan diri kita sebagai pemimpin perubahan. Isu kerja keras harus terus dibangun, dan itu akan menjadi kekuatan besar ketika berbagai konsolidasi pada optimalisasi pemamanfaatn SDM. Bukan saling menghantam satu dengan lainnya. Ini harus diminimalisir.

Kalau kita ingin menjadi orang hebat maka sikap yang harus dikembangkan adalah sikap husnudzhon, sikap merangkul menguatkan, sikap membantu, sikap kebersamaan, menjauhkan diri dari berbagai suudzhon. Sesuatu yang kurang bagus diperbaiki, bukan yang bagus dioret-oret. Harus tinggi dalam rasa memiliki.

Menjadi pemimpin perubahan ciri-cirinya yaitu: Pertama Pemimpin perubahan mau kerja keras, kerja cerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas.

Kedua, membangun inovasi baru, ada selalu inovasi-inovasi, kreativitas yang dibangun dan keluar dari zona nyaman. Kita mesti melakukan suatu langkah yaitu mengobrak-abrik yang belum bagus. Meningkatkan yang sudah bagus. Diobrak abrik dalam arti diintervensi yang tidak menyinggung perasaan dan menyakiti orang lain. Sebab, orang niat baik ada terkadang dilakukan dengan tidak baik, ad acara baik dilakukan dengan cara baik, ini sangat bagus. Kuncinya adalah dengan memperbaiki komunikasi, konsolidasi, duduk Bersama saling mendengarkan. Ada pula niat kurang baik tetapi dilaksanakan dengan sangat baik, ini harus diwaspadai. Niat tidak baik dilakukan dengan cara tidak baik, ini mudah dilihat dengan kasat mata. Ini semua adalah bagian dari kita melihat segala sesuatu.

Ketiga, adalah harus ada legacy. Jadi, sesuatu hal yang perlu dilakukan pemimpin perubahan  adalah membangun mindset baru. Ini sangat terlihat pada seorang pemimpin perubahan. Seorang pemimpin perubahan, dia selalu merupakan mindset orang di sekitarnya. Cara pandang yang dibangun adalah cara pandang kebersamaan, cara pandang mereka adalah cara pandang kemajuan, cara pandang perubahan positif, cara pandang mereka adalah cara pandang prestasi. Bukan cara pandang individu, karena cara pandang individu ini merusak.

Keempat, Memiliki mental keteladanan, mental perjuangan, mental kemajuan. Para pemimpin perubahan memiliki mental itu. Dan ia tidak senang selalu bersantai. Pemimpin perubahan akan selalu berfikir solusi dan menciptakan tantangan-tantangan baru demi kemajuan.

Di Lembaga swasta yang harus berjuang demi membangun lembaganya, yang harus memikirkan dana dari kreativitas usahanya perlu dibangun lingkungan kerja yang menyenangkan. Kerja jangan berada di bawah tekanan, kerja dibuat sebagai seni kehidupan. Pemimpin terus berusaha untuk membahagiakan anak buahnya, sehingga kreativitas dan semangat anak buah akan semakin besar. Pemimpin senang dengan kemajuan anak buahnya. Pemimpin peduli dengan kebahagiaan dan kemajuan anak buahnya. Aristoteles mempelajari kondisi manusia lebih ekstensif disbanding para filsuf lain. Ia menyampaikan bahwa target akhir kehidupan manusia adalah kebahagiaan. Aristoteles mengatakan bahwa setiap tindakan yang dilakukan manusia bertujuan untuk mencapai kebahagiaan terbesar, terlepas dari apapun definisi kebahagiaan menurut setiap individu.

Seorang pemimpin jangan sekedar menjadi penonton perubahan, pengikut perubahan, apalagi penentang perubahan. Pemimpin harus menjadi pemimpin perubahan.

Maxwell berkata “Orang-orang biasanya butuh waktu lama untuk menerima perubahan. Dan biasanya penerimaan itu melewati tiga fase. Pertama, Ini tidak akan berhasil. Kedua, biayanya akan terlalu mahal. Ketiga, selama ini saya pikir itu ide yang baik.”

Dikutip dari tulisan Sam Chand berjudul New Perspektif yang menjelaskan bahwa perlunya para pemimpin untuk terus berubah. Sam Chand menuliskan bahwa perubahan selalu diperlukan. Kita tidak boleh berasumsi bahwa hanya karena sesuatu yang berhasil di hari ini, maka hal itu juga akan berhasil keesokan harinya. Anda harus berovolusi atau Anda akan stagnan. Sebagain besar pemimpin dan juga diikuti oleh pengikutnya hanya menyadari kebutuhan akan perubahan setalah mengalami kemunduran. Mereka tidak mengambil tindakan sampai ada yang rusak.

                Sebagai penutup, Saya ingin menyampaikan pernyataan Winston Churchill yang dikutip dalam Buku Developing The Leader Within You 2.0. Winston Churchill berkata “Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan.” Yang kemudian disampaikan oleh Maxwell bahwa kita tidak dapat mencapai kesempurnaan, tetapi kita bisa berupaya mendekati kesempurnaan, dan itu berarti berubah setiap hari.

Selagi Anda berupaya mempertahankan pesan positif tetap berkobar dalam diri Anda dan orang orang di sekeliling Anda atau tim Anda maka perlu Pertama, Bicarakan tentang perubahan positif secara jelas. Kedua, bicarakan perubahan positif secara kreatif. Ketiga, Bicarakan tentang perubahan positif secara terus menerus.

Wallahu a’lam 1 Muharram 1445 H/ Rabu 19 Juli 2023

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Cinta di MI Al-Lathifiyah Bersama Mahasiswa UIN Malang

    Delapan Cinta di MI Al-Lathifiyah Bersama Mahasiswa UIN Malang

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Senin, 13 Oktober 2025. LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang. Senin (13-14/10/2025). Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Keterampilan Dasar Mengajar, kami mahasiswa UIN Malang Najwa Aisyah Abdallillah, Khairina Maghfirah, Safinatus Sulfa,  Muhamad Nasirudin, Mahmudatun Fudhla, Tania Tiara Nurselly, dan Hasby Asshiddiqy. Mereka melaksanakan praktik mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Lathifiyah, di Jl. Wirosentanan RT 05 […]

  • Wisuda SMPI 2 Pujon “Pendidikan Bukan Hanya Tanggungjawab Sekolah”

    Wisuda SMPI 2 Pujon “Pendidikan Bukan Hanya Tanggungjawab Sekolah”

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. Rabu, 07 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang SMP Islam 2 Pujon menggelar Prosesi Wisuda Siswa-Siswi Kelas 12 Tahun 2023 dan Milad SMP Islam 2 Pujon (SMP Ma’arif 42) yang berlokasi di Desa Madiredo RT 01, RW 01 Pujon. Drs. Samsul Jadi sebagai kepala sekolah merasa bahwa […]

  • Pengabdian Budaya Literasi Sekolah

    Pengabdian Budaya Literasi Sekolah

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 904
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 09 Januari 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Selasa (9/1/2024) berlokasi di MI Istiqomah Tajinan Kabuapaten Malang. Berawal dari permintaan dari Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd.I. kepada Izzy yang bertugas sebagai pengembang budaya literasi di madrasah agar melakukan giat positif di lembaga […]

  • Be Excellent School by Excellent in Learning

    Be Excellent School by Excellent in Learning

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.271
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Malang, 19 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kegiatan Be Excellent School By Training (BEST) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2025 di SDI-2 Sabilillah berlangsung dengan penuh semangat dan lancar. Hadir sebagai keynote speaker adalah Prof. Ibrahim Bafadal, selaku Pimpinan/Direktur Utama Yayasan Lembaga Pendidikan […]

  • Asosiasi Kepala Sekolah Ma’arif Kabupaten Malang

    Asosiasi Kepala Sekolah Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 605
    • 0Komentar

        Bq. Selasa, 26 Mei 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Lebih padat daripada biasanya. Aula Aswaja dipenuhi peserta yang hadir dalam Sosialisasi Program Ma’arif dalam Asosiasi Kepala Sekolah Ma’arif. Sekitar 60 kepala sekolah antusias mengikuti acara yang dimulai pukul 08.15 wib, acara yang diawali dengan doa bersama peserta. Kedatangan para kepala sekolah pada […]

  • Mengenal Sosok Guru Besar “Humanis” Prof. Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed.

    Mengenal Sosok Guru Besar “Humanis” Prof. Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed.

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 3.877
    • 0Komentar

    Dr. Hj. Najmah, M.Pd., Jum’at, 18 April 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dr Najmah kepala MTS NU Pakis yang menjadi anak didik Prof Dr H Syamsul Hadi menjadikan beliau adalah sosok mentor yang sangat bijaksana dan inspiratif, beliau sering menyatakan bahwa “Tidak ada anak yang dilahirkan Bodoh” ungkapan ini menjadikan Prof Syamsul Hadi sebagai […]

expand_less