Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Pemimpin Perubahan Positif

Pemimpin Perubahan Positif

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
  • visibility 1.122

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan” Winston Churchill

Hari ini saya media sosial di beberapa group WhatsApp dibanjiri dengan berbagai informasi ramainya banyak lembaga pendidikan yang tidak mendapatkan murid baru, baik dari tingkatan dasar sampai pada tingkatan atas. Pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan Lembaga Pendidikan Islam seperti madrasah atau perguruan tinggi berbasis Islam? Bagaimana bertahan dengan berbagai keadaan? bagaimana agar semakin diminati? Bagaimana semakin maju pesat menjadi motor penggerak peradaban?

Saya kemudian teringat ketika suatu waktu kami berdiskusi dengan Prof. Dr. H. Maskuri Bakris, M.Si. Rektor Unisma Malang. Beliau menerima kami dengan sangat hangat, kami datang untuk belajar dan diskusi kepada beliau. Ada pengalaman dan ilmu yang beliau tuangkan dalam pertemuan kami di Ruang Rektor Unisma kala itu. Dan menurut saya ini menjadi hal yang sangat baik untuk diteladani supaya Lembaga Pendidikan bisa bertahan dan bahkan maju pesat menjadi yang terbaik.

Perspektif kita sebagai pemimpin bahwa kita harus mendudukkan diri kita sebagai pemimpin perubahan. Isu kerja keras harus terus dibangun, dan itu akan menjadi kekuatan besar ketika berbagai konsolidasi pada optimalisasi pemamanfaatn SDM. Bukan saling menghantam satu dengan lainnya. Ini harus diminimalisir.

Kalau kita ingin menjadi orang hebat maka sikap yang harus dikembangkan adalah sikap husnudzhon, sikap merangkul menguatkan, sikap membantu, sikap kebersamaan, menjauhkan diri dari berbagai suudzhon. Sesuatu yang kurang bagus diperbaiki, bukan yang bagus dioret-oret. Harus tinggi dalam rasa memiliki.

Menjadi pemimpin perubahan ciri-cirinya yaitu: Pertama Pemimpin perubahan mau kerja keras, kerja cerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas.

Kedua, membangun inovasi baru, ada selalu inovasi-inovasi, kreativitas yang dibangun dan keluar dari zona nyaman. Kita mesti melakukan suatu langkah yaitu mengobrak-abrik yang belum bagus. Meningkatkan yang sudah bagus. Diobrak abrik dalam arti diintervensi yang tidak menyinggung perasaan dan menyakiti orang lain. Sebab, orang niat baik ada terkadang dilakukan dengan tidak baik, ad acara baik dilakukan dengan cara baik, ini sangat bagus. Kuncinya adalah dengan memperbaiki komunikasi, konsolidasi, duduk Bersama saling mendengarkan. Ada pula niat kurang baik tetapi dilaksanakan dengan sangat baik, ini harus diwaspadai. Niat tidak baik dilakukan dengan cara tidak baik, ini mudah dilihat dengan kasat mata. Ini semua adalah bagian dari kita melihat segala sesuatu.

Ketiga, adalah harus ada legacy. Jadi, sesuatu hal yang perlu dilakukan pemimpin perubahan  adalah membangun mindset baru. Ini sangat terlihat pada seorang pemimpin perubahan. Seorang pemimpin perubahan, dia selalu merupakan mindset orang di sekitarnya. Cara pandang yang dibangun adalah cara pandang kebersamaan, cara pandang mereka adalah cara pandang kemajuan, cara pandang perubahan positif, cara pandang mereka adalah cara pandang prestasi. Bukan cara pandang individu, karena cara pandang individu ini merusak.

Keempat, Memiliki mental keteladanan, mental perjuangan, mental kemajuan. Para pemimpin perubahan memiliki mental itu. Dan ia tidak senang selalu bersantai. Pemimpin perubahan akan selalu berfikir solusi dan menciptakan tantangan-tantangan baru demi kemajuan.

Di Lembaga swasta yang harus berjuang demi membangun lembaganya, yang harus memikirkan dana dari kreativitas usahanya perlu dibangun lingkungan kerja yang menyenangkan. Kerja jangan berada di bawah tekanan, kerja dibuat sebagai seni kehidupan. Pemimpin terus berusaha untuk membahagiakan anak buahnya, sehingga kreativitas dan semangat anak buah akan semakin besar. Pemimpin senang dengan kemajuan anak buahnya. Pemimpin peduli dengan kebahagiaan dan kemajuan anak buahnya. Aristoteles mempelajari kondisi manusia lebih ekstensif disbanding para filsuf lain. Ia menyampaikan bahwa target akhir kehidupan manusia adalah kebahagiaan. Aristoteles mengatakan bahwa setiap tindakan yang dilakukan manusia bertujuan untuk mencapai kebahagiaan terbesar, terlepas dari apapun definisi kebahagiaan menurut setiap individu.

Seorang pemimpin jangan sekedar menjadi penonton perubahan, pengikut perubahan, apalagi penentang perubahan. Pemimpin harus menjadi pemimpin perubahan.

Maxwell berkata “Orang-orang biasanya butuh waktu lama untuk menerima perubahan. Dan biasanya penerimaan itu melewati tiga fase. Pertama, Ini tidak akan berhasil. Kedua, biayanya akan terlalu mahal. Ketiga, selama ini saya pikir itu ide yang baik.”

Dikutip dari tulisan Sam Chand berjudul New Perspektif yang menjelaskan bahwa perlunya para pemimpin untuk terus berubah. Sam Chand menuliskan bahwa perubahan selalu diperlukan. Kita tidak boleh berasumsi bahwa hanya karena sesuatu yang berhasil di hari ini, maka hal itu juga akan berhasil keesokan harinya. Anda harus berovolusi atau Anda akan stagnan. Sebagain besar pemimpin dan juga diikuti oleh pengikutnya hanya menyadari kebutuhan akan perubahan setalah mengalami kemunduran. Mereka tidak mengambil tindakan sampai ada yang rusak.

                Sebagai penutup, Saya ingin menyampaikan pernyataan Winston Churchill yang dikutip dalam Buku Developing The Leader Within You 2.0. Winston Churchill berkata “Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan.” Yang kemudian disampaikan oleh Maxwell bahwa kita tidak dapat mencapai kesempurnaan, tetapi kita bisa berupaya mendekati kesempurnaan, dan itu berarti berubah setiap hari.

Selagi Anda berupaya mempertahankan pesan positif tetap berkobar dalam diri Anda dan orang orang di sekeliling Anda atau tim Anda maka perlu Pertama, Bicarakan tentang perubahan positif secara jelas. Kedua, bicarakan perubahan positif secara kreatif. Ketiga, Bicarakan tentang perubahan positif secara terus menerus.

Wallahu a’lam 1 Muharram 1445 H/ Rabu 19 Juli 2023

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.525
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • Di Balik Dinding Barak

    Di Balik Dinding Barak

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Goethe Izzy. Rabu, 28 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Derap suara langkah kaki berbaris terdengar menggema. Saya berhenti di gerbang utama untuk meminta izin memasuki area. […]

  • Google Drive Media Pengarsipan Data Sekolah di Era Digitalisasi

    Google Drive Media Pengarsipan Data Sekolah di Era Digitalisasi

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 931
    • 0Komentar

    Mei Linda Puspita Sari, Resa Damastuti dan Kuntum Khairah Ummah. Jumat, 07 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang, 04 Juli 2023 – Era globalisasi saat ini menciptakan fase Transformasi digital salah satunya ialah perkembang teknologi pada dunia pendidikan. Salah satu bentuk perkembangan teknologi informasi ialah pada sistem pengarsipan di era modern ini. Di […]

  • Speak, Inspire, Shine

    Speak, Inspire, Shine

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 367
    • 0Komentar

    “Kepandaian berpidato berarti tindakan, dan mata orang bodoh jauh lebih tajan daripada telinga mereka” Shakespeare Izzy. Jum’at 21 Agustus 2026. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Siap-siap mau lomba pidato antar sekolah?, guru kesulitan cari talent?, siswa pemalu?, siswa tidak percaya diri?, siswa down saat lomba?, guru mengalami kesulitan saat melatih?, siswa hanya terpaku pada hafalan […]

  • Sastra Memanusiakan Manusia

    Sastra Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.322
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Belajarlah sastra. Kau akan mengerti bahasa manusia dan bicaramu akan santun dan indah” KH Husein Muhammad LP Ma’arif sangat getol untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan, pendidikan yang bahagia, siswa yang bahagia, guru yang bahagia, dengan fitrah nilai-nilai pendidikan yang kembali menuju memanusiakan manusia. Maka tak bisa lepas dari […]

  • Perpisahan Pembelajaran Literasi, Sastra, dan Jurnalistik di SMP PGRI As Sarqowi Sepanjang

    Perpisahan Pembelajaran Literasi, Sastra, dan Jurnalistik di SMP PGRI As Sarqowi Sepanjang

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Minggu 25 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Sabtu, (25/12/2022) perpisahan pembelajara literasi, sastra, dan pendampingan jurnalistik dalam bingkai “Fakultas Tarbiyah dan LP Ma’arif Kabupaten Malang Mengabdi” yang bertempat disekolah SMP PGRI As-Sarqowi Sepanjang sukses digelar . Acara ini dihadiri oleh Sebagian Mahasiswa/i Tadris Bahasa Indonesia Semester 1, 3, dan5. kedatangan […]

expand_less