Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Pemimpin Perubahan Positif

Pemimpin Perubahan Positif

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
  • visibility 1.081

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan Winston Churchill

Hari ini saya media sosial di beberapa group WhatsApp dibanjiri dengan berbagai informasi ramainya banyak lembaga pendidikan yang tidak mendapatkan murid baru, baik dari tingkatan dasar sampai pada tingkatan atas. Pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan Lembaga Pendidikan Islam seperti madrasah atau perguruan tinggi berbasis Islam? Bagaimana bertahan dengan berbagai keadaan? bagaimana agar semakin diminati? Bagaimana semakin maju pesat menjadi motor penggerak peradaban?

Saya kemudian teringat ketika suatu waktu kami berdiskusi dengan Prof. Dr. H. Maskuri Bakris, M.Si. Rektor Unisma Malang. Beliau menerima kami dengan sangat hangat, kami datang untuk belajar dan diskusi kepada beliau. Ada pengalaman dan ilmu yang beliau tuangkan dalam pertemuan kami di Ruang Rektor Unisma kala itu. Dan menurut saya ini menjadi hal yang sangat baik untuk diteladani supaya Lembaga Pendidikan bisa bertahan dan bahkan maju pesat menjadi yang terbaik.

Perspektif kita sebagai pemimpin bahwa kita harus mendudukkan diri kita sebagai pemimpin perubahan. Isu kerja keras harus terus dibangun, dan itu akan menjadi kekuatan besar ketika berbagai konsolidasi pada optimalisasi pemamanfaatn SDM. Bukan saling menghantam satu dengan lainnya. Ini harus diminimalisir.

Kalau kita ingin menjadi orang hebat maka sikap yang harus dikembangkan adalah sikap husnudzhon, sikap merangkul menguatkan, sikap membantu, sikap kebersamaan, menjauhkan diri dari berbagai suudzhon. Sesuatu yang kurang bagus diperbaiki, bukan yang bagus dioret-oret. Harus tinggi dalam rasa memiliki.

Menjadi pemimpin perubahan ciri-cirinya yaitu: Pertama Pemimpin perubahan mau kerja keras, kerja cerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas.

Kedua, membangun inovasi baru, ada selalu inovasi-inovasi, kreativitas yang dibangun dan keluar dari zona nyaman. Kita mesti melakukan suatu langkah yaitu mengobrak-abrik yang belum bagus. Meningkatkan yang sudah bagus. Diobrak abrik dalam arti diintervensi yang tidak menyinggung perasaan dan menyakiti orang lain. Sebab, orang niat baik ada terkadang dilakukan dengan tidak baik, ad acara baik dilakukan dengan cara baik, ini sangat bagus. Kuncinya adalah dengan memperbaiki komunikasi, konsolidasi, duduk Bersama saling mendengarkan. Ada pula niat kurang baik tetapi dilaksanakan dengan sangat baik, ini harus diwaspadai. Niat tidak baik dilakukan dengan cara tidak baik, ini mudah dilihat dengan kasat mata. Ini semua adalah bagian dari kita melihat segala sesuatu.

Ketiga, adalah harus ada legacy. Jadi, sesuatu hal yang perlu dilakukan pemimpin perubahan  adalah membangun mindset baru. Ini sangat terlihat pada seorang pemimpin perubahan. Seorang pemimpin perubahan, dia selalu merupakan mindset orang di sekitarnya. Cara pandang yang dibangun adalah cara pandang kebersamaan, cara pandang mereka adalah cara pandang kemajuan, cara pandang perubahan positif, cara pandang mereka adalah cara pandang prestasi. Bukan cara pandang individu, karena cara pandang individu ini merusak.

Keempat, Memiliki mental keteladanan, mental perjuangan, mental kemajuan. Para pemimpin perubahan memiliki mental itu. Dan ia tidak senang selalu bersantai. Pemimpin perubahan akan selalu berfikir solusi dan menciptakan tantangan-tantangan baru demi kemajuan.

Di Lembaga swasta yang harus berjuang demi membangun lembaganya, yang harus memikirkan dana dari kreativitas usahanya perlu dibangun lingkungan kerja yang menyenangkan. Kerja jangan berada di bawah tekanan, kerja dibuat sebagai seni kehidupan. Pemimpin terus berusaha untuk membahagiakan anak buahnya, sehingga kreativitas dan semangat anak buah akan semakin besar. Pemimpin senang dengan kemajuan anak buahnya. Pemimpin peduli dengan kebahagiaan dan kemajuan anak buahnya. Aristoteles mempelajari kondisi manusia lebih ekstensif disbanding para filsuf lain. Ia menyampaikan bahwa target akhir kehidupan manusia adalah kebahagiaan. Aristoteles mengatakan bahwa setiap tindakan yang dilakukan manusia bertujuan untuk mencapai kebahagiaan terbesar, terlepas dari apapun definisi kebahagiaan menurut setiap individu.

Seorang pemimpin jangan sekedar menjadi penonton perubahan, pengikut perubahan, apalagi penentang perubahan. Pemimpin harus menjadi pemimpin perubahan.

Maxwell berkata “Orang-orang biasanya butuh waktu lama untuk menerima perubahan. Dan biasanya penerimaan itu melewati tiga fase. Pertama, Ini tidak akan berhasil. Kedua, biayanya akan terlalu mahal. Ketiga, selama ini saya pikir itu ide yang baik.”

Dikutip dari tulisan Sam Chand berjudul New Perspektif yang menjelaskan bahwa perlunya para pemimpin untuk terus berubah. Sam Chand menuliskan bahwa perubahan selalu diperlukan. Kita tidak boleh berasumsi bahwa hanya karena sesuatu yang berhasil di hari ini, maka hal itu juga akan berhasil keesokan harinya. Anda harus berovolusi atau Anda akan stagnan. Sebagain besar pemimpin dan juga diikuti oleh pengikutnya hanya menyadari kebutuhan akan perubahan setalah mengalami kemunduran. Mereka tidak mengambil tindakan sampai ada yang rusak.

                Sebagai penutup, Saya ingin menyampaikan pernyataan Winston Churchill yang dikutip dalam Buku Developing The Leader Within You 2.0. Winston Churchill berkata “Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan.” Yang kemudian disampaikan oleh Maxwell bahwa kita tidak dapat mencapai kesempurnaan, tetapi kita bisa berupaya mendekati kesempurnaan, dan itu berarti berubah setiap hari.

Selagi Anda berupaya mempertahankan pesan positif tetap berkobar dalam diri Anda dan orang orang di sekeliling Anda atau tim Anda maka perlu Pertama, Bicarakan tentang perubahan positif secara jelas. Kedua, bicarakan perubahan positif secara kreatif. Ketiga, Bicarakan tentang perubahan positif secara terus menerus.

Wallahu a’lam 1 Muharram 1445 H/ Rabu 19 Juli 2023

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

    Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 3.810
    • 0Komentar

    Izzy. 27 Januari 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Hari ini saya sangat bersyukur, karena kembali mendapatkan kesempatan untuk menemani dua guru saya yakni Dr. KH. Zulfan Syahansyah, M.Pd., dan Dr. Abdussyakir, M.Pd. dalam sebuah seminar tentang sebuah tema menarik Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika di Pondok Pesantren Al Munawariyyah Bululawang Malang. Di […]

  • Pengukuhan Guru Besar Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    Pengukuhan Guru Besar Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.673
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy baiquni. Selasa 23 April 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Kemandirian bagi madrasah di bawah LP Ma’arif NU merupakan fitrah, karena memang muncul dari inisiasi masyarakat. Untuk merealisasikan kemandirian, sangat tidak mungkin madrasah ma’arif berdiri sendiri, harus sinergi dengan madrasah ma’arif lainnya. Karenanya harus dikelola secara terpadu dan tersentral secara data oleh […]

  • <strong>Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang</strong>

    Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Selasa (28/02/2023) Aula Yayasan Babussalam dipenuhi oleh para guru Sub Rayon 56 MTsN 6 Malang. Aula tersebut menjadi tempat pendampingan dan pembinaan guru dalam Kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Penyusunan Modul Ajar di MTs Babussalam […]

  • UB COFFEÉ SAKSI BISU KOPDAR TIM JURNAL MA’ARIF

    UB COFFEÉ SAKSI BISU KOPDAR TIM JURNAL MA’ARIF

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    humaslp 5 months ago UncategorizedMuhammad Masykur Izzy Baiquni UB Coffee Universitas Brawijaya dipilih unjuk menjadi saksi bisu kopdar tim Jurnal LP Ma’arif Kabupaten Malang pada hari Selasa (31/05/2022). Pak Hamka, Izzy, Pak Qodir, Pak Abdurrohim, Pak Mufid, dan Pak Sofyan bertemu dan berkumpul di Café Universitas Brawijaya Malang pukul 07. 30 wib untuk menindaklanjuti peluncuran […]

  • <strong>Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri</strong>

    Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Disiplin adalah senjata kemajuan” KH. Imam Zarkasyi Selasa 7 Februari 2023 kita telah dimanjakan dengan acara yang sangat spektakuler memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama. saya dan mungkin Anda yang merasakan sama dengan saya tentunya sangat terpukau dengan berbagai macam kegiatan dan atraksi yang digelar, termasuk sajian dari Banser yang luar […]

  • Guru Besar Itu Mental

    Guru Besar Itu Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru […]

expand_less