Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Pemimpin Perubahan Positif

Pemimpin Perubahan Positif

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
  • visibility 985

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan Winston Churchill

Hari ini saya media sosial di beberapa group WhatsApp dibanjiri dengan berbagai informasi ramainya banyak lembaga pendidikan yang tidak mendapatkan murid baru, baik dari tingkatan dasar sampai pada tingkatan atas. Pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan Lembaga Pendidikan Islam seperti madrasah atau perguruan tinggi berbasis Islam? Bagaimana bertahan dengan berbagai keadaan? bagaimana agar semakin diminati? Bagaimana semakin maju pesat menjadi motor penggerak peradaban?

Saya kemudian teringat ketika suatu waktu kami berdiskusi dengan Prof. Dr. H. Maskuri Bakris, M.Si. Rektor Unisma Malang. Beliau menerima kami dengan sangat hangat, kami datang untuk belajar dan diskusi kepada beliau. Ada pengalaman dan ilmu yang beliau tuangkan dalam pertemuan kami di Ruang Rektor Unisma kala itu. Dan menurut saya ini menjadi hal yang sangat baik untuk diteladani supaya Lembaga Pendidikan bisa bertahan dan bahkan maju pesat menjadi yang terbaik.

Perspektif kita sebagai pemimpin bahwa kita harus mendudukkan diri kita sebagai pemimpin perubahan. Isu kerja keras harus terus dibangun, dan itu akan menjadi kekuatan besar ketika berbagai konsolidasi pada optimalisasi pemamanfaatn SDM. Bukan saling menghantam satu dengan lainnya. Ini harus diminimalisir.

Kalau kita ingin menjadi orang hebat maka sikap yang harus dikembangkan adalah sikap husnudzhon, sikap merangkul menguatkan, sikap membantu, sikap kebersamaan, menjauhkan diri dari berbagai suudzhon. Sesuatu yang kurang bagus diperbaiki, bukan yang bagus dioret-oret. Harus tinggi dalam rasa memiliki.

Menjadi pemimpin perubahan ciri-cirinya yaitu: Pertama Pemimpin perubahan mau kerja keras, kerja cerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas.

Kedua, membangun inovasi baru, ada selalu inovasi-inovasi, kreativitas yang dibangun dan keluar dari zona nyaman. Kita mesti melakukan suatu langkah yaitu mengobrak-abrik yang belum bagus. Meningkatkan yang sudah bagus. Diobrak abrik dalam arti diintervensi yang tidak menyinggung perasaan dan menyakiti orang lain. Sebab, orang niat baik ada terkadang dilakukan dengan tidak baik, ad acara baik dilakukan dengan cara baik, ini sangat bagus. Kuncinya adalah dengan memperbaiki komunikasi, konsolidasi, duduk Bersama saling mendengarkan. Ada pula niat kurang baik tetapi dilaksanakan dengan sangat baik, ini harus diwaspadai. Niat tidak baik dilakukan dengan cara tidak baik, ini mudah dilihat dengan kasat mata. Ini semua adalah bagian dari kita melihat segala sesuatu.

Ketiga, adalah harus ada legacy. Jadi, sesuatu hal yang perlu dilakukan pemimpin perubahan  adalah membangun mindset baru. Ini sangat terlihat pada seorang pemimpin perubahan. Seorang pemimpin perubahan, dia selalu merupakan mindset orang di sekitarnya. Cara pandang yang dibangun adalah cara pandang kebersamaan, cara pandang mereka adalah cara pandang kemajuan, cara pandang perubahan positif, cara pandang mereka adalah cara pandang prestasi. Bukan cara pandang individu, karena cara pandang individu ini merusak.

Keempat, Memiliki mental keteladanan, mental perjuangan, mental kemajuan. Para pemimpin perubahan memiliki mental itu. Dan ia tidak senang selalu bersantai. Pemimpin perubahan akan selalu berfikir solusi dan menciptakan tantangan-tantangan baru demi kemajuan.

Di Lembaga swasta yang harus berjuang demi membangun lembaganya, yang harus memikirkan dana dari kreativitas usahanya perlu dibangun lingkungan kerja yang menyenangkan. Kerja jangan berada di bawah tekanan, kerja dibuat sebagai seni kehidupan. Pemimpin terus berusaha untuk membahagiakan anak buahnya, sehingga kreativitas dan semangat anak buah akan semakin besar. Pemimpin senang dengan kemajuan anak buahnya. Pemimpin peduli dengan kebahagiaan dan kemajuan anak buahnya. Aristoteles mempelajari kondisi manusia lebih ekstensif disbanding para filsuf lain. Ia menyampaikan bahwa target akhir kehidupan manusia adalah kebahagiaan. Aristoteles mengatakan bahwa setiap tindakan yang dilakukan manusia bertujuan untuk mencapai kebahagiaan terbesar, terlepas dari apapun definisi kebahagiaan menurut setiap individu.

Seorang pemimpin jangan sekedar menjadi penonton perubahan, pengikut perubahan, apalagi penentang perubahan. Pemimpin harus menjadi pemimpin perubahan.

Maxwell berkata “Orang-orang biasanya butuh waktu lama untuk menerima perubahan. Dan biasanya penerimaan itu melewati tiga fase. Pertama, Ini tidak akan berhasil. Kedua, biayanya akan terlalu mahal. Ketiga, selama ini saya pikir itu ide yang baik.”

Dikutip dari tulisan Sam Chand berjudul New Perspektif yang menjelaskan bahwa perlunya para pemimpin untuk terus berubah. Sam Chand menuliskan bahwa perubahan selalu diperlukan. Kita tidak boleh berasumsi bahwa hanya karena sesuatu yang berhasil di hari ini, maka hal itu juga akan berhasil keesokan harinya. Anda harus berovolusi atau Anda akan stagnan. Sebagain besar pemimpin dan juga diikuti oleh pengikutnya hanya menyadari kebutuhan akan perubahan setalah mengalami kemunduran. Mereka tidak mengambil tindakan sampai ada yang rusak.

                Sebagai penutup, Saya ingin menyampaikan pernyataan Winston Churchill yang dikutip dalam Buku Developing The Leader Within You 2.0. Winston Churchill berkata “Meningkatkan berarti mengubah, jadi kesempurnaan terwujud karena perubahan berkelanjutan.” Yang kemudian disampaikan oleh Maxwell bahwa kita tidak dapat mencapai kesempurnaan, tetapi kita bisa berupaya mendekati kesempurnaan, dan itu berarti berubah setiap hari.

Selagi Anda berupaya mempertahankan pesan positif tetap berkobar dalam diri Anda dan orang orang di sekeliling Anda atau tim Anda maka perlu Pertama, Bicarakan tentang perubahan positif secara jelas. Kedua, bicarakan perubahan positif secara kreatif. Ketiga, Bicarakan tentang perubahan positif secara terus menerus.

Wallahu a’lam 1 Muharram 1445 H/ Rabu 19 Juli 2023

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.364
    • 0Komentar

    Bq. Sabtu, 12 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Foto: Pemateri dan para guru MTs-MA PIQ Workshop Kurikulum Merdeka  dan Pembelajaran Mendalam “Mengeksplorasi Potensi Siswa, Peran PjBL, PBL, dan P5RA dengan Pendekatan Deep Learning” memang sedang sangat hangat dan dibutuhkan. MTs. dan MA PIQ Singosari melakukan konfirmasi kepada LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang […]

  • Sukses Berlebaran

    Sukses Berlebaran

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 780
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Satu-satunya kandungan yang paling penting dalam formula sukses adalah tahu bagaimana bergaul dengan orang lain” Theodore Roosevelt Lebaran adalah momen yang sangat bagus untuk memperbaiki komunikasi yang selama ini beku, terputus, atau komunikasi yang tidak terjalin antar saudara, masyarakat bahkan komunitas. Tidak hanya itu, bila kita liat dan alami ketika […]

  • <strong>KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG</strong>

    KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle humaslp5
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    Malang, LP Maarif Kab. Malang LP Ma’arif Kabupaten Malang tidak henti-hentinya menunjukkan keseriusan untuk membangun persatuan dan kesatuan. Hal ini dibuktikan kembali dengan silaturrahim dengan kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang Dr. H.Mustain,M.Ag., pada hari Selasa (17/05/22) di kediaman pribadi beliau. Silaturrahim beberapa tokoh LP Ma’arif  yang dihadiri oleh sang ketua Dr.H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd., […]

  • Jagongan Lintas Budaya

    Jagongan Lintas Budaya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 383
    • 0Komentar

      “Secara alamiah sifat manusia itu sama, tetapi kebiasaan dan tradisilah yang membuat mereka jauh terpisah” Confucius Muhammad Masykur Izzy Bq. Senin, 09 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Pekan ini, Kami (Maarif Kabupatan Malang) menerima tamu dari benua sebrang yang jauh yakni dari Afrika. Dr. Abu Bakar Makame Fakih,Mohamed Ali Mohamed, Hussein Iddi, […]

  • Gerak Ceria Jumat Sehat Warnai Anak Soleh

    Gerak Ceria Jumat Sehat Warnai Anak Soleh

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 376
    • 0Komentar

    08 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Pagi belum sepenuhnya hangat, namun halaman SD–SMP Anak Soleh Full Day sudah dipenuhi semangat dan tawa. Irama musik berpadu dengan gerakan serempak, menandai dimulainya kegiatan Senam Jumat Pagi Sehat yang rutin digelar sekolah. Kegiatan Senam Jumat Pagi Sehat ini dilaksanakan pada 9 Januari 2026 di halaman […]

  • Tirulah Saddam Husein Dalam Memajukan Lembaga Pendidikan

    Tirulah Saddam Husein Dalam Memajukan Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. Maret 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Beberapa waktu yang lalu datang ke rumah saya, beberapa orang yang mengaku sebagai pengurus yayasan perguruan tinggi. Kedatangan mereka sekedar mengajak berdiskusi untuk mencari cara strategis dalam memajukan perguruan tinggi yang sedang mereka kelola. Mendengarkan keterangan tentang perkembangan kampusnya dan tujuan mereka datang, saya […]

expand_less