Pembukaan KKM UIN MALANG Kolaborasi dengan LP Maarif NU Kabupaten Malang
- account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6

13 Februari 2026
LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang
Malang – Semangat pengabdian menyelimuti Balai Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir,
Kabupaten Malang. Kegiatan ini diikuti oleh 15 mahasiswa KKM Reguler dan 8 mahasiswa KKM
LP Ma’arif. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi memulai
masa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melalui kegiatan pelepasan pada Senin, 23 Desember 2025.
Selanjutnya, acara pembukaan KKM Reguler dan KKM Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif digelar
dengan khidmat pada Sabtu, 27 Desember 2025, yang menandai dimulainya kolaborasi antara
akademisi dan masyarakat desa.
Kegiatan pembukaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sumbersuko, Kepala Sekolah SMP
Sunan Giri, Kepala Sekolah MI Al Ishlah, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari UIN
Malang yang juga menjabat sebagai Kepala LP Ma’arif Kabupaten Malang. Kehadiran mahasiswa
KKM disambut dengan antusias oleh pemerintah desa dan masyarakat sebagai angin segar yang
diharapkan mampu membawa kontribusi positif bagi kehidupan sosial dan pendidikan di Desa
Sumbersuko.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan
Indonesia Raya yang semakin memperkuat semangat nasionalisme dan pengabdian. Dalam
laporan pembukaannya, perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa kehadiran mereka di Desa
Sumbersuko bukan sekadar untuk memenuhi beban SKS akademik, melainkan sebagai wujud
nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tahun ini, UIN Malang menerjunkan dua skema
pengabdian sekaligus di lokasi yang sama, yakni KKM Reguler dan KKM LP Ma’arif. KKM
Reguler difokuskan pada pengembangan sosial kemasyarakatan, sedangkan KKM LP Ma’arif
menitikberatkan pada penguatan mutu pendidikan di lembaga-lembaga yang berada di bawah
naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU di wilayah desa tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumbersuko menyampaikan penerimaan yang hangat terhadap
mahasiswa KKM UIN Malang serta berharap kehadiran mereka dapat memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof.
Abdul Malik Karim Amrullah, yang menegaskan bahwa KKM merupakan sarana pembelajaran
langsung di tengah masyarakat.
“KKM bukan sekadar menggugurkan kewajiban akademik atau syarat kelulusan. Ini adalah
momentum bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu ke dalam realitas sosial yang
sesungguhnya. Di kampus belajar teori, di sini belajar hidup,” ujarnya.
Kolaborasi dengan LP Ma’arif NU membawa misi khusus dalam merespons isu-isu global yang
disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Fokus utama program meliputi kesejahteraan mental, fisik,
ekonomi, serta kelestarian lingkungan yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals
(SDGs). Salah satu agenda utama KKM LP Ma’arif adalah pengarusutamaan isu lingkungan yang
mencakup aspek darat, air, dan udara melalui penerapan konsep Green Schooling di lembaga
pendidikan Ma’arif di Desa Sumbersuko. Selain itu, program Sekolah Ramah Anak (SRA) juga
menjadi perhatian dengan menekankan keseimbangan lingkungan sosial, biotik, dan abiotik agar
tercipta proses belajar mengajar yang aman dan nyaman. Seluruh program KKM LP Ma’arif
tersebut dilaksanakan melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD).
Acara pembukaan ditutup dengan prosesi simbolis penyematan atribut KKM kepada perwakilan
ketua kelompok KKM Reguler dan KKM LP Ma’arif, serta doa bersama demi kelancaran seluruh
rangkaian kegiatan.
- Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni
