KKM 128 Agra Nova UIN Malang-LP Ma’arif Bersinergi di MTs dan MA Roudlotul Ulum Pagak
- account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 20

Siti Fatimah, M.Pd., Jum’at, 06 Februari 2026
LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang
Pagak, 4 Februari 2026 — Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 128 “Agra Nova” Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang dilaksanakan di MTs dan MA Roudlotul Ulum Bendo Pagak, Kabupaten Malang, berlangsung dengan sangat baik dan penuh sinergi. Program KKM ini berkolaborasi secara aktif dengan LP Ma’arif Kabupaten Malang serta melibatkan berbagai elemen masyarakat sekitar.

Foto: siswa-siswa MTs. dan MA Roudlotul Ulum di bawah Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah
Keberhasilan kegiatan tersebut terlihat jelas pada acara penutupan KKM yang dilaksanakan pada Selasa, 4 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok 128 memaparkan secara komprehensif hasil pelaksanaan KKM selama 40 hari. Program utama yang menjadi fokus kegiatan adalah kebersihan lingkungan di sekitar sekolah MTs dan MA Roudlotul Ulum sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Selain itu, mahasiswa KKM juga melakukan kolaborasi dengan Cak Yani, selaku penggerak kebersamaan di lingkungan Dinas Kabupaten Malang, dalam rangka memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Bentuk nyata dari kolaborasi ini diwujudkan melalui pembuatan tempat budidaya jamur yang berlokasi di sekitar Pondok Pesantren Al-Hidayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama warga setempat sebagai langkah pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Foto: KKM Kelompok 128 Agra Nova UIN Malang-LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang
Acara penutupan KKM turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. bersama Izzy dari LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Dalam sambutannya, Prof Hamka menyampaikan rasa bangga atas keaktifan, kreativitas, dan tanggung jawab mahasiswa selama menjalankan KKM. Ia juga berharap agar program-program yang telah dirintis dapat ditindaklanjuti serta menjadi inspirasi bagi pelaksanaan KKM di tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Agus Ainul Yaqin, menuturkan bahwa kehadiran mahasiswa KKM memberikan semangat baru bagi para santri. Menurutnya, kontribusi mahasiswa tidak hanya berdampak pada aspek fisik dan lingkungan, tetapi juga memberikan pengaruh positif secara sosial dan edukatif.
Dengan berakhirnya kegiatan KKM ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga kebermanfaatan program KKM benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh semua pihak.
- Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni
