Breaking News
light_mode
Beranda » Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo » Mendengar Suara Tuhan

Mendengar Suara Tuhan

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 1.822

Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Orang berdebat tentang apa mungkin manusia bisa mendengar suara Tuhan. Perdebatan itu biasanya tidak berkesimpulan kecuali kesimpulannya sendiri-sendiri. Masing-masing pihak membiarkan lawan pembicaranya mengambil kesimpulan yang berbeda. Sikap itu yang diambil karena kebenaran yang disampaikan tidak bisa dibuktikan, kecuali berupa keterangan tanpa ada benda yang diterangkan.

Diskusi tentang agama tidak selalu berakhir dengan kesimpulan yang sama. Berbeda di antara berbagai pihak menjadi hal biasa. Hal itu disebabkan karena kebenarannya tidak bisa dibuktikan lewat data empirik. Masing-masing pihak mengandalkan keterangan. Sedangkan keterangan yang dimaksud juga tidak selalu jelas terhadap benda yang diterangkan. Mereka berkata atas kata. Bukan berkata atas benda.

Berdiskusi tentang apakah seseorang bisa mendengarkan suara Tuhan misalnya, juga tidak bisa dibuktikan, kecuali hanya lewat logika. Sebab Tuhan tidak bersuara, sebagaimana makhlukNya bersuara.

Akan tetapi sebenarnya jika disebut Tuhan tidak bersuara juga tidak mudah dipahami. Sebab manusia selalu berkeinginan untuk mendengar suara Tuhan. Bagaimana mengerti ajaran, perintah, dan larangan Tuhan jika semua itu tidak bisa dipahami. Disinilah diperlukan logika untuk memahaminya.

Tuhan sebenarnya bersuara, tetapi suaraNya tidak nyata. Suara itu nyata pada diri rasul. Sedangkan rasul pun juga ghaib, karena itu suaranya tidak nyata. Suara rasul yang tidak nyata itu nyata pada hamba Allah yang ada di setiap diri manusia, yaitu bernama mukmin. Sedangkan mukmin juga tidak nyata, dan nyata pada mulut tubuh mukmin itu berada. Hal tersebut bisa dicontohkan dengan suara adzan.

Muadzin yang sedang mengumandangkan adzan adalah memenuhi perintah iman atau mukmin yang ada pada dirinya. Mukmin itu adalah penjilmaan dari rasul. Sedangkan suara rasul adalah dari suara Tuhan. Maka kiranya bisa dipahami bahwa sebenarnya suara muadzin adalah suara Tuhan.

Tegasnya, lewat logika tersebut maka bisa dimengerti bahwa sebenarnya, suara adzan adalah suara Tuhan lewat mulut muadzin. Oleh karena itu, setiap mendengar suara adzan sama artinya dengan mendengar suara Tuhan. Lima kali dalam sehari semalam, kita dipanggil oleh Tuhan untuk menghadapnya lewat shalat. Panggilan itu seharusnya segera dipenuhi karena pada hakekatnya adalah datang dari Tuhan (periksa al Qur’an Surah al Anfal ayat 20).

Memenuhi panggilan Tuhan lewat adzan untuk segera shalat seharusnya segera ditunaikan. Sebab jika selalu diabaikan, —lagi-lagi menggunakan logika, kelak pada saatnya kita memerlukan dipanggil, kita tidak dipanggil lagi. Karena semasa hidup, setiap dipanggil selalu diabaikan
Padahal betapa indahnya ketika kita mengakhiri hidup dipanggil oleh Tuhan dengan panggilan yang amat indah (periksa surat al Fajr ayat 27).

Akan tetapi jika semasa hidup kita dipanggil oleh Tuhan agar segera shalat, apalagi shalat berjama’ah di masjid, tetapi selalu diabaikan, —-menggunakan logika, maka tidak akan dipanggil lagi. Akhirnya, bisa jadi Tuhan tidak berkenan memanggil dan mewakilkannya kepada malaikat maut untuk mencabut nyawa kita (periksa surat as Sajdah ayat 11).

Tentu jika mencabutnya itu diwakilkan, yaitu diwakilkan kepada malaikat maut maka menjadi amat berat dan sakit yang amat, karena sebagai wakil menggunakan protab atau SOP. Tentu tidak ada suasana kasih sayang.

Akhirnya, sebenarnya kita bisa sehari-hari mendengar suara Tuhan, yaitu karena Tuhan tidak nyata, maka bisa saja, suara itu nyata pada rasulNya. Dan oleh karena rasul tidak nyata, maka bisa nyata lewat mulut mukmin atau muadzin. Lewat logika ini, memenuhi seruan muadzin bisa dipahami sebagai suara Tuhan. Karena itu, ketika mendengar suara adzan seharusnya segera dipenuhi, datang ke tempat suara dimaksud dikumandangkan untuk shalat berjama’ah. Wallahu a’lam

Editor: Bq

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan dan Pembekalan KKM Mahasiswa UIN Malang di LP Ma’arif Kabupaten Malang

    Kunjungan dan Pembekalan KKM Mahasiswa UIN Malang di LP Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Malang, 26 Desember 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam rangka persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 127 dan 128 melaksanakan kegiatan kunjungan sekaligus pembekalan di Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kabupaten Malang pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembekalan awal […]

  • Delapan Cinta di MI Al-Lathifiyah Bersama Mahasiswa UIN Malang

    Delapan Cinta di MI Al-Lathifiyah Bersama Mahasiswa UIN Malang

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Senin, 13 Oktober 2025. LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang. Senin (13-14/10/2025). Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Keterampilan Dasar Mengajar, kami mahasiswa UIN Malang Najwa Aisyah Abdallillah, Khairina Maghfirah, Safinatus Sulfa,  Muhamad Nasirudin, Mahmudatun Fudhla, Tania Tiara Nurselly, dan Hasby Asshiddiqy. Mereka melaksanakan praktik mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Lathifiyah, di Jl. Wirosentanan RT 05 […]

  • Seminar dan Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Online Quizizz.com di STAINU Kabupaten Malang

    Seminar dan Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Online Quizizz.com di STAINU Kabupaten Malang

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Ahmad Qomaruzzaman, Ahmad Fauzan Syakir, Abdurrohman Nur Ahsani. Selasa 04 Juli 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kabupaten Malang, 26 Juni 2023 – Di era globalisasi ini, dunia pendidikan memiliki banyak tantangan untuk dapat menerapkan pendidikan yang bermutu. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih, banyak sekali tokoh-tokoh yang berkecimpung dalam dunia pendidikan […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.930
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 10 Agustus 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (10/8/2024) Susana ramai dan riuh memenuhi pendopo Kabupaten malang yang berada di Jalan Panji Kepanjen. Para elemen masyarakat dan berbagai unsur lembaga pendidikan hadir memenuhi undangan Dewan pendidikan Kabupaten Malang. Diantar unsur penting yang hadir adalah dari Dinas Pendidikan kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten […]

  • DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Abd. Wahid Khoiruddin, S.Pd. Selasa 27 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang – Dalam rangka melepas peserta didik pada jenjang akhir, Yayasan Darussalam Srimulyo Dampit (YDSD) menggelar Haflah Akhirussanah, Purnawiyata Siswa dan Pentas Seni, Rabu Pon (21/6/2023), di halaman Madrasah yang berlokasi di Jalan Raya Sukorejo RT. 12 RW. 06 Desa Srimulyo Kec. […]

  • LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Hearing dengan Bank Jatim

    LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Hearing dengan Bank Jatim

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.587
    • 0Komentar

    Abd. Wahid Khoiruddin. Kamis 23 Fabruari 2023 LP Maa’rif NU Kabupaten Malang. Rabu Wage, 22 Februari 2023 bertempat di rumah ketua PCNU Kab Malang KH. Hamim Kholili dilaksanakan dengar pendapat dan desiminasi informasi dengan pimpinan, staf Bank Jatim cabang Kepanjen dengan para pengurus PCNU, Lembaga dan Badan Otonom tentunya LP Ma’arif NU Kab Malang. Sesuai […]

expand_less