Breaking News
light_mode
Beranda » Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo » Mendengar Suara Tuhan

Mendengar Suara Tuhan

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 1.765

Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Orang berdebat tentang apa mungkin manusia bisa mendengar suara Tuhan. Perdebatan itu biasanya tidak berkesimpulan kecuali kesimpulannya sendiri-sendiri. Masing-masing pihak membiarkan lawan pembicaranya mengambil kesimpulan yang berbeda. Sikap itu yang diambil karena kebenaran yang disampaikan tidak bisa dibuktikan, kecuali berupa keterangan tanpa ada benda yang diterangkan.

Diskusi tentang agama tidak selalu berakhir dengan kesimpulan yang sama. Berbeda di antara berbagai pihak menjadi hal biasa. Hal itu disebabkan karena kebenarannya tidak bisa dibuktikan lewat data empirik. Masing-masing pihak mengandalkan keterangan. Sedangkan keterangan yang dimaksud juga tidak selalu jelas terhadap benda yang diterangkan. Mereka berkata atas kata. Bukan berkata atas benda.

Berdiskusi tentang apakah seseorang bisa mendengarkan suara Tuhan misalnya, juga tidak bisa dibuktikan, kecuali hanya lewat logika. Sebab Tuhan tidak bersuara, sebagaimana makhlukNya bersuara.

Akan tetapi sebenarnya jika disebut Tuhan tidak bersuara juga tidak mudah dipahami. Sebab manusia selalu berkeinginan untuk mendengar suara Tuhan. Bagaimana mengerti ajaran, perintah, dan larangan Tuhan jika semua itu tidak bisa dipahami. Disinilah diperlukan logika untuk memahaminya.

Tuhan sebenarnya bersuara, tetapi suaraNya tidak nyata. Suara itu nyata pada diri rasul. Sedangkan rasul pun juga ghaib, karena itu suaranya tidak nyata. Suara rasul yang tidak nyata itu nyata pada hamba Allah yang ada di setiap diri manusia, yaitu bernama mukmin. Sedangkan mukmin juga tidak nyata, dan nyata pada mulut tubuh mukmin itu berada. Hal tersebut bisa dicontohkan dengan suara adzan.

Muadzin yang sedang mengumandangkan adzan adalah memenuhi perintah iman atau mukmin yang ada pada dirinya. Mukmin itu adalah penjilmaan dari rasul. Sedangkan suara rasul adalah dari suara Tuhan. Maka kiranya bisa dipahami bahwa sebenarnya suara muadzin adalah suara Tuhan.

Tegasnya, lewat logika tersebut maka bisa dimengerti bahwa sebenarnya, suara adzan adalah suara Tuhan lewat mulut muadzin. Oleh karena itu, setiap mendengar suara adzan sama artinya dengan mendengar suara Tuhan. Lima kali dalam sehari semalam, kita dipanggil oleh Tuhan untuk menghadapnya lewat shalat. Panggilan itu seharusnya segera dipenuhi karena pada hakekatnya adalah datang dari Tuhan (periksa al Qur’an Surah al Anfal ayat 20).

Memenuhi panggilan Tuhan lewat adzan untuk segera shalat seharusnya segera ditunaikan. Sebab jika selalu diabaikan, —lagi-lagi menggunakan logika, kelak pada saatnya kita memerlukan dipanggil, kita tidak dipanggil lagi. Karena semasa hidup, setiap dipanggil selalu diabaikan
Padahal betapa indahnya ketika kita mengakhiri hidup dipanggil oleh Tuhan dengan panggilan yang amat indah (periksa surat al Fajr ayat 27).

Akan tetapi jika semasa hidup kita dipanggil oleh Tuhan agar segera shalat, apalagi shalat berjama’ah di masjid, tetapi selalu diabaikan, —-menggunakan logika, maka tidak akan dipanggil lagi. Akhirnya, bisa jadi Tuhan tidak berkenan memanggil dan mewakilkannya kepada malaikat maut untuk mencabut nyawa kita (periksa surat as Sajdah ayat 11).

Tentu jika mencabutnya itu diwakilkan, yaitu diwakilkan kepada malaikat maut maka menjadi amat berat dan sakit yang amat, karena sebagai wakil menggunakan protab atau SOP. Tentu tidak ada suasana kasih sayang.

Akhirnya, sebenarnya kita bisa sehari-hari mendengar suara Tuhan, yaitu karena Tuhan tidak nyata, maka bisa saja, suara itu nyata pada rasulNya. Dan oleh karena rasul tidak nyata, maka bisa nyata lewat mulut mukmin atau muadzin. Lewat logika ini, memenuhi seruan muadzin bisa dipahami sebagai suara Tuhan. Karena itu, ketika mendengar suara adzan seharusnya segera dipenuhi, datang ke tempat suara dimaksud dikumandangkan untuk shalat berjama’ah. Wallahu a’lam

Editor: Bq

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengarkan Aku, akan Kukatakan dengan Indah!

    Dengarkan Aku, akan Kukatakan dengan Indah!

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 666
    • 0Komentar

      Izzy Bq. Senin 26 Januari 2026     “Setiap konflik yang kita hadapi dalam hidup penuh dengan potensi positif dan negatif. Ini bisa menjadi sumber inspirasi, pencerahan, pembelajaran, transformasi, dan pertumbuhan-atau kemarahan, ketakutan, malu, perasaan terjebak, dan penolakan. Pilihannya bukan di tangan lawan, tetapi di tangan kita, serta kesediaan kita untuk menghadapinya dan berusaha […]

  • DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    Abd. Wahid Khoiruddin, S.Pd. Selasa 27 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang – Dalam rangka melepas peserta didik pada jenjang akhir, Yayasan Darussalam Srimulyo Dampit (YDSD) menggelar Haflah Akhirussanah, Purnawiyata Siswa dan Pentas Seni, Rabu Pon (21/6/2023), di halaman Madrasah yang berlokasi di Jalan Raya Sukorejo RT. 12 RW. 06 Desa Srimulyo Kec. […]

  • Tantangan Mapel Aswaja

    Tantangan Mapel Aswaja

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    humaslp 1 month ago BeritaMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 05 September 2022 Sorot mata penuh semangat para peserta ketika Ketua Tanfidziyah Kecamatan Poncokusumo memberikan motivasi untuk terus berjuang melalui aswaja annahdliyah. Dua ruang kelas yang dijadikan aula kegiatan penuh dengan guru-guru mata pelajaran aswaja mulai dari tingkat MI, MTs/SMP, SMA/MA/MK. Mulai dari guru yang masih […]

  • FKPQ Malang Berkah dan Bermutu

    FKPQ Malang Berkah dan Bermutu

    • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.645
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 31 Desember 2022 Forum Komunuikasi Pendidikan Al Qur’an (FKPQ) yang diketuai oleh Ustad Ahmad Zainl Fuadi kali ini menyelenggarakan workshop pengembangan kurikulum TPQ dan bagaimana melakukan standarisasi kurikulum. Workshop ini bertema “Mewujudkan . FKPQ kota Malang bekerjasama dengan LP Ma’arif Kabupaten Malang sekaligus sebagai pembina pengembangan kurikulum FKPQ Kota Malang. […]

  • START PEMETAAN BAKAT DAN MINAT SISWA, LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG GANDENG ERAT FAKULTAS PSIKOLOGI UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    START PEMETAAN BAKAT DAN MINAT SISWA, LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG GANDENG ERAT FAKULTAS PSIKOLOGI UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 980
    • 0Komentar

    humaslp 6 months ago Uncategorized Salah satu program unggulan LP Ma’arif Kabupaten malang adalah tes psikologi dan pemetaan bakat minat siswa. Program talent mapping ini sangat penting dan memiliki manfaat besar bagi siswa untuk memilih jurusan serta karier mereka di kemudian hari. Dan MA Al Khoiriyah Gondanglegi Malang menjadi titik awal start program tersebut. Kamis […]

  • BHPNU Menggelegar di Malang

    BHPNU Menggelegar di Malang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.464
    • 0Komentar

    Selasa, 15 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Selasa (15/4/2025). Halal bi halal Pengurus  LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang bersama para Koordinator Kecamatan (Kortan) berfedah besar. Agenda penguatan dan pemberian Piagam Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama (BHPNU) kepada semua lembaga di wilayah Kabupaten Malang terlaksana. Foto: Para Kortan dalam proses penyerahan Sertifikat BHPNU di […]

expand_less