Breaking News
light_mode
Beranda » Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo » Mendengar Suara Tuhan

Mendengar Suara Tuhan

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 1.761

Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Orang berdebat tentang apa mungkin manusia bisa mendengar suara Tuhan. Perdebatan itu biasanya tidak berkesimpulan kecuali kesimpulannya sendiri-sendiri. Masing-masing pihak membiarkan lawan pembicaranya mengambil kesimpulan yang berbeda. Sikap itu yang diambil karena kebenaran yang disampaikan tidak bisa dibuktikan, kecuali berupa keterangan tanpa ada benda yang diterangkan.

Diskusi tentang agama tidak selalu berakhir dengan kesimpulan yang sama. Berbeda di antara berbagai pihak menjadi hal biasa. Hal itu disebabkan karena kebenarannya tidak bisa dibuktikan lewat data empirik. Masing-masing pihak mengandalkan keterangan. Sedangkan keterangan yang dimaksud juga tidak selalu jelas terhadap benda yang diterangkan. Mereka berkata atas kata. Bukan berkata atas benda.

Berdiskusi tentang apakah seseorang bisa mendengarkan suara Tuhan misalnya, juga tidak bisa dibuktikan, kecuali hanya lewat logika. Sebab Tuhan tidak bersuara, sebagaimana makhlukNya bersuara.

Akan tetapi sebenarnya jika disebut Tuhan tidak bersuara juga tidak mudah dipahami. Sebab manusia selalu berkeinginan untuk mendengar suara Tuhan. Bagaimana mengerti ajaran, perintah, dan larangan Tuhan jika semua itu tidak bisa dipahami. Disinilah diperlukan logika untuk memahaminya.

Tuhan sebenarnya bersuara, tetapi suaraNya tidak nyata. Suara itu nyata pada diri rasul. Sedangkan rasul pun juga ghaib, karena itu suaranya tidak nyata. Suara rasul yang tidak nyata itu nyata pada hamba Allah yang ada di setiap diri manusia, yaitu bernama mukmin. Sedangkan mukmin juga tidak nyata, dan nyata pada mulut tubuh mukmin itu berada. Hal tersebut bisa dicontohkan dengan suara adzan.

Muadzin yang sedang mengumandangkan adzan adalah memenuhi perintah iman atau mukmin yang ada pada dirinya. Mukmin itu adalah penjilmaan dari rasul. Sedangkan suara rasul adalah dari suara Tuhan. Maka kiranya bisa dipahami bahwa sebenarnya suara muadzin adalah suara Tuhan.

Tegasnya, lewat logika tersebut maka bisa dimengerti bahwa sebenarnya, suara adzan adalah suara Tuhan lewat mulut muadzin. Oleh karena itu, setiap mendengar suara adzan sama artinya dengan mendengar suara Tuhan. Lima kali dalam sehari semalam, kita dipanggil oleh Tuhan untuk menghadapnya lewat shalat. Panggilan itu seharusnya segera dipenuhi karena pada hakekatnya adalah datang dari Tuhan (periksa al Qur’an Surah al Anfal ayat 20).

Memenuhi panggilan Tuhan lewat adzan untuk segera shalat seharusnya segera ditunaikan. Sebab jika selalu diabaikan, —lagi-lagi menggunakan logika, kelak pada saatnya kita memerlukan dipanggil, kita tidak dipanggil lagi. Karena semasa hidup, setiap dipanggil selalu diabaikan
Padahal betapa indahnya ketika kita mengakhiri hidup dipanggil oleh Tuhan dengan panggilan yang amat indah (periksa surat al Fajr ayat 27).

Akan tetapi jika semasa hidup kita dipanggil oleh Tuhan agar segera shalat, apalagi shalat berjama’ah di masjid, tetapi selalu diabaikan, —-menggunakan logika, maka tidak akan dipanggil lagi. Akhirnya, bisa jadi Tuhan tidak berkenan memanggil dan mewakilkannya kepada malaikat maut untuk mencabut nyawa kita (periksa surat as Sajdah ayat 11).

Tentu jika mencabutnya itu diwakilkan, yaitu diwakilkan kepada malaikat maut maka menjadi amat berat dan sakit yang amat, karena sebagai wakil menggunakan protab atau SOP. Tentu tidak ada suasana kasih sayang.

Akhirnya, sebenarnya kita bisa sehari-hari mendengar suara Tuhan, yaitu karena Tuhan tidak nyata, maka bisa saja, suara itu nyata pada rasulNya. Dan oleh karena rasul tidak nyata, maka bisa nyata lewat mulut mukmin atau muadzin. Lewat logika ini, memenuhi seruan muadzin bisa dipahami sebagai suara Tuhan. Karena itu, ketika mendengar suara adzan seharusnya segera dipenuhi, datang ke tempat suara dimaksud dikumandangkan untuk shalat berjama’ah. Wallahu a’lam

Editor: Bq

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Executive Briefing Quality Manajemen Sistem Menuju World Class Education

    Executive Briefing Quality Manajemen Sistem Menuju World Class Education

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Sabtu, 15 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Perjalanan menuju sertifikasi ISO 21001: 2018 hari ini, merupakan pertemuan yang kedua dari beberapa rangkaian visitasi dari Decra Indonesia agar bisa memberikan sertifikat ISO ke SMK NUSA. Pertama kalinya Pak Solihin sebagai Direktur Decra Indonesia masuk ke SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dan langsung […]

  • PAC IPNU & IPPNU Gedangan Kenalkan Organisasi Pelajar kepada Siswa Baru SMP Islam Gedangan dalam MPLS 2025

    PAC IPNU & IPPNU Gedangan Kenalkan Organisasi Pelajar kepada Siswa Baru SMP Islam Gedangan dalam MPLS 2025

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Senin, 14 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Gedangan, 14 Juli 2025 — Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mengadakan sosialisasi organisasi kepada peserta didik baru SMP Islam Gedangan dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di […]

  • PERSEFAHAMAN BERSAMA LP MA’ARIF NU KAB MALANG INDONESIA dengan IAB (INSTITUTE AMINUDIN BAKI) MALAYSIA

    PERSEFAHAMAN BERSAMA LP MA’ARIF NU KAB MALANG INDONESIA dengan IAB (INSTITUTE AMINUDIN BAKI) MALAYSIA

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd.I. Rabu 8 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Perjalanan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang untuk membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan terbaik yang ada di Singapura dan Malaysia telah membuahkan hasil positif. Kerja keras pengurus untuk mewujudkan komitmennya membangun pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Malang telah disupport dengan […]

  • Pelantikan Pramuka Bantara MA Darul Karomah Singosari

    Pelantikan Pramuka Bantara MA Darul Karomah Singosari

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 30 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Pramuka MA Darul Karomah yang berpangkalan di Jalan Raya Randuagung V Singosari mengadakan beberapa program kegiatan, Tamu ambalan adalah proses pertama pramuka penggalang memasuki dunia pramuka golongan penegak kemudian latihan rutin setiap sabtu jam 09.30 s.d 11.00 WIB dan diantara itu ada pengembaraan […]

  • Tokoh-Tokoh LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Kembangkan Profesi Guru

    Tokoh-Tokoh LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Kembangkan Profesi Guru

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 960
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 28 Februari 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Sesuai dengan semangat sinergi, manfaati, dan mbraokahi, para tokoh LP ma’arif NU Kabupaten Malang memberikan pendampingan dan pelatihan dalam Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Penyusunan Modul Ajar di MTs. Babussalam Banjarejo Pagelaran, Selasa (28/02/2023). Workshop yang […]

  • WCME Batch-3

    WCME Batch-3

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Bq. Rabu,  06 Mei 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Siapa yang kepala madrasah yang punya mimpi besar madrasahnya unggul?…. Berapa banyak Kepala Madrasah yang sudah berani mengejar mimpi besar madrasah unggul? Tanya izzy kepada semua kepala madrasah yang hadir. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang sudah melakukan visi 2021-2026. Saat ini kita akan melanjutkan kepada […]

expand_less