Breaking News
light_mode
Beranda » Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo » Tirulah Saddam Husein Dalam Memajukan Lembaga Pendidikan

Tirulah Saddam Husein Dalam Memajukan Lembaga Pendidikan

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
  • visibility 1.219

Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. Maret 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Beberapa waktu yang lalu datang ke rumah saya, beberapa orang yang mengaku sebagai pengurus yayasan perguruan tinggi. Kedatangan mereka sekedar mengajak berdiskusi untuk mencari cara strategis dalam memajukan perguruan tinggi yang sedang mereka kelola.

Mendengarkan keterangan tentang perkembangan kampusnya dan tujuan mereka datang, saya langsung mengusulkan agar meniru cara berpikir Saddam Husein, mantan Presiden Irak yang sekarang sudah tiada.

Semua tahu bahwa Irak setelah kalah perang pada awal tahun 1990-an, sudah tidak ada yang dibanggakan lagi. Pasca perang negara ini diwarnai oleh konflik yang tidak kunjung selesai. Untuk bangkit kembali, negara di padang pasir ini rupanya tidak mudah.

Namun demikian, sebenarnya Saddam Husein memiliki pandangan yang cukup bagus untuk ditiru, tidak terkecuali dalam memajukan lembaga pendidikan.

Atas pandangan tersebut, ketika beberapa orang pengurus lembaga pendidikan tinggi Islam datang ke rumah saya dan mengajak berdiskusi, saya segera sampaikan agar meniru saja cara berpikir Saddam Husein, mantan Presiden Irak yang sekarang sudah wafat.

Saya sebut bahwa cara berpikir Saddam Husein dalam mempertahankan negaranya sangat bagus untuk diimplementasikan dalam memajukan lembaga pendidikan Islam sekarang ini.

Saddam Husein sadar bahwa negara yang dipimpinnya selalu menghadapi ancaman perang, baik musuh yang datang dari dalam negerinya sendiri maupun dari luar.
.
Atas dasar kesadaran tersebut, Saddam Husein sangat perhatian kepada para tentaranya. Para serdadu diberikan perhatian yang amat tinggi di negara yang tidak pernah berhenti perang tersebut. Siapapun yang berstatus tentara oleh Saddam Husein sangat dihargai dan dicintainya.

Sebagai bentuk kecintaannya dimaksud, para tentara diberikan fasilitas hidup yang lebih dibanding lainnya. Kehidupan tentara dicukupi, dihargai, dan dimuliakan. Saddam Husein sangat memuliakan kehidupan tentara. Para prajurit dibuat bangga dan dibangun rasa terhormat di tengah-tengah masyarakat.

Sebagai bukti perhatian presiden Iraq terhadap para tentara, mereka disedikakan fasilitas hidup yang serba lebih. Perumahan, kendaraan dinas, gaji, dan bahkan kepada isteri dan keluarga pahlawan perang dihormati dengan cara diberikan fasilitas hidup yang membanggakan.

Dalam kesempatan berkelililing di sekitar kota Baghdad, Irak, awal tahun 1990-an, saya melihat kawasan rumah mewah. Saya mendapat informasi bahwa kawasan perumahan mewah itu adalah fasilitas yang disediakan untuk para janda dan keluarga pahlawan perang. Mereka juga diberi fasilitas hidup dan tunjangan pensiun yang cukup.

Gambaran tersebut untuk menunjukkan betapa kehidupan para tentara di Iraq dihargai dan bahkan dimuliakan. Lewat cara itu, para tentara menjadi bangga dengan posisinya dan diharapkan menjadi benteng keamanan bagi seluruh rakyatnya.

Cara berpikir Saddam Husein tersebut rasanya tepat sekali untuk memajukan lembaga pendidikan. Kemajuan lembaga pendidikan amat tergantung dan ditentukan oleh para guru atau dosennya. Jika mereka itu bangga menjadi dosen karena keberadaannya dihargai dan bahkan dimuliakan tentu mereka akan bangga dan akan bekerja secara maksimal.

Umpama guru atau dosen, sebagaimana tentara Saddam Husein dihargai dengan cara dicukupi kebutuhan hidupnya, maka mereka akan bangga dengan jabatan dan akan bekerja secara total. Misalnya, mereka diberikan fasilitas hidup, mulai dari perumahan, kendaraan dinas, peningkatan karier, dan biaya hidup yang cukup.

Memberikan fasilitas hidup yang cukup kepada para guru atau dosen artinya adalah menjadikan mereka senang dan bangga dengan pekerjaan dan tugasnya sehari-hari. Dengan cara itu, para murid dan mahasiswa diajar oleh orang-orang yang hidupnya sejahtera dan bahagia.

Sebaliknya, jika para guru dan dosen hidupnya serba kekurangan maka sama artinya membiarkan para siswa dan mahasiswa diajar oleh orang yang sehari-hari hidup serba susah, kaya beban hidup, menderita, dan selalu mengeluh tanpa tahu jalan keluarnya. Suasana yang demikian ini tentu sulit diharapkan membuahkan hasil pendidikan yang maksimal.

Jika cara berpikir Saddam Husein ini diimplementasikan di dalam mengelola lembaga pendidikan maka pendidikan akan maju. Guru dan dosen akan bangga dengan statusnya. Mereka akan merasa dihargai dan dibanggakan di tengah masyarakat dan juga di hadapan para murid dan mahasiswanya.

Lewat cara tersebut para dosen dan guru akan menjadi tipe ideal yang bisa ditiru dan menjadi sosok orang yang berhasil dalam menjalani kehidupan. Bukan sebaliknya, yaitu serba paradog. Kehidupan mereka diharapkan ditiru oleh para murid atau mahasiswa tetapi pada kenyataannya sehari-hari hidup mereka tampak terlalu kaya beban.

Editor: Izzy

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monitoring dan Evaluasi UAMNU

    Monitoring dan Evaluasi UAMNU

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.813
    • 0Komentar

    Selasa, 15 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang SMP Islam Pakisaji sukses melaksanakan kegiatan Ujian Akhir Ma’arif NU (UAMNU) tahun 2025 yang berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 14 hingga 21 April 2025. Ujian ini diikuti oleh 22 siswa kelas IX sebagai bentuk evaluasi akhir pembelajaran di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Pelaksanaan UAMNU […]

  • Masa depan SMK menurut Mantan ketua LP Ma’arif NU Kab Malang dalam pengukuhan Guru Besar Prof Dr H Syamsul Hadi, MPd, Med.

    Masa depan SMK menurut Mantan ketua LP Ma’arif NU Kab Malang dalam pengukuhan Guru Besar Prof Dr H Syamsul Hadi, MPd, Med.

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.206
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. Jum’at 18 April 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Alhamdulillah hari ini 17 April 2025 saya bersama ibu Dr. Hj. Najmah, M.Pd. menghadiri pengukuhan Guru Besar Profesor Dr. H. Syamsul Hadi, MPd, Med. di Universitas Negeri Malang, Aula GKB Gedung A19. Saya mengenal beliau sebagai ketua […]

  • Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

    Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Ketika seseorang membatasi tindakan yang akan dilakukannya, ia membatasi tindakan yang mampu dilakukannya” Charles Schwab Beberapa hari ini saya menemani Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dalam berbagai undangan acara wisuda. Beliau terus menghimbau bahwa pendidikan harus dikembangkan dengan rasa bahagia sebagai salah satu esensi dari Merdeka Belajar. Memahami Merdeka Belajar […]

  • <strong>Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang</strong>

    Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Selasa (28/02/2023) Aula Yayasan Babussalam dipenuhi oleh para guru Sub Rayon 56 MTsN 6 Malang. Aula tersebut menjadi tempat pendampingan dan pembinaan guru dalam Kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Penyusunan Modul Ajar di MTs Babussalam […]

  • Perencanaan Program Tahun 2024

    Perencanaan Program Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 10 Januari 2024. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Rabu (10/)1/2024). Sebagai lembaga yang terus meningkatkan profesionalitas. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang terus melakukan evaluasi diri, demi pelayanan yang semakin baik. Menindaklanjuti program strategis Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kabupaten Malang yang telah terlaksana hingga tahun 2023 dan persiapan program selanjutnya tahun […]

  • LP Ma’arif dan Sako Tuan Rumah “Pergamanas III” Tahun 2023

    LP Ma’arif dan Sako Tuan Rumah “Pergamanas III” Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 13 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Perkemahan Regu Penggalang Ma’arif Nasional (Pergamanas) III Tahun 2023, merupakan perkemahan tingkat nasional dengan peserta dari berbagai propinsi mulai ujung barat hingga ujung timur Provinsi di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pergamanas III 2023 dilaksanakan di Jawa Timur dan LP Ma’arif NU […]

expand_less