Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Sukses Berlebaran

Sukses Berlebaran

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
  • visibility 785

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Satu-satunya kandungan yang paling penting dalam formula sukses adalah tahu bagaimana bergaul dengan orang lain” Theodore Roosevelt

Lebaran adalah momen yang sangat bagus untuk memperbaiki komunikasi yang selama ini beku, terputus, atau komunikasi yang tidak terjalin antar saudara, masyarakat bahkan komunitas. Tidak hanya itu, bila kita liat dan alami ketika Ramadhan masyarakat sudah memiliki agenda pertemuan dengan mengadakan acara berbuka puasa bersama dengan keluarga, partner, atau juga teman semasa sekolah. Masih dilanjutkan ketika idul fitri setiap orang saling berkunjung bahkan sampai ada agenda reuni rutin setiap syawal.

                Setiap pertemuan pasti terjalin komunikasi, entah komunikasi itu pasif atau aktif. Kita bisa merasakan bagusnya komunikasi dengan seseorang tetapi tidak dengan yang lain. Mengapa demikian? Ada yang enjoy bercengkrama tetapi banyak juga yang lebih sibuk dengan gadgetnya. Lalu bagaimana komunikasi yang baik bisa terjalin?. Umumnya kita temui banyak yang lebih sibuk menjaga penampilan dengan harus menggunakan atribut yang baru, namun lupa untuk memperbaiki cara berkomunikasi agar hubungan silaturrahim semakin erat. Tutur kata yang baik adalah sedekah, menjumpai orang dengan wajah manis adalah sedekah, betapa sering kata-kata yang baik sanggup meluluhkan hati.

                Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan bahasa lisan. Sebagian besar kita lebih fokus kepada komunikasi verbal, berfikir tentang apa yang harus diucapkan, menekankan apa yang santun dikatakan dan apa yang jangan dikatakan. KH. Husein Muhammad menulis “Hidup ini akan terasa damai dan indah manakala manusia saling bicara jujur dan santun, saling mengasihi, berbaik sangka, dan membantu yang lemah dengan tulus.

Tetapi ada yang lebih penting dari komunikasi verbal, yaitu komunikasi nonverbal. Sebenarnya 90 persen interaksi manusia terjadi melalui komunikasi nonverbal. Di dalam Komunikasi nonverbal, pesan yang disampaikan tidak melaui kata-kata. Komunikasi yang disampaikan melalui ekspresi wajah, sikap dan gesture tubuh pada umumnya. Hal ini tidak terlepas dari cara berpakaian, sikap kita ketika berinteraksi, bahkan ekspresi kita ketika medengar atau melihat sesuatu.

Keberhasilan silaturrahim sangat dipengaruhi oleh komunikasi nonverbal. Oleh sebab itu kita perlu memberikan perhatian terhadap isyarat nonverbal yang kita tunjukkan. Bahasa tubuh sangat penting dalam hal ini. Dengan bahasa tubuh, kita bisa menciptakan atau menghapus kepercayaan dengan sangat cepat. Komunikasi nonverbal yang baik adalah skil yang sangat penting untuk mengurai kebuntuan silaturrahim bahkan dalam membangun resolusi konflik.

                Bahasa tubuh yang positif contohnya  kita tunjukkan seperti dengan senyuman, melakukan kontak mata, jarak dalam berdiri, cara berdiri dan cara duduk yang baik, menyesuaikan gesture, menggunakan nada suara yang sesuai, dan bersikap sesuai dengan situasi yang sedang kita hadapi. Kenapa hal ini sangat penting? Sebab orang akan memercayai orang lain yang banyak kesamaan dengan mereka. Kuncinya adalah sikap kita selalu dijadikan sehalus dan sebijaksana mungkin.

                Dale Carnegie memberikan beberapa teknik spesifik untuk mencapai hasil terbaik dalam komunikasi nonverbal. Pertama, jagalah agar diri Anda tetap selaras dengan memastikan bahwa bahasa tubuh Anda, kata-kata Anda, dan nada suara Anda semuanya sesuai. Bersikap tulus adalah satu-satunya factor terpenting saat berkomunikasi dengan orang lain. Tidak ada pengetahuan, teknik, atau keterampilan setajam apapun yang dapat menggantikan keinginan yang jujur dan tulus untuk membantu orang lain.

Kedua, ketika Anda sedang berbicara dengan tegas pada orang lain, pertahankan kontak mata tanpa harus menatap atau membelalak, dan jangan lupa berkedip. Penulis J. Harris berkata “Manusia ingin dihargai, bukan dibuat terkesan. Mereka ingin dianggap sebagai manusia, bukan papan uji reaksi bagi ego orang lain. Mereka ingin diperlakukan sebagai tujuan hidup mereka sendiri, bukan sebagai sarana demi memuaskan keangkuhan orang lain.” Maka Anda bisa meletakkan gadget Anda ketika Anda berkomunikasi dengan orang lain.

Ketiga, perhatikanlah atmosfir dan semangat dari interaksi tersebut, dan sesuaikan dengan energi orang lain tersebut. Sesuaikan gesture dan juga nada suara Anda. Perhatikan unsur nada suara tinggi dan rendah, cepat atau lambat, dan keras atau lembut. Bila partner Anda berbicara dengan nada yang tenang dan empatik, maka Anda harus melakukan hal yang sama. Bila orang lain tahu bahwa Anda tidak mengabaikan mereka, merekapun tidak akan mengabaikan Anda.

                Keempat, Kita berusaha untuk bersikap positif dan antusias, sekalipun bila percakapan itu memanas. Setiap orang akan terpengaruh dengan energi positif. Bila ada hal yang kurang sesuai tetaplah menjaga suasana hati Anda tetap positif. Bill Gates berkomentar “Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya”. Antusiasme meningkatkan keberhasilan seseorang, sementara sikap apatis meningkatkan dalih.

Kelima, gunakanlah pakaian yang pantas, bahkan dengan pakaian yang tidak pantas akan sangat menyinggung orang lain. Pantas tidak harus mahal atau mewah, yang penting bersih, baik, dan sopan; Keenam, perhatikanlah budaya tradisional setempat, sebuah jabat tangan sangat berarti untuk menunjukkan bahwa kita aman bagi orang lain, kita membawa perdamaian untuk orang lain. Abraham Lincoln berkata “Jika Anda ingin memenangi seseorang agar bersedia membantu Anda, pertama-tama yakinkan dirinya bahwa Anda adalah sahabat yang tulus.”; Ketujuh, berusahalah untuk membawa sesuatu atau oleh-oleh, buah tangan sangat positif dalam membangun respon yang baik.

                Menyambung silaturrahim dalam arti persaudaraan kemanusiaan adalah keharusan setiap manusia dengan cara apapun, meski hanya dengan mengucapkan salam, memberikan hadiah, saling menolong, saling mendengarkan, berbicara bersama, bersikap ramah dan berbuat baik. Komunikasi yang terbuka meningkatkan kepercayaan, kepercayaan meningkatkan kepemilikan, dan kepemilikan meningkatkan partisipasi.

Wallahu a’laam

Selasa, 21: 45 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengarkan Aku, akan Kukatakan dengan Indah!

    Dengarkan Aku, akan Kukatakan dengan Indah!

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 512
    • 0Komentar

      Izzy Bq. Senin 26 Januari 2026     “Setiap konflik yang kita hadapi dalam hidup penuh dengan potensi positif dan negatif. Ini bisa menjadi sumber inspirasi, pencerahan, pembelajaran, transformasi, dan pertumbuhan-atau kemarahan, ketakutan, malu, perasaan terjebak, dan penolakan. Pilihannya bukan di tangan lawan, tetapi di tangan kita, serta kesediaan kita untuk menghadapinya dan berusaha […]

  • Memprogram Ulang Mindset Korporat Versus Entrepreneur

    Memprogram Ulang Mindset Korporat Versus Entrepreneur

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Izzy, 11 Agustus 2024 “The greatest discovery of all time is that a person can change his future by merely changing his attitude” Oprah Winfrey Disaat saya menghadiri sarasehan dengan tema “Menatap Kualitas Masa Depan Pendidikan Kabupaten Malang”, saat itu nara sumber Prof. M. Mas’ud Said, Ph,D., menyampaikan pemikiran beliau “Membangun Lembaga Pendidikan yang Maju […]

  • Coaching Clinic Akreditasi LP Ma’arif Kab Malang

    Coaching Clinic Akreditasi LP Ma’arif Kab Malang

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 4 Februari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Gedung LP Ma’arif pada hari Rabu (30/01/2022) terlihat kedatangan tamu-tamu yang hilir mudik memasuki gedung. Seperti di hari sebelumnya, pada jam 10.00 s.d. 13.00 LP Ma’arif melaksanakan Coaching Clinic Persiapan Akreditasi dua sekolah berbasis pesantren yaitu MTs. PIQ Singosari dan SMP Assaidiyah Kepanjen […]

  • <strong> Antusiasme Mencapai Kompetensi</strong>

     Antusiasme Mencapai Kompetensi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Kamis 26 Januari 2023 “Pertandingan yang sesungguhnya selalu terjadi antara apa yang telah Anda capai dengan apa yang mungkin Anda capai” Geoffrey Gaberino Gerimis tak kunjung berhenti sejak tengah malam. Sambil menikmati semilir angin saya membaca sebuah tulisan yang sangat menarik. Pengusaha George Crane dalam tulisan itu berkata “Tidak ada […]

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

  • Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    Dr. KH. Faris Khoirul Anam. Kamis, 15 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kemaren malam saya memperkenalkan beberapa tool Kecerdasan Buatan / Artificial Intelligence (AI) kepada para santri. Pikir saya, lebih baik kita kenalkan lalu kita arahkan, daripada mereka tahu sendiri, lalu mencari arah sendiri. Saya lalu bukakan salah satu produk AI popular saat […]

expand_less