Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Sukses Berlebaran

Sukses Berlebaran

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
  • visibility 861

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Satu-satunya kandungan yang paling penting dalam formula sukses adalah tahu bagaimana bergaul dengan orang lain” Theodore Roosevelt

Lebaran adalah momen yang sangat bagus untuk memperbaiki komunikasi yang selama ini beku, terputus, atau komunikasi yang tidak terjalin antar saudara, masyarakat bahkan komunitas. Tidak hanya itu, bila kita liat dan alami ketika Ramadhan masyarakat sudah memiliki agenda pertemuan dengan mengadakan acara berbuka puasa bersama dengan keluarga, partner, atau juga teman semasa sekolah. Masih dilanjutkan ketika idul fitri setiap orang saling berkunjung bahkan sampai ada agenda reuni rutin setiap syawal.

                Setiap pertemuan pasti terjalin komunikasi, entah komunikasi itu pasif atau aktif. Kita bisa merasakan bagusnya komunikasi dengan seseorang tetapi tidak dengan yang lain. Mengapa demikian? Ada yang enjoy bercengkrama tetapi banyak juga yang lebih sibuk dengan gadgetnya. Lalu bagaimana komunikasi yang baik bisa terjalin?. Umumnya kita temui banyak yang lebih sibuk menjaga penampilan dengan harus menggunakan atribut yang baru, namun lupa untuk memperbaiki cara berkomunikasi agar hubungan silaturrahim semakin erat. Tutur kata yang baik adalah sedekah, menjumpai orang dengan wajah manis adalah sedekah, betapa sering kata-kata yang baik sanggup meluluhkan hati.

                Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan bahasa lisan. Sebagian besar kita lebih fokus kepada komunikasi verbal, berfikir tentang apa yang harus diucapkan, menekankan apa yang santun dikatakan dan apa yang jangan dikatakan. KH. Husein Muhammad menulis “Hidup ini akan terasa damai dan indah manakala manusia saling bicara jujur dan santun, saling mengasihi, berbaik sangka, dan membantu yang lemah dengan tulus.

Tetapi ada yang lebih penting dari komunikasi verbal, yaitu komunikasi nonverbal. Sebenarnya 90 persen interaksi manusia terjadi melalui komunikasi nonverbal. Di dalam Komunikasi nonverbal, pesan yang disampaikan tidak melaui kata-kata. Komunikasi yang disampaikan melalui ekspresi wajah, sikap dan gesture tubuh pada umumnya. Hal ini tidak terlepas dari cara berpakaian, sikap kita ketika berinteraksi, bahkan ekspresi kita ketika medengar atau melihat sesuatu.

Keberhasilan silaturrahim sangat dipengaruhi oleh komunikasi nonverbal. Oleh sebab itu kita perlu memberikan perhatian terhadap isyarat nonverbal yang kita tunjukkan. Bahasa tubuh sangat penting dalam hal ini. Dengan bahasa tubuh, kita bisa menciptakan atau menghapus kepercayaan dengan sangat cepat. Komunikasi nonverbal yang baik adalah skil yang sangat penting untuk mengurai kebuntuan silaturrahim bahkan dalam membangun resolusi konflik.

                Bahasa tubuh yang positif contohnya  kita tunjukkan seperti dengan senyuman, melakukan kontak mata, jarak dalam berdiri, cara berdiri dan cara duduk yang baik, menyesuaikan gesture, menggunakan nada suara yang sesuai, dan bersikap sesuai dengan situasi yang sedang kita hadapi. Kenapa hal ini sangat penting? Sebab orang akan memercayai orang lain yang banyak kesamaan dengan mereka. Kuncinya adalah sikap kita selalu dijadikan sehalus dan sebijaksana mungkin.

                Dale Carnegie memberikan beberapa teknik spesifik untuk mencapai hasil terbaik dalam komunikasi nonverbal. Pertama, jagalah agar diri Anda tetap selaras dengan memastikan bahwa bahasa tubuh Anda, kata-kata Anda, dan nada suara Anda semuanya sesuai. Bersikap tulus adalah satu-satunya factor terpenting saat berkomunikasi dengan orang lain. Tidak ada pengetahuan, teknik, atau keterampilan setajam apapun yang dapat menggantikan keinginan yang jujur dan tulus untuk membantu orang lain.

Kedua, ketika Anda sedang berbicara dengan tegas pada orang lain, pertahankan kontak mata tanpa harus menatap atau membelalak, dan jangan lupa berkedip. Penulis J. Harris berkata “Manusia ingin dihargai, bukan dibuat terkesan. Mereka ingin dianggap sebagai manusia, bukan papan uji reaksi bagi ego orang lain. Mereka ingin diperlakukan sebagai tujuan hidup mereka sendiri, bukan sebagai sarana demi memuaskan keangkuhan orang lain.” Maka Anda bisa meletakkan gadget Anda ketika Anda berkomunikasi dengan orang lain.

Ketiga, perhatikanlah atmosfir dan semangat dari interaksi tersebut, dan sesuaikan dengan energi orang lain tersebut. Sesuaikan gesture dan juga nada suara Anda. Perhatikan unsur nada suara tinggi dan rendah, cepat atau lambat, dan keras atau lembut. Bila partner Anda berbicara dengan nada yang tenang dan empatik, maka Anda harus melakukan hal yang sama. Bila orang lain tahu bahwa Anda tidak mengabaikan mereka, merekapun tidak akan mengabaikan Anda.

                Keempat, Kita berusaha untuk bersikap positif dan antusias, sekalipun bila percakapan itu memanas. Setiap orang akan terpengaruh dengan energi positif. Bila ada hal yang kurang sesuai tetaplah menjaga suasana hati Anda tetap positif. Bill Gates berkomentar “Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya”. Antusiasme meningkatkan keberhasilan seseorang, sementara sikap apatis meningkatkan dalih.

Kelima, gunakanlah pakaian yang pantas, bahkan dengan pakaian yang tidak pantas akan sangat menyinggung orang lain. Pantas tidak harus mahal atau mewah, yang penting bersih, baik, dan sopan; Keenam, perhatikanlah budaya tradisional setempat, sebuah jabat tangan sangat berarti untuk menunjukkan bahwa kita aman bagi orang lain, kita membawa perdamaian untuk orang lain. Abraham Lincoln berkata “Jika Anda ingin memenangi seseorang agar bersedia membantu Anda, pertama-tama yakinkan dirinya bahwa Anda adalah sahabat yang tulus.”; Ketujuh, berusahalah untuk membawa sesuatu atau oleh-oleh, buah tangan sangat positif dalam membangun respon yang baik.

                Menyambung silaturrahim dalam arti persaudaraan kemanusiaan adalah keharusan setiap manusia dengan cara apapun, meski hanya dengan mengucapkan salam, memberikan hadiah, saling menolong, saling mendengarkan, berbicara bersama, bersikap ramah dan berbuat baik. Komunikasi yang terbuka meningkatkan kepercayaan, kepercayaan meningkatkan kepemilikan, dan kepemilikan meningkatkan partisipasi.

Wallahu a’laam

Selasa, 21: 45 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    Hadi Er. Selasa, 17 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sumberputih, Wajak – Hari ini, Senin (16/12/2024) guru-guru sertifikasi jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Wajak berkumpul di Hall MI Literasi Miftahul Huda, Jalan Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, untuk menghadiri Workshop  Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap semester yang bertujuan meningkatkan kompetensi […]

  • Pengukuhan Guru Besar Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    Pengukuhan Guru Besar Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.689
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy baiquni. Selasa 23 April 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Kemandirian bagi madrasah di bawah LP Ma’arif NU merupakan fitrah, karena memang muncul dari inisiasi masyarakat. Untuk merealisasikan kemandirian, sangat tidak mungkin madrasah ma’arif berdiri sendiri, harus sinergi dengan madrasah ma’arif lainnya. Karenanya harus dikelola secara terpadu dan tersentral secara data oleh […]

  • Rapat Agustus

    Rapat Agustus

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Bq. Jum’at 21 Agustus 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Jum’at (21/08/2026), Rapat LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang di bulan Agustus terselenggara. Pengurus harian LP Ma’arif bersama pengiris koordinator Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang bermusyawarah menyiapkan agenda Maarif Day menyambut harlah LP Ma’arif. Prof. Amka membuka dan membarikan gambaran program yang akan dilaksanakan di bulan September. […]

  • Menulis Kembali dengan “Tinta Ma’arif”

    Menulis Kembali dengan “Tinta Ma’arif”

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.593
    • 0Komentar

    Izzy Bq, Sabtu 15 Juni 2024 Foto: Kepala MTs. Miftahul Ulum Sidodadi Gedangan LP Marif PCNU Kabupaten Malang. Perjalanan saya dengan Sekjen LP Ma’rif PCNU Kabupaten Malang Sabtu (15/06/2024) ini lumayan menguras energi. Kami melewati jalan berkelok dengan hamparan pepohonan yang teak jarang melewati perkampungan penduduk. Sidodai Gedangan, ya itu tujuan kami. Jalanan yang juga […]

  • Ice Breaking Membahana di PKB KKMI Malang

    Ice Breaking Membahana di PKB KKMI Malang

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    Bq. Senin 08 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sejumlah 1799 orang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kabupaten Malang, bernyanyi dan berbahagia bersama. Mulai Kamis 27 Juni 2024 sampai dengan Sabtu 06 Juli 2024, Hotel Grand MIAMI Kepanjen Malang menjadi saksi bagaimana semua guru menikmati pelatihan menyenangkan bersama Sekjen LP Ma’arif NU Kabupaten Malang […]

  • Enam Pilar Trauma Informed Teaching

    Enam Pilar Trauma Informed Teaching

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 177
    • 0Komentar

      Izzy. Minggu, 06 September 2026. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Foto: Para Peserta Acara baru usai, waktu melewati pukul 17.00 wib. Seorang Ibu guru hendak berpamitan untuk pulang. Namun, ia masih berdiri dan bercerita dengan penuh rasa soal pengalamannya mendidik selama ini. Pengalaman sebagai guru BK yang membuatnya sangat sedih dan terpukul, pengalaman yang […]

expand_less