Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Gagal ke Belakang

Gagal ke Belakang

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
  • visibility 943

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Satu-satunya batas untuk mewujudkan hari esok kita adalah keraguan kita hari ini”

Presiden Franklin Delano Roosevelt.

Beberapa waktu terakhir ini, saya sering diminta untuk menjadi juri dalam giat apresiasi sastra ataupun dalam beberapa giat yang dilakukan oleh sekolah, entah itu setelah usai ujian ataupun giat dalam menyambut atau mempersiapkan kedatangan siswa baru.

Dari beragam giat itu, tentunya ada yang berhasil melakukan maksimal dan ada juga yang melakukan kesalahan hingga berakibat kegagalan. Saya melihat banyak kekhawatiran kegagalan ketika anak-anak menunggu hasil perjuangan mereka. Situasi ketakutan melakukan kesalahan dalam belajar yang berakibat kegagalan ini juga terjadi kepada mahasiswa yang juga sedang belajar. Mahasiswa belajar menulis takut gagal dalam menulis. Sehingga membawa saya untuk memompa motivasi dan kepercayaan diri mereka.

Berfikir tentang kata gagal. Pernahkah Anda merasa gagal? Mengalami kegagalan? Inipun tentu sering terjadi dalam kehidupan. Kegagalan akan benar diartikan kegagalan bila kita tidak mengambil pembelajaran di dalamnya. Kenyataannya ada istilah gagal dengan baik yakni situasi gagal namun kita bisa memetik keuntungan di dalamnya yakni sebagai batu loncatan menu kesuksesan.

Seorang pakar bernama Warren Bennis, mewawancarai 70 tokoh bangsa sukses dari berbagai bidang.  Warren Bennis mendapati bahwa tidak seorang pun dari mereka memandang kesalahan mereka sebagai kegagalan. Mereka memandang hal itu sebagai pengalaman belajar yang mengakibatkan mereka memahami arah keberhasilan dan memompa semangat untuk terus tumbuh.

Saya tertarik dengan penjelasan Maxwell tentang istilah gagal ke depan, yakni Gagal yang mengakibatkan kita menemukan hal positif tumbuh dalam hidup, memahami kegagalan sebagai bagian dari kemajuan, dan membuat kita belajar dari setiap kesalahan. Cara pandang manusia terhadap kegagalan akan sangat memengaruhi kehidupannya. Sebab cara pandang memengaruhi suasana keteguhan hati dan keteguhan hati memberi banyak peluang manusia untuk lebih sukses atau lebih baik.

Namun, kita terkadang terlalu cepat menyalahkan situasi dan memberi label diri kita sebagai orang yang gagal. Sebuah kesalahan akan berwujud kegagalan ketika kita terus menerus menanggapi kekeliruan secara tidak benar. Pemikiran dan sikap positif sangat memengaruhi cara kita memandang diri kita sendiri. Sikap positif kita membantu kita untuk bisa melakukan banyak hal dengan lebih baik daripada yang dapat kita lakukan jika sikap kita negatif

Bila kita melihat sejarah, bahwa setiap orang hebat selalu tekun saat mereka menghadapi banyak penolakan dan situasi sulit. Mereka tetap mengambil dari sudut pandang positif. Kita ingat bahwa Albert Einstein sang pemikir hebat pernah diberi tahu oleh kepala sekolah di Munich bahwa ia “tidak akan pernah menjadi orang berarti”. Thomas Edison pernah dianggap remaja yang sulit diajar. Tetapi Thomas Edison sangat percaya bahwa banyak kegagalan hidup dialami orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan pada saat mereka menyerah.

Siswa perlu terus dimotivasi dan didampingi untuk bisa melewati kegagalan dengan terus belajar untuk tumbuh, kegagalan yang mereka alami saat ini dalam sebuah event tidak mebuat menjadi orang yang gagal dalam kehidupan. Ini sesuai dengan ucapan Presiden Theodore Roosevelt “orang-orang yang tidak pernah mebuat kesalahan tidak akan membuat kemajuan”. Sikap saya terhadap kehidupan menentukan sikap kehidupan terhadap saya.

Sebagai penutup tulisan ini, saya bisa belajar dari kisah fenomenal Oliver Goldsmith seorang yang sangat miskin di Irlandia pada tahun 1700-an. Oliver Goldsmith mendapat julukan sebagai “Siswa yang sangat dungu” dari kepala sekolahnya. Hingga dewasa kehidupannya Goldsmith banyak mengalami kegagalan dalam setiap usahanya. Bahkan, Oliver Goldsmith harus menggadaikan pakaiannya untuk membeli makanan. Orang bilang Oliver Goldsmith tidak akan menemukan kebahagian dalam hidupnya. Hingga akhirnya Goldsmith menemukan bakat dan minatnya sebagai penulis dan interpreter yang membawa kesuksesan hidupnya. The Vicar of Wakefield, The desert Vilage, hingga She Stoops to Conquer menjadi saksi keberhasilan Oliver Goldsmith menemukan kesuksesan hidupnya.

Kegagalan adalah harga yang harus dibayar untuk kemajuan. Endingnya adalah Saya teringat ucapan guru saya bahwa ketika kita memotivasi orang lain, sesungguhnya kita sedang memotivasi diri kita sendiri. Bill Gates sang Chairman Microsoft berkata ”Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya.” Jadi sesungguhnya motivasi saya kepada mereka sejatinya adalah tertuju untuk saya sendiri.

Wallahu a’lam, mzizzybq

Senin 18 Desember 2023; 21 46 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 938
    • 0Komentar

    humaslp 6 months ago UncategorizedMalang, LP Maarif Kab. Malang LP Ma’arif Kabupaten Malang tidak henti-hentinya menunjukkan keseriusan untuk membangun persatuan dan kesatuan. Hal ini dibuktikan kembali dengan silaturrahim dengan kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang Dr. H.Mustain,M.Ag., pada hari Selasa (17/05/22) di kediaman pribadi beliau. Silaturrahim beberapa tokoh LP Ma’arif yang dihadiri oleh sang ketua Dr.H. […]

  • Finlandia? Apa yang Bisa Indonesia Pelajari?

    Finlandia? Apa yang Bisa Indonesia Pelajari?

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 3.074
    • 0Komentar

    “Pembelajaran seumur hidup (elinikainen oppiminen)” Moto Pendidikan Finlandia Oleh: Alfisyah & Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Kamis 24 Oktober 2025 Guru besar bidang Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UINMA) Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., menyoroti polemik kriteria sekolah unggul atau terbaik dunia berdasarkan penilaian Programme for […]

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.574
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • SMP An Nashr dan PAC IPNU-IPPNU Wajak Gelar MPLS dan MAKESTA, Tanamkan Semangat Pelajar NU Sejak Dini

    SMP An Nashr dan PAC IPNU-IPPNU Wajak Gelar MPLS dan MAKESTA, Tanamkan Semangat Pelajar NU Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Ahad, 13 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Wajak, 13 Juli 2025 — Dalam upaya memperkenalkan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter pelajar berjiwa organisasi dan religius, SMP An Nashr Wajak menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikolaborasikan dengan kegiatan kaderisasi dasar MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota). Kegiatan ini bekerja sama dengan PAC IPNU […]

  • LP Ma’arif PCNU Malang “Robotic in Ramadhan 2026”

    LP Ma’arif PCNU Malang “Robotic in Ramadhan 2026”

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 808
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Rabu (25/02/2026) riuh peserta berkomentar “Senang sekali, nambah empat hari lagi ya!”, “keren!”, “Robotiknya seru hingga pengen lagi!” ucap para peserta yang baru menyelesaikan Workshop Robotika di sesi pertama. “Madrasah di bawah maarif paling besar atau mayoritas, sehingga kita harus menjadi uswah yakni madrasah yang selalu berkembang dan selalu belajar” […]

  • Guru Besar Itu Mental

    Guru Besar Itu Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru […]

expand_less