Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Musik untuk Kesuksesan Pendidikan

Musik untuk Kesuksesan Pendidikan

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
  • visibility 792

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Porseni Seni Musik

Takusen o mainicho o

Koko desu goshitekitane

Nando waratte nando naite

Nando kaze o hiite

Takusan o tomodachi to

Koko de asondekitane

Doko de hashite doko de koronde

Doko de kenka o shite

(Potongan lirik lagu Sayonara Youchin yang menggambarkan suasana kegiatan di TK)

Pekan ini kita banyak sekali diadakan porseni di madrasah-madrasah. Termasuk juga saya sering menjadi juri perlombaan bidang seni, bahasa dan sastra. Kemarin saya diminta untuk menjadi juri Porseni lomab Menyanyi. Timbul pertanyaan dlam benak saya, kesenian ini sering diperlombakan, namun saya jarang menemukan perhatian khusus untuk mengembangkan minat siswa? Kemudian saya fikir ini mungkin hanya kekurang fahaman saya saja.

Ketika mendengarkan mereka bernyanyi, ternyata banyak yang memiliki skill bernyanyi dengan olah vocal, olah rasa, dan olah jiwa yang baik sampai saya terharu mendengarkannya. Mereka memiliki kecerdasan musikal yang sangat bagus .Saya jadi teringat kepada Wolfgang Amadeus Mozart yang Ketika berusia empat tahun sudah mampu mempelajari musik hanya dalam waktu setengah jam. Ludwig van Bethoven komposer musik terkemuka yang berhasil menciptakan simfoni yang menggambarkan perjuangan dan visi kebebasan mencerahkan serta membangun kesrukunan social. Atau juga Al Kindi hingga Al Farabi yang mengajarkan nilai nilai kehidupan dalam musik. Mereka semua memiliki kecerdasan musikal. Bahkan, KH. Abdurrahman Wahid adalah ulama yang juga senang mendengarkan musik.

Ronald L. Partin menjelaskan bahwa pada pertengahan tahun 1980-1n Howard Gardner, Profesor di Harvard Graduate School of Education mempopulerkan konsep mengenai Kecerdasan Multiple (Multiple Intelligences). Gardner menawarkanpandangan alternatif mengenai kecerdasan. Beliau mendefinisikan sebagai “Lemampuan untuk memecahkan masalah atau kemampuan menciptakan karya yang bernilai paling tidak bagi satu budaya” Gardner menilai kecerdasan sebagai potensi biopsikologi. Ada delapan kecerdasan yang kemudian dikembangkan, salah satunya kecerdasan musical. Kecerdasan musical adalah kemampuan untuk mengenali dan Menyusun suara, nada, dan irama.

Saya ingin menoleh sebentar ke tetangga kita Negara Jepang, Negara yang sangat cepat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Dalam Buku Pendidikan Anak Ala Jepang dijelaskan bahwa Musik (ongaku) dikenalkan sejak kecil. Anak-anak diajari mendengarkan musik, bernyanyi sampai pada dilatih memainkan musik. Musik bukan pelajaran pelengkap atau ekstrakurikuler. Musik diajarkan secara serius dan mendapatkan prioritas yang sama dengan pelajaran lainnya. Pelajaran musik diberikan 2-3 kali per minggu. Jepang meyakini bahwa berlatih musik bisa meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan anak. Di sekolah juga selanjutnya diadakan pertunjukan musik yang dipersembahkan oleh semua peserta didik, bukan peserta didik yang dipilih.

Dengan belajar memainkan alat musik sejak dini, akan sangat membantu meningkatkan konsentrasi anak, membantu membentuk karakter anak, meningkatkan kecerdasan, serta menjaga keseimbangan otak kanan dan kiri anak.akibatnya, proses belajar anak semakin mudah. Itulah mengapa pelajaran musik di Jepang benar-benar diajarkan dengan serius. Peserta didik di Jepang harus belajar bermain musik, bagaimanapun bentuk dan caranya. Apabila anak memiliki bakat dengan hanya berlatih mandiri, mereka akan belajar lebih serius di tempat khusus atau membeli piano  daripada uang jajan mereka habis untu membeli pakaian dan jajanan.

Anak-anak juga bergabung dalam klub atau kelompok di bidang musik. Disitulah peserta didik belajar memainkan alat-alat musik tradisonal ataupun modern. Kegiatan khusus (Tokubetsu Katsudo) berisi berbagai jenis kegiatan yang digalakkan di sekolah.Kurobu Katsudo adalah kegiatan wajib diikuti oleh peserta didik yang berisi pilihan aktivitas bermusik, kerajinan tangan, melukis, computer, dan oleh raga. Pesrsis yang saya sering temui di porseni-porseni kita, bedanya di Lembaga kita aktivitas ini namun jarang dijadikan kegiatan wajib.

Izinkan saya bergeser ke Finlandia yang pernah menempati urutan teratas negara dengan masyarakat paling literat. Finlandia sangat memerhatikan bakat dan minat anak, khususnya di bidang seni musik. Kelas musik mulai ditawarkan kepada anak anak kelas dua, dan kemudian dimulai Ketika kelas 3 sekolah dasar. Peserta didik kelas dan wali murid dua diundang ke sekolah di mana kelas musik berada agar mereka mendengarkan lagu-lagu paduan suara siswa kelas musik, baik secara Bersama-sama maupun dalam pertunjukan masing-masing. Di Kota Javaskyla kelas musik untuk kelas 3-6 berada di Sekolah Kyparamaki. Di sekolah ini mereka belajar selama empat jam per minggu, berbeda dengan sekolah umum yang belajar musik dua jam per minggu.

Ratih D. Adiputri menulis “Setiap kelas berlatih proyek musik mereka sendiri-sendiri dan kelas 9 akan mengadakan konser musik di sekolah untuk menunjukkan bakat mereka …mengekspresikan diri melalui musik yang mereka pelajarai. Lagu baru pun terkadang diperdengarkan. Mereka berlatih di ruang kelas mereka yang dilengkapi dengan peralatan musik lengkap.”

Bila kita kaji dalam Buku Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini Khasanah Islam dan Neurosains yang diambil dari penjelasan May Lwin (2003) “Bidang Neurologi yang menyatakan bahwa suara, irama, dan getaran mampu ditangkap anak atau bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, disiplin ilmu ini menyatakan bahwa kecerdasan musik adalah kecerdasan yang paling besar dalam mengubah dan menggeser berbagai kecerdasan pada otak.” Musik mampu memberikan “ilham” pengabdian religious, mengungkapkan rasa kasih sayang kepada orang lain, dan mengakibatkan duka yang sangat dalam.

Sebagai beberapa penambahan bahwa kecerdasan musikal ini sangat penting, manfaat kecerdasan musical diantaranya bisa meningkatkan kreativitas dan imajinas, meningkatkan intelektualitas, memengaruhi kecerdasan lainnya, dan bisa menjadi terapi psikologis.

Dee Dickinson Pendiri New Horizon for Learning Berkata “Sekolah yang mengintegrasikan pelajaran music dalam kurikulum sejak Taman Kanak-Kanak mampu meningkatkan kecerdasan spasial dan logika. Hal ini dibuktikan oleh seorang alumni sekolah Hungaria yang meraih peringkat ke-1 dalam bidang sains modern.

Kemudian, saya ingin mengaitkan ini juga dengan perkataan guru saya alm. Mr. Vicky dan juga yang sering disampaikan Dr. Amka tentang membangun kebahagiaan dalam pembelajaran. Kebahagian dalam belajar terus kita gencarkan. Banyak hal yang berangkat dari hati yang senang (Muhyiddin, 2006). Kalimat inilah yang paling sederhana untuk melukiskan peranan musik bagi keberhasilan pembelajaran. Lalu bagaimana dengan pembelajaran di sekolah atau madrasah kita selanjutanya? ….biarlah Anda yang menjawab…karena ini sebuah pilihan.

Wallahu a’lam

Jum’at 03 Maret 2023. 15:53 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kami Ngobrol tentang Tes Kemampuan Akademik

    Kami Ngobrol tentang Tes Kemampuan Akademik

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 268
    • 0Komentar

      “Hadiah yang Tuhan berikan kepada kita: potensi diri. Hadiah yang kita berikan kepada Tuhan: Mengembangkannya” Anonim Izzy. 25 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Tes Kemampuan Akademik (TKA) sedang lumayan hangat dibicarakan di dunia Pendidikan. Saya diundang untuk berbicara dan memberikan motivasi serta teknik sederhana kepada siswa dan guru tentang TKA Bahasa Indonesia […]

  • Dari LPM ke LPM

    Dari LPM ke LPM

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd. Senin, 03 Juli 2023 Pada hari Ahad, 2 Juni 2023 bakda Dhuhur saya bersama Pak Amka, begitu saya biasa memanggil mantan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu atau yang biasa disingkat LPM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ini, berangkat takziah ke kediaman Almarhum Bapak Saiful Efendi (Pembina Yayasan Nurul […]

  • Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

    Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Ketika seseorang membatasi tindakan yang akan dilakukannya, ia membatasi tindakan yang mampu dilakukannya” Charles Schwab Beberapa hari ini saya menemani Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dalam berbagai undangan acara wisuda. Beliau terus menghimbau bahwa pendidikan harus dikembangkan dengan rasa bahagia sebagai salah satu esensi dari Merdeka Belajar. Memahami Merdeka Belajar […]

  • Good Practices of Holistic Education Between Indonesia and Zanzibar Tanzania, Africa

    Good Practices of Holistic Education Between Indonesia and Zanzibar Tanzania, Africa

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Mz. Sabtu, 07 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Lima tokoh pendidikan dari Zanzibar Tanzania sowan ke LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, Sabtu (07/02/2026). Sowan atau kunjungan yang juga berisi Seminar Internasional yang dilaksanakan di kantor Ma’arif adalah rangkaian agenda kegiatan yang dimulai dari tanggal 4 hingga 10 Februari 2026. Prof. Dr. H. Abdul […]

  • Kolaborasi Ma’arif NU dan UIN Malang: Pencegahan Bullying dengan Nilai Keaswajaan

    Kolaborasi Ma’arif NU dan UIN Malang: Pencegahan Bullying dengan Nilai Keaswajaan

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 833
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kabupaten Malang – Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Malang terus mengampanyekan Ma’arif Against Bullying. Kampanye tersebut dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (22/08/2024). Kegiatan ini bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN […]

  • Be Excellent School by Excellent in Learning

    Be Excellent School by Excellent in Learning

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Malang, 19 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kegiatan Be Excellent School By Training (BEST) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2025 di SDI-2 Sabilillah berlangsung dengan penuh semangat dan lancar. Hadir sebagai keynote speaker adalah Prof. Ibrahim Bafadal, selaku Pimpinan/Direktur Utama Yayasan Lembaga Pendidikan […]

expand_less