Breaking News
light_mode
Beranda » Agus Mulyono » Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
  • visibility 1.397

By. Dr. Agus Mulyono, M.Kes, (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin konsumtif.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat rusaknya lingkungan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin menampilkan kemewahan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin hedonis.
*

Disinilah sebenarnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diarahkan.

Bahwa pengembangan ilmu dan teknologi akan terus menjadi sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kualitas kehidupan tetapi harus diarahkan untuk tidak saja meningkatkan kualitas kehidupan manusia tetapi juga kualitas kehidupan semua makhluk yang ada di alam semesta ini.

Disinilah peran penting Lembaga pendidikan khususnya yang dibawah naungan kemenag… lebih khusus lagi Perguruan Tinggi Agama, lebih khusus lagi LP Ma’arif untuk mengembangkan ilmu yang diarahkan untuk kemaslahatan dan kemanfaatan yang nyata dan kontekstual untuk seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini yang menggunakan petunjukNYA, menggunakan nilai nilai Islam.

Ada prioritas-prioritas yang perlu dikembangkan berkaitan dengan pengembangan ilmu Pengetahuan dan teknologi…., bahwa pengetahuan dan teknologi dikembangkan kearah yang menyelamatkan yang mempunyai ciri-ciri canggih dari sisi konsep namun sederhana tidak rumit dalam aplikasinya, efisien dan efektif, selaras dengan sistem kerja alam, tidak memunculkan kemewahan atau kesombongan, tidak memunculkan kerusakan baik untuk jangka pendek maupun panjang, tidak menghasilkan sampah/limbah atau sisa sisa yang mengganggu.

Jadi harus lebih dipahami bahwa pengetahuan dibuat dan dikembangkan harus dan untuk memberikan manfaat. Bahwa pengembangan ilmu pengetahuan baik dalam bentuk penelitian, dalam bentuk kegiatan diskusi atau yang lainnya… harus bertujuan pada usaha untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, memberikan kontribusi pada kedaulatan masyarakat, kemandirian dan ketahanan pangan, dan harmonisasi alam semesta.

Jadi pengetahuan yang dikembangkan adalah yang menyelamatkan semua makhluk, bukan pengetahuan yang dikembangkan untuk pengetahuan itu sendiri, bukan ilmu untuk ilmu, bukan untuk kebanggaan-kebanggaan, bukan untuk naik pangkat, bukan untuk pengakuan-pengakuan, bukan dan bukan untuk memperoleh popularitas.

Untuk itu penting diformulasi sedemikian rupa khususnya bagi Perguruan tinggi yang berada dinaungan Kementerian Agama. Apa saja dan bagaimana pengembangan pengetahuan yang menyelamatkan, bagaimana pengembangan pengetahuan yang dapat menjadi amalan/tindakan yang memakmurkan lingkungan, memakmurkan manusia dan sekaligus memakmurkan alam. Sehingga pada akhirnya betul betul dapat memberi warna/mewarnai dunia dengan warna yang lebih baik, (bukan diwarnai atau ikut ikutan diwarnai).

Wallahu a’lam

Senin, 30 Januari 2023

Penyunting: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembiasaan Sportivitas Melalui Olah Raga

    Pembiasaan Sportivitas Melalui Olah Raga

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Bq. Minggu, 23 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Workshop Sepak Bola sebagai Alternatif Pengembangan Potensi Sekolah; Workshop khusus guru PJOK SD dan MI dalam mengembangkan program unggulan sekolah melalui olahraga. Dilaksanakan Sabtu (22/11/2025) pukul 08.00 wib di SMP Ahmad Yani Turen Malang. Dua narasumber utama yakni Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim […]

  • Jagongan Lintas Budaya

    Jagongan Lintas Budaya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 537
    • 0Komentar

      “Secara alamiah sifat manusia itu sama, tetapi kebiasaan dan tradisilah yang membuat mereka jauh terpisah” Confucius Muhammad Masykur Izzy Bq. Senin, 09 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Pekan ini, Kami (Maarif Kabupatan Malang) menerima tamu dari benua sebrang yang jauh yakni dari Afrika. Dr. Abu Bakar Makame Fakih,Mohamed Ali Mohamed, Hussein Iddi, […]

  • Kerjasama LP Ma’arif Kabupaten Malang dengan Tim UIN Mengabdi Qoryah Thayyibah Gelar Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik

    Kerjasama LP Ma’arif Kabupaten Malang dengan Tim UIN Mengabdi Qoryah Thayyibah Gelar Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Selasa, 09 September 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Tim Program UIN Mengabdi Qoryah Thayyibah mengadakan kegiatan “Sosialisasi Pelaksanaan dan Teknis Tes Kemampuan Akademik (TKA)” bagi para guru Matematika tingkat SD/MI dan SMP/MTs. se-LP Ma’arif Kabupaten Malang. Acara ini berlangsung pada Selasa, 9 September 2025 bertempat di Kantor LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Foto: […]

  • Praktik Mengajar Pra-PKL Mahasiswa FITK UIN Malang

    Praktik Mengajar Pra-PKL Mahasiswa FITK UIN Malang

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Malang, 15 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) & LP Ma’arif mengajar merupakan program perdana pra-PKL yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang bekerja sama dengan sekolah swasta di bawah naungan LP Ma’arif Kabupaten Malang. Kunjungan Mahasiswa UIN […]

  • Mengapa World Class? Bagaimana Strateginya?

    Mengapa World Class? Bagaimana Strateginya?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 749
    • 0Komentar

    “Internasional? Mengapa? Bagaimana? Bagaimana murid berwawasan global dan mampu berinteraksi internasional? Bagaimana ini bukan hanya branding saja?” Dwi Retno Palupi, kepala MTs. Almaarif 01 Singosari Malang. Bq. Rabu,  06 Mei 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Malang Melaksanakan Pelatihan Kepala Satuan Pendidikan se-kabupaten Malang batch ke-3 dengan tema World Class […]

  • Rihlah LP Maarif PCNU Kab. Malang ke Negeri Tirai Bambu

    Rihlah LP Maarif PCNU Kab. Malang ke Negeri Tirai Bambu

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Selasa, 30 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Peta perjalanan dari titik Juanda Surabaya ke China sesuai peta. Panjang jarak Rihlah sekitar 12.700 km dalam satu rangkaian perjalanan pulang-pergi sesuai rute peta yang merupakan titik kota besar tujuan. Jika dihitung berdasarkan lintasan penerbangan dan jalur kereta aktual, totalnya dapat berada pada kisaran […]

expand_less