Breaking News
light_mode
Beranda » Agus Mulyono » Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
  • visibility 1.179

By. Dr. Agus Mulyono, M.Kes, (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin konsumtif.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat rusaknya lingkungan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin menampilkan kemewahan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin hedonis.
*

Disinilah sebenarnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diarahkan.

Bahwa pengembangan ilmu dan teknologi akan terus menjadi sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kualitas kehidupan tetapi harus diarahkan untuk tidak saja meningkatkan kualitas kehidupan manusia tetapi juga kualitas kehidupan semua makhluk yang ada di alam semesta ini.

Disinilah peran penting Lembaga pendidikan khususnya yang dibawah naungan kemenag… lebih khusus lagi Perguruan Tinggi Agama, lebih khusus lagi LP Ma’arif untuk mengembangkan ilmu yang diarahkan untuk kemaslahatan dan kemanfaatan yang nyata dan kontekstual untuk seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini yang menggunakan petunjukNYA, menggunakan nilai nilai Islam.

Ada prioritas-prioritas yang perlu dikembangkan berkaitan dengan pengembangan ilmu Pengetahuan dan teknologi…., bahwa pengetahuan dan teknologi dikembangkan kearah yang menyelamatkan yang mempunyai ciri-ciri canggih dari sisi konsep namun sederhana tidak rumit dalam aplikasinya, efisien dan efektif, selaras dengan sistem kerja alam, tidak memunculkan kemewahan atau kesombongan, tidak memunculkan kerusakan baik untuk jangka pendek maupun panjang, tidak menghasilkan sampah/limbah atau sisa sisa yang mengganggu.

Jadi harus lebih dipahami bahwa pengetahuan dibuat dan dikembangkan harus dan untuk memberikan manfaat. Bahwa pengembangan ilmu pengetahuan baik dalam bentuk penelitian, dalam bentuk kegiatan diskusi atau yang lainnya… harus bertujuan pada usaha untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, memberikan kontribusi pada kedaulatan masyarakat, kemandirian dan ketahanan pangan, dan harmonisasi alam semesta.

Jadi pengetahuan yang dikembangkan adalah yang menyelamatkan semua makhluk, bukan pengetahuan yang dikembangkan untuk pengetahuan itu sendiri, bukan ilmu untuk ilmu, bukan untuk kebanggaan-kebanggaan, bukan untuk naik pangkat, bukan untuk pengakuan-pengakuan, bukan dan bukan untuk memperoleh popularitas.

Untuk itu penting diformulasi sedemikian rupa khususnya bagi Perguruan tinggi yang berada dinaungan Kementerian Agama. Apa saja dan bagaimana pengembangan pengetahuan yang menyelamatkan, bagaimana pengembangan pengetahuan yang dapat menjadi amalan/tindakan yang memakmurkan lingkungan, memakmurkan manusia dan sekaligus memakmurkan alam. Sehingga pada akhirnya betul betul dapat memberi warna/mewarnai dunia dengan warna yang lebih baik, (bukan diwarnai atau ikut ikutan diwarnai).

Wallahu a’lam

Senin, 30 Januari 2023

Penyunting: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong><em>Smart Parenting</em> SMP Sunan Giri Wagir “Mendidik dengan Kasih Sayang”</strong>

    Smart Parenting SMP Sunan Giri Wagir “Mendidik dengan Kasih Sayang”

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 30 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Minggu (29/01/2023) dimulai pukul 07.00 wib. dengan nara sumber Dr. KH. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., dan Dr.Najmah Kasir, S.Pd., M.Pd., SMP Sunan Giri Wagir sukses mengadakan acara Smart Parenting SMP Sunan Giri Wagir “Mendidik dengan Kasih Sayang”. Acara ini dilaksanakan di masjid […]

  • Biografi H. Mustahal

    Biografi H. Mustahal

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.451
    • 0Komentar

    humaslp1 month agoLearningMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 4 Oktober 2022 Tokoh pendidikan kelahiran Dusun Brongkal dan mengabdi di Dusun Penjalinan beliau adalah H. Mustahal atau lebih dikenal dengan aba Tahal lahir di Kota Malang pada 1 Januari 1932 (di KTP tertulis tahun 1937(salah)), dari pasangan ayah bernama H. Abdurrahman dan Ibu bernama H. Siti Aminah. […]

  • K.H. MASYKUR: KONSEP GERAKAN PENDIDIKAN PEMBEBASAN

    K.H. MASYKUR: KONSEP GERAKAN PENDIDIKAN PEMBEBASAN

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.727
    • 0Komentar

    humaslp2 weeks ago Learning, OpiniDr. H. Abdul Malik Karim Amrullah. M.Pd.I Dosen FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang Pendidikan Islam telah meletakkan prinsip yang mendasar untuk menghasilkan manusia paripurna yaitu manusia yang selamat dan berkembang intelektual, jiwa dan raganya. Pendidikan Islam lebih memperhatikan untuk menyelamatkan fitrah manusia yaitu manusia yang […]

  • Sekolah Elite Guangzhou

    Sekolah Elite Guangzhou

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Kamis, 25 Juni 2026. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Foto: Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang di Guangzhou No.2 High School Tiongkok Guangzhou No.2 High School (广州市第二中学). Sekolah ini didirikan pada Agustus 1930, menjadi sekolah menengah utama di Guangzhou pada *1956, masuk gelombang pertama sekolah tingkat provinsi di Guangdong pada 1994, dan lolos […]

  • Guru Besar Itu Mental

    Guru Besar Itu Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru […]

  • Sastra Memanusiakan Manusia

    Sastra Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Belajarlah sastra. Kau akan mengerti bahasa manusia dan bicaramu akan santun dan indah” KH Husein Muhammad LP Ma’arif sangat getol untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan, pendidikan yang bahagia, siswa yang bahagia, guru yang bahagia, dengan fitrah nilai-nilai pendidikan yang kembali menuju memanusiakan manusia. Maka tak bisa lepas dari […]

expand_less