Breaking News
light_mode
Beranda » Agus Mulyono » Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
  • visibility 1.148

By. Dr. Agus Mulyono, M.Kes, (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin konsumtif.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat rusaknya lingkungan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin menampilkan kemewahan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin hedonis.
*

Disinilah sebenarnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diarahkan.

Bahwa pengembangan ilmu dan teknologi akan terus menjadi sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kualitas kehidupan tetapi harus diarahkan untuk tidak saja meningkatkan kualitas kehidupan manusia tetapi juga kualitas kehidupan semua makhluk yang ada di alam semesta ini.

Disinilah peran penting Lembaga pendidikan khususnya yang dibawah naungan kemenag… lebih khusus lagi Perguruan Tinggi Agama, lebih khusus lagi LP Ma’arif untuk mengembangkan ilmu yang diarahkan untuk kemaslahatan dan kemanfaatan yang nyata dan kontekstual untuk seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini yang menggunakan petunjukNYA, menggunakan nilai nilai Islam.

Ada prioritas-prioritas yang perlu dikembangkan berkaitan dengan pengembangan ilmu Pengetahuan dan teknologi…., bahwa pengetahuan dan teknologi dikembangkan kearah yang menyelamatkan yang mempunyai ciri-ciri canggih dari sisi konsep namun sederhana tidak rumit dalam aplikasinya, efisien dan efektif, selaras dengan sistem kerja alam, tidak memunculkan kemewahan atau kesombongan, tidak memunculkan kerusakan baik untuk jangka pendek maupun panjang, tidak menghasilkan sampah/limbah atau sisa sisa yang mengganggu.

Jadi harus lebih dipahami bahwa pengetahuan dibuat dan dikembangkan harus dan untuk memberikan manfaat. Bahwa pengembangan ilmu pengetahuan baik dalam bentuk penelitian, dalam bentuk kegiatan diskusi atau yang lainnya… harus bertujuan pada usaha untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, memberikan kontribusi pada kedaulatan masyarakat, kemandirian dan ketahanan pangan, dan harmonisasi alam semesta.

Jadi pengetahuan yang dikembangkan adalah yang menyelamatkan semua makhluk, bukan pengetahuan yang dikembangkan untuk pengetahuan itu sendiri, bukan ilmu untuk ilmu, bukan untuk kebanggaan-kebanggaan, bukan untuk naik pangkat, bukan untuk pengakuan-pengakuan, bukan dan bukan untuk memperoleh popularitas.

Untuk itu penting diformulasi sedemikian rupa khususnya bagi Perguruan tinggi yang berada dinaungan Kementerian Agama. Apa saja dan bagaimana pengembangan pengetahuan yang menyelamatkan, bagaimana pengembangan pengetahuan yang dapat menjadi amalan/tindakan yang memakmurkan lingkungan, memakmurkan manusia dan sekaligus memakmurkan alam. Sehingga pada akhirnya betul betul dapat memberi warna/mewarnai dunia dengan warna yang lebih baik, (bukan diwarnai atau ikut ikutan diwarnai).

Wallahu a’lam

Senin, 30 Januari 2023

Penyunting: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutu Madrasah dan Manajemen Kantin Sehat

    Mutu Madrasah dan Manajemen Kantin Sehat

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 830
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 05 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupatena Malang Menteri Agama atas amanah Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, menyampaikan bahwa, paling tidak pada tahun 2024 sudah ada 10 juta produk sehat yang sudah tersertifikasi halal. Termasuk pembinaan akan dilakukan oleh Kementerian Agama. Hal ini berdasar kepada Instruksi Menteri Agama Nomor […]

  • Menjadi Pribadi Antusias

    Menjadi Pribadi Antusias

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 10.655
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya” Bill Gates Pernahkah anda bertemu dengan rekan kerja Anda yang senyumnya dibuat-buat? Bila berkomentar berlebihan? Perilakunya penuh artificial? Selalu putus asa dalam melaksanakan tugas? Sering mengeluh?. Atau pernahkah kita sering merasakan bosan, jemu, dan kelelahan dengan tugas yang harus kita selesaikan? […]

  • Sukses!, Sub Rayon 56 Gabung Ma’arif Kabupaten Malang

    Sukses!, Sub Rayon 56 Gabung Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Sebanyak delapan Madrasah Tsanawiyah Sub Rayon 56 MTs.N 6 Malang dibawah kepemimpinan Dr. H. Sutirjo, M.Pd., menandatngani MoU dengan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Yuli Nur Rohmawati, M.Pd sebagai pengawas yang membina delapan madrasah tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka meningkatkan […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.727
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 10 Agustus 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (10/8/2024) Susana ramai dan riuh memenuhi pendopo Kabupaten malang yang berada di Jalan Panji Kepanjen. Para elemen masyarakat dan berbagai unsur lembaga pendidikan hadir memenuhi undangan Dewan pendidikan Kabupaten Malang. Diantar unsur penting yang hadir adalah dari Dinas Pendidikan kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten […]

  • Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 05 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “BOP untuk RA sudah dicairkan, BOS juga sudah dicairkan, termasuk TPG untuk guru-guru non PNS sudah kami cairkan” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang sambil tertawa diikuti riuh dari para hadirin. Di Kantor LP Ma’arif NU Kabupaten Malang pada hari Sabtu […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

expand_less