Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Observasi dan Volunteer LP Ma’arif bersama Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Malang

Observasi dan Volunteer LP Ma’arif bersama Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Malang

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
  • visibility 488

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 30 Desember 2022

LP Ma’arif Kabupaten Malang.

Madrasah Ibtidaiyah Desa Sumber Keradenan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang kedatangan mahasiswa pasca sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tepatnya pada Selasa (13/12/2022) pagi hari. Kedatangan beberapa mahasiswa tersebut atas perintah dari salah satu dosen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang merupakan ketua dari LP Ma’arif Kabupaten Malang. Beliau adalah Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd,I., atau sering di panggil bapak Amka. Terdiri dari lima anggota mahasiswa pasca sarjana Manajemen Pendidikan Islam dibawah bimbingan bapak Amka.

Foto bersama dan pemberian kenang-kenangan

Sampainya di lokasi, mahasiswa langsung bertemu dengan bapak Suaidi, SH. Beliau merupakan kepala madrasah tersebut. Beliau menjelaskan beberapa hal seputar sekolah, mulai dari pasang surut dari megelola madrasah tersebut hingga mencapai masa yang lumayan stabil seperti saat ini. Sebelum melaksanakan pengabdian (mengajar) pada hari selasa 13 Desember 2022, salah satu perwakilan dari mahasiswa tersebut sudah melakukan observasi guna mengetahui situasi dan kondisi serta sejauh mana mata pelajaran yang sudah disampaikan pada kelas yang akan dijadikan bahan abdi (untuk mengajar), guna untuk mengetahui materi apa baiknya yang akan disampaikan pada kegiatan pengabdian dan melakukan kegiatan sosialisasi bersama seluruh guru dengan menyesuaikan kebutuhan, serta melihat situasi dan kondisi madrasah tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa menyuguhkan topik diskusi dengan tema “Sekolah Sebagai Agen Perubahan”, dalam tema tersebut berbicara tentang hubungan lembaga pendidikan dengan masyarakat, dan inovasi dalam meningkatkan hubungan antara madrasah dengan masyarakat. Diskusi yang terjadi sangat menarik dan memberikan sebuah solusi baru bagi kepala madrasah. Harapan dari semua anggota mahasiswa adalah dengan munculnya solusi baru tersebut, dapat mengurangi problematika yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Desa Sumber keradenan kecamatan Pakis kabupaten Malang.

Kegiatan ini merupakan salah satu program dari LP Ma’arif Kabupaten malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah ma’arif di Kabupaten Malang.

Penulis: Danis Susanti, Halimah As Sadiyah, Ahmad ‘Izzul Mutho’, Nyak Dara Najmatus Subhi, Maharani

editor: mzizzybq

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solusi Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo

    Solusi Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu, 29 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Mencoba untuk memberikan pelayanan dengan berbagai aspek media dan memanfaatkan berbagai media untuk memberikan berbagai  hal positif. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang mengisi dengan program talkshow pendidikan yang diisi oleh Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo. Sabtu (25/03/2023) live dari kediaman Prof. Dr. […]

  • Madu vs Embun PKB Guru MI Kab. Malang

    Madu vs Embun PKB Guru MI Kab. Malang

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Bq & Abd. Rozzaq, M.Pd. Kamis 04 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang “Masih ada energi yangg hadir diwaktu yang semestinya, masih ada embun penyejuk yang menetes pada waktu semestinya, masih ada madu yang tak tergantikan ditengah herbal, obat, jamu, dan ramuan yang merebak. ….. Kehadiran, hipnotis Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo dalam dunia […]

  • Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 236
    • 0Komentar

    “Tidak ada yang lebih menyedihkan dalam hidup saya selain melihat kerasnya hati orangorang terpelajar” Mahatma Gandhi (Pemimpin Spiritual dan Politikus India: 1869-1948) Adinda aulia & Izzy. Sabtu, 17 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam kehidupan sosial, manusia tidak pernah lepas dari interaksi dengan orang lain. Namun, tidak semua bentuk interaksi berjalan secara positif. […]

  • Kader NU Ikuti Program Santri International Fellowship di Inggris

    Kader NU Ikuti Program Santri International Fellowship di Inggris

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Ida Fitri Anggarini, Rabu, 04 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Ahad, 01 Desember 2024. Santri yang terpilih dalam progam Santri International Fellowship (Inggris) sedang melaksanakan berbagai kegiatan di Inggris termasuk mengunjungi Indonesian Islamic Center bersama Muslimat NU, PCI NU United Kingdom di London. Program ini merupakan kolaborasi apik antara Kementerian Agama RI dengan […]

  • Lungguhe Seng Suwe

    Lungguhe Seng Suwe

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Minggu 4 Juni 2023 Lailatul ijtima yang dilakukan di kantor PCNU Kabupaten Malang, menyiratkan banyakmotrivasi yang diterima ketika mengikuti kegiatan tersebut. Kita harus bersyukur menjadi warga Negara Indonesia yang mencintai Rasulullah saw. Semoga Allah menjadikan kita manusia manusia terbaik dan manusia yang beruntung. Berjuang di NU butuh istiqomah dan rela berkorban. […]

  • PURNAWIYATA SEKOLAH KEJURUAN

    PURNAWIYATA SEKOLAH KEJURUAN

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 697
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago Pendidikan Lembaga Pendidikan SMK Unggulan An-Nur Bululawang Malang dimana penulis mengabdikan diri untuk mengajar sampai sekarang sudah berhasil meluluskan angkatan ke-6 sejak berdiri pada tahun 2014, ya itu angkatan ke-6 karena 2 tahun pelajaran pertama masih dikelas X dan XI. Edisi spesial ini terlaksana dengan menakjubkan dan tentu berbeda pasca wabah […]

expand_less