Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » NONGKRONG SOAL VISI

NONGKRONG SOAL VISI

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
  • visibility 852

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Esensi terpenting dari kepemimpinan adalah memiliki visi. Itu harus menjadi visi yang bisa Anda ucapkan dengan jelas dan lantang di setiap kesempatan. Anda tidak bisa meniupkan terompet dengan ragu-ragu” Theodore Hesburgh.

No, ngapa kamu gak jawab waktu ditanya soal visi di seminar tadi?” Tanya Budi agak gusar pada temannya Narno. “lah aku yo gak ngerti kang, dulu di madrasahku wes ngono visine” jawab Narno sengit.

Oalah ditanya visi aja gak bisa jawab!” ucap Edi sambil mengaduk kopinya yang masih panas. “Emang kamu tahu?” kompak Budi dan Narno sambil menolah ke arah Edi. “Ora, hahahahah” tawa Edi sambil menyeruput kopi item ditangannya.

Aku dulu pernah dituturi tentang cara membuat visi, Cuma aku takut keliru jawabe, lah isin aku too kang!” sahut Adi yang dari tadi nyimak obrolan temannya, sambil menikmati pisang gorang dimulutnya. “Piye kang? Coba di eling-eling” ujar Ahmad, guru muda yang baru setahun mengajar.

ya weees, ngene looo” Adi mengernyitkan dahinya seakan serius sekali

Visi merupakan cita-cita organisasi atau lembaga madrasah yang digambarkan secara jelas. Di dalam visi biasanya ada nilai inti yang ditulis secara jelas yaitu nilai kualitas, nilai efektivitas, dan nilai ekuitas. Visi yang kuat adalah hasil sudut pandang dan harapan dari para stakeholder terhadap suatu lembaga madrasah/madrasah.

Naah lanjut yooo” lanjut Adi sambil menyilangkan kedua kakinya di atas kursi. Rumusan visi madrasah hendaknya mencakup hal-hal seperti; Satu, sosok lembaga macam apa yang diinginkan di masa depan; Dua, justifikasi sosial atas keberadaan madrasah yang diwujudkan dalam isu-isu pendidikan apa yang harus ditangani oleh madrasah atau masalah-masalah pendidikan mana yang akan diatasi oleh madrasah/madrasah; Tiga, apa yang harus diakui, diantisipasi dan dijawab oleh semua madrasah berkaitan dengan kebutuhan dan masalah-masalah tersebut; Empat, siapa stakeholder utama madrasah ini, bagaimana madrasah merespon kebutuhan para stakeholder itu, dan bagaiamana madrasah mengetahui keinginan yang mereka harapkan dari madrasah; Lima, apa yang membuat madrasah tersebut unik atau berbeda dengan yang lain, dan karena itu, apa yang membuat madrasah itu memiliki keunggulan kompetitif, “Jare Depdiknas ngono kui” Sambil menolah kanan kiri melihat ekspresi rekan-rekannya.

Nah, lanjut yoooo, Pak Eko Susilo pernah berpendapat begini bahwa madrasah yang baik memiliki visi yang baik, visi yang baik ciri-cirinya adalah; Satu, memperjelas arah tujuan; Dua, mudah dimengerti dan diartikulasi dengan baik; Tiga, mencerminkan cit-cita tinggi dan menetapkan standar unggul; Empat, menumbuhkan inspirasi, semangat, kegairahan, dan komitmen; Lima, menciptakan makna bagi organisasi; Enam, merefleksikan keistimewaan organisasi; Tujuh, mencerminkan nilai-nilai yang dijujung tinggi oleh organisasi; dan Delapan, kontekstual terkait orang dan lingkungan sejarah perkembangan organisasi.” Jelas Adi pada teman-temannya.

Bila kita merujuk pada  Depdiknas tahun 2007 , Visi yang efektif juga memiliki karakteristik, karakteristik seperti yang diuraikan dalam Depdiknas tahun 2007 yaitu bahwa visi; Satu, jelas dan tidak membingungkan; Dua, menarik dan mudah diingat; Tiga,  aspiratif, realistis, dan dapat dicapai; empat, selaras dengan nilai-nilai, budaya, dan cara pandang madrasah/madrasah; Lima, berjangka waktu; Enam, singkat, sebaiknya kurang dari sepuluh kata; Tujuh, inspiratif dan menantang; Delapan, disepakati oleh semua stakeholder madrasah/madrasah; Sembilan, menyatakan dengan jelas esensi dari apa yang seharusnya dicapai madrasah/madrasah; Sepuluh, fleksibel dan menumbuhkan kreativitas.

Visi adalah gambaran nyata yang pemimpin lihat dari apa yang dilakukan atau apa jadinya kelompoknya. Maxwell menjelaskan bahwa menurut survey yang dilaporkan majalah Leadership, mengomunikasikan visi adalah bagian yang paling membuat frustasi dalam memimpin sebuah organisasi. Pengalaman banyak mengajarkan prinsip mengenai visi.

  • Kredibilitas sebuah visi bergantung pada sang pemimpin
  • Penerimaan sebuah visi ditentukan oleh tepat-tidaknya waktu visi itu dipresentasikan.
  • Nilai sebuah visi ditentukan oleh energy dan arah yang diberikannya.
  • Evaluasi sebuah visi ditentukan oleh tingkat komitmen orang-orang.
  • Kesuksesan sebuah visi ditentukan oleh apakah pemimpin dan pengikutnya sama-sama menghayatinya.

Wallahu a’lam

Ahad, 26 Juni 2022/12.15 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs. Sunan Bonang Pujon Cetak Siswa Disiplin, Santun, dan Berprestasi

    MTs. Sunan Bonang Pujon Cetak Siswa Disiplin, Santun, dan Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 956
    • 0Komentar

    humaslp 1 month ago Beritamzizzybq. Senin 17 Oktober 2022 “Bagaimana cara kita untuk menanamkan pemahaman kepada anak, supaya mereka bila curhat, curhatnya kepada sang ibu?” buka pertanyaan dari wali murid, “Bagaimana cara supaya anak mau menunjukan semua isi gawainya biar saya tahu apa yang dia lakukan” hadirin yang lain juga ikut bertanya. hangat diskusi parenting […]

  • Jadikan Idul Fitri Momentum Konsolidasi, LP Ma’arif NU Dapat Dukungan Positif

    Jadikan Idul Fitri Momentum Konsolidasi, LP Ma’arif NU Dapat Dukungan Positif

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    humaslp 5 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang. “Hari ini kita mulai silaturrahim dari ndalem Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH Zainul Arifin” ajak ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang kepada tim yang hadir waktu itu. “Selanjutnya kita akan terus bergerak ke tokoh-tokoh lainnya.” Tambah beliau sembari menunjukkan ekpsresi penuh semangat. Foto: Pengurus LP Ma’arif […]

  • <strong>LANGKAH AWAL PROGRAM PENGABDIAN PC LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG</strong>

    LANGKAH AWAL PROGRAM PENGABDIAN PC LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    “Musuh terbesar kesusksesan adalah kesuksesan hari ini” John. C. Maxwell Selama saya di LP Ma’arif menemani Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd.I bersama para pengurus lainnya. Ada banyak sekali pertanyaan yang ingin diketahui jawabnnya oleh para anggota Ma’arif di wilayah Kabupaten Malang. Sehinga tulisan ini menurut saya perlu guna menjawab […]

  • Jejak Isra Mi’raj, Semangat Ibadah Menggema di Anak Soleh

    Jejak Isra Mi’raj, Semangat Ibadah Menggema di Anak Soleh

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 544
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Meski bel tanda pulang telah berbunyi, semangat para siswa Sekolah Anak Soleh Full Day tak lantas meredup. Aula sekolah justru dipenuhi antusiasme saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar dengan khidmat dan penuh keceriaan. Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini dilaksanakan pada 15 Januari 2026 pukul 14.00 WIB di Aula […]

  • 395 SISWA SMK NUSA SUKSES BELAJAR SIAP BEKERJA

    395 SISWA SMK NUSA SUKSES BELAJAR SIAP BEKERJA

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Wahid Khoiruddin, S.Pd. Sabtu, 3 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Suasana riuh penuh kegembiraan dan haru tengah mewarnai pelepasan peserta didik sebanyak 395 kelas XII dalam Purnawiyata angkatan ke-15 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo di Jl. Raya Subandi, Robyong, Wonomulyo, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu Kliwon (03/6/2023). Kepala SMK NU Sunan […]

  • Menjadi Pribadi Antusias

    Menjadi Pribadi Antusias

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 10.629
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya” Bill Gates Pernahkah anda bertemu dengan rekan kerja Anda yang senyumnya dibuat-buat? Bila berkomentar berlebihan? Perilakunya penuh artificial? Selalu putus asa dalam melaksanakan tugas? Sering mengeluh?. Atau pernahkah kita sering merasakan bosan, jemu, dan kelelahan dengan tugas yang harus kita selesaikan? […]

expand_less