Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri

Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
  • visibility 771

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Disiplin adalah senjata kemajuan” KH. Imam Zarkasyi

Selasa 7 Februari 2023 kita telah dimanjakan dengan acara yang sangat spektakuler memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama. saya dan mungkin Anda yang merasakan sama dengan saya tentunya sangat terpukau dengan berbagai macam kegiatan dan atraksi yang digelar, termasuk sajian dari Banser yang luar biasa. Acara besar dan hebat terjadi dengan penuh ketertiban dan didesain dengan sangat apik. Ada satu hal yang saya lihat bagaiman acara itu terlaksana dengan baik yaitu, disiplin!.

Di lain hari, Sabtu sampai minggu, 11-12 Februari 2023, Satuan Komunitas Pramuka Lembaga Pendidikan Ma’arif Kabupaten Malang akan mengadakan gelar Gladi Tangguh Pramuka Penegak dan Pandega di Lingkungan Ma’arif Nahdltul Ulama Kabupaten Malang. Dan sekali lagi, mengingat, melihat, dan bersikap dalam pramuka yang sangat terlihat adalah pengembangan kepemimpinan dengan penguatan karakter yang bernama, disiplin!.

Disiplin, tidak semua orang menyukai kata ini. Terkadang kita hanya merasa cukup dengan talenta. Disiplin diri adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu yang benar meskipun Anda tidak menyukainya. Ini perihal pertarungan untuk menaklukkan diri sendiri. Petuah bijak dari KH Imam Zarkasyi di atas sejalan dengan apa yang ditulis oleh Oswald Sanders penulis buku Spiritual Leadership yang menuliskan bahwa masa depan berada di tangan orang yang disiplin.

Talenta memang terkadang sangat diunggulkan. Namun, penulis H. Jackson Brown Jr. mengingatkan bahwa bakat tanpa disertai disiplin bagaikan seekor gurita di atas sepatu roda. Ada banyak Gerakan, tetapi Anda tidak pernah tahu ka mana arah Gerakan itu, apakah maju, mundur, atau menyamping. Dan semua pemimpin hebat memahami bahwa tanggung jawab utama mereka adalah kedisiplinan dan pengembangan diri. Pilihan melakukan kedisiplinan sejak awal adalah sebuah perjuangan untuk menaklukkan diri sendiri dengan melakukan semua hal yang tidak Anda inginkan. Dan banyak calon pemimpin berhenti berjuang berdisiplin dan baru menyadari di belakang hari bahwa jalan pintas tanpa disiplin tidak mendatangkan hasil jangka Panjang. Pengendalian diri adalah awal dari disiplin!

Tokoh leadership dunia Maxwell menulis dalam bukunya dan menjelaskan bahwa Presdiden harry S. Truman berkata “Dengan membaca kisah kehidupan orang-orang hebat, saya mengetahui bahwa kesuksesan pertama yang mereka raih adalah atas diri mereka sendiri. Bagi mereka, disiplin dirilah yang paling utama.” Memimpin diri sendiri terlebih dahulu adalah tantangan terbesar dalam kepemimpinan. Dan harga yang harus dibayar adalah kedisiplinan diri. Saya memahami bahwa setiap hal dan segala hal yang saya inginkan dalam hidup, semua hal yang ingin saya perjuangkan menuntut sebuah upaya yang menantang, meletihkan, melelahkan, berat dan sulit. Disiplin bagai sebuah pendakian dalam kehidupan.

Adalah penulis sukses Bernama Kopmayer, Ketika Kopmeyer bertemu dengan motivator dunia Brian Tracy, Kopmeyer berkata “Ada 999 prinsip kesuksesan lain yang saya temukan dari pembacaan pengalaman saya, tetapi tanpa disiplin diri, tidak satupun akan berhasil.” Disiplin diajarkan sangat baik dan bisa kita temukan di tiga institusi, yaitu di militer, pesantren, dan pramuka. Mungkin disinilah peran Pramuka bisa terus menggembleng kedisiplinan.

Disisi berbeda, ada ketidakdisiplinan. Ketidakdisiplinan merupakan penghambat perkembangan potensi banyak orang. Lalu bagaimana dengan orang yang bilang tidak lahir dari lingkungan yang disiplin? Kabar baiknya adalah disiplin diri tidak harus selalu dimiliki sejak lahir, disiplin diri bisa dikembangkan, harus diupayakan bukan dengan berharap dihadiahkan.

Saya mengutip dari buku Developing the Leader Within You 2.0 menjelaskan bahwa ada dua tipe orang di bidang disiplin diri. Tipe pertama, menunda-nunda tugas yang harus diselesaikan, memilih bersenang-senang sekarang, dan tidak melakukan yang harus dikerjakan. Tipe kedua, berupaya keras sekarang dengan melakukan hal-hal penting, meskipun tidak merasa menyenangkan, dan bersedia menunda kegembiraan agar bersenang-senang kemudian, mirip seperti pepatah “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian.”

Saya berharap selanjutnya ada kita mendasar yang bisa saya lakukan. Masih dalam penjelasan Maxwell bahwa ada tiga kiat yang akan membantu Saya atau mungkin juga Anda yang ingin mengembangkan disiplin diri jika memang hal ini sulit bagi kita. Pertama, orang-orang yang memiliki disiplin diri sengaja menghindari godaan; Kedua, orang-orang yang memiliki disiplin diri mengetahui kapan harus mengerahkan energi; Ketiga, orang-orangt yang memiliki disiplin diri memahami dan menerapkan prinsip berupaya keras sekarang, bersenang-senang kemudian.

Izinkan saya menyampaikan ucapan penulis naskah drama dari Jerman, Carl Zuckmayer “Separuh hidup adalah keberuntungan, separuh lainnya adalah disiplin, dan itu separuh penting. Karena tanpa disiplin, Anda tidak akan tahu cara memanfaatkan keberuntungan.”

Kedisiplinan diri membuat seorang pemimpin menjadi sangat penting, belajar mendisiplinkan diri untuk melakukan hal yang benar dan penting. Semoga Allah memberikan kemudahan. Amiin.

Wallahu a’laam

Mzizzybq, Jum’at 10 Februari 2023; 10:59 wib.

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Kepemimpinan bangsa-bangsa itu selalu berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapainya. Ada kesenjangan yang jauh dalam pencapain ilmu pengetahuan antara bangsa-bangsa yang berkuasa di dunia sekarang dengan bangsa-bangsa lainnya yang tidak berdaya, yang bodoh, yang miskin dan yang terbelakang’ Abu Al-A’la Al Maududy (Manhaj Jadid li at-Tarbiyah wa at-Ta’lim) Dinamika […]

  • Harlah ke-66 MI Al Ishlah Sumbersuko Wagir

    Harlah ke-66 MI Al Ishlah Sumbersuko Wagir

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Bq. 19 April 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Ahad (19/04/2026). adalah hari bersejarah bagi MI Al Islah Sumbersuko Wagir di tahun 2026. Para alumni bekerjasama dengan berbagai elemen pendidikan dan masyarakat, seperti kampus, muslimat, anshor, banser, dan tentunya warga masyarakat mengadakan gebyar harlah MI Al Ishlah ke-66. Dan tentunya LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang […]

  • SMP An Nashr dan PAC IPNU-IPPNU Wajak Gelar MPLS dan MAKESTA, Tanamkan Semangat Pelajar NU Sejak Dini

    SMP An Nashr dan PAC IPNU-IPPNU Wajak Gelar MPLS dan MAKESTA, Tanamkan Semangat Pelajar NU Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Ahad, 13 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Wajak, 13 Juli 2025 — Dalam upaya memperkenalkan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter pelajar berjiwa organisasi dan religius, SMP An Nashr Wajak menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikolaborasikan dengan kegiatan kaderisasi dasar MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota). Kegiatan ini bekerja sama dengan PAC IPNU […]

  • SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION

    SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Selasa, 21 April 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Workshop yang diselenggarakan SMK NUSA kali ini fokus strategi yang efektif dalam mengembangkan SMK NUSA untuk mencapai reputasi internasional. Prof Agus Maimun, MPd sebagai narasumber utama, menyatakan bahwa agar menjadi SMK yang bereputasi internasional, maka ada beberapa langkah strategis yang harus dilakukan, pertama adalah […]

  • Kunjungan dan Pembekalan KKM Mahasiswa UIN Malang di LP Ma’arif Kabupaten Malang

    Kunjungan dan Pembekalan KKM Mahasiswa UIN Malang di LP Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Malang, 26 Desember 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam rangka persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 127 dan 128 melaksanakan kegiatan kunjungan sekaligus pembekalan di Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kabupaten Malang pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembekalan awal […]

  • Pendidikan adalah Kehidupan Itu Sendiri

    Pendidikan adalah Kehidupan Itu Sendiri

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 554
    • 0Komentar

    “Pendidikan Melahirkan Orang yang Berilmu. tetapi Agama Melahirkan Orang yang Berakhlak” Ibnu Khaldun. Bq. Ahad, 16 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Hawa terasa dingin meresap ke pori-pori kulit saat dibawa angin berhembus malam ini. Setelah hampir seharian penuh disirami oleh rintik bening air hujan yang kadang terasa enggan berhenti. Terlihat waktu 20.51 wib […]

expand_less