LP Ma’arif inisiasi Gerakan Berdampak dengan 9 Guru Besar di Pesantren Cinta al-Qur’an
- account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
- calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
- visibility 274

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Hari sabtu, 8 Nopember 2025 Pesantren Cinta al-Quran kedatangan tamu 9 Profesor bersama LP MA’ARIF Kab Malang sebagai inisiator nya. Kesembilan Profesor itu adalah Prof Dr Ahmad Barizi, Prof Dr Wahid murni, Prof Dr Amka, Prof Dr Bisri Mustofa, Prof Dr A Fadil S. J, Ass Profesor Abdul Ghafur, Prof Dr Syamsul Ulum, Ass Profesor Slamet Daroini, Ass Prof Amin Nur.

Sebagai tuan rumah Ust Deden sekaligus pengasuh Pesantren Cinta al-Quran sangat senang kedatangan 9 Profesor dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu. Ust Deden berharap gerakan ini akan menjadi pintu awal terbukanya akses pendidikan dengan kehidupan kota Malang, karena Sitiarjo memang daerah yang cukup jauh dengan kota Malang, karenanya gerakan ini sangat penting bagi Pesantren Cinta al-Quran dalam pengembangan manajemen lembaga.
Prof Dr Amka juga menjelaskan maksud kedatangan para Guru Besar bersama LP Ma’arif Kab Malang untuk terus ikut menjaga obor ilmu di Malang Selatan ini tetap hidup dan terus memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar. Sementara itu Prof Ahmad Barizi menyatakan bahwa Kyai itu ibarat kompas kehidupan bagi para santrinya, maka Ust Deden berperan untuk mengarahkan masa depan santrinya untuk meniti kehidupan yang lebih baik. Prof Fadil juga menyatakan Manajemen yang buruk adalah penyebab kehancuran, karenanya Pesantren Cinta al-Quran ini harus dikembangkan dengan manajemen yang baik. Prof Abdul Ghafur menyatakan bahwa Pesantren hakikatnya menjaga ilmu para wali, karenanya belajar kepada Kyai hakikatnya belajar kepada para wali, dan tentunya para wali adalah ulama pewaris para nabi. Prof Dr Syamsul Ulum memberikan motivasi bagi para santri yang belajar al-Quran harus meningkatkan tidak hanya menghafal, tapi juga memahami al-Quran.

Di sela sela dialog seminar salah satu ustadz Pesantren cinta al-Quran menyatakan bagaimana ke depan agar program Gerakan Gubes ini betul-betul berdampak, maka Prof Dr Wahid Murni dan Ass Prof Amin Nur menyatakan siap untuk memberikan pelatihan via online bagi para guru dan kepala sekolah bagaimana mengembangkan kurikulum dengan baik. Prof Dr Bisri Mustofa dan Ass Prof Slamet, juga menegaskan siap misalnya ada pengembangan program bahasa Arab.
- Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni
