Breaking News
light_mode
Beranda » Agus Mulyono » Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
  • visibility 1.293

By. Dr. Agus Mulyono, M.Kes, (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin konsumtif.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat rusaknya lingkungan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin menampilkan kemewahan.

Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin hedonis.
*

Disinilah sebenarnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diarahkan.

Bahwa pengembangan ilmu dan teknologi akan terus menjadi sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kualitas kehidupan tetapi harus diarahkan untuk tidak saja meningkatkan kualitas kehidupan manusia tetapi juga kualitas kehidupan semua makhluk yang ada di alam semesta ini.

Disinilah peran penting Lembaga pendidikan khususnya yang dibawah naungan kemenag… lebih khusus lagi Perguruan Tinggi Agama, lebih khusus lagi LP Ma’arif untuk mengembangkan ilmu yang diarahkan untuk kemaslahatan dan kemanfaatan yang nyata dan kontekstual untuk seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini yang menggunakan petunjukNYA, menggunakan nilai nilai Islam.

Ada prioritas-prioritas yang perlu dikembangkan berkaitan dengan pengembangan ilmu Pengetahuan dan teknologi…., bahwa pengetahuan dan teknologi dikembangkan kearah yang menyelamatkan yang mempunyai ciri-ciri canggih dari sisi konsep namun sederhana tidak rumit dalam aplikasinya, efisien dan efektif, selaras dengan sistem kerja alam, tidak memunculkan kemewahan atau kesombongan, tidak memunculkan kerusakan baik untuk jangka pendek maupun panjang, tidak menghasilkan sampah/limbah atau sisa sisa yang mengganggu.

Jadi harus lebih dipahami bahwa pengetahuan dibuat dan dikembangkan harus dan untuk memberikan manfaat. Bahwa pengembangan ilmu pengetahuan baik dalam bentuk penelitian, dalam bentuk kegiatan diskusi atau yang lainnya… harus bertujuan pada usaha untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, memberikan kontribusi pada kedaulatan masyarakat, kemandirian dan ketahanan pangan, dan harmonisasi alam semesta.

Jadi pengetahuan yang dikembangkan adalah yang menyelamatkan semua makhluk, bukan pengetahuan yang dikembangkan untuk pengetahuan itu sendiri, bukan ilmu untuk ilmu, bukan untuk kebanggaan-kebanggaan, bukan untuk naik pangkat, bukan untuk pengakuan-pengakuan, bukan dan bukan untuk memperoleh popularitas.

Untuk itu penting diformulasi sedemikian rupa khususnya bagi Perguruan tinggi yang berada dinaungan Kementerian Agama. Apa saja dan bagaimana pengembangan pengetahuan yang menyelamatkan, bagaimana pengembangan pengetahuan yang dapat menjadi amalan/tindakan yang memakmurkan lingkungan, memakmurkan manusia dan sekaligus memakmurkan alam. Sehingga pada akhirnya betul betul dapat memberi warna/mewarnai dunia dengan warna yang lebih baik, (bukan diwarnai atau ikut ikutan diwarnai).

Wallahu a’lam

Senin, 30 Januari 2023

Penyunting: Izzy

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Quality Control Circle Kepemimpinan Rasulullah saw</strong>

    Quality Control Circle Kepemimpinan Rasulullah saw

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Setiap institusi hebat adalah perpanjangan bayang-bayang seseorang” Ralph Waldo Emerso Beberapa kali saya diminta untuk berbicara tentang kepemimpinan di beberapa acara yang sangat sederhana karena bagi saya itu adalah forum belajar. Learn to know, learn to do, learn to be, leran to live together dan learn to learn. Terkadang saya […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

  • Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.832
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Rabu. 29 November 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Ketua LP Ma’arif NU Kab Malang kali ini kedatangan seorang tokoh Pendidikan dari Malang Selatan yaitu Ustadz Deden, beliau berjuang dan berdakwah disana mulai dari nol sampai melakukan sebuah perubahan yang luar biasa. Nama lengkapnya adalah H. Deden Jaenal Abidin, SHI., M.Pd.I., lahir […]

  • Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    Bq. Rabu 17 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Viva foreverI’ll be waitingEverlasting, like the sunLive forever,For the momentEver searching for the one(Spice girls) Sore itu ketika saya menikmati lantunan lagu indah dari Spice Girls. Ada diskusi kecil antara pengurus LP Ma’arif tentang perkambangan Madrasah-madrasah LP Ma’arif di berbagai pelosok Kabupaten Malang. Saya menulis […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.849
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 10 Agustus 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (10/8/2024) Susana ramai dan riuh memenuhi pendopo Kabupaten malang yang berada di Jalan Panji Kepanjen. Para elemen masyarakat dan berbagai unsur lembaga pendidikan hadir memenuhi undangan Dewan pendidikan Kabupaten Malang. Diantar unsur penting yang hadir adalah dari Dinas Pendidikan kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten […]

  • Implementasikan Deep Learning dan Kurikulum Cinta, Komitmen Ma’arif PCNU Kabupaten Malang  Melawan Intoleransi dan Bullying

    Implementasikan Deep Learning dan Kurikulum Cinta, Komitmen Ma’arif PCNU Kabupaten Malang  Melawan Intoleransi dan Bullying

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 3.678
    • 0Komentar

    Bq. Jum’at 16 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kamis (15/05/2025) Gedung pertemuan MI Hidayatulloh Pringu Bululawang Kabupaten Malang penuh sesak dengan dominasi warna merah dan hitam. Para guru Madrasah Ibtidaiyah memadati ruang tersebut dengan menggunakan seragam batik salah satu ciri khas mereka. Mereka hadir untuk mengikuti Workshop Deep Learning dan Kurikulum Cinta. Guru-guru […]

expand_less