Breaking News
light_mode
Beranda » DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI » Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 1.059

Prof. Amka. Selasa, 28 Oktober 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang.

Seringkali kita mendapati pernyataan “kita harus menjadi orang yang mandiri”, sebenarnya apakah sebenarnya mandiri itu? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, secara umum, mandiri berarti seseorang yang dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain, atau bisa juga mandiri Adalah tekad untuk bekerja keras demi mencukupi kebutuhan hidup tanpa mengandalkan orang lain. Pertanyaannya adalah apakah bisa kita hidup tanpa mengandalkan orang lain?  Tampaknya tidak mungkin, karenanya makna mandiri sebenarnya adalah kemampuan individu untuk mengatur hidupnya sendiri, membuat keputusan, dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan pilihannya agar tercipta sebuah ekosistem untuk survive. Berarti, kurikulum untuk membentuk kepribadian yang mandiri adalah bagaimana seorang individu diajari untuk mengambil sebuah keputusan dengan berbagai macam resiko yang dihadapinya dan dia bertanggungjawab atas keputusannya itu, serta bagaimana mendesain sebuah ekosistem yang baik di mana di dalamnya ada dorongan, marketing, branding dan inovasi dari proses produksi yang dihasilkan oleh individu.

Bagaimana memulai kemandirian itu sendiri terutama bagi sebuah lembaga, misalnya lembaga pendidikan, karena ujungnya Adalah sebuah eksistensi dan survive, bahkan suistanable Lembaga itu sendiri agar tidak ditinggalkan pelanggannya, maka pertama yang harus dilakukan adalah lembaga itu harus Care alias peduli, pada pengguna (user) produk yang akan kita hasilkan, berarti kita harus mengidentifikasi kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh calon user kita, berarti manajemen lembaga pendidikan harus punya data based kebutuhan calon pengguna (user) itu sendiri dan pihak manajemen terutama seorang pemimpin yang mengelola lembaga pendidikan. Kepedulian terhadap pengguna (user) itu juga bisa dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan manajemen kelembagaan, serta harus terbuka (open mind) terhadap segala masukan dan kritikan dari pengguna (user). Jika manajemen sudah terbuka dan mulai transparan, maka muncul konsekuensi logis yaitu kepercayaan (trust).

 

Gb.1. Model Ekosistem Siklus Kemandirian Lembaga Non Profit

Kepercayaan (trust) Adalah kunci awal Lembaga Pendidikan untuk mengoptimalkan segala resources organisasi yang ada, yang mestinya akan berdampak pada keuntungan finansial sebuah lembaga. Resources itu bisa berupa barang atau jasa yang dikeluarkan oleh Lembaga Pendidikan, misalnya jasa layanan administrasi yang biasanya masyarakat sebagai user kesulitan untuk menggunakannya, dengan model jasa layanan administrasi online dan memudahkan maka masyarakat akan lebih senang menggunakannya meskipun harus membayar dari layanan itu, masyakat sebagai pengguna akan senang, begitu pula barang yang diproduksi oleh Lembaga Pendidikan misalnya seragam atau buku yang diproduksi oleh lembaga itu juga akan sangat disukai oleh masyarakat sebagai pengguna, karena sudah percaya. Jadi kepercayaan menghasilkan keuntungan finansial bagi eksistensi lembaga pendidikan itu sendiri. Keuntungan finansial inilah yang harus dimanfaatkan lembaga pendidikan itu untuk dijadikan data awal atau untuk mengetahui arus kas (cash flow), karena dititik ini status lembaga pendidikan yang mestinya nir laba, di poin ini sudah menjadi lembaga yang sudah masuk kategori profit, sehingga pengetahuan tentang arus kas (cash flow) harus di pahami oleh pihak manajemen.

Hal ini menunjukkan jika bisnis Anda memiliki cukup uang kas atau dana untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari. Ketika Anda memiliki arus kas positif, artinya jumlah uang tunai yang masuk ke bisnis Anda lebih banyak daripada yang Anda keluarkan. Dengan begitu, Anda tidak akan kesulitan untuk membayar tagihan dan menutupi pengeluaran lainnya. Sebaliknya, ketika arus kas bisnis Anda menunjukkan tanda negatif, berarti jumlah pengeluaran lebih besar daripada jumlah pemasukan.

Segala pemasukan finansial itu sebenarnya di dalamnya ada beberapa hal yang pasti akan dilakukan oleh seorang pemimpin, yaitu keberanian mengambil Keputusan untuk menentukan produk lembaga pendidikan yang bersangkutan, karenanya memang data based sangat diperlukan dalam pengambilam Keputusan itu, selain itu juga pemimpin harus bertanggung jawab atas Keputusan dan pilihan yang dia lakukan dengan cara menerima konsekuensi yang bisa jadi akan menjadikan Lembaga Pendidikan itu memiliki pemasukan berlebih atau kurang.

Kemudian yang paling penting Adalah kita harus menyadari bahwa lembaga pendidikan itu secara natural didirikan dengan prinsip non profit, tidak seperti Perusahaan, karenanya hasil finansial yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan, harus dikembalikan lagi kebermanfaatannya untuk kepentingan masyarakat sebagai pengguna (user) utamanya sebagai bentuk Care (peduli) lembaga pendidikan untuk pengguna. Begitulah siklus kemandirian yang harus dipahami oleh pengelola lembaga pendidikan, karena akan menjadi rumus dasar agar lembaga pendidikan itu bisa survive dan diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai pengguna (user) nya.

Penulis:

Abdul Malik Karim Amrullah (Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ketua LP Ma’arif NU Kab Malang)

Editor: Mz

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif Malang Dukung Program INKLUSI Lakpedam: Integrated Review and Evaluation (INOVATION)

    Ma’arif Malang Dukung Program INKLUSI Lakpedam: Integrated Review and Evaluation (INOVATION)

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

      Mz. Kamis, 24 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sinergi, Manfaati, dan Mbarokahi yang telah menjiwai dalam seluruh giat LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang juga berbentuk sinergi dengan Lakpesdam PCNU Kabupaten Malang dalam program Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif, disingkat INKLUSI. INKLUSI  merupakan program kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang berlangsung selama […]

  • Pengembangan Mutu Melalui Media Pembelajaran Aplikasi Kipin School 4.0 se MWC Ma’arif Lawang di SDI NU Lawang

    Pengembangan Mutu Melalui Media Pembelajaran Aplikasi Kipin School 4.0 se MWC Ma’arif Lawang di SDI NU Lawang

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 977
    • 0Komentar

    Muhammad Fajar Fatihatur Rizki, Lukman Sholeh, Shabrina Ratu Alam S. Jum’at, 16 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Malang, (15/6/2023), Kian hari persaingan di dunia industri kian ketat. Hal ini salah satunya dilatarbelakangi dengan perkembangan industri yang sudah memasuki revolusi industri 4.0. Menanggapi hal tersebut, kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan melalui usaha peningkatan […]

  • Declaration of Ma’arif Day “Freedom and Happiness”

    Declaration of Ma’arif Day “Freedom and Happiness”

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jumat 27 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Mahatma Gandhi berkata ‘Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony” pidato pembuka Dr. Amka di depan guru dan semua siswa MTs. serta MA Nurul Huda Ngajum pada hari Jum’at (27/01/2023). Rombongan dari LP Ma’arif […]

  • LATGAB PRAMUKA PANDU MA’ARIF MWC NU TUMPANG MERIAHKAN PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2025

    LATGAB PRAMUKA PANDU MA’ARIF MWC NU TUMPANG MERIAHKAN PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

      LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Tumpang, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Pramuka Pandu Ma’arif MWC NU Tumpang menggelar Latihan Gabungan (LATGAB) yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 21–22 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 210 peserta dari 30 lembaga pendidikan di bawah naungan LP […]

  • Haflah Akhirussanah SMP Sunan Giri Wagir

    Haflah Akhirussanah SMP Sunan Giri Wagir

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Ahad, 18 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Gedung KPRI Wagir tampak dipenuhi oleh siswa siswi dengan beragam tampilan yang menyenangkan. Para siswa memakai jas warna gelap dengan di kursi sebelah kanan, dan para memenuhi kursi sebelah kiri. Tampak pula para wali murid, segenap guru dan para undangan yang hadir […]

  • PURNAWIYATA SEKOLAH KEJURUAN

    PURNAWIYATA SEKOLAH KEJURUAN

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago Pendidikan Lembaga Pendidikan SMK Unggulan An-Nur Bululawang Malang dimana penulis mengabdikan diri untuk mengajar sampai sekarang sudah berhasil meluluskan angkatan ke-6 sejak berdiri pada tahun 2014, ya itu angkatan ke-6 karena 2 tahun pelajaran pertama masih dikelas X dan XI. Edisi spesial ini terlaksana dengan menakjubkan dan tentu berbeda pasca wabah […]

expand_less