Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Kurikulum Merdeka Langkah Kreatif Inovatif

Kurikulum Merdeka Langkah Kreatif Inovatif

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
  • visibility 585

Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 24 Februari 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Malang pada hari Sabtu (24/02/2024), Berkolaborasi dan bersinergi dengan Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, LP Ma’arif NU Kabupaten Malang menggelar workshop besar-besaran selama 32 jam pelajaran.

“Implementasi Kurikulum Merdeka: Optimalisasi Pengembangan IKM dalam menyusun Modul Ajar untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran & Evaluasi Hasil Belajar sebagai Langkah Kreatif dan Inovatif” menjadi tema besar yang diusung dalam workshop tersebut.

Dibuka oleh Prof. Dr. H. Wahidmurni, M.Pd.,Ak. Guru Besar dan Direktur Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim, beliau mengajak 500 peserta yang hadir memenuhi Aula Gedung Bwalk Hotel Dau Malang untuk memanfaatkan momen belajar sebaik mungkin. Prof Wahid memberikan aplaus besar terhadap sinergi yang sudah terjalin baik antara Pascasarjana UIN Malang dengan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.

Penghargaan dan ucapan terima kasih diberikan oleh Prof. Amka Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang kepada Pascasarjana UIN. Namun, sebelum itu Prof Amka memberi semangat dan motivasi segar terhadap peserta yang sangat antusias dan datang dengan atribut lembaga masing-masing.

Dr. Najmah, M.Pd. sebagai salah satu kepala MTs terbaik di Indonesia menggugah di awal sesi materi, beliau memaparkan strategi membangun madrasah yang memiliki kekuatan semangat dan motivasi untuk berprestasi. Ketua Penjaminan Mutu LP Ma’arif NU kabupaten Malang ini membawa strategi petumbuhan dari madrasah minus input menjadi madrasah penuh karya kreatifitas,

Izzy sang moderator acara memberikan waktu kedua kepada Sufiyatul Munadziroh, M.Pd. “Ayo kita belajar IKM sambil menggunakan teknik bernyanyi biar semua happy selalu” ujar Kepala SMPI Sunan Gri Wagir. Instruktur IKM ini dengan lincah membangkitkan antusiasme audiens dan memberikan reward bagi mereka yang aktif dalam sesi itu.

Pemateri terakhir berbicara tentang instrumen pemelajaran. Dosen UIN maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Alfin Mustikawan, M.Pd. menjelaskan tahapan implementasi dan pengukuran instrumen. beliau juga mengurai langkah-langkah pemelajaran kreatif inovatif yang mesti dilakukan oleh guru.

Sesi penutup, Izzy membawa semangat peserta dalam giat-giat Ma’arif berikutnya yang akan dilakukan. Selain itu, Izzy kembali memperkenalkan lagi seragam LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang dengan filosofi mendalam di balik desain batik tersebut.

(mz)

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekerja Berbasis Mutu, Bukan Berbasis Akreditasi

    Bekerja Berbasis Mutu, Bukan Berbasis Akreditasi

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Kamis 29 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Lulusan Pondok Pesantren Al Qur’an Assa’idiyyah harus memiliki ciri khusus. Maka dari itu, perlu pengetahuan yang sangat luas untuk kita serap supaya PPAA lebih maju. Mudah-mudahan PPAA baik pendidik dan pengurus semakin memiliki kualitas dan kemampuan yang luar biasa” sambut KH Ali Musthofa […]

  • Alam Bukan untuk Dikuasai

    Alam Bukan untuk Dikuasai

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. H. Agus Mulyono, M.Kes. Perkembangan Sains dan teknologi yang ada seringkali menyebabkan hal buruk pada alam, seringkali inovasi-inovasi teknologi banyak yang menyebabkan rusaknya lingkungan, rusaknya makhluk yang lain, rusaknya alam, rusaknya ekologi dan menurunnya kualitas hidup manusia (baik disengaja maupun tidak). Seringkali Sains dan teknologi dibuat dan dikembangkan dengan menantang dan menaklukkan alam, […]

  • FKPQ Malang Berkah dan Bermutu

    FKPQ Malang Berkah dan Bermutu

    • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 31 Desember 2022 Forum Komunuikasi Pendidikan Al Qur’an (FKPQ) yang diketuai oleh Ustad Ahmad Zainl Fuadi kali ini menyelenggarakan workshop pengembangan kurikulum TPQ dan bagaimana melakukan standarisasi kurikulum. Workshop ini bertema “Mewujudkan . FKPQ kota Malang bekerjasama dengan LP Ma’arif Kabupaten Malang sekaligus sebagai pembina pengembangan kurikulum FKPQ Kota Malang. […]

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • MWC Wagir: “Wagir Siap Sambut Program Inovatif Ma’arif”

    MWC Wagir: “Wagir Siap Sambut Program Inovatif Ma’arif”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 551
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago Berita, Kids, PendidikanMuhammad Masykur Izzy baiquni, 07 Juli 2022 Pengurus Cabang LP Ma’arif Kabupaten Malang melakukan pembinaan peningkatan kualitas guru dan siswa di Kecamatan Wagir. Rabu (06/07/2022) Dr. Hamka dan tim disambut oleh Pengurus MWC, Kepala sekolah SMP Sunan Giri dan para kepala sekolah serta utusan yang mewakili se kecamatan Wagir […]

  • Guru Besar Itu Mental

    Guru Besar Itu Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Proses menuju Guru Besar ini sebenarnya sangat panjang, karena harus memenuhi persyaratan khusus yaitu Jurnal Internasional Bereputasi, dan untuk publish sendiri saya berkali-kali di tolak (reject) oleh Jurnal itu. Tapi sebenarnya pencapaian Guru Besar tidak bermakna sesederhana itu, karena Guru Besar itu sebenarnya tidak sekedar Gelar tapi Mental. Mental Guru […]

expand_less