Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Kurikulum Merdeka Langkah Kreatif Inovatif

Kurikulum Merdeka Langkah Kreatif Inovatif

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
  • visibility 898

Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 24 Februari 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Malang pada hari Sabtu (24/02/2024), Berkolaborasi dan bersinergi dengan Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, LP Ma’arif NU Kabupaten Malang menggelar workshop besar-besaran selama 32 jam pelajaran.

“Implementasi Kurikulum Merdeka: Optimalisasi Pengembangan IKM dalam menyusun Modul Ajar untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran & Evaluasi Hasil Belajar sebagai Langkah Kreatif dan Inovatif” menjadi tema besar yang diusung dalam workshop tersebut.

Dibuka oleh Prof. Dr. H. Wahidmurni, M.Pd.,Ak. Guru Besar dan Direktur Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim, beliau mengajak 500 peserta yang hadir memenuhi Aula Gedung Bwalk Hotel Dau Malang untuk memanfaatkan momen belajar sebaik mungkin. Prof Wahid memberikan aplaus besar terhadap sinergi yang sudah terjalin baik antara Pascasarjana UIN Malang dengan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.

Penghargaan dan ucapan terima kasih diberikan oleh Prof. Amka Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang kepada Pascasarjana UIN. Namun, sebelum itu Prof Amka memberi semangat dan motivasi segar terhadap peserta yang sangat antusias dan datang dengan atribut lembaga masing-masing.

Dr. Najmah, M.Pd. sebagai salah satu kepala MTs terbaik di Indonesia menggugah di awal sesi materi, beliau memaparkan strategi membangun madrasah yang memiliki kekuatan semangat dan motivasi untuk berprestasi. Ketua Penjaminan Mutu LP Ma’arif NU kabupaten Malang ini membawa strategi petumbuhan dari madrasah minus input menjadi madrasah penuh karya kreatifitas,

Izzy sang moderator acara memberikan waktu kedua kepada Sufiyatul Munadziroh, M.Pd. “Ayo kita belajar IKM sambil menggunakan teknik bernyanyi biar semua happy selalu” ujar Kepala SMPI Sunan Gri Wagir. Instruktur IKM ini dengan lincah membangkitkan antusiasme audiens dan memberikan reward bagi mereka yang aktif dalam sesi itu.

Pemateri terakhir berbicara tentang instrumen pemelajaran. Dosen UIN maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Alfin Mustikawan, M.Pd. menjelaskan tahapan implementasi dan pengukuran instrumen. beliau juga mengurai langkah-langkah pemelajaran kreatif inovatif yang mesti dilakukan oleh guru.

Sesi penutup, Izzy membawa semangat peserta dalam giat-giat Ma’arif berikutnya yang akan dilakukan. Selain itu, Izzy kembali memperkenalkan lagi seragam LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang dengan filosofi mendalam di balik desain batik tersebut.

(mz)

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Berlebaran

    Sukses Berlebaran

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Satu-satunya kandungan yang paling penting dalam formula sukses adalah tahu bagaimana bergaul dengan orang lain” Theodore Roosevelt Lebaran adalah momen yang sangat bagus untuk memperbaiki komunikasi yang selama ini beku, terputus, atau komunikasi yang tidak terjalin antar saudara, masyarakat bahkan komunitas. Tidak hanya itu, bila kita liat dan alami ketika […]

  • <strong>Total Work Management</strong>

    Total Work Management

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu 18 Februari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Inilah Total Work Management” ujar Dr. Amka kepeada awak media yang mewawancarai tentang event LP Ma’arif yang sangat padat. LP Ma’arif Kabupaten Malang memang “gila-gilaan” dalam membuat program yang bermanfaat bagi masyarakat. Bagaiamana tidak, dalam satu hari saja LP Ma’arif Kabupaten Malang bisa […]

  • Gerakan Pembaharuan Tidak Kepalang

    Gerakan Pembaharuan Tidak Kepalang

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Abdul Malik Karim sang ketua lembaga.Pendidikan Ma’ari NU Cabang Malang kita.Mengkonstruk pembaharuan yang luar biasa.Menjadi model pendidikan NU di Indonesia.Pantas diharap terus berinovasi tanpa titik dan koma.Gebrakan yang akan kagetkan pengamat siapa saja.Mulai menata mutu dengan penjaminan terstigma.Pendidikan NU berkualitas tidak ada bandingnya. Rupanya kini melibatkan para pemikir dan […]

  • <strong>Pelantikan Pengurus LP Ma’arif MWC Bantur</strong>

    Pelantikan Pengurus LP Ma’arif MWC Bantur

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Ahad 29 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. LP Ma’arif NU Kecamatan Bantur masa khidmat 2023 s.d. 2028 sah dilantik. Disaksikan oleh Rois Syuriah Kyai Samiran, Ketua MWC Ustad Sujianto, S.Pd., penasehat KH. Asyik dan segenap pengurus Rois dan jajaran MWC lainnya, hadir juga perwakilan dari beberapa banom dan lembaga seperti […]

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • Literasi di Kaki Gunung

    Literasi di Kaki Gunung

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 296
    • 0Komentar

    “Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu” John C. Maxwell Izzy. Jum’at. 06 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menikmati hawa sejuk dan alam yang natural membawa rasa segar dan tenang. Pekat kabur tak menutup pandangan saya menapaki jalan yang berliku dan cenderung menanjak. Setelah sejam lebih, saya melewati jalan yang hanya […]

expand_less