Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » FAKTA DAN PENYAJIAN FAKTA DALAM BINGKAI KOSA KATA

FAKTA DAN PENYAJIAN FAKTA DALAM BINGKAI KOSA KATA

  • account_circle humaslp3
  • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

humaslp 36 mins ago Opini
mzizzybq. Senin 10 Oktober 2022

eberapa waktu ini kita seakan digemparkan dengan beberapa berita yang beredar di media massa. Media massa adalah sarana informasi untuk menginformasikan beragam peristiwa, pengetahuan, kebijakan, harapan, dan opini kepada masyarakat. Media massa merupakan media yang diperuntukkan untuk massa. Dalam ilmu jurnalistik, media massa yang menyiarkan berita atau informasi disebut juga istilah pers (Widarmanto, 2015: 10).

Berdasarkan Undang Undang (UU) Pokok Pers pasal 1 ayat (1) pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengelola, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis yang tersedia. Misi yang diemban dan dilaksanakan oleh pers atau media massa adalah ikut mengamankan, menunjang, dan mengikutsertakan pembangunan nasional.

Di dalam media massa berisi berbagai berita. Berita adalah informasi yang menginformasikan peristiwa atau kejadian yang penting diketahui oleh masyarakat, yang disampaikan secara lisan maupun tulisan (Jauhari, 2013: 193). Berita adalah sebuah laporan atau pemberitahuan mengenai terjadinya sebuah peristiwa atau keadaan yang bersifat umum dan baru saja terjadi yang disampaikan oleh wartawan di media massa (Djuraid, 2012: 9).

Terkadang kita menemukan pemilihan kata yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta kejadian. Entah ini karena penyimpulan opini yang tidak tepat, penulis yang tidak hadir di lokasi, atau perihal lainnya. Berita yang disampaikan harus sesuai dengan fakta di lapangan. Karena berita yang tidak sesuai dengan kenyataan akan menghasilkan pemahaman yang salah di masyarakat dan bisa jadi akan mengakibatkan konflik berkepanjangan hanya karena informasi yang tidak tepat. Sebab peran pers yang sangat strategis juga dihawatirkan dimanfaatkan untuk kepentingan oleh pihak lain.

Dalam menulis berita. Kita harus mengedepankan fakta yang terjadi dan jangan sampai memasukkan opini pribadi didalamnya. Oleh sebab itu bila kita menulis sebuah berita diperlukan keberanian, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap profesional dalam menjalankan tugas karena kita memiliki tanggung jawab moral yang besar. Salah satu hal yang harus kita masukkan dalam menjaga rasa objektif adalah membuat kutipan dari narasumber atau informan. Dan kutipan pernyataan ini harus langsung dari sumber berita. Maka penulis berita harus benar-benar mendatangi tempat kejadian dan berinteraksi melalui wawancara dengan sumber berita. Bukan hanya dengan mengambil simpulan dari berita lainnya lalu diolah.

Media massa dan berita sangat dipengaruhi oleh bahasa dalam penyajiannya. Bahasa adalah identitas suatu bangsa. Pemilihan bahasa harus mudah dimengerti oleh masyarakat dengan kemampuan minimal, kaidah bahasa yang baik dan benar harus diutamakan, tata bahasa harus sesuai dengan norma tata bahasa dengan susunan kalimat yang benar dan pilihan kata yang tepat. Ragam bahasa media cetak meupun elektronik sesungguhnya sama, yang membedakan hanya gayanya.

Pemilihan bahasa dalam berita harus memerhatikan masalah etika. Kita juga perlu menjaga agar bahasa yang digunakan tidak jorok, tidak berbau pornografi dengan istilah terlalu fulgar. Kita perlu menjaga psikologi pembaca dari berbagai macam usia dan budaya serta latar belakang yang juga beragam. Termasuk pemilihan foto atau gambar yang ditampilkan perlu dipertimbangkan, apakah itu tidak berbahaya bagi psikologi seseorang, budaya, ataupun terhadap keluarga yang mengalami.

            Media massa dengan fungsinya untuk menginformasikan banyak peristiwa penting; mendidik pembaca; menghibur masyarakat; memengaruhi pembaca dengan berbagai pengetahuan, perasaan dan tingkah laku; memberikan respon sosial dengan problematic sosial yang terjadi; dan sebagai media penghubung antar daerah tetaplah disandarkan pada etika yang berlaku. Para penulis berita baik itu penulis lepas ataupun yang terkait dengan lembaga harus menjunjung etika institusional, etika personal, dan etika profesional.

Nah, penulis lepas dalam memilih kosa kata atau bahasa tetap haruslah bersikap professional. Penulis lepas harus tetap berpegang pada 1) kejujuran (fairness) dalam mengungkapkan fakta yang ditulis sesuai dengan sumber data, bersikap adil, ataukah mengambil dari sumber tulisan orang lain, 2) akurasi (accuracy), penulis harus bisa menyampaikan data dengan tepat, harus melakukan penelitian dengan secermat mungkin, dan diperiksa kembali kebenarannya, 3) bebas dan bertanggung jawab, sebab penulis berita sebagai pelaku produksi penyebaran pesan tidak bisa lepas dari tanggung jawab sehingga berita yang disampaikan tidak menimbulkan konflik yang meresahkan masyarakat, dan 4) kritik bersifat konstruktif, artinya kritikan yang disampaikan memberikan pendidikan dan membawa ke arah sosial dan pembangunan kebudayaan yang lebih baik.

Semoga bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri.

wallahu a’laam

penulis:mzizzybq

  • Penulis: humaslp3

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikmati Pahitnya Belajar

    Menikmati Pahitnya Belajar

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle humaslp
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan” Imam Syafi’i “Menjadi manusia yang ulul al Baab. Dahulu pendidikan untuk menjadi benar dan pintar, Pendidikan terdahulu didahului dengan cara riyadhoh, puasa, belajar ilmu laduni, dan lainnya. Kalau dulu begitu, dan bermacam-macam tirakat yang dilakukan sehingga dapat ilmu […]

  • MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

    MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle humaslp
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab. Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik. Bila kita berbicara dalam konteks […]

  • LP Ma’arif Kab Malang Bersama Bakesbangpol Sosialisasi Deteksi Dini Radikalisme

    LP Ma’arif Kab Malang Bersama Bakesbangpol Sosialisasi Deteksi Dini Radikalisme

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Jum’at, 01 Desember 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kabupaten Malang menggelar Sosialisasi Deteksi Dini Pencegahan Bahaya Paham Radikal di Kalangan Pelajar yang bertempat di Aula SMK Maarif 04 Pakis. Kamis, (30/11/2023). Lebih lanjut, gelaran sosialisasi ini diisi oleh Andi selaku Ketua FKDM Kabupaten […]

  • Rapat Kerja dan Sosialisasi Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Ma’arif NU Karangploso

    Rapat Kerja dan Sosialisasi Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Ma’arif NU Karangploso

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sabtu 04 Februari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang Satuan komunitas Pramuka Maarif NU Kabupaten Malang menghadiri Forum Pembina Pramuka yang berpangkalan di MI (Madrasah Ibtidaiyah) kecamatan karangploso yang dikemas dalam acara rapat kerja serta sosialisasi Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Maarif NU yang diadakan oleh KKM (Kelompok Kerja Madrasah) MI, acara ini di hadiri oleh Kepala madrasah/Pembina MI […]

  • Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Dr. KH. Faris Khoirul Anam. Kamis, 15 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kemaren malam saya memperkenalkan beberapa tool Kecerdasan Buatan / Artificial Intelligence (AI) kepada para santri. Pikir saya, lebih baik kita kenalkan lalu kita arahkan, daripada mereka tahu sendiri, lalu mencari arah sendiri. Saya lalu bukakan salah satu produk AI popular saat […]

  • Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Rabu. 29 November 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Ketua LP Ma’arif NU Kab Malang kali ini kedatangan seorang tokoh Pendidikan dari Malang Selatan yaitu Ustadz Deden, beliau berjuang dan berdakwah disana mulai dari nol sampai melakukan sebuah perubahan yang luar biasa. Nama lengkapnya adalah H. Deden Jaenal Abidin, SHI., M.Pd.I., lahir […]

expand_less