Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

  • account_circle humaslp3
  • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
  • visibility 1.114

humaslp4 months ago Learning, Pendidikan
Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

“Semua hal akan berubah menjadi yang terbaik bagi orang yang berusaha sebaik mungkin supaya hal itu berubah” John Wooden

“Coba nanti di lakpesdam atau di Ma’arif, panjenengan kembali giatkan pelatihan event organizer, pelatihan menjadi pembawa acara, dan publick speaking dan lainnya! Soalnya menurut saya ini juga sangat penting” ucap KH Imam Ma’ruf kepada saya ketika saya sowan ke Pesantren beliau. Dan dialog santai terjalin sampai akhirnya saya izin undur diri dari ndalem beliau. Sebenarnya, kegelisahan dan pemikiran yang disampaikan oleh KH Imam Ma’ruf juga sudah lama menjadi perhatian saya. Mungkin ini juga karena kami sama-sama memiliki background yang sama di bidang Bahasa dan Sastra Indonesia yang memelajari hal itu.

Bila kita berada dalam suatu organisasi, lembaga, ataupun di departemen, bahkan di masyarakatpun, kita akan sering melaksanakan suatu kegiatan rutin seperti upacara agama, upara resmi, serah terima jabatan, wisuda, ataupun yang lainnya. Kegiatan ini bisa jadi merupakan kegiatan rutin yang setiap waktu diadakan seperti wisuda mahasiswa, sampai acara ulang tahun.

Namun, seringkali saya temui misalnya di acara wisuda-wisuda ada beberapa fenomena yang terlihat bahwa acara itu dilaksanakan secara asal jadi, sehingga hanya terkesan menggugurkan kewajiban rutin dan acara yang penting segera selesai, tidak begitu repot tidak ribet. Dalam sebuah organisasi, lembaga atau departemen fenomena itu bisa jadi disebabkan oleh (1) belum pahamnya tata cara dan menentukan urutan suatu kegiatan, (2) belum paham bahwa suatu kegiatan adalah mikro system, (3) anggapan bahwa tanpa persiapan maksimal suatu kegiatan dapat tetap dilakukan, (4) anggapan kalau kegiatan yang sudah ruutin tidak perlu lagi dipersiapkan bersama, (5) persiapan kegiatan merupakan tugas ketua/kepala, sehingga anggota lainnya hanyalah pelengkap dan pelaksana, dan (6) sukses tidaknya suatu kegiatan hanya bergantung pada dana yang tersedia.

Ada beberapa perilaku klasik yang bisa kita lihat dalam sebuah acara rutin tanpa inovasi, yang hanya dilaksanakan sekedar rutinitas seperti: Pertama, Panitia tidak memahami urutan acara sehingga minimnya inovasi, akibatnya adalah acaranya sangat monoton, mudah ditebak, terlihat hanya beberapa saja yang bekerja menyiapkan acara, serta simpulan yang diambil oleh para undangan yang hadir adalah hasil akhir sebuah acara diidentikkan dengan penilaian kinerja pelaksana.

Kedua. Tidak menyadari bahwa gambaran acara merupakan gambaran system organisasi di lembaga tersebut. Kesenjangan dan kurangnya komunikasi kegiatan merupakan gambaran dari kondisi lembaga tersebut. Adanya pandangan “semua urusan menjadi tanggung jawab panitia sehingga sukses tidaknya acara buka urusan orang-orang di luar panitia” inilah yang menjadi kesenjangan dan masalah serius dalam lembaga atau departemen tersebut.

Ketiga. Kenyataan umum bahwa acara cukup apa adanya, acara hanya dianggap sebagai rutinitas belaka, acara hanya diserahkan kepada sekelompok atau kadang hanya kepada seseorang yang terbiasa melakukan dari waktu ke waktu, acara tak harus dipersiapkan dengan matang bahkan kadang persiapan sehari sebelumnya saja. Padahal, dalam menyiapkan sebuah acara, semua anggota lembaga bia saling menungakan ide-ide yang akhirnya memunculkan kemajuan bagi lembaga, organisasi, atau departemen.

Tidak semua acara itu sama, bahkan sebutan untuk pembawa acara bisa berbeda-beda sesuai dengan jenis acara. Disinilah Kita perlu melakukan kegiatan sesuai dengan acara yang Kita adakan. Jenis acara bila dibagi secara sederhana dibagi menjadi tiga yaitu acara resmi, acara semi formal, dan acara non formal. Ada pendapat lain yang membagi menjadi empat yaitu, upacar, acara resmi atau formal, acara semi formal, dan acara santai/informal. Namun, pada hakikatnya secara garis besar ada tiga bidang yang dilakukan dan dipersiapkan meliputi (1) persiapan tata tempat, seperti setting lokasi, tata lampu, dekorasi panggung, dan tata tempat sound; (2) persiapan tata upacara, tata upacara ini secera sederhana meliputi pengaturan acara, pengaturan pelaku dan personal, serta pengaturan alat penunjang upacara; dan (3) persiapan tata penghormatan, yaitu prioritas pelayanan berdasarkan jabatan formal atau status sosialnya.

Dalam menyiapkan acara, sering kali terjadi konflik antar petugas. Hal ini terkadang karena rasa capek atau sikap acuh dari sebagian lainnya. Oleh sebab itu, setiap personil harus bisa membangun, (1) motivasi untuk membuat acara yang sukses, (2) komunikasi yang baik dan terbuka antar semua personil, dan (3) kerjasama untuk bisa saling melengkapi demi kesuksesan acara.

Penulis : Muhammad Masykur Izzy Baiquni.

  • Penulis: humaslp3

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.480
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

  • Spektakuler, Launching Ma’arif Smart School “Akselerasi Digital Berbasis JAMANU”

    Spektakuler, Launching Ma’arif Smart School “Akselerasi Digital Berbasis JAMANU”

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    Bq. Rabu, 21 Mei 2025 Foto: Ketua PWNU Jawa Timur mendapatkan sertifikat penghargaan dari Ketua PCNU Kabupaten Malang LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Momen bersejarah menyambut hari Kebangkitan Nasional di bulan Mei. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang melakukan gebrakan program terbaru untuk mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Lembaga Ma’arif di Kabupaten Malang. Sabtu (10/05/2025). Di […]

  • Ma’arif Green School, Sebuah Ide dan Harapan Abdul Malik Karim Amrullah

    Ma’arif Green School, Sebuah Ide dan Harapan Abdul Malik Karim Amrullah

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.626
    • 0Komentar

    Nadhira Rifqi 2 months ago Opini Green School adalah konsep yang mengajak seluruh warga sekolah untuk membangun gaya hidup agar lebih peduli dan melestarikan lingkungan sekolah. Sekolah yang sejatinya berperan sebagai lembaga penanaman nilai-nilai kepada peserta didik untuk menjaga melestarikan kehidupan ini secara berkelanjutan. Oleh karena itu, sekolah harus memiliki komitmen yang kuat dan sistematis […]

  • Tradisi Baru, Ketua LP Ma’arif Melaporkan Pelaksanaan UAMNU yang Sukses

    Tradisi Baru, Ketua LP Ma’arif Melaporkan Pelaksanaan UAMNU yang Sukses

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    humaslp 7 months ago Uncategorized Di sela-sela kesibukan yang berjibun sebagai Ketua PC LP Ma’arif Kabupaten Malang, Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah mengikuti serangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) UAMNU di berbagai pelosok Kabupaten Malang bersama tim. Sabtu (19/03/2022) Ketua PC LP Ma’arif Kabupaten Malang masih bisa untuk sowan kepada Rois Syuriah PCNU Kabupaten […]

  • Menyibak Aset Desa Sitiarjo Lewat Asesmen KKM

    Menyibak Aset Desa Sitiarjo Lewat Asesmen KKM

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 481
    • 0Komentar

    6 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Apa yang sesungguhnya tersembunyi di balik keseharian Desa Sitiarjo? Pertanyaan itu menjadi titik awal langkah mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 128 UIN Malang dalam menggali potensi desa melalui rangkaian wawancara asesmen yang dilakukan secara langsung kepada warga. Wawancara asesmen ini bertujuan untuk mengidentifikasi aset dan potensi […]

  • Berjalan Intensif Pelatihan Menulis 2 Jurnal Ilmiah

    Berjalan Intensif Pelatihan Menulis 2 Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Selasa (8/07/2025) Aula pertemuan di Sigura-gura mulai dihadiri oleh peserta. Pengusaha yang support terhadap dunia pendidikan H. Fendi Agus Sandrio Mirawanto, A.Md., pimpinan PT Indo Kretek Tobacco Indonesia ikut support terhadap kegiatan ini. Di awal acara beliau menyampaikan support terhadap beragam inovasi pendidikan yang dilakukan oleh LP Ma’arif PCNU Kabupaten […]

expand_less