Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

  • account_circle humaslp3
  • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
  • visibility 1.082

humaslp4 months ago Learning, Pendidikan
Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

“Semua hal akan berubah menjadi yang terbaik bagi orang yang berusaha sebaik mungkin supaya hal itu berubah” John Wooden

“Coba nanti di lakpesdam atau di Ma’arif, panjenengan kembali giatkan pelatihan event organizer, pelatihan menjadi pembawa acara, dan publick speaking dan lainnya! Soalnya menurut saya ini juga sangat penting” ucap KH Imam Ma’ruf kepada saya ketika saya sowan ke Pesantren beliau. Dan dialog santai terjalin sampai akhirnya saya izin undur diri dari ndalem beliau. Sebenarnya, kegelisahan dan pemikiran yang disampaikan oleh KH Imam Ma’ruf juga sudah lama menjadi perhatian saya. Mungkin ini juga karena kami sama-sama memiliki background yang sama di bidang Bahasa dan Sastra Indonesia yang memelajari hal itu.

Bila kita berada dalam suatu organisasi, lembaga, ataupun di departemen, bahkan di masyarakatpun, kita akan sering melaksanakan suatu kegiatan rutin seperti upacara agama, upara resmi, serah terima jabatan, wisuda, ataupun yang lainnya. Kegiatan ini bisa jadi merupakan kegiatan rutin yang setiap waktu diadakan seperti wisuda mahasiswa, sampai acara ulang tahun.

Namun, seringkali saya temui misalnya di acara wisuda-wisuda ada beberapa fenomena yang terlihat bahwa acara itu dilaksanakan secara asal jadi, sehingga hanya terkesan menggugurkan kewajiban rutin dan acara yang penting segera selesai, tidak begitu repot tidak ribet. Dalam sebuah organisasi, lembaga atau departemen fenomena itu bisa jadi disebabkan oleh (1) belum pahamnya tata cara dan menentukan urutan suatu kegiatan, (2) belum paham bahwa suatu kegiatan adalah mikro system, (3) anggapan bahwa tanpa persiapan maksimal suatu kegiatan dapat tetap dilakukan, (4) anggapan kalau kegiatan yang sudah ruutin tidak perlu lagi dipersiapkan bersama, (5) persiapan kegiatan merupakan tugas ketua/kepala, sehingga anggota lainnya hanyalah pelengkap dan pelaksana, dan (6) sukses tidaknya suatu kegiatan hanya bergantung pada dana yang tersedia.

Ada beberapa perilaku klasik yang bisa kita lihat dalam sebuah acara rutin tanpa inovasi, yang hanya dilaksanakan sekedar rutinitas seperti: Pertama, Panitia tidak memahami urutan acara sehingga minimnya inovasi, akibatnya adalah acaranya sangat monoton, mudah ditebak, terlihat hanya beberapa saja yang bekerja menyiapkan acara, serta simpulan yang diambil oleh para undangan yang hadir adalah hasil akhir sebuah acara diidentikkan dengan penilaian kinerja pelaksana.

Kedua. Tidak menyadari bahwa gambaran acara merupakan gambaran system organisasi di lembaga tersebut. Kesenjangan dan kurangnya komunikasi kegiatan merupakan gambaran dari kondisi lembaga tersebut. Adanya pandangan “semua urusan menjadi tanggung jawab panitia sehingga sukses tidaknya acara buka urusan orang-orang di luar panitia” inilah yang menjadi kesenjangan dan masalah serius dalam lembaga atau departemen tersebut.

Ketiga. Kenyataan umum bahwa acara cukup apa adanya, acara hanya dianggap sebagai rutinitas belaka, acara hanya diserahkan kepada sekelompok atau kadang hanya kepada seseorang yang terbiasa melakukan dari waktu ke waktu, acara tak harus dipersiapkan dengan matang bahkan kadang persiapan sehari sebelumnya saja. Padahal, dalam menyiapkan sebuah acara, semua anggota lembaga bia saling menungakan ide-ide yang akhirnya memunculkan kemajuan bagi lembaga, organisasi, atau departemen.

Tidak semua acara itu sama, bahkan sebutan untuk pembawa acara bisa berbeda-beda sesuai dengan jenis acara. Disinilah Kita perlu melakukan kegiatan sesuai dengan acara yang Kita adakan. Jenis acara bila dibagi secara sederhana dibagi menjadi tiga yaitu acara resmi, acara semi formal, dan acara non formal. Ada pendapat lain yang membagi menjadi empat yaitu, upacar, acara resmi atau formal, acara semi formal, dan acara santai/informal. Namun, pada hakikatnya secara garis besar ada tiga bidang yang dilakukan dan dipersiapkan meliputi (1) persiapan tata tempat, seperti setting lokasi, tata lampu, dekorasi panggung, dan tata tempat sound; (2) persiapan tata upacara, tata upacara ini secera sederhana meliputi pengaturan acara, pengaturan pelaku dan personal, serta pengaturan alat penunjang upacara; dan (3) persiapan tata penghormatan, yaitu prioritas pelayanan berdasarkan jabatan formal atau status sosialnya.

Dalam menyiapkan acara, sering kali terjadi konflik antar petugas. Hal ini terkadang karena rasa capek atau sikap acuh dari sebagian lainnya. Oleh sebab itu, setiap personil harus bisa membangun, (1) motivasi untuk membuat acara yang sukses, (2) komunikasi yang baik dan terbuka antar semua personil, dan (3) kerjasama untuk bisa saling melengkapi demi kesuksesan acara.

Penulis : Muhammad Masykur Izzy Baiquni.

  • Penulis: humaslp3

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monitoring dan Evaluasi UAMNU

    Monitoring dan Evaluasi UAMNU

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.937
    • 0Komentar

    Selasa, 15 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang SMP Islam Pakisaji sukses melaksanakan kegiatan Ujian Akhir Ma’arif NU (UAMNU) tahun 2025 yang berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 14 hingga 21 April 2025. Ujian ini diikuti oleh 22 siswa kelas IX sebagai bentuk evaluasi akhir pembelajaran di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Pelaksanaan UAMNU […]

  • Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.384
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 05 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “BOP untuk RA sudah dicairkan, BOS juga sudah dicairkan, termasuk TPG untuk guru-guru non PNS sudah kami cairkan” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang sambil tertawa diikuti riuh dari para hadirin. Di Kantor LP Ma’arif NU Kabupaten Malang pada hari Sabtu […]

  • Pitaran Pelatih Sako Pramuka Ma’arif NU

    Pitaran Pelatih Sako Pramuka Ma’arif NU

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    Ahad, 19 Mei 2024 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Ketua PC LP Maarif NU Kabupaten Malang mendelegasikan lima Pelatih Pramukanya untuk mengikuti kegiatan “Pitaran Pelatih Sako Pramuka Maarif NU Se- Jawa Timur” di Pondok Pesantren Darus Salam Dongko Trenggalek, Minggu (19/05/2024).Turut hadir pula dalam upacara pembukaan Ketua Kwarcab Trenggalek, Ketua PC LP Ma’arif NU Trenggalek, […]

  • Ma’arif World Class Education Batch-2

    Ma’arif World Class Education Batch-2

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Bq. Sabtu, 02 Mei 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sekali lagi, Aula Aswaja Gedung LP Ma’arif PCNU Kabupaten malang sesak dengan para kepala sekolah yang mengikuti Workshop Penguatan Kelembagaan dan Inovasi LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menuju Maarif World Class Education batch-2, Sabtu (02/05/2026) 70 madrasah/sekolah merespon acara pelatihan ini dengan langsung dihadiri oleh […]

  • Ma’arif Malang Gembleng Guru Pondok Pesantren Mambaul Falah Blitar

    Ma’arif Malang Gembleng Guru Pondok Pesantren Mambaul Falah Blitar

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Bq. Senin, 30 Maret 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menanamkan kebiasaan berpikir seperti persist, listen with empathy, dan striving for accuracy—membentuk cara berpikir bukan sekedar transfer fakta. Guru sebagai reflective decision maker, rencana pembelajaran yang responsive dan inklusilif, serta strategi diferensiasi” sekelumit pengantar awal dari Wakil Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, H. Yusuf […]

  • <strong>Meraih Potensi dengan Perubahan Mengembangkan Diri</strong>

    Meraih Potensi dengan Perubahan Mengembangkan Diri

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 03 Januari 2023 “Musuh Terbesar Bagi Kesuksesan adalah Kesuksesan Hari Ini” Rick Warren Ahad 01 januari 2023 dunia memasuki tahun 2023. Hampir di seluruh dunia selalu berharap di tahun baru akan ada hal baru yang lebih baik, atau berubah menjadi terbaik. Hari pertama di tahun 2023 ini Kami dI […]

expand_less