Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Menikmati Pahitnya Belajar

Menikmati Pahitnya Belajar

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
  • visibility 1.812

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan” Imam Syafi’i

“Menjadi manusia yang ulul al Baab. Dahulu pendidikan untuk menjadi benar dan pintar, Pendidikan terdahulu didahului dengan cara riyadhoh, puasa, belajar ilmu laduni, dan lainnya. Kalau dulu begitu, dan bermacam-macam tirakat yang dilakukan sehingga dapat ilmu dan pintar, pintar yang benar. Kalau sekarang didahulukan pintar daripada benar. Kebenaran urusan belakangan. Sehingga tidak klop antara pintar dengan benar. Ada yang pintar tapi minteri. Dahulu tidak ada sekolah umum dan sekolah agama. Ilmu dari konsep Al Qur’an melahirkan tokoh-tokoh seperti Imam Al Ghazali, Imam Ibnu Malik, Al Jabbar, Ibnu Taimiyah, dan lainnya. Kenapa? Karena ilmu digabung, jadi pengetahuan itu semuanya dipelajari. Baru ketika zaman Belanda menjajah, kemudian ilmu itu disekat-sekat. Jadi tugas kita mengembalikan lagi kepada benar dan pintar” sekelumit pinutur dari KH. Zainul Arifin Pengasuh Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah Kepanjen Malang kepada kami. Diskusi kami seputar pendidikan bertepatan dengan Hari pendidikan Nasional.

K.H. Husein Muhammad cendekiawan muslim yang menerima award “Heroes to End Modern-Day Slavery” dalam karyanya Perempuan Ulama di Atas Panggung Sejarah menjelaskan “Ilmu pengetahuan tidak terbatas menunjuk pada ilmu pengetahuan keagamaan atau al-ulum ad-diniyyah, tetapi semua disiplin ilmu pengetahuan. Seperti kedokteran (ath-thibb), fisika (fiziya), matematika (ar-riyadat), astronomi (al-falak), sastra (al-adab), sosiologi, filsafat, dan ilmu-ilmu humaniora lainnya. Sepanjang berguna bagi masyarakat, ilmu itu dikatakan sebagai ilmu agama.”

Sedemikian mulia makna Ulul al Baab. Ulul al Baab adalah orang yang selalu berdzikir dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring, serta selalu memikirkan ciptaan Allah baik yang ada di langit maupun di bumi. Tidak kurang dari 16 ayat Al-Qur’an menyebut kata ini, salah satunya adalah pada surah Ali Imran ayat 191. Manusia ulul Al Baab akan memiliki sifat mulia, seperti bersyukur, sabar, ikhlas, tawadhu, tawakal, istiqomah, dan selalu berserah diri hanya kepada Allah.

Ditulis dalam Buku Menghidupkan Jiwa Ilmu, Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo menjelaskan bahwa sebagai penyandang Ulul al Baab, manusia sekaligus sebagai seorang ilmuwan, atau ulama sejati selalu bertanya tentang ciptaan Allah yang dahsyat. Manusia yang Ulul al Baab adalah sosok manusia yang senantiasa berusaha meraih kehidupan yang sempurna untuk memeroleh ridha Allah swt. 

Selain para ulama yang memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa, Saya teringat dengan salah satu tokoh bernama Leonardo da Vinci, tokoh yang dijuluki sebagai Homo Universalis atau pria universal karena kemampuannya yang luar biasa menguasai berbagai disiplin ilmu. Ia dikagumi oleh para rekan, murid-muridnya, seniman, ilmuan dan sejarawan yang telah memelajari kisah hidupnya. Julukan sebagai tokoh Renaisans juga disematkan kepadanya karena mewujudkan gerakan pembangunan kembali dan menampilkan begitu banyak talenta. Leonardo da Vinci berkata “Besi berkarat karena tidak pernah dipakai, air yang menggenang kehilangan kemurniannya dan membeku dalam suhu dingin, demikian pula kelambanan melemahkan kekuatan pikiran.”

Pendiri Microsoft, Bill Gates konon membeli salah satu buku catatan Leonardo da Vinci pada tahun 1994. Catatan itu disebut Codex Leicester dan ditulis da Vinci antara tahun 1506 dan 1510. Buku setebal 72 halaman berisi sketsa dan teks tentang air, cahaya, dan beberapa subjek lainnya. Dalam Beyond Talent, Gates berujar “Leonardo salah satu sosok mengagumkan sepanjang sejarah. Ia seorang jenius yang menguasai lebih banyak bidang daripada ilmuwan lainnya pada zaman apapun. Ia pun seorang pelukis dan pemahat yang mengagumkan. Buku-buku catatannya sudah ratusan tahun melampaui dan melintasi zamannya. Buku-bukunya meramalkan penemuan kapal selam, helikopter, dan penemuan-penemuan modern lainnya.”

Lantas bagaimana caranya pelajar memiliki sikap yang tepat untuk belajar agar memeroleh ilmu?. Syeikh az-Zarnuji menulis dalam kitab Ta’lim al Muta’allim bahwa manusia tidak akan memeroleh ilmu kecuali dengan enam syarat:

Pertama, cerdas dengan semakin tinggi. Kita terus berusaha untuk semakin maju, cara belajar dapat ditetapkan pada dua tingkat. Satu, pilihlah sebuah bidang di mana Kita ingin meningkatkan diri. Dua, temukan waktu-waktu belajar yang dapat Kita lakukan setiap hari sehingga tidak ada hari berlalu tanpa belajar.

Kedua, rasa ingin tahu yang besar sehingga tidak pernah puas dan terus mencari ilmu sepanjang hayat. Sydney Harris berujar “Seorang pemenang tahu berapa banyak yang perlu ia pelajari, bahkan ketika ia dianggap ahli oleh orang lain. Seorang pecundang ingin dianggap ahli oleh orang lain sebelum ia sadar bahwa ia hanya tahu sedikit.” Pelajar harus berkeinginan dan berusaha untuk terus meningkat dan meningkat dalam prestasinya. Hidup adalah proses tiada henti untuk meraih yang terbaik. “Hari ini harus lebih baik daripada kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini.” Itulah yang harus menghiasi pikiran dan jiwa seorang pelajar yang ingin sukses.

Ketiga, gigih dan pantang menyerah, berani menjalani jalan sulit dan berliku. Saya terinspirasi dengan kisah yang ditulis oleh Maxwell tentang Hannibal. Hannibal adalah Panglima Bangsa Kartago yang berperang dengan Bangsa Romawi pada Perang Punisia II. Ia berkata ”Kami akan menemukan jalan atau kami akan membuat jalan sendiri.” Hannibal mengobarkan kegigihan memimpin pasukan yang membawanya ke Pegunungan Alpen untuk mengalahkan pasukan Romawi.

Keempat, punya modal yang cukup; Kelima, bimbingan guru yang menunjukkan jalan keberhasilan, keselamatan, dan keberkahan hidup. Setiap pelajar membutuhkan bimbingan, kurangnya bimbingan dan dorongan semangat akan menghalangi pelajar untuk produktif. Guru yang memberikan dorongan motivasi menanamkan pengaruh dalam hidupnya.

Keenam, waktu yang lama, sebab kewajiban belajar sepanjang hayat tidak pernah hilang. Waktu sangat berharga, M. Scott Peck seorang Psikiater dan Penulis berakata “Sebelum Anda dapat menghargai diri Anda sendiri, Anda belum dapat menghargai waktu. Sebelum Anda dapat menghargai waktu, Anda belum dapat berbuat apapun dengannya.”

Jamal Ma’mur Asmani menjelaskan bahwa KH. Ishomuddin Hadziq, cucu Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari, dalam suatu kesempatan menyatakan bahwa kunci sukses pendidikan pesantren zaman dahulu melalui dua hal: Pertama, kiai yang tidak sekedar melakukan transfer ilmu, tetapi mampu membuka tirai kegelapan hati santri; Kedua, karena kesungguhan santri dalam belajar dengan memperbanyak bangun malam untuk muthalaah kitab dan shalat tahajjud. Dari waktu ke waktu, kesuksesan meraih cita-cita akan sampai kepada pengorbanan yang harus dibayar. Setiap dari kita yang ingin menguasai ilmu dalam dunia pendidikan harus menyediakan waktu, energy untuk berlatih menyiapkan segala sesuatunya. Pelajar bertanggung jawab untuk mau mengorbankan keinginannya sendiri untuk meraih cita cita besarnya.

Mengurai dari tulisan Prof. Dr.Habib Muhammad Quraish Shihab bahwa pelajar atau yang belajar atau yang menghendaki ilmu tentulah memiliki kehendak yang kuat untuk belajar, bahkan tekad kuat yang didukung oleh kesabaran dalam upaya itu. Bersantai dan bermalasan dalam menuntut ilmu tidak sejalan dengan makna murid dan pelajar. Ini tidak sesusai juga dengan sebuah ungkapan atas nama ilmu “Berikanlah aku seluruh potensimu, akan kuberikan kepadamu sebagian dariku.” Hal ini berarti seandainya seluruh hidup seseorang digunakan untuk menuntut ilmu, maka itu tidak cukup untuk meraih aneka macam ilmu. Oleh sebab itu pantaslah bila “Siapa yang tidak merasakan pahitnya belajar, maka ia akan merasakan kehinaan sepanjang hidupnya.”

Wallahu a’laam

Rabu, 03 Mei 2023

20:55 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Keempat, Kunjungan ke Dong LI Vocational School

    Hari Keempat, Kunjungan ke Dong LI Vocational School

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Senin, 29 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Hari Sabtu, 28 Juni 2026, tim LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Jawa Timur diterima oleh Mis Wang sebagai kepala sekolah, kami diterima dengan sambutan meriah kemudian dibawa ke bengkel mobil listrik dan mobil auto pilot, kemudian kami juga dibawa ke bengkel dron untuk pertanian. […]

  • Literasi Numerasi Adalah Kecakapan Hidup

    Literasi Numerasi Adalah Kecakapan Hidup

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (18/10/2025). Saya ingin mengajak kita membaca kilas balik tentang matematika. Istilah matematika berasal dari Bahasa Yunani yaitu mathemata yang berarti hal yang dipelajari, sedangkan dalam Bahasa Belanda disebut wiskunde yang berarti ilmu pasti. Istilah matematika sebagai nama mata pelajaran digunakan pada kurikulum 1975 pada jenjang SD, SMP, dan SMA. […]

  • Kisah Klasih Pendidikan Sastra

    Kisah Klasih Pendidikan Sastra

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

      Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025   “Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai […]

  • <strong>LANGKAH AWAL PROGRAM PENGABDIAN PC LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG</strong>

    LANGKAH AWAL PROGRAM PENGABDIAN PC LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    “Musuh terbesar kesusksesan adalah kesuksesan hari ini” John. C. Maxwell Selama saya di LP Ma’arif menemani Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd.I bersama para pengurus lainnya. Ada banyak sekali pertanyaan yang ingin diketahui jawabnnya oleh para anggota Ma’arif di wilayah Kabupaten Malang. Sehinga tulisan ini menurut saya perlu guna menjawab […]

  • PELAKSANAAN MARJAN DI MI ISLAMIYAH MALANG

    PELAKSANAAN MARJAN DI MI ISLAMIYAH MALANG

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Zuhairoh Al Mahfudhoh. Rabu, 13 Desember 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Dalam rangka pelaksanaan tugas akhir mata kuliah Praktek Ketrampilan Mengajar (PKM), FITK UIN Malang melakukan kolaborasi dengan Ma’arif NU Kota Malang dengan kegiatan FITK dan Ma’arif Mengajar. FITK dan Ma’arif mengajar ini dilaksanakan di sekolah-sekolah sekitar Malang, salah satunya di MI Islamiyah Pakis […]

  • Dream Adventure Goes To Bali SMP Assyaidiyah

    Dream Adventure Goes To Bali SMP Assyaidiyah

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Ahad, 04 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dream Adventure, para santri  menapakkan kaki di Pulau Dewata, pada hari Jum’at 25 april 2025. Ini bukan sekadar wisata tanpa makna, ini adalah ziarah ke tanah yang kaya akan spiritualitas, kesenian, dan keindahan alam yang menakjubkan. Althirdlent memulai perjalanan ini dengan rasa antusias dan kesiapan untuk […]

expand_less