Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
  • visibility 1.264

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab.

Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik.

Bila kita berbicara dalam konteks yang sedang kita alami yaitu konteks idulfitri, Menurut Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab bahwa idulfitri memiliki banyak makna. Salah satunya adalah fitra itu artinya suci, kembali kepada kesucian kita. Saat kita lahir kita suci tidak membawa dosa. Saat Idulfitri kita ingin kembali kepada kesucian. Jika sewaktu puasa Tuhan menghapuskan dosa-dosa kita, maka untuk mencapai kesucian kita perlu saling memaafkan.

Dalam Buku Hidup Bersama Al Qur’an, Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab menjelaskan bahwa suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah. Jika sudah benar dan indah tetapi tidak baik, berarti bukan suci. Mencari benar itu menghasilkan ilmu. Mencari yang baik itu menghasilkan akhlak. Mencari yang indah itu menghasilkan seni. Maka, jika ingin merayakan Idulfitri harus diupayakan untuk menciptakan atau meraih ilmu sebanyak mungkin, berakhlak sebaik mungkin, dan indah sebaik mungkin, bahkan menciptakan seni sebaik mungkin.

Ilmu sangat berhubungan dengan pikiran dan hati manusia, akhlak dan seni sangat berhubungan dengan sikap positif yang ditampilkan oleh pribadi manusia. Perilaku positif untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, akhlak dan seni harus terus kita kembangkan. Namun tidak semua orang bisa menguasai pikiran mereka. Andrew Carnegie berkata “Orang yang mampu menguasai pikirannya sepenuhnya dapat menguasai semua hal lainnya.” John Maxwell memberikan strategi yang bisa digunakan untuk membantu kita menguasai pikiran kita sendiri agar pikiran kita menjadi lebih kuat dan positif.

                Pertama, Tuntutlah Tanggung Jawab, bukan Hak. Waktu dan energi kita bisa habis sia-sia bila kita  membuat diri penuh benci, amarah, dendam dan sakit hati. Emosi yang negatif akan merusak dan menghisap energi kita dan menjadikan kita manusia yang negatif. Sesekali menoleh kebelakang dan fokus ke masa depan akan meringankan langkah kita. Glenn Clark berkata “Bila Anda ingin pergi jauh dan cepat, melangkahlah dengan ringan. Lepaskanlah semua rasa dengki, cemburu, hal yang belum Anda maafkan, keegoisan, dan ketakutan”. Jadilah pribadi yang positif.

Kedua, Bergaullah dengan orang-orang positif. Wali songo mengajarkan kita “wong kang soleh kumpulono”. Ada pepatah lama yang berbunyi “burung-burung berbulu sama, berkumpul bersama”. Bila kita bersama orang-orang negatif artinya kita akan menjadi pribadi yang negatif. Bila ingin menjadi pribadi positif kita mesti berkumpul dengan orang-orang positif dan belajar tentang sudut pandang mereka yang menjadikan mereka lebih baik. Teman terbaik kita adalah orang yang bisa mengembangkan kemampuan terbaik kita. Bagaimana kita lima sampai sepuluh tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita pelajari saat ini dan orang-orang yang bersama kita selama ini. Theodore Roosevelt berkata bahwa bahan tunggal terpenting dalam ramuan kesuksesan adalah mengetahui cara bergaul dengan orang lain.

Ketiga, Jangan Menilai Diri Kita Terlalu Penting. Maxwell menulis bahwa kesuksesan kita bergantung terutama kepada sikap kita, bukan seberapa penting kita menilai diri sendiri. Sebab kehidupan harus dijalani dengan kegembiraan. Meskipun pekerjaan kita penting dan serius, bukan berarti kita harus menganggap diri kita terlalu serius. Kita akan lebih menyenangkan bila memelihara selera humor khususnya ketika memandang diri sendiri. Saya teringat bagaimana tokoh bernama KH. Abdurrahman Wahid menjadi salah satu figur tokoh yang sangat humoris. Selama kita bisa menertawakan diri sendiri, kita tidak akan pernah berhenti untuk merasa terhibur.

Henry Wadsworth Longfellow berkata “Kita menilai diri kita melalui apa yang kita rasa mampu kita kerjakan, sementara orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita perbuat.”

Keempat, Bertindaklah untuk Mengubah Sikap. Kita adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah sikap kita menjadi lebih baik. Kebanyakan dari kita menunggu hingga merasa nyaman untuk berubah. Kita harus bertindak untuk berubah menjadi lebih baik, bukan menunggu ketika merasa nyaman untuk mengubah sikap kita yang kurang baik. Erputaran waktu menjamin kita bertambah tua, tetapi tidak menjamin kita menjadi lebih baik.

Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan saya adalah mengubah pemikiran saya. Jika saya dapat membantu orang lain mengubah pemikiran mereka, maka saya juga dapat membantu mereka mengubah kebiasaan mereka. Pemikiran saya menentukan kepribadian saya.  Kepribadian kita menentukan tindakan kita. Pemikiran buruk menghasilkan kebiasaan buruk. Pemikiran baik menghasilkan kebiasaan baik.

Wallahu a’lam

Kamis, 23: 15 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    Dinamika Madrasahku, Madrasahmu, Madrasah Kita

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.266
    • 0Komentar

    Bq. Rabu 17 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Viva foreverI’ll be waitingEverlasting, like the sunLive forever,For the momentEver searching for the one(Spice girls) Sore itu ketika saya menikmati lantunan lagu indah dari Spice Girls. Ada diskusi kecil antara pengurus LP Ma’arif tentang perkambangan Madrasah-madrasah LP Ma’arif di berbagai pelosok Kabupaten Malang. Saya menulis […]

  • Menelusuri Jejak MI KH. Romly Tamim Ketika Dawuh Seorang Kiai Menjelma Menjadi Mercusuar Pendidikan Nahdliyin

    Menelusuri Jejak MI KH. Romly Tamim Ketika Dawuh Seorang Kiai Menjelma Menjadi Mercusuar Pendidikan Nahdliyin

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 824
    • 0Komentar

      Oleh: Saiful Anam. Selasa, 21 Juli 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Madrasah yang besar tidak selalu lahir dari bangunan yang megah. Kadang ia tumbuh dari sebuah kepatuhan, disiram keikhlasan, lalu dipelihara oleh doa-doa yang tidak pernah ditulis dalam buku sejarah.” Kalimat itu tiba-tiba terlintas ketika saya memasuki halaman MI KH. Romly Tamim, Desa […]

  • <strong>Meraih Potensi dengan Perubahan Mengembangkan Diri</strong>

    Meraih Potensi dengan Perubahan Mengembangkan Diri

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 03 Januari 2023 “Musuh Terbesar Bagi Kesuksesan adalah Kesuksesan Hari Ini” Rick Warren Ahad 01 januari 2023 dunia memasuki tahun 2023. Hampir di seluruh dunia selalu berharap di tahun baru akan ada hal baru yang lebih baik, atau berubah menjadi terbaik. Hari pertama di tahun 2023 ini Kami dI […]

  • Duet Bupati dengan Ketua LP Ma’arif PCNU Malang

    Duet Bupati dengan Ketua LP Ma’arif PCNU Malang

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Dr. Abdul Aziz Tata Pangarsa,M.Pd. Senin 24 Juni 2024 Hari Minggu, 23 Juni 2024, saya mendampingi Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang untuk menghadiri undangan Wisuda Terpadu MI dan MTs Wahid Hasyim 2 Desa Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang, dengan kepala MI, Bapak Husnul Yakin dan Kepala MTs-nya Bapak Jamil. Dalam sambutan sekaligus mauidhoh […]

  • Ziarah Haji ke Prof. Maskuri

    Ziarah Haji ke Prof. Maskuri

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd Sabtu, 5 Agustus 2023, bakda Maghrib, saya mengirim pesan melalui WA ke Pak Amka (Dr. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI) untuk mengajak beliau sowan sekaligus ziarah haji ke Prof. Dr. Maskuri, M.Si (Rektor UNISMA) yang kemarin baru sampai dari ibadah haji. Pak Amka, langsung merespon dengan cepat dan membalas […]

  • <strong> Antusiasme Mencapai Kompetensi</strong>

     Antusiasme Mencapai Kompetensi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Kamis 26 Januari 2023 “Pertandingan yang sesungguhnya selalu terjadi antara apa yang telah Anda capai dengan apa yang mungkin Anda capai” Geoffrey Gaberino Gerimis tak kunjung berhenti sejak tengah malam. Sambil menikmati semilir angin saya membaca sebuah tulisan yang sangat menarik. Pengusaha George Crane dalam tulisan itu berkata “Tidak ada […]

expand_less