Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
  • visibility 1.313

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab.

Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik.

Bila kita berbicara dalam konteks yang sedang kita alami yaitu konteks idulfitri, Menurut Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab bahwa idulfitri memiliki banyak makna. Salah satunya adalah fitra itu artinya suci, kembali kepada kesucian kita. Saat kita lahir kita suci tidak membawa dosa. Saat Idulfitri kita ingin kembali kepada kesucian. Jika sewaktu puasa Tuhan menghapuskan dosa-dosa kita, maka untuk mencapai kesucian kita perlu saling memaafkan.

Dalam Buku Hidup Bersama Al Qur’an, Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab menjelaskan bahwa suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah. Jika sudah benar dan indah tetapi tidak baik, berarti bukan suci. Mencari benar itu menghasilkan ilmu. Mencari yang baik itu menghasilkan akhlak. Mencari yang indah itu menghasilkan seni. Maka, jika ingin merayakan Idulfitri harus diupayakan untuk menciptakan atau meraih ilmu sebanyak mungkin, berakhlak sebaik mungkin, dan indah sebaik mungkin, bahkan menciptakan seni sebaik mungkin.

Ilmu sangat berhubungan dengan pikiran dan hati manusia, akhlak dan seni sangat berhubungan dengan sikap positif yang ditampilkan oleh pribadi manusia. Perilaku positif untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, akhlak dan seni harus terus kita kembangkan. Namun tidak semua orang bisa menguasai pikiran mereka. Andrew Carnegie berkata “Orang yang mampu menguasai pikirannya sepenuhnya dapat menguasai semua hal lainnya.” John Maxwell memberikan strategi yang bisa digunakan untuk membantu kita menguasai pikiran kita sendiri agar pikiran kita menjadi lebih kuat dan positif.

                Pertama, Tuntutlah Tanggung Jawab, bukan Hak. Waktu dan energi kita bisa habis sia-sia bila kita  membuat diri penuh benci, amarah, dendam dan sakit hati. Emosi yang negatif akan merusak dan menghisap energi kita dan menjadikan kita manusia yang negatif. Sesekali menoleh kebelakang dan fokus ke masa depan akan meringankan langkah kita. Glenn Clark berkata “Bila Anda ingin pergi jauh dan cepat, melangkahlah dengan ringan. Lepaskanlah semua rasa dengki, cemburu, hal yang belum Anda maafkan, keegoisan, dan ketakutan”. Jadilah pribadi yang positif.

Kedua, Bergaullah dengan orang-orang positif. Wali songo mengajarkan kita “wong kang soleh kumpulono”. Ada pepatah lama yang berbunyi “burung-burung berbulu sama, berkumpul bersama”. Bila kita bersama orang-orang negatif artinya kita akan menjadi pribadi yang negatif. Bila ingin menjadi pribadi positif kita mesti berkumpul dengan orang-orang positif dan belajar tentang sudut pandang mereka yang menjadikan mereka lebih baik. Teman terbaik kita adalah orang yang bisa mengembangkan kemampuan terbaik kita. Bagaimana kita lima sampai sepuluh tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita pelajari saat ini dan orang-orang yang bersama kita selama ini. Theodore Roosevelt berkata bahwa bahan tunggal terpenting dalam ramuan kesuksesan adalah mengetahui cara bergaul dengan orang lain.

Ketiga, Jangan Menilai Diri Kita Terlalu Penting. Maxwell menulis bahwa kesuksesan kita bergantung terutama kepada sikap kita, bukan seberapa penting kita menilai diri sendiri. Sebab kehidupan harus dijalani dengan kegembiraan. Meskipun pekerjaan kita penting dan serius, bukan berarti kita harus menganggap diri kita terlalu serius. Kita akan lebih menyenangkan bila memelihara selera humor khususnya ketika memandang diri sendiri. Saya teringat bagaimana tokoh bernama KH. Abdurrahman Wahid menjadi salah satu figur tokoh yang sangat humoris. Selama kita bisa menertawakan diri sendiri, kita tidak akan pernah berhenti untuk merasa terhibur.

Henry Wadsworth Longfellow berkata “Kita menilai diri kita melalui apa yang kita rasa mampu kita kerjakan, sementara orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita perbuat.”

Keempat, Bertindaklah untuk Mengubah Sikap. Kita adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah sikap kita menjadi lebih baik. Kebanyakan dari kita menunggu hingga merasa nyaman untuk berubah. Kita harus bertindak untuk berubah menjadi lebih baik, bukan menunggu ketika merasa nyaman untuk mengubah sikap kita yang kurang baik. Erputaran waktu menjamin kita bertambah tua, tetapi tidak menjamin kita menjadi lebih baik.

Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan saya adalah mengubah pemikiran saya. Jika saya dapat membantu orang lain mengubah pemikiran mereka, maka saya juga dapat membantu mereka mengubah kebiasaan mereka. Pemikiran saya menentukan kepribadian saya.  Kepribadian kita menentukan tindakan kita. Pemikiran buruk menghasilkan kebiasaan buruk. Pemikiran baik menghasilkan kebiasaan baik.

Wallahu a’lam

Kamis, 23: 15 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.575
    • 0Komentar

    Bq. Sabtu, 12 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Foto: Pemateri dan para guru MTs-MA PIQ Workshop Kurikulum Merdeka  dan Pembelajaran Mendalam “Mengeksplorasi Potensi Siswa, Peran PjBL, PBL, dan P5RA dengan Pendekatan Deep Learning” memang sedang sangat hangat dan dibutuhkan. MTs. dan MA PIQ Singosari melakukan konfirmasi kepada LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang […]

  • Berselancar Kebudayaan

    Berselancar Kebudayaan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    Mz. Rabu. 20 November 2024 “Secara alamiah sifat manusia itu sama, tetapi kebiasaan dan tradisilah yang membuat mereka terpisah” Confucius Membaca, menulis dan memahami budaya dengan budaya literasi. Itulah ide yang muncul dalam benak saya. Menyambut hari guru nasional 25 November 2024 menginspirasi saya untuk melakukan literasi budaya dengan mengampanyekan budaya literasi. Mempelajari beragam budaya […]

  • PURNAWIYATA SEKOLAH KEJURUAN

    PURNAWIYATA SEKOLAH KEJURUAN

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago Pendidikan Lembaga Pendidikan SMK Unggulan An-Nur Bululawang Malang dimana penulis mengabdikan diri untuk mengajar sampai sekarang sudah berhasil meluluskan angkatan ke-6 sejak berdiri pada tahun 2014, ya itu angkatan ke-6 karena 2 tahun pelajaran pertama masih dikelas X dan XI. Edisi spesial ini terlaksana dengan menakjubkan dan tentu berbeda pasca wabah […]

  • Jejak Isra Mi’raj, Semangat Ibadah Menggema di Anak Soleh

    Jejak Isra Mi’raj, Semangat Ibadah Menggema di Anak Soleh

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 772
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Meski bel tanda pulang telah berbunyi, semangat para siswa Sekolah Anak Soleh Full Day tak lantas meredup. Aula sekolah justru dipenuhi antusiasme saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar dengan khidmat dan penuh keceriaan. Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini dilaksanakan pada 15 Januari 2026 pukul 14.00 WIB di Aula […]

  • Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

    Memproduksi Pengetahuan yang Menyelamatkan

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.449
    • 0Komentar

    By. Dr. Agus Mulyono, M.Kes, (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin konsumtif. Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat rusaknya lingkungan. Kadang tidak sadar… bahwa lembaga pendidikan telah memproduksi pengetahuan yang membuat banyak orang semakin menampilkan kemewahan. […]

  • BUPATI KABUPATEN MALANG SUPPORT LP MA’ARIF “TUGAS MA’ARIF MEMBERIKAN EDUKASI DAN KUALITAS PENDIDIKAN HARUS MENJADI PILIHAN”

    BUPATI KABUPATEN MALANG SUPPORT LP MA’ARIF “TUGAS MA’ARIF MEMBERIKAN EDUKASI DAN KUALITAS PENDIDIKAN HARUS MENJADI PILIHAN”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    humaslp6 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang. Diskusi Minggu pagi (15/05/2022) pukul 05,30 di rumah dinas Bupati Kabupaten Malang Bapak H. Sanusi,M.M. terjalin sangat hangat dan menghasilkan beberapa program baru untuk LP Ma’arif Kabupaten Malang. Bupati Kabupaten Malang Bapak H. Sanusi,M.M., yang juga adalah seorang santri tulen dan pernah mondok di Pesantren Raudlatul Ulum […]

expand_less