Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
  • visibility 1.178

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab.

Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik.

Bila kita berbicara dalam konteks yang sedang kita alami yaitu konteks idulfitri, Menurut Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab bahwa idulfitri memiliki banyak makna. Salah satunya adalah fitra itu artinya suci, kembali kepada kesucian kita. Saat kita lahir kita suci tidak membawa dosa. Saat Idulfitri kita ingin kembali kepada kesucian. Jika sewaktu puasa Tuhan menghapuskan dosa-dosa kita, maka untuk mencapai kesucian kita perlu saling memaafkan.

Dalam Buku Hidup Bersama Al Qur’an, Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab menjelaskan bahwa suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah. Jika sudah benar dan indah tetapi tidak baik, berarti bukan suci. Mencari benar itu menghasilkan ilmu. Mencari yang baik itu menghasilkan akhlak. Mencari yang indah itu menghasilkan seni. Maka, jika ingin merayakan Idulfitri harus diupayakan untuk menciptakan atau meraih ilmu sebanyak mungkin, berakhlak sebaik mungkin, dan indah sebaik mungkin, bahkan menciptakan seni sebaik mungkin.

Ilmu sangat berhubungan dengan pikiran dan hati manusia, akhlak dan seni sangat berhubungan dengan sikap positif yang ditampilkan oleh pribadi manusia. Perilaku positif untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, akhlak dan seni harus terus kita kembangkan. Namun tidak semua orang bisa menguasai pikiran mereka. Andrew Carnegie berkata “Orang yang mampu menguasai pikirannya sepenuhnya dapat menguasai semua hal lainnya.” John Maxwell memberikan strategi yang bisa digunakan untuk membantu kita menguasai pikiran kita sendiri agar pikiran kita menjadi lebih kuat dan positif.

                Pertama, Tuntutlah Tanggung Jawab, bukan Hak. Waktu dan energi kita bisa habis sia-sia bila kita  membuat diri penuh benci, amarah, dendam dan sakit hati. Emosi yang negatif akan merusak dan menghisap energi kita dan menjadikan kita manusia yang negatif. Sesekali menoleh kebelakang dan fokus ke masa depan akan meringankan langkah kita. Glenn Clark berkata “Bila Anda ingin pergi jauh dan cepat, melangkahlah dengan ringan. Lepaskanlah semua rasa dengki, cemburu, hal yang belum Anda maafkan, keegoisan, dan ketakutan”. Jadilah pribadi yang positif.

Kedua, Bergaullah dengan orang-orang positif. Wali songo mengajarkan kita “wong kang soleh kumpulono”. Ada pepatah lama yang berbunyi “burung-burung berbulu sama, berkumpul bersama”. Bila kita bersama orang-orang negatif artinya kita akan menjadi pribadi yang negatif. Bila ingin menjadi pribadi positif kita mesti berkumpul dengan orang-orang positif dan belajar tentang sudut pandang mereka yang menjadikan mereka lebih baik. Teman terbaik kita adalah orang yang bisa mengembangkan kemampuan terbaik kita. Bagaimana kita lima sampai sepuluh tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita pelajari saat ini dan orang-orang yang bersama kita selama ini. Theodore Roosevelt berkata bahwa bahan tunggal terpenting dalam ramuan kesuksesan adalah mengetahui cara bergaul dengan orang lain.

Ketiga, Jangan Menilai Diri Kita Terlalu Penting. Maxwell menulis bahwa kesuksesan kita bergantung terutama kepada sikap kita, bukan seberapa penting kita menilai diri sendiri. Sebab kehidupan harus dijalani dengan kegembiraan. Meskipun pekerjaan kita penting dan serius, bukan berarti kita harus menganggap diri kita terlalu serius. Kita akan lebih menyenangkan bila memelihara selera humor khususnya ketika memandang diri sendiri. Saya teringat bagaimana tokoh bernama KH. Abdurrahman Wahid menjadi salah satu figur tokoh yang sangat humoris. Selama kita bisa menertawakan diri sendiri, kita tidak akan pernah berhenti untuk merasa terhibur.

Henry Wadsworth Longfellow berkata “Kita menilai diri kita melalui apa yang kita rasa mampu kita kerjakan, sementara orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita perbuat.”

Keempat, Bertindaklah untuk Mengubah Sikap. Kita adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah sikap kita menjadi lebih baik. Kebanyakan dari kita menunggu hingga merasa nyaman untuk berubah. Kita harus bertindak untuk berubah menjadi lebih baik, bukan menunggu ketika merasa nyaman untuk mengubah sikap kita yang kurang baik. Erputaran waktu menjamin kita bertambah tua, tetapi tidak menjamin kita menjadi lebih baik.

Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan saya adalah mengubah pemikiran saya. Jika saya dapat membantu orang lain mengubah pemikiran mereka, maka saya juga dapat membantu mereka mengubah kebiasaan mereka. Pemikiran saya menentukan kepribadian saya.  Kepribadian kita menentukan tindakan kita. Pemikiran buruk menghasilkan kebiasaan buruk. Pemikiran baik menghasilkan kebiasaan baik.

Wallahu a’lam

Kamis, 23: 15 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif “Sokong” Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan KKMI Malang

    LP Ma’arif “Sokong” Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan KKMI Malang

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Bq. Jumat 5 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Loyalitas LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang untuk selalu meningkatkan kualitas kelilmuan dan kesejahteraan para guru sangat massif. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Sertifikasi MI Kabupaten Malang: Efektif, Sinergi, Inovatif, Prestasi. Di Hotel Grand MIAMI Kepanjen inilah KKMI di bawah kepemimpinan Drs. Moh. Said sukses menggelar acara […]

  • CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

    CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    humaslp4 months ago Learning, PendidikanOleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Semua hal akan berubah menjadi yang terbaik bagi orang yang berusaha sebaik mungkin supaya hal itu berubah” John Wooden “Coba nanti di lakpesdam atau di Ma’arif, panjenengan kembali giatkan pelatihan event organizer, pelatihan menjadi pembawa acara, dan publick speaking dan lainnya! Soalnya menurut saya ini juga […]

  • <strong>Musik untuk Kesuksesan Pendidikan</strong>

    Musik untuk Kesuksesan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni Takusen o mainicho o Koko desu goshitekitane Nando waratte nando naite Nando kaze o hiite Takusan o tomodachi to Koko de asondekitane Doko de hashite doko de koronde Doko de kenka o shite (Potongan lirik lagu Sayonara Youchin yang menggambarkan suasana kegiatan di TK) Pekan ini kita banyak sekali diadakan […]

  • Be Excellent School by Excellent in Learning

    Be Excellent School by Excellent in Learning

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Malang, 19 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kegiatan Be Excellent School By Training (BEST) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2025 di SDI-2 Sabilillah berlangsung dengan penuh semangat dan lancar. Hadir sebagai keynote speaker adalah Prof. Ibrahim Bafadal, selaku Pimpinan/Direktur Utama Yayasan Lembaga Pendidikan […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

  • Observasi dan Volunteer LP Ma’arif bersama Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Malang

    Observasi dan Volunteer LP Ma’arif bersama Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Malang

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 30 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Madrasah Ibtidaiyah Desa Sumber Keradenan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang kedatangan mahasiswa pasca sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tepatnya pada Selasa (13/12/2022) pagi hari. Kedatangan beberapa mahasiswa tersebut atas perintah dari salah satu dosen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang merupakan ketua […]

expand_less