Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

MENGUASAI PIKIRAN KUAT DAN POSITIF

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
  • visibility 1.106

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah” Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab.

Taqabbala Allahu minna wa minkum, “Semoga Allah menerima harapan kita, ibadah kita, dan juga menerima ibadah Anda.” Satu hal yang bisa kita garisbawahi adalah harapan kita menjadi manusia lebih baik.

Bila kita berbicara dalam konteks yang sedang kita alami yaitu konteks idulfitri, Menurut Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab bahwa idulfitri memiliki banyak makna. Salah satunya adalah fitra itu artinya suci, kembali kepada kesucian kita. Saat kita lahir kita suci tidak membawa dosa. Saat Idulfitri kita ingin kembali kepada kesucian. Jika sewaktu puasa Tuhan menghapuskan dosa-dosa kita, maka untuk mencapai kesucian kita perlu saling memaafkan.

Dalam Buku Hidup Bersama Al Qur’an, Prof. Dr. Habib Muhammad Quraish Shihab menjelaskan bahwa suci memiliki tiga unsur, yaitu: baik, benar, dan indah. Jika sudah benar dan indah tetapi tidak baik, berarti bukan suci. Mencari benar itu menghasilkan ilmu. Mencari yang baik itu menghasilkan akhlak. Mencari yang indah itu menghasilkan seni. Maka, jika ingin merayakan Idulfitri harus diupayakan untuk menciptakan atau meraih ilmu sebanyak mungkin, berakhlak sebaik mungkin, dan indah sebaik mungkin, bahkan menciptakan seni sebaik mungkin.

Ilmu sangat berhubungan dengan pikiran dan hati manusia, akhlak dan seni sangat berhubungan dengan sikap positif yang ditampilkan oleh pribadi manusia. Perilaku positif untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, akhlak dan seni harus terus kita kembangkan. Namun tidak semua orang bisa menguasai pikiran mereka. Andrew Carnegie berkata “Orang yang mampu menguasai pikirannya sepenuhnya dapat menguasai semua hal lainnya.” John Maxwell memberikan strategi yang bisa digunakan untuk membantu kita menguasai pikiran kita sendiri agar pikiran kita menjadi lebih kuat dan positif.

                Pertama, Tuntutlah Tanggung Jawab, bukan Hak. Waktu dan energi kita bisa habis sia-sia bila kita  membuat diri penuh benci, amarah, dendam dan sakit hati. Emosi yang negatif akan merusak dan menghisap energi kita dan menjadikan kita manusia yang negatif. Sesekali menoleh kebelakang dan fokus ke masa depan akan meringankan langkah kita. Glenn Clark berkata “Bila Anda ingin pergi jauh dan cepat, melangkahlah dengan ringan. Lepaskanlah semua rasa dengki, cemburu, hal yang belum Anda maafkan, keegoisan, dan ketakutan”. Jadilah pribadi yang positif.

Kedua, Bergaullah dengan orang-orang positif. Wali songo mengajarkan kita “wong kang soleh kumpulono”. Ada pepatah lama yang berbunyi “burung-burung berbulu sama, berkumpul bersama”. Bila kita bersama orang-orang negatif artinya kita akan menjadi pribadi yang negatif. Bila ingin menjadi pribadi positif kita mesti berkumpul dengan orang-orang positif dan belajar tentang sudut pandang mereka yang menjadikan mereka lebih baik. Teman terbaik kita adalah orang yang bisa mengembangkan kemampuan terbaik kita. Bagaimana kita lima sampai sepuluh tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita pelajari saat ini dan orang-orang yang bersama kita selama ini. Theodore Roosevelt berkata bahwa bahan tunggal terpenting dalam ramuan kesuksesan adalah mengetahui cara bergaul dengan orang lain.

Ketiga, Jangan Menilai Diri Kita Terlalu Penting. Maxwell menulis bahwa kesuksesan kita bergantung terutama kepada sikap kita, bukan seberapa penting kita menilai diri sendiri. Sebab kehidupan harus dijalani dengan kegembiraan. Meskipun pekerjaan kita penting dan serius, bukan berarti kita harus menganggap diri kita terlalu serius. Kita akan lebih menyenangkan bila memelihara selera humor khususnya ketika memandang diri sendiri. Saya teringat bagaimana tokoh bernama KH. Abdurrahman Wahid menjadi salah satu figur tokoh yang sangat humoris. Selama kita bisa menertawakan diri sendiri, kita tidak akan pernah berhenti untuk merasa terhibur.

Henry Wadsworth Longfellow berkata “Kita menilai diri kita melalui apa yang kita rasa mampu kita kerjakan, sementara orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita perbuat.”

Keempat, Bertindaklah untuk Mengubah Sikap. Kita adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah sikap kita menjadi lebih baik. Kebanyakan dari kita menunggu hingga merasa nyaman untuk berubah. Kita harus bertindak untuk berubah menjadi lebih baik, bukan menunggu ketika merasa nyaman untuk mengubah sikap kita yang kurang baik. Erputaran waktu menjamin kita bertambah tua, tetapi tidak menjamin kita menjadi lebih baik.

Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan saya adalah mengubah pemikiran saya. Jika saya dapat membantu orang lain mengubah pemikiran mereka, maka saya juga dapat membantu mereka mengubah kebiasaan mereka. Pemikiran saya menentukan kepribadian saya.  Kepribadian kita menentukan tindakan kita. Pemikiran buruk menghasilkan kebiasaan buruk. Pemikiran baik menghasilkan kebiasaan baik.

Wallahu a’lam

Kamis, 23: 15 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif Manjakan NU Award PWNU Jatim dengan Inovasi Mandiri Berkelanjutan

    Ma’arif Manjakan NU Award PWNU Jatim dengan Inovasi Mandiri Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 23 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Kafe Fastron Lantai 3 Gedung UNUSA Tower menjadi tempat pembuktian program-program LP Ma’arif Kabupaten Malang yang spektakuler selama tahun pertama pengabdian. Presentasi Final Nominator NU Award PWNU Jatim 2022 “Sinergi Jama’ah dan Jam’iyyah Menuju NU Mandiri Berkelanjutan” menjadi ajang silaturrahim dan unjuk program-program […]

  • <strong>Keluarga Besar Yayasan Al Ihsan Meriah Sambut LP Ma’arif</strong>

    Keluarga Besar Yayasan Al Ihsan Meriah Sambut LP Ma’arif

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 23 Desember 2022. LP Ma’arif Kabupaten Malang Suasana meriah mewarnai kunjungan Ketua LP Ma’arif Dr. H.Abdul Malik karim Amrullah, M.Pd.I., bersama tim literasi Muhammad Masykur Izzy Baiquni dan Muhammad Najib di MI Al Ihsan jeru Turen kemarin, Selasa (20/12/2022). Dr. H. Amka menghadiri langsung pertemuan wali murid dan segenap guru […]

  • Safari Literasi Siswa Kelas XII MA Almaarif Bersama Ketua LP Ma’arif kab Malang

    Safari Literasi Siswa Kelas XII MA Almaarif Bersama Ketua LP Ma’arif kab Malang

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Nadhira Rifqi 4 months ago UncategorizedRabu, 18 Mei 2022, Perwakilan Siswa MA Almaarif Singosari kelas XII Tahun ajaran 2021/2022 mengadakan kegiatan safari literasi. Acara ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan pembelajaran di kelas. Setiap siswa menulis sebuah cerpen dan disatukan menjadi sebuah buku antologi. Selain menulis bersama, setiap siswa dibebaskan untuk menulis sesuai bidang masing-masing. […]

  • Finlandia? Apa yang Bisa Indonesia Pelajari?

    Finlandia? Apa yang Bisa Indonesia Pelajari?

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 2.673
    • 0Komentar

    “Pembelajaran seumur hidup (elinikainen oppiminen)” Moto Pendidikan Finlandia Oleh: Alfisyah & Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Kamis 24 Oktober 2025 Guru besar bidang Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UINMA) Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., menyoroti polemik kriteria sekolah unggul atau terbaik dunia berdasarkan penilaian Programme for […]

  • Bullying di Dunia Pendidikan, Masihkah Berlanjut?

    Bullying di Dunia Pendidikan, Masihkah Berlanjut?

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.494
    • 0Komentar

    Tazkia Nufus & Izzy. Senin, 17 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Bullying merupakan bentuk perilaku penindasan yang sering dilakukan oleh sekelompok orang terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Di lingkungan sekolah, kelompok pelaku bullying biasanya merasa memiliki kekuasaan dan menggunakan dominasinya untuk menindas siswa lain. Pola serupa juga dapat ditemukan di tempat kerja […]

  • Jaufan: Setelah 40 Tahun, Akhirnya Gondanglegi Memiliki Ma’arif

    Jaufan: Setelah 40 Tahun, Akhirnya Gondanglegi Memiliki Ma’arif

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 880
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago BeritaMuhammad Masykur Izzy Baiquni, 10 Juni 2022 Malang, LP Ma’arif Kabupaten Malang. Tagline bertajuk “Rapat Kerja dan Pengukuhan Pengurus LP Ma’arif MWC NU Gondanglegi” akhirnya berkumandang di ruang pertemuan gedung aula Madrasah Miftahul Ulum Atthohirin Gondanglegi Malang. Sabtu (04/06/2022) pukul 09.00 s.d. 11.00 wib. Acara ini dipimpin oleh H. Ahmad Khufaaji […]

expand_less