Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Literasi di Kaki Gunung

Literasi di Kaki Gunung

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 647

“Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu” John C. Maxwell

Izzy. Jum’at. 06 Februari 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Menikmati hawa sejuk dan alam yang natural membawa rasa segar dan tenang. Pekat kabur tak menutup pandangan saya menapaki jalan yang berliku dan cenderung menanjak. Setelah sejam lebih, saya melewati jalan yang hanya cukup untuk satu kendaraan kecil. Selanjutnya, tibalah kami di sana.

Saya diundang untuk ngobrol tentang Motivasi dan Penguatan Literasi Siswa. Bagi saya ini menyenangkan, karena saya datang untuk berbagi dan menemani siswa belajar. Literasi yang kini sudah berkembang menjadi multiliterasi. Namun saat ini saya hanya ingin ngobrol tentang literasi terlebih dulu, berbicara dan mendengar apa yang siswa utarakan dan melihat bagaimana perkembangan mereka.

Literasi yang berasal dari Bahasa Latin Literatus memiliki makna “learned person” atau ‘orang yang belajar”. Meskipun awalnya pemaknaan terbatas pada individu yang literat atau melek aksara. Individu yang literat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan minat membacanya saja, tetapi juga dipengaruhi kebiasaan dan budaya membacanya. Guru saya Prof. Suminto A. Sayuti, sastrawan besar dari Universitas Negeri Yogyakkarta pernah berkata bahwa dalam pembelajaran seperti sastra literasi itu orientasinya menuju knowing, doing, dan being yang dalam Bahasa Jawa nga-3 atau Tringa: ngerti, nglakoni, dan ngrasakke sastra.

Tapi sepanjang yang saya lihat, ada beberapa hal yang sepertinya kita fikirkan ketika berusaha membudayakan literasi meski di kaki gunung, Satu. Dominasi gawai dan dampak besar media sosial. Media sosial sepertinya tetap sangat diminati meski dilingkungan pedesaan. Dua. Validasi untuk ekspose diri yang lumayan tinggi. Tiga, buku dan ketertarikan siswa untuk membaca buku. Empat, kecintaan pada budaya sendiri. Lima, belajar untuk tumbuh dan terus berkembang.

Salah satu hal yang saya ceritakan kepada siswa adalah tentang ketidaknyamanan. Dengan berliterasi mereka akan bertemu dengan tantangan dan masalah. Ya, masalah tentang kualitas diri. John McDonnel berkata, “Masalah membuatseseorang mengenali dirinya sendiri.” Diantara ketidaknyamanan yang pasti ditemukan saat kita memahami diri kita sendiri yaitu ketidaknyamanan oleh karena kurangnya ilmu pengetahuan, ketidaknyamanan karena ketidakmapuan contoh kecilnya tidak mampu membaca kenyataan yang sedang terjadi, dan yang sangat penting adalah ketidaknyaman oleh karena perubahan.

Dalam buku Winning with People, ada pernyataan tentang prinsip belajar yang menyatakan “Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu”. Maka membudayakan sikap bersedia belajar adalah penting untuk tumbuh menjadi pembelajar berkelanjutan. Kita berusaha mencegah ilusi pengetahuan dan merasa cukup dalam belajar sebab ini adalah salah satu penghalang terbesar.

Sikap seperti apa yang Anda miliki dalam hal belajar? Atau zona belajar yang mana yang Anda tempat? Beberapa pertanyaan yang jawabannya bisa berbeda. Namun penulis ingin kita memilih apakah di zona tantangan, zona kenyamanan, ataukah kita berada di zona santai?

Maka, saya rasa dengan berliterasi dalam makna learned person atau orang yang belajar, ketidaknyamanan ini menjadi sesuatu yang positif. Motivasi kepada siswa sangat penting, sebab motivasi membantu orang yang mengetahui jalur mana yang harus mereka tempuh, untuk mengambil jalur itu. Dan motivasi untuk siswa sebagai learned person dan terus menjadi learned person.

Wallhu a’lam

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merenda Masa Depan, Meraih Impian dengan Do’a dan Usaha Nyata

    Merenda Masa Depan, Meraih Impian dengan Do’a dan Usaha Nyata

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    Izzy. Kamis 20 Juni 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. “Penekanan karakter dasar dan kearifan lokal terus dikembangkan. Acara ini dibuat untuk menghormati orang berilmu, menunjukkan karakter orang berilmu yang berwujud sikap siswa siswi menghormati acara mereka” Ucap Gus Sonhaji Ketua Yayasan Al Ihsan Turen saat dimintai kesan tentang wisuda Purnawiyata MI Al Ihsan ke-45 […]

  • Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Selasa. 27 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Audit ISO 21001:2018 ini dilaksanakan selama dua hari, Dimana hari pertama yang di audit Adalah Top Management and Management Representative, Sarana dan Prasarana, kurikulum, pengembangan usaha, kesiswaan, unit bimbingan konseling, serta 6 Prodi yaitu Prodi TKJ (SAD), Prodi Keperawatan (LSM), Prodi TKR, Prodi APHP (SAD), Prodi […]

  • Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.829
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Rabu. 29 November 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Ketua LP Ma’arif NU Kab Malang kali ini kedatangan seorang tokoh Pendidikan dari Malang Selatan yaitu Ustadz Deden, beliau berjuang dan berdakwah disana mulai dari nol sampai melakukan sebuah perubahan yang luar biasa. Nama lengkapnya adalah H. Deden Jaenal Abidin, SHI., M.Pd.I., lahir […]

  • Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    Dr. KH. Faris Khoirul Anam. Kamis, 15 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kemaren malam saya memperkenalkan beberapa tool Kecerdasan Buatan / Artificial Intelligence (AI) kepada para santri. Pikir saya, lebih baik kita kenalkan lalu kita arahkan, daripada mereka tahu sendiri, lalu mencari arah sendiri. Saya lalu bukakan salah satu produk AI popular saat […]

  • Alam Bukan untuk Dikuasai

    Alam Bukan untuk Dikuasai

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. H. Agus Mulyono, M.Kes. Perkembangan Sains dan teknologi yang ada seringkali menyebabkan hal buruk pada alam, seringkali inovasi-inovasi teknologi banyak yang menyebabkan rusaknya lingkungan, rusaknya makhluk yang lain, rusaknya alam, rusaknya ekologi dan menurunnya kualitas hidup manusia (baik disengaja maupun tidak). Seringkali Sains dan teknologi dibuat dan dikembangkan dengan menantang dan menaklukkan alam, […]

  • Pembiasaan Sportivitas Melalui Olah Raga

    Pembiasaan Sportivitas Melalui Olah Raga

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    Bq. Minggu, 23 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Workshop Sepak Bola sebagai Alternatif Pengembangan Potensi Sekolah; Workshop khusus guru PJOK SD dan MI dalam mengembangkan program unggulan sekolah melalui olahraga. Dilaksanakan Sabtu (22/11/2025) pukul 08.00 wib di SMP Ahmad Yani Turen Malang. Dua narasumber utama yakni Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim […]

expand_less