Audit Stage 2 ISO 21001: 2018: Menemukan Ruang- Ruang Perbaikan
- account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 34

Prof. Amka. Senin, 26 Januari 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang
Senen, 26 Januari 2026, Audit Stage 2 ISO, Auditor yang dikirimkan Decra Adalah H.M. Taufiqurahman, SQ, MA, Ardi, dan Lenteras Mahadirka. Audit dilaksanakan selama dua hari, Dimana hari pertama scope audit Adalah Kegiatan perusahaan, proses utama, unit bisnis fungsional dan site yang akan diaudit sebagai berikut: Pimpinan Tinggi & MR, Kesiswaan (Organisasi Siswa), BK, infrastruktur (Sarpras), TU (termasuk Sumber Daya Manusia & Pembelian), Kurikulum, Humas, Kepala Program Studi, Guru, aktivitas pembelajaran di: JL. Raya Subandi No. 59 Wonomulyo Poncokusumo Kab. Malang

Sambutan Kepala SMK NUSA, Pak Imron Sya’roni, S.Pd, M.Pd., SMK Nusa lahir atas inisiasi LP Ma’arif Kab Malang, agar bisa menjadi lembaga terbaik, karenanya kami ingin berproses dengan manajemen modern yang di akui dunia internasional, harapan stakeholder bisa diwujudkan di SMK NUSA ini, karenanya semangat untuk melakukan perbaikan berkelanjutan agar menjadi World Class Ma’arif Education.

Sementara itu Prof Amka, menyatakan bahwa audit ISO ini tidak untuk hanya memperoleh sertifikat saja, akan tetapi kita harus niatkan untuk bekerja berbasis mutu, bukan berbasis sertifikat, jika bekerja berbasis mutu setidaknya tiga hal harus diperhatikan, pertama selalu utamakan Masyarakat sebagai pelanggan utama, jika Masyarakat tidak diutamakan maka sia-sia semua yang dikerjakan di Lembaga ini, kedua SMK Nusa harus punya kriteria dan target Ketika melaksanakan aktivitas manajemen SMK Nusa, dan ketiga Adalah harus terus melakukan peningkatan berkelanjutan, karenanya butuhnya standar sebagai pijakan utama bekerja itu penting agar selalu ditingkatkan pencapaianya.

Prof Sugeng, sertifikasi itu bonus, yang penting kinerja kita selalu berbasis kualitas agar keberlangsungan lembaga tetap eksis, karenanya komitmen menjadi sangat penting dalam menghadapi sertifikasi ini dengan PDCA.

Pak H Muhammad Taufiqurahman, SQ, MA kita harus komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, saya di ajari satu hal dari ISO yaitu meracik kopi, pastinya akan beda rasanya, tapi jika diracik dengan sistem yang sama maka akan menjadi kopi yang standar. Semoga SMK NUSA menjadi SMK percontohan di level nasional maupun internasional, bahkan menjadikan madrasah Istiqlal menjadi partner yang saling memberikan manfaat.
- Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni
