Menyibak Aset Desa Sitiarjo Lewat Asesmen KKM
- account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5

6 Februari 2026
LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang
Apa yang sesungguhnya tersembunyi di balik keseharian Desa Sitiarjo? Pertanyaan itu menjadi titik awal langkah mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 128 UIN Malang dalam menggali potensi desa melalui rangkaian wawancara asesmen yang dilakukan secara langsung kepada warga.
Wawancara asesmen ini bertujuan untuk mengidentifikasi aset dan potensi Desa Sitiarjo yang dapat dikembangkan menjadi program kerja KKM yang berdampak nyata. Kegiatan tersebut melibatkan 20 warga Desa Sitiarjo sebagai narasumber, dengan mahasiswa KKM Kelompok 128 UIN Malang bertindak sebagai pewawancara.
Proses penggalian data berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Desember 2025, dan tersebar di berbagai titik Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Wawancara ini menjadi bagian penting dari strategi awal mahasiswa sebelum merancang program kerja berbasis kebutuhan dan kekuatan lokal.
Langkah ini dilatarbelakangi oleh upaya mahasiswa KKM untuk menemukan potensi desa yang berkelanjutan, bukan sekadar menjalankan program seremonial. Dengan pendekatan asesmen, mahasiswa berharap mampu merumuskan kegiatan yang relevan, tepat sasaran, serta memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pelaksanaan wawancara dilakukan secara bertahap. Pada 25 Desember, mahasiswa berhasil menjaring empat narasumber. Keesokan harinya, 26 Desember, jumlah narasumber bertambah menjadi enam orang, disusul enam warga lainnya pada 27 Desember, dan ditutup dengan empat narasumber pada 28 Desember 2025. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang terbuka dalam berbagi informasi dan gagasan.
Melalui wawancara asesmen ini, mahasiswa KKM Kelompok 128 UIN Malang berharap dapat memunculkan program kerja yang tepat, berbasis potensi lokal, serta memberikan dampak positif berkelanjutan bagi Desa Sitiarjo di masa mendatang.
- Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni
