Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 1.914

Prof. Amka. Sabtu, 15 Maret 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Kali ini turba PC Ma’arif NU Kab Malang dengan melakukan pembinaan guru dan Kepala Sekolah dan Madrasah di kec Tumpang, tema yang diusung adalah Pembelajaran Aswaja dimana Aswaja dikenal sebagai Core Values Kurikulum sekolah dan Madrasah di bawah LP Ma’arif. Acara ini dihadiri ketua LP MA’ARIF Kab Malang Prof Amka, Pengawas wilayah Tumpang ibu Laily, Pengasuh Pesantren alFalah Tajinan KH Fadil Khozin, kepala MTS NU Pakis Dr Hj Najma serta wasekjen MA’ARIF Wahid Khoirudin.

Dalam kesempatan pertama ketua MWC MA’ARIF TUMPANG membuka acara ini. Sambutan ketua MWC Ma’arif Kec Tumpang Ibu Ulfa, menyampaikan Terima kasih atas kedatangan dari tim LP Ma’arif NU Kab Malang, karena bisa memberikan semangat dari kec Tumpang untuk terus bergerak mengembangkan nilai-nilai Aswaja di sekolah dan Madrasah Ma’arif.
Sambutan kedua disampaikan oleh bu Laily pengawas kab Malang, sangat mendukung kegiatan ma’arif karena selaras dengan program kemenag dalam hal ini program moderasi beragama sesuai dengan nilai Aswaja, selain itu juga bu Laily juga aktivis di Muslimat Singosari morotanjek.

Amka, dalam sambutannya sekaligus keynote speaker menyampaikan bahwa Aswaja merupakan Core Values atau kurikulum inti yang membedakan dengan sekolah dan madrasah lainnya. Aswaja harus di breakdown menjadi indikator dan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan direncanakan dalam program pembelajaran sampai evaluasi, sehingga Aswaja menjadi nilai yang terukur (Measurable) selain itu juga dikembangkan dalam tradisi sekolah dan madrasah di bawah lp ma’arif.

Sementara itu materi utama tentang apa itu ASWAJA disampaikan KH Fadil Khozin, Fadil menyampaikan bahwa belajar Aswaja setidaknya harus paham nilai dasar yaitu Tasamuh, Tawasut, Tawazun dan I’tidal, selain itu juga harus menganut Abu Hasan Asy’ari dan Maturidi yang intinya menggabung rasionalitas dan spiritualitas dari sisi teologi, sedangkan tasawuf mengikuti Hujatul Islam Imam Ghazali, sedangkan Fiqhnya mengikuti empat Madzhab. Aswaja itu harus merangkul bukan memukul, karenanya tradisi tradisi masyarakat yang sudah terlanjur berkembang menjadi budaya, harus di dekati dengan tradisi NU sehingga masyarakat yang sebelumnya jauh dari Tuhan mulai mengenal Tuhan, misalnya tradisi slametan untuk orang meninggal di dekati dengan Tahlil yang akhirnya masyarakat mengenal Allah dan Muhammad SAW.

Materi yang terakhir disampaikan oleh Dr. Hj. Najma, M.Pd. tentang Best Practices pembelajaran Aswaja yang sudah dilaksanakan di MTs NU Pakis termasuk pelajaran Aqidatul Awam yang dapat sanad langsung dari ketua LP Ma’arif Kab Malang. Pelajaran harus dimulai dari Visi sekolah, dan sekolah/madrasah harus berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah, termasuk Dzikir, Fikr Amal Sholeh

Editor:Bq

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecerdasan Buatan, Kebutuhan atau Keharusan?

    Kecerdasan Buatan, Kebutuhan atau Keharusan?

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.677
    • 0Komentar

    Oleh: Izzy. Minggu 16 Maret 2025 “Kehidupan adalah perubahan yang alami dan spontan. Jangan menolaknya, karena akan menimbulkan kesedihan. Biarlah sesuai dengan kenyataan. Biarkan mengalir secara natural, berjalan seperti apa adanya.” Lao Tzu Guru-guru mulai berdatangan bersamaan saya dan Muhammad Nur Hasyim M.Pd. memasuki halaman MI Al Islah Sumbersuko Wagir. Rencananya Sabtu 15 Maret 2025 […]

  • Bapak Pendidikan Nasional Hadlratussyeikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari

    Bapak Pendidikan Nasional Hadlratussyeikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Hadlaratussyeikh adalah seorang maha kiai dalam arti yang sebenarnya sekaligus pejuang bangsa” Gus Mus Februari bagi sebagian anak muda dirayakan sebagai hari valentine’s day yang dianggap masyarakat barat sebagai simbol hari kasih sayang. Tanpa sengaja di sebuah obrolan tentang bulan Februari saya teringat tentang lahirnya tokoh besar di Nusantara, seorang […]

  • Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Kabupaten Malang Makin Eksis

    Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Kabupaten Malang Makin Eksis

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 20 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Satuan komunitas Pramuka Maarif NU Kabupaten Malang menggelar rapat kerja (raker) tahunan sebagai bentuk komitmen menjalankan roda keorganisasian yang diamanahkan dalam periode ini. Tahun ini, Raker dibuka langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Sako Pramuka Maarif NU Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, […]

  • Mereka yang di Balik Layar

    Mereka yang di Balik Layar

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 642
    • 0Komentar

    “Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang Mz. Kamis, 30 Oktober 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

  • LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang menjadi Tuan Rumah Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang menjadi Tuan Rumah Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.100
    • 0Komentar

      Bq. Senin, 02 Juni 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kemanusian dan Perdamaian sebagai dua konsep yang berkaitan & tidak terpisahkan dalam menciptakan dunia harmonis. Kemah sebagai ajang silaturrahmi, tukar gagasan kemanusian dan perdamaian dalam memahami adanya perbedaan untuk kebersamaan, mempererat persaudaraan antar budaya agama dan bangsa. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang bersama Pemerintah […]

expand_less