Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

Aswaja adalah Core Values Kurikulum LP Ma’arif

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 1.638

Prof. Amka. Sabtu, 15 Maret 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Kali ini turba PC Ma’arif NU Kab Malang dengan melakukan pembinaan guru dan Kepala Sekolah dan Madrasah di kec Tumpang, tema yang diusung adalah Pembelajaran Aswaja dimana Aswaja dikenal sebagai Core Values Kurikulum sekolah dan Madrasah di bawah LP Ma’arif. Acara ini dihadiri ketua LP MA’ARIF Kab Malang Prof Amka, Pengawas wilayah Tumpang ibu Laily, Pengasuh Pesantren alFalah Tajinan KH Fadil Khozin, kepala MTS NU Pakis Dr Hj Najma serta wasekjen MA’ARIF Wahid Khoirudin.

Dalam kesempatan pertama ketua MWC MA’ARIF TUMPANG membuka acara ini. Sambutan ketua MWC Ma’arif Kec Tumpang Ibu Ulfa, menyampaikan Terima kasih atas kedatangan dari tim LP Ma’arif NU Kab Malang, karena bisa memberikan semangat dari kec Tumpang untuk terus bergerak mengembangkan nilai-nilai Aswaja di sekolah dan Madrasah Ma’arif.
Sambutan kedua disampaikan oleh bu Laily pengawas kab Malang, sangat mendukung kegiatan ma’arif karena selaras dengan program kemenag dalam hal ini program moderasi beragama sesuai dengan nilai Aswaja, selain itu juga bu Laily juga aktivis di Muslimat Singosari morotanjek.

Amka, dalam sambutannya sekaligus keynote speaker menyampaikan bahwa Aswaja merupakan Core Values atau kurikulum inti yang membedakan dengan sekolah dan madrasah lainnya. Aswaja harus di breakdown menjadi indikator dan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan direncanakan dalam program pembelajaran sampai evaluasi, sehingga Aswaja menjadi nilai yang terukur (Measurable) selain itu juga dikembangkan dalam tradisi sekolah dan madrasah di bawah lp ma’arif.

Sementara itu materi utama tentang apa itu ASWAJA disampaikan KH Fadil Khozin, Fadil menyampaikan bahwa belajar Aswaja setidaknya harus paham nilai dasar yaitu Tasamuh, Tawasut, Tawazun dan I’tidal, selain itu juga harus menganut Abu Hasan Asy’ari dan Maturidi yang intinya menggabung rasionalitas dan spiritualitas dari sisi teologi, sedangkan tasawuf mengikuti Hujatul Islam Imam Ghazali, sedangkan Fiqhnya mengikuti empat Madzhab. Aswaja itu harus merangkul bukan memukul, karenanya tradisi tradisi masyarakat yang sudah terlanjur berkembang menjadi budaya, harus di dekati dengan tradisi NU sehingga masyarakat yang sebelumnya jauh dari Tuhan mulai mengenal Tuhan, misalnya tradisi slametan untuk orang meninggal di dekati dengan Tahlil yang akhirnya masyarakat mengenal Allah dan Muhammad SAW.

Materi yang terakhir disampaikan oleh Dr. Hj. Najma, M.Pd. tentang Best Practices pembelajaran Aswaja yang sudah dilaksanakan di MTs NU Pakis termasuk pelajaran Aqidatul Awam yang dapat sanad langsung dari ketua LP Ma’arif Kab Malang. Pelajaran harus dimulai dari Visi sekolah, dan sekolah/madrasah harus berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah, termasuk Dzikir, Fikr Amal Sholeh

Editor:Bq

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 758
    • 0Komentar

    Abd. Wahid Khoiruddin, S.Pd. Selasa 27 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang – Dalam rangka melepas peserta didik pada jenjang akhir, Yayasan Darussalam Srimulyo Dampit (YDSD) menggelar Haflah Akhirussanah, Purnawiyata Siswa dan Pentas Seni, Rabu Pon (21/6/2023), di halaman Madrasah yang berlokasi di Jalan Raya Sukorejo RT. 12 RW. 06 Desa Srimulyo Kec. […]

  • Semangat Diponegoro dalam “Wisuda 30” SMAI Diponegoro Wagir

    Semangat Diponegoro dalam “Wisuda 30” SMAI Diponegoro Wagir

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin, 05 Mei 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Minggu (07/5/2023) berderet para wisudawan memasuki gedung yang sudah hampir dipenuhi oleh para undangan dan para wali peserta didik. Sebanyak 51 peserta didik dari SMA Islam Diponegoro Wagir Kabupaten Malang terlihat sangat bahagia menyambut wisuda Tahun 2022-2023. Didepan para wisudawan tertulis dengan […]

  • Bedah Buku Quality Enterpreneur, Menuju Keemasan Ma’arif

    Bedah Buku Quality Enterpreneur, Menuju Keemasan Ma’arif

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 427
    • 0Komentar

    humaslp2 weeks agoBerita, Learning, PendidikanMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 09 September 2022 “Mutu tidak hanya dijamin dengan siklus Quality Assurance dengan PDCA, tetapi harus dengan Quality Enterpreneur sesuai siklus PDCAIC, Plan, Do, Check, Action, Innovation, dan Creation” serak suara Pak Dr. Hamka memecah perhatian hadirin diikuti dengan sorotan wajah yang semakin konsentrasi dari para peserta […]

  • Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 05 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “BOP untuk RA sudah dicairkan, BOS juga sudah dicairkan, termasuk TPG untuk guru-guru non PNS sudah kami cairkan” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang sambil tertawa diikuti riuh dari para hadirin. Di Kantor LP Ma’arif NU Kabupaten Malang pada hari Sabtu […]

  • Berselancar Kebudayaan

    Berselancar Kebudayaan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Mz. Rabu. 20 November 2024 “Secara alamiah sifat manusia itu sama, tetapi kebiasaan dan tradisilah yang membuat mereka terpisah” Confucius Membaca, menulis dan memahami budaya dengan budaya literasi. Itulah ide yang muncul dalam benak saya. Menyambut hari guru nasional 25 November 2024 menginspirasi saya untuk melakukan literasi budaya dengan mengampanyekan budaya literasi. Mempelajari beragam budaya […]

  • Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    Kalau Sudah Ada Kecerdasan Buatan, Apa Masih Perlu Mondok dan Sekolah?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Dr. KH. Faris Khoirul Anam. Kamis, 15 Juni 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kemaren malam saya memperkenalkan beberapa tool Kecerdasan Buatan / Artificial Intelligence (AI) kepada para santri. Pikir saya, lebih baik kita kenalkan lalu kita arahkan, daripada mereka tahu sendiri, lalu mencari arah sendiri. Saya lalu bukakan salah satu produk AI popular saat […]

expand_less