Breaking News
light_mode
Beranda » Agus Mulyono » Life is Really Simple

Life is Really Simple

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
  • visibility 1.003

Dr. H. Agus Mulyono, S.Pd.,M.Kes.

LP Ma’arif NU Kabupaten Malang

Penduduk didekat sebuah hutan.., hidup begitu sederhana tetapi semuanya tercukupi. Mau makan tinggal masuk ke dalam hutan untuk mencari umbi umbian yang memang sengaja ditanam. Mau sayur tinggal memetik pucuk pucuk beberapa jenis daun yang tersedia melimpah di dalam hutan. Mau makan ikan… tinggal memancing disungai yang berada di pinggiran hutan. Mau buah…, banyak tersedia dalam hutan. Mau masak… tinggal mencari ranting ranting pohon yang sudah kering untuk dijadikan bahan bakar. Mau minum…., airnya begitu jernih mengalir dari sungai sungai kecil dari sumber sumber air yang berada di dalam hutan dan bisa langsung diminum.

Rumahnya terbuat dari bambu dan kayu yang diambil dari hutan dengan model rumah panggung. Tidak besar tapi cukup representatif untuk satu keluarga.

Memang para penduduk tersebut tidak mempunyai banyak uang…, tetapi untuk kebutuhan sehari hari sudah sangat tercukupi dan tersedia di hutan.
*

Kehidupan penduduk menjadi berubah…, ketika kemudian hutan dialih fungsikan menjadi perkebunan sawit. Hutan ditebang, diratakan dan ditanami ribuan kelapa sawit. Menurut orang diperusahaan sawit itu…, bahwa kehidupan penduduk akan lebih modern dan terjamin dengan berdirinya perusahaan sawit itu.

Tapi ternyata…., kehidupan penduduk menjadi tidak sederhana lagi. Mau makan…, tidak bisa lagi masuk hutan mencari umbi umbian (karena hutannya sudah habis), tapi harus membelinya (tentunya dengan uang)…, tapi tidak punya uang…, sehingga para penduduk harus bekerja menjadi pekerja/karyawan perusahaan sawit itu untuk memperoleh uang.

Mau sayur…, harus membeli; mau buah…, harus membeli; mau masak…, sudah tidak lagi ranting ranting kering untuk bahan bakar… maka harus membeli kompor dan harus membeli minyak atau gas.

Mau ikan…, sudah sangat sulit mendapatkan ikan di sungai itu, seringkali tidak pernah ada ikan yang terkait dikail pancing para penduduk. Ikannya mungkin sudah pergi karena air sungai sudah tercemar dengan berbagai aktivitas perusahaan sawit tersebut.

Mau minum…, airnya sudah tidak segar lagi, sudah tidak jernih dan harus dimasak dulu.

Para penduduk mendapat gaji 35 ribu perhari…, rasanya tidak cukup untuk membeli semua kebutuhan sehari hari. Jika kepala keluarga sakit pada suatu hari…, maka hari itu dia tidak mendapatkan uang. Maka kemudian harus berhutang untuk m embeli semua kebutuhan hariannya.

Kehidupan penduduk menjadi tidak sederhana lagi…, menjadi begitu rumit.
*
Banyak orang yang mudah terpesona dengan hal-hal yang kompleks dan rumit. Sesuatu yang komplek dan rumit dianggap hal yang luar biasa, dianggap wah, dianggap canggih. Padahal seringkali yang dianggap canggih/wah justru menjadi sumber penyebab timbulnya kemiskinan.

Dunia telah dipengaruhi oleh sistem kapitalisme, telah dipengaruhi oleh logika-ligika globalisasi, telah dipengaruhi oleh nalar-nalar modernisasi….,maka dalam kehidupan sekarang ini, banyak dari kita lebih mengedepankan nilai-nilai tanda, mengedepankan citra, mengedepankan simbol-simbol dari pada nilai guna.

Dalam kehidupan sekarang ini barang-barang atau benda-benda, atau alat alat atau atribut tidak lagi menjadi sekedar sarana pendukung dalam menunjang aktivitas tetapi lebih dari itu….barang-barang tersebut telah menjadi objek paling penting dan dianggap mampu meningkatkan status, prestise dan bahkan kehormatan.

Sehingga yang disibukkan oleh banyak individu, banyak kelompok, banyak intitusi adalah mengejar status, mengejar pretise, pencitraan, mengejar bentuk-bentuk kemewahan dan lain sebagainya. Inilah yang kemudian melahirkan perilaku korupsi, ingin saling menguasai, kehidupan abal-abal, budaya pencitraan, Hipokrit dan lain sebagainya.

Kebahagiaan diukur dari banyaknya meteri yang dapat dikumpulkan, dan banyaknya sesuatu yang dikuasai. Sepertinya kurang marem.. tanpa simbol dan atribut kemewahan dan tanpa menguasai sesuatu.

Pak Kyai seringkali mengajak kepada para santrinya untuk belajar… untuk dapat menikmati keindahan dalam hal-hal yang sederhana.

“Life is really simple, but we insist on making it complicated”. Katanya seorang filosof… bahwa hidup ini sebetulnya sangat lah sederhana namun seringkali kita yang bersikeras membuatnya menjadi rumit..

Wallahu a’lam
(Agus Mulyono, Malang 20 April 2016)

Editor: Mz

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan KKM LP MA’ARIF UIN MALANG & Pembinaan Karakter Murid

    Penutupan KKM LP MA’ARIF UIN MALANG & Pembinaan Karakter Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 594
    • 0Komentar

    12 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Wagir, Malang – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler LP Ma’arif Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi ditutup pada Jumat, 31 Januari 2026. Penutupan KKM ini dirangkai secara terpadu dengan kegiatan pembinaan karakter murid yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang, […]

  • ULASAN DAN ANALISA RESENSI BUKU KEPEMIMPINAN INFLUENCER DI ERA DIGITAL KARYA Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I.

    ULASAN DAN ANALISA RESENSI BUKU KEPEMIMPINAN INFLUENCER DI ERA DIGITAL KARYA Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I.

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Senin, 08 Juni 2026 Penulis: Topik, S.Pd., M.Pd., mahasiswa S3 (Program Doktor) Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prodi Manajemen Pendidikan Islam LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Berdasar analisa buku berjudul “Kepemimpinan Influencer di Era Digital: Konsep dan Model Penerapannya di Lembaga Pendidikan” karya Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. atas kajian makalah […]

  • Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.544
    • 0Komentar

    Bq. Sabtu, 12 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Foto: Pemateri dan para guru MTs-MA PIQ Workshop Kurikulum Merdeka  dan Pembelajaran Mendalam “Mengeksplorasi Potensi Siswa, Peran PjBL, PBL, dan P5RA dengan Pendekatan Deep Learning” memang sedang sangat hangat dan dibutuhkan. MTs. dan MA PIQ Singosari melakukan konfirmasi kepada LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang […]

  • <strong>Pelantikan Pengurus LP Ma’arif MWC Bantur</strong>

    Pelantikan Pengurus LP Ma’arif MWC Bantur

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.525
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Ahad 29 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. LP Ma’arif NU Kecamatan Bantur masa khidmat 2023 s.d. 2028 sah dilantik. Disaksikan oleh Rois Syuriah Kyai Samiran, Ketua MWC Ustad Sujianto, S.Pd., penasehat KH. Asyik dan segenap pengurus Rois dan jajaran MWC lainnya, hadir juga perwakilan dari beberapa banom dan lembaga seperti […]

  • Halaqah Pesantren dan Perguruan Tinggi se-Jawa Timur

    Halaqah Pesantren dan Perguruan Tinggi se-Jawa Timur

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    IzzyBq. Sabtu, 29 Juni 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Pemandangan yang sangat tidak biasa ketika saya berusaha memasuki area pesantren. terlihat penjagaan sangat ketat menglilingi area pesantren, dengan peralatan lengkap dan kesiapsiagaan tinggi. Maklumlah, hari ini acara diawali dengan kehadiran Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, ulama yang sangat disegani, dihormati dengan berbagai kelebihan […]

  • MWC Wagir: “Wagir Siap Sambut Program Inovatif Ma’arif”

    MWC Wagir: “Wagir Siap Sambut Program Inovatif Ma’arif”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago Berita, Kids, PendidikanMuhammad Masykur Izzy baiquni, 07 Juli 2022 Pengurus Cabang LP Ma’arif Kabupaten Malang melakukan pembinaan peningkatan kualitas guru dan siswa di Kecamatan Wagir. Rabu (06/07/2022) Dr. Hamka dan tim disambut oleh Pengurus MWC, Kepala sekolah SMP Sunan Giri dan para kepala sekolah serta utusan yang mewakili se kecamatan Wagir […]

expand_less