Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Workshop IKM dalam Peningkatan Mutu Lembaga dan Guru se Kecamatan Turen

Workshop IKM dalam Peningkatan Mutu Lembaga dan Guru se Kecamatan Turen

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
  • visibility 928

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad 12 Maret 2023

Dr Najmah di MTs. Miftahul Huda

LP Ma’arif NU kabupaten Malang

Sabtu (11/3/2023) Lembaga Pendidikan Ma’arif MWC NU Kecamatan Turen mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dalam Peningkatan Mutu Lembaga dan Guru Inspiratif Inovatif dan Kreatif untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengan Pertama se Kecamatan Turen, Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung MTs. Miftahul Huda Bokor Pagedangan Turen.

Workshop ini memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu lembaga dan guru inspiratif, inovatif, dan kreatif. Selain itu juga menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua. “Kami ingin mengembangkan kepemimpinan dan sinergi antara kepala madrasah dengan para guru, sehingga program yang dilakukan oleh para madrasah juga diterima dan disupport oleh para guru” ujar ustad Chabibullah, S.Pd.I., kepada pengurus ma’arif.

Masih menurut ketua MWC LP Ma’arif tersebut “Kita yang dari MTs. dan SMP sudah bergerak untuk melakukan program=program peningkatan, dan kegiatan seperti ini kami rencanakan dilaksanakan secara berkala.”

Materi Leadership dan Manajemen Perubahan

Materi yang dikaji dan didalami, LP Ma’arif NU Kabupaten Malang menghadirkan pemateri yang sesuai dibidangnya yaitu Materi Penguatan Aswaja oleh Dr. Ahmad Izzuddin dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Materi Implementasi Kurikulum Merdeka oleh Dr. Najmah, M.Pd., Kepala MTs. NU Pakis Malang yang sekaligus pengurus LP Ma’arif, serta Materi Kepemimpinan dan Manajemen Perubahan diisi oleh Muhammad Masykur Izzy Baiquni dari IAI Al Qolam dan juga pegiat literasi LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.

Workshop ini juga menghasilkan produk yang bisa diterapkan di lembaga. Acara yang diikuti oleh kepala-kepala Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengan Pertama beserta para guru, juga diisi dengan diskusi interaktif dan Tanya jawab antara peserta dengan pemateri. Workshop sejak pagi tersebut diakhiri pukul 15.00 wib.

(mzizzybq)

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri</strong>

    Membayar Kepemimpinan dengan Disiplin Diri

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Disiplin adalah senjata kemajuan” KH. Imam Zarkasyi Selasa 7 Februari 2023 kita telah dimanjakan dengan acara yang sangat spektakuler memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama. saya dan mungkin Anda yang merasakan sama dengan saya tentunya sangat terpukau dengan berbagai macam kegiatan dan atraksi yang digelar, termasuk sajian dari Banser yang luar […]

  • Berselancar Kebudayaan

    Berselancar Kebudayaan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Mz. Rabu. 20 November 2024 “Secara alamiah sifat manusia itu sama, tetapi kebiasaan dan tradisilah yang membuat mereka terpisah” Confucius Membaca, menulis dan memahami budaya dengan budaya literasi. Itulah ide yang muncul dalam benak saya. Menyambut hari guru nasional 25 November 2024 menginspirasi saya untuk melakukan literasi budaya dengan mengampanyekan budaya literasi. Mempelajari beragam budaya […]

  • Biografi H. Mustahal

    Biografi H. Mustahal

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 946
    • 0Komentar

    humaslp1 month agoLearningMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 4 Oktober 2022 Tokoh pendidikan kelahiran Dusun Brongkal dan mengabdi di Dusun Penjalinan beliau adalah H. Mustahal atau lebih dikenal dengan aba Tahal lahir di Kota Malang pada 1 Januari 1932 (di KTP tertulis tahun 1937(salah)), dari pasangan ayah bernama H. Abdurrahman dan Ibu bernama H. Siti Aminah. […]

  • Implementasikan Deep Learning dan Kurikulum Cinta, Komitmen Ma’arif PCNU Kabupaten Malang  Melawan Intoleransi dan Bullying

    Implementasikan Deep Learning dan Kurikulum Cinta, Komitmen Ma’arif PCNU Kabupaten Malang  Melawan Intoleransi dan Bullying

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.652
    • 0Komentar

    Bq. Jum’at 16 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kamis (15/05/2025) Gedung pertemuan MI Hidayatulloh Pringu Bululawang Kabupaten Malang penuh sesak dengan dominasi warna merah dan hitam. Para guru Madrasah Ibtidaiyah memadati ruang tersebut dengan menggunakan seragam batik salah satu ciri khas mereka. Mereka hadir untuk mengikuti Workshop Deep Learning dan Kurikulum Cinta. Guru-guru […]

  • MAHASISWA FITK MELAKUKAN KOORDINASI DALAM RANGKA MARJAN DI MI ISLAMIYAH PAKIS

    MAHASISWA FITK MELAKUKAN KOORDINASI DALAM RANGKA MARJAN DI MI ISLAMIYAH PAKIS

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Zuhairoh Al Mahfudhoh. Selasa, 12 Desember 2023 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam rangka tugas akhir perkuliahan, FITK melakukan kolaborasi dengan LP Ma’arif NU kota Malang. Kolaborasi dilakukan dengan menyebar mahasiswa untuk mengajar di sekolah-sekolah. FITK dan Ma’arif mengajar ini dilakukan guna melatih mahasiswa untuk mengajar secara langsung sebelum melaksanakan Asistensi Mengajar yang akan dilakukan […]

  • Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan (Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sebelum membahas tentang lima azimat, maka penting kita memperhatikan pertanyaan berikut ini, ”Mengapa ada sekolah yang dulunya merupakan sekolah/madrasah favorit namun akhir-akhir ini sekolah/madrasah tersebut mengalami penurunan peminat, mengalami keterpurukan, bahkan ada yang sampai gulung tikar?”. “Bagaimana […]

expand_less