Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Quality Control Circle Kepemimpinan Rasulullah saw

Quality Control Circle Kepemimpinan Rasulullah saw

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
  • visibility 675

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Setiap institusi hebat adalah perpanjangan bayang-bayang seseorangRalph Waldo Emerso

Beberapa kali saya diminta untuk berbicara tentang kepemimpinan di beberapa acara yang sangat sederhana karena bagi saya itu adalah forum belajar. Learn to know, learn to do, learn to be, leran to live together dan learn to learn.

Terkadang saya sangat merasa tidak memiliki kapasitas berbicara tentang itu. Saya teringat bagaimana tokoh kepemimpina John C Maxwel mengembangkan dan mendalami kepemimpinan lebih dari 25 tahun lamanya. Disinilah saya sangat yakin peran LP Ma’arif, Lakpesdam, dan peguruan tinggi sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan. Siap memimpin dan siap dipimpin begitulah seharusnya.

Abdul Malik karim Amrullah dalam Quality Assurance Becoming Quality Entrepreneur menjelaskan bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang atau sebuah organisasi untuk memimpin atau membimbing orang lain atau seluruh organisasi. Menurutnya pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan memengaruhi, menggerakkan, mengkomunikasikan, dan memotivasi anggota organisasi di sekitarnya agar terus menjaga mutu yang sudah ditetapkan organisasi, mutu yang sudah ditetapkan pelanggan, serta mutu yang selalu inovatif.

Sebagai warga Nahdlatul Ulama, bila saya berbicara tentang kepemimpinan tentu haruslah dengan sangat hormat menyampaikan bahwa tokoh panutan dan pemimpin terbaik sepanjang masa adalah Rasulullah saw. Bahkan hal ini juga diakui oleh lintas agama dan lintas benua.

Kita tahu bahwa dunia pernah berada dalam pangggung kepemimpinan tokoh besar, Adolf Hitler dinobatkan sebagai Man of the year 1938 oleh Majalah Time, Joan of Arc., Abraham Lincoln, Winston Churchill, Martin Luther King Jr., sampai juga John F. Kennedy dan KH Abdurrahman Wahid. Mereka orang orang yang memiliki pengikut besar. James C. George berkata “Kepemimpinan adalah kemampuan untuk memiliki pengikut”

Profesor K.S. Ramakrishna Rao seorang filsuf Hindu terkemuka dalam bukunya Muhammaed-The Prophet of Islam dan kemudian dikutip oleh Ismail Noor penulis dari Malaysia menjelaskan bahwa Profesor Rao berkata “Dalam sosok Nabi Islam, dunia telah menyaksikan fenomena paling langka di muka bumi, fenomena yang berwujud sosok hidup nyata.” Atau yang dikatakan oleh Diwan Chand Sharma cenedekiawan Hindu dalam The Prophet of The East juga berkata “Muhammad adalah jiwa kebaikan dan pengaruhnya dirasakan dan tak pernah dilupakan oleh mereka yang ada di sekitarnya.”

Buku Manajemen Kepemimpinan Muhammad berisi kutipan yang disampaikan oleh Thomas Carlyle pada tanggal 8 Mei 1840. Dalam pidato berjudul The Hero as Prophet, Carlyle menyanjung Rasululullah saw dengan berkata “Pria yang jujur dan taat, jujur dalam perbuatan, perkataan, dan pikiran. Bagi mereka, dia selalu berarti. Seorang pria yang agak pendiam, diam ketika tidak ada yang perlu dikatakan; tapi tegas, bijak, tulus ketika berbicara; selalu memberikan pencerahan atas persoalan. Inilah ucapan yang memang benar-benar berharga.”

Bagaimana sosok Rasulullah sangat dikagumi di seantero dunia. Rasulullah saw., sebagai pemimpin yang sangat luar biasa dan memiliki ketulusan yang luar biasa. Teosof dan juga reformis sosial Inggris Annie Besant berujar “Ketulusan sejati Muhammad tidak perlu dipertanyakan lagi; dan kritik sejarah tidak menutup mata, yang tidak cenderung mudah percaya, menimbang setiap kesaksian, dan tidak partisan, serta hanya mencari kebenaran, harus menghargai pernyataannya … seseorang yang mempelajari karakter Nabi, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya, pasti merasa hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya.”

Jules Masserman seorang psikoanalisis dan professor di Universitas Chicago Amerika Serikat sangat yakin bahwa Rasulullah saw., adalah pemimpin terbesar sepanjang masa. Masserman berpendapat bahwa Rasulullah saw., berhasil memenuhi tiga fungsi sebagai standar objektif untuk menilai kebesaran para pemimpin. Pertama, pemimpin harus menyediakan kesejahteraan bagi orang-orang yang dipimpinnya; Kedua, pemimpin atau calon pemimpin harus menyediakan suatu organisasi sosial yang orang-orang merasa aman di dalamnya; Ketiga, pemimpin harus menyediakan suatu keyakinan atau nilai bagi pengikutnya.

Ada hal yang menurut saya menarik, dimana ketika LP Ma’arif sangat gencar untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dengan gerakan dasar Total Quality Management (TQM) dimana saya sendiri sangat sering mendampingi Dr. Amka ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang membumikan TQM menuju lembaga pendidikan bermutu di 33 Kecamatan. Bahkan sekarang kami sedang mengenalkan dan memulai ISO di lembaga-lembaga di bawah LP ma’arif diantaranya dengan Ma’arif Excellent School Internationally Certified atau bahkan yang terbaru Ma’arif Way. Ketertarikan saya adalah bahwa ini sesungguhnya sudah dicontohkan oleh sang pemimpin dunia yakni Rasulullah saw.

Noor (2011) dalam buku Manajemen Kepemimpinan Muhammad Saw Mencontoh Teladan Kepemimpinan Rosul untuk Kesempurnaan Manajemen Modern menulis “nabi Muhammad saw memimpin umat beliau dalam berbagai bidang. Beliau telibat dalam sistim perencanaan, pemberian motivasi, pengorganisasian, perencanaan suksesi, pengarahan operasi, dan pengawasan sehingga segala sesuatunya tidak lepas kendali. Secara terus menerus beliau memastikan bahwa peningkatan dilakukan sedemikian rupa sehingga melahirkan manajemen kualitas menyeluruh satau Pengelolaan Mutu Total (Total Quality Management-TQM).” Kaizen dan berusaha menuju kesempurnaan atau Quality Control Circle dalam kepemimpinan Rasulullah saw., sudah dilaksanakan.

Luar biasa! Dan pengaruh tersebut terus bergerak hingga saat ini. Kepemimpinan sangatlah penting. Karena pemimpin yang baik dapat merubah kehidupan. Maxwell berkata “Mengembangkan potensi kepemimpinan di dalam diri Anda akan mengubah segalanya untuk Anda. Kepemimpinan akan menambah efektivitas Anda, mengurangi kelemahan Anda, mengurangi beban kerja Anda, dan melipatgandakan pengaruh Anda.”

Wallahu a’lam

Mzizzybq, Juma’at 10 Februari 2023. 17:55 wib

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasi Pontren Kemenag “Saya bagian dari LP Ma’arif, SDM Ma’arif kompeten!”

    Kasi Pontren Kemenag “Saya bagian dari LP Ma’arif, SDM Ma’arif kompeten!”

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 16 januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Lebih dari enam puluh pendidik, tenaga pendidik dan tokoh-tokoh pendidikan memadati lantai dua Gedung LP Ma’arif Kabupaten Malang, pasa hari Sabtu (14/01/2023). Peserta yang mayoritas dari LP Ma’arif NU Kecamatan Pujon mengadakan Khotmil Qur’an sekaligus mengaji kitab Adabul Alim Wal Muta’allim serta mendengarkan […]

  • DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    DAMPIT PUNYA GAWE HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN DARUSSALAM

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Abd. Wahid Khoiruddin, S.Pd. Selasa 27 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang – Dalam rangka melepas peserta didik pada jenjang akhir, Yayasan Darussalam Srimulyo Dampit (YDSD) menggelar Haflah Akhirussanah, Purnawiyata Siswa dan Pentas Seni, Rabu Pon (21/6/2023), di halaman Madrasah yang berlokasi di Jalan Raya Sukorejo RT. 12 RW. 06 Desa Srimulyo Kec. […]

  • Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Oleh: Prof Dr. HA. Muhtadi Ridwan (Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Sebelum membahas tentang lima azimat, maka penting kita memperhatikan pertanyaan berikut ini, ”Mengapa ada sekolah yang dulunya merupakan sekolah/madrasah favorit namun akhir-akhir ini sekolah/madrasah tersebut mengalami penurunan peminat, mengalami keterpurukan, bahkan ada yang sampai gulung tikar?”, “Bagaimana cara mengelola sekolah/madrasah, agar dapat […]

  • Praktik Mengajar Pra-PKL Mahasiswa FITK UIN Malang

    Praktik Mengajar Pra-PKL Mahasiswa FITK UIN Malang

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Malang, 15 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) & LP Ma’arif mengajar merupakan program perdana pra-PKL yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang bekerja sama dengan sekolah swasta di bawah naungan LP Ma’arif Kabupaten Malang. Kunjungan Mahasiswa UIN […]

  • Pengabdian Sosialisasi Literasi dan Numerasi SD/MI di MI Hayatul Islamiyah

    Pengabdian Sosialisasi Literasi dan Numerasi SD/MI di MI Hayatul Islamiyah

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Kamis 29 Desember 2022 LP Maarif Kabupaten Malang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan “LP Maarif Mengabdi” pada hari Senin, 12 Desember 2022. Kegiatan ini merupukan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dengan prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah sosialisasi […]

  • MJEMIAS Bertransformasi

    MJEMIAS Bertransformasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Mz. Sabtu, 17 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sabtu (17/05/2025). Berlokasi di Kantor Informasi Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tim Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, jurnal kebanggan LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, melakukan pertemuan rutin untuk meningkatkan kualiats jurnal tersebut. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualiats, membangun […]

expand_less