Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo » Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

  • account_circle humaslp
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami.

Para santri, dulu di Jawa Timur, mereka yang ingin alim di bidang Bahasa Arab, mereka datang ke Lirboyo. Di pesantren itu ada Kyai Machrus yg dikenal ahli tata bahasa Arab. Jika ingin alim di bidang tasawwuf, santri datang ke Pasuruan atau ke Bangkalan. Di Pasuruan ada Kyai Abdul Hamid dan di Bangkalan ada Kyai Kholil keduanya alim di bidang tasawwuf. Manakala ingin alim di bidang fiqh, mereka datang ke Asem Bagus, Situbondo. Di pesantren itu ada Kyai As’ad Syamsul Arifin yg alim di bidang fiqh. Bila ingin alim di bidang tafsir, maka santri datang ke pesantren Langitan. Di pesantren itu ada Kyai Abdullah Faqih yg sangat alim di bidang ilmu tafsir.

Rupanya, dulu belajar ke pesantren mirip dengan ketika orang mau belajar silat. Jika ingin menjadi ahli silat, maka belajarlah ke pendekar silat. Untuk menjadi pendekar silat tidak cukup hanya datang ke tempat pelatihan silat yang hanya memiliki kurikulum yg baik ttg berlatih silat. Ukuran kualitas hasil pendidikan yg dibicarakan bukan semata-mata kurikulumnya, tetapi yang lebih penting adalah kealiman kyainya.

Selanjutnya bagaimana dengan perguruan tinggi ? Memang, betapapun dalam pendidikan, kurikulum adalah penting. Tapi tidak sepenting profesornya. Sekarang PTKIN telah memiliki banyak profesor. Tentu para profesor inilah seharusnya yang menjadi daya tarik orang mau belajar ke kampus yang dipilihnya. Dan bukan alasan dekat, mudah lulus, berbiaya murah, gedungnya bagus, dan semacamnya. Tapi pertimbangan utamanya adalah karena kampus pilihannya punya guru besar yang hebat. Jika demikian maka akhirnya, perguruan tinggi menjadi sama dengan tradisi pesantren. Didatangi banyak santri oleh karena ada kyai yang dikenal masyhur kealimannya. Hal demikian itu juga tidak berbeda dengan padepokan. Tempat itu didatangi anak-anak muda yang ingin belajar silat karena ada pendekar silat yang hebat.

Ternyata pesantren disebut hebat bukan karena kurikulum, atau jumlah kitab yang banyak, apalagi karena faktor tingkat akreditasinya. Faktor itu malah tidak dibutuhkan. Bukan hal itu tidak penting, masih perlu. Akan tetapi, orang dulu belajar ke pesantren karena pertimbangan adanya kyai yang alim di bidang keilmuwannya. Dan, bukan hanya karena ada orang yang pintar menulis buku agama atau buku tentang silat. Semogalah perguruan tinggi Islam di mana-mana menjadi dikenal hebat karena ada profesornya yang hebat, dan bukan sebatas karena ada kurikulum, buku-buku, jurnal di perpustakaannya, sekalipun hal itu juga perlu.

editor: Izzy

  • Penulis: humaslp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ziarah Haji ke Prof. Maskuri

    Ziarah Haji ke Prof. Maskuri

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd Sabtu, 5 Agustus 2023, bakda Maghrib, saya mengirim pesan melalui WA ke Pak Amka (Dr. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI) untuk mengajak beliau sowan sekaligus ziarah haji ke Prof. Dr. Maskuri, M.Si (Rektor UNISMA) yang kemarin baru sampai dari ibadah haji. Pak Amka, langsung merespon dengan cepat dan membalas […]

  • CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

    CERITA KLASIK EVENT ORGANIZER

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 23
    • 0Komentar

    humaslp4 months ago Learning, PendidikanOleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Semua hal akan berubah menjadi yang terbaik bagi orang yang berusaha sebaik mungkin supaya hal itu berubah” John Wooden “Coba nanti di lakpesdam atau di Ma’arif, panjenengan kembali giatkan pelatihan event organizer, pelatihan menjadi pembawa acara, dan publick speaking dan lainnya! Soalnya menurut saya ini juga […]

  • Bukan Hanya Teori Tapi Praktik, FITK dan LP Ma’arif Mengajar

    Bukan Hanya Teori Tapi Praktik, FITK dan LP Ma’arif Mengajar

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Kamis 15 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kab. Malang menggaet mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yakni dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) untuk berkontribusi dan menyalurkan ilmu yang mereka peroleh di bangku perkuliahan melalui program FITK dan LP Ma’arif Mengajar yang dilaksanakan pada […]

  • PEMBINA LP MA’ARIF AJARKAN RAHASIA SUKSES

    PEMBINA LP MA’ARIF AJARKAN RAHASIA SUKSES

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 22
    • 0Komentar

    humaslp 6 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang Pembina LP Ma’arif Kabupaten Malang , tokoh pendidikan kenamaan yang juga masuk dalam tokoh ilmuan internasional Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo menghadiri undangan dari IGRA, TKM, dan KK MI Kecamatan Wajak bertajuk Halal bi Halal Keluarga Besar RA, TKM, dan MI se Kecamatan Wajak Bersama Prof. […]

  • Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 05 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “BOP untuk RA sudah dicairkan, BOS juga sudah dicairkan, termasuk TPG untuk guru-guru non PNS sudah kami cairkan” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang sambil tertawa diikuti riuh dari para hadirin. Di Kantor LP Ma’arif NU Kabupaten Malang pada hari Sabtu […]

  • <strong>Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang</strong>

    Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Selasa (28/02/2023) Aula Yayasan Babussalam dipenuhi oleh para guru Sub Rayon 56 MTsN 6 Malang. Aula tersebut menjadi tempat pendampingan dan pembinaan guru dalam Kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Penyusunan Modul Ajar di MTs Babussalam […]

expand_less