Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 388

07 Februari 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pagi yang sunyi di perpustakaan Sekolah Anak Soleh Full Day, Sitiarjo, berubah menjadi ruang penuh kepedulian. Di antara tumpukan mushaf, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 128 memulai langkah kecil yang bermakna besar: merawat Al-Qur’an agar tetap layak menjadi teman hafalan generasi muda.

Kegiatan penyerahan Al-Qur’an wakaf sekaligus perbaikan mushaf lama ini dilaksanakan pada 7–8 Januari 2026 di perpustakaan Lembaga Sekolah Anak Soleh Full Day, Desa Sitiarjo. Seluruh rangkaian kegiatan digerakkan oleh mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 128 sebagai bagian dari kepedulian terhadap keberlanjutan sarana pembelajaran keagamaan.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi sejumlah Al-Qur’an yang mulai rusak dan tidak lagi layak digunakan oleh murid sekolah dasar. Perbaikan dilakukan agar mushaf yang masih memungkinkan tetap dapat dimanfaatkan untuk kegiatan membaca dan menghafal, sementara Al-Qur’an yang sudah tidak layak dipisahkan agar tidak digunakan kembali. Selain itu, mahasiswa juga menyiapkan Al-Qur’an wakaf yang akan dibagikan kepada siswa.

Sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, mahasiswa telah berkumpul di perpustakaan untuk melakukan pemilahan dan perbaikan. Mushaf yang masih bisa diselamatkan dirapikan kembali, sedangkan yang rusak parah dikelompokkan secara terpisah. Proses ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian sebagai bentuk penghormatan terhadap kitab suci.

Tak hanya itu, dari divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD), mahasiswa merancang nametag khusus yang kemudian dicetak dalam bentuk stiker dan ditempelkan pada sampul Al-Qur’an wakaf. Pelabelan ini bertujuan agar mushaf baru lebih tertata dan mudah dikenali. Dalam waktu kurang dari tiga hari, seluruh proses pelabelan Al-Qur’an wakaf berhasil diselesaikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap Al-Qur’an yang tersedia di Sekolah Anak Soleh Full Day dapat digunakan secara optimal dan nyaman oleh para siswa. Lebih dari sekadar perbaikan fisik, langkah ini menjadi upaya menjaga keberlangsungan nilai-nilai keagamaan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

 

 

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Pembelajaran Guru PAI Abad 21 di antara Tantangan dan Solusi

    Inovasi Pembelajaran Guru PAI Abad 21 di antara Tantangan dan Solusi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Bq. Kamis, 14 Mei 2026 “Inovasi pembelajaran bagi guru di madrasah/sekolah merupakan kebutuhan sekaligus peluang. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang menarik, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang menarik, efektif, dan bernilai, serta menyiapkan generasi mendatang yang cakap literasi digital, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan” kata Ahmad Makki Hasan […]

  • Kita Bisa Menyelesaikannya

    Kita Bisa Menyelesaikannya

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.591
    • 0Komentar

      Izzy. Sabtu, 05 April 2025 “Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.” K.H. Abdurrahman Wahid LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu sore 05 April 2025. Suasana masih lengang saat kami memasuki area Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah yang diasuh oleh KH Zainul Arifin. Maklumlah pesantren memang sedang […]

  • Kecerdasan Buatan, Kebutuhan atau Keharusan?

    Kecerdasan Buatan, Kebutuhan atau Keharusan?

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.044
    • 0Komentar

    Oleh: Izzy. Minggu 16 Maret 2025 “Kehidupan adalah perubahan yang alami dan spontan. Jangan menolaknya, karena akan menimbulkan kesedihan. Biarlah sesuai dengan kenyataan. Biarkan mengalir secara natural, berjalan seperti apa adanya.” Lao Tzu Guru-guru mulai berdatangan bersamaan saya dan Muhammad Nur Hasyim M.Pd. memasuki halaman MI Al Islah Sumbersuko Wagir. Rencananya Sabtu 15 Maret 2025 […]

  • MTs Nurul Huda Ngajum Borong Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat Terbuka Pangdivif 2 Cup 2025

    MTs Nurul Huda Ngajum Borong Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat Terbuka Pangdivif 2 Cup 2025

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

      Muhammad Rosyid, M.Pd. Ahad, 25 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang MTs Nurul Huda Ngajum kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam ajang Pencak Silat Pelajar Nasional “Malang Championship 2025” yang diselenggarakan di Kostrad Singosari, Malang, pada tanggal 24 April 2025, para atlet muda dari MTs Nurul Huda berhasil membawa pulang 2 […]

  • Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 699
    • 0Komentar

    “Tidak ada yang lebih menyedihkan dalam hidup saya selain melihat kerasnya hati orangorang terpelajar” Mahatma Gandhi (Pemimpin Spiritual dan Politikus India: 1869-1948) Adinda aulia & Izzy. Sabtu, 17 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam kehidupan sosial, manusia tidak pernah lepas dari interaksi dengan orang lain. Namun, tidak semua bentuk interaksi berjalan secara positif. […]

  • Literacy Enrichment on Religious Moderation

    Literacy Enrichment on Religious Moderation

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 17 Juli 2023 “Kalaulah kita dapat menyimpulkan secara singkat dan sederhana, agakanya kita dapat berkata bahwa wasathiyyah ditandai oleh ilmu/pengetahuan, kebajikan, dan keseimbangan.” Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab. “Boleh jadi agama menetapkan sesuatu disebabkan oleh kemaslahatan yang diharapkan darinya atau kemudaratan yang mesti ditangkal. Tetapi kendati demikian diperlukan perimbangan menyangkut […]

expand_less