Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

Merawat Kalam Ilahi, KKM UIN Malang Perbaiki al-Qur’an Layak Baca

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 92

07 Februari 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pagi yang sunyi di perpustakaan Sekolah Anak Soleh Full Day, Sitiarjo, berubah menjadi ruang penuh kepedulian. Di antara tumpukan mushaf, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 128 memulai langkah kecil yang bermakna besar: merawat Al-Qur’an agar tetap layak menjadi teman hafalan generasi muda.

Kegiatan penyerahan Al-Qur’an wakaf sekaligus perbaikan mushaf lama ini dilaksanakan pada 7–8 Januari 2026 di perpustakaan Lembaga Sekolah Anak Soleh Full Day, Desa Sitiarjo. Seluruh rangkaian kegiatan digerakkan oleh mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 128 sebagai bagian dari kepedulian terhadap keberlanjutan sarana pembelajaran keagamaan.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi sejumlah Al-Qur’an yang mulai rusak dan tidak lagi layak digunakan oleh murid sekolah dasar. Perbaikan dilakukan agar mushaf yang masih memungkinkan tetap dapat dimanfaatkan untuk kegiatan membaca dan menghafal, sementara Al-Qur’an yang sudah tidak layak dipisahkan agar tidak digunakan kembali. Selain itu, mahasiswa juga menyiapkan Al-Qur’an wakaf yang akan dibagikan kepada siswa.

Sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, mahasiswa telah berkumpul di perpustakaan untuk melakukan pemilahan dan perbaikan. Mushaf yang masih bisa diselamatkan dirapikan kembali, sedangkan yang rusak parah dikelompokkan secara terpisah. Proses ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian sebagai bentuk penghormatan terhadap kitab suci.

Tak hanya itu, dari divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD), mahasiswa merancang nametag khusus yang kemudian dicetak dalam bentuk stiker dan ditempelkan pada sampul Al-Qur’an wakaf. Pelabelan ini bertujuan agar mushaf baru lebih tertata dan mudah dikenali. Dalam waktu kurang dari tiga hari, seluruh proses pelabelan Al-Qur’an wakaf berhasil diselesaikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap Al-Qur’an yang tersedia di Sekolah Anak Soleh Full Day dapat digunakan secara optimal dan nyaman oleh para siswa. Lebih dari sekadar perbaikan fisik, langkah ini menjadi upaya menjaga keberlangsungan nilai-nilai keagamaan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

 

 

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kunjungan Profesor Jerman di SMAI Wagir

    Program Kunjungan Profesor Jerman di SMAI Wagir

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 728
    • 0Komentar

    LP Ma’arif Kabupaten Malang (10/10/2022), SMA Islam Kecamatan Wagir melakukan terobosan besar dengan program kunjungan professor dan dosen ke lembaga yang dipimpin oleh Bapak Sugondo tersebut. Dalam acara tersebut, SMAI Islam Wagir didampingi oleh tim LP Ma’arif kabupaten Malang. Kali ini yang hadir adalah Prof. Gavin B Sullivan asal Selandia Baru yang kemudian merambah kedalaman […]

  • <strong><em>Smart Parenting</em> SMP Sunan Giri Wagir “Mendidik dengan Kasih Sayang”</strong>

    Smart Parenting SMP Sunan Giri Wagir “Mendidik dengan Kasih Sayang”

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 30 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Minggu (29/01/2023) dimulai pukul 07.00 wib. dengan nara sumber Dr. KH. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., dan Dr.Najmah Kasir, S.Pd., M.Pd., SMP Sunan Giri Wagir sukses mengadakan acara Smart Parenting SMP Sunan Giri Wagir “Mendidik dengan Kasih Sayang”. Acara ini dilaksanakan di masjid […]

  • Giat Literasi dan Studi Kunjung Perpustakaan UIN Maliki Malang oleh Siswa MA PIQ Singosari Gunq Perkuat Budaya Baca

    Giat Literasi dan Studi Kunjung Perpustakaan UIN Maliki Malang oleh Siswa MA PIQ Singosari Gunq Perkuat Budaya Baca

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Senin, o5 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Malang – Sebanyak 24 siswa Madrasah Aliyah Pendidikan Ilmu Al Quran (MA PIQ) Singosari Malang didampingi oleh lima guru pendamping antusias mengikuti giat literasi dan studi kunjung ke Perpustakaan Pusat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang pada hari ini, Senin (5/5/2025). Kegiatan ini […]

  • Ma’arif Goyang Jagad Maya Malang dengan Religious Literacy

    Ma’arif Goyang Jagad Maya Malang dengan Religious Literacy

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 649
    • 0Komentar

    humaslp2 weeks ago Berita, Learning, PendidikanMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu 03 September 2022 Kerjasama yang apik dan inovatif telah terlaksana antara Kementerian Infokom, PB Ma’arif, Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten Malang, PC Ma’arif Kabupaten Malang dan SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Ahad (28/8/2022) di aula SMK NU Sunan Ampel. Seminar Hybrid Literasi Digital […]

  • Menjadi Lembaga yang Bermutu dan Kredibel Harus Diawali dengan Peduli

    Menjadi Lembaga yang Bermutu dan Kredibel Harus Diawali dengan Peduli

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Senin,12 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Mengawali tahun baru 2026 Ahad 11 Januari, KKMA Tuban 2 menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kapasitas dan Kompetensi Pengembangan Madrasah Maarif, di Hotel Horizon Batu, dengan menghadirkan Ketua LP Ma’arif PCNU Kab Malang, Prof Hamka. Dalam workshop tersebut Prof Hamka memberikan materi Best Practice yang dilakukan LP Ma’arif […]

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

expand_less