Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » LP Ma’arif dan MMPI Mengabdi, Menuju “Otak Jerman Hati Makkah”

LP Ma’arif dan MMPI Mengabdi, Menuju “Otak Jerman Hati Makkah”

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
  • visibility 823

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 30 Desember 2022

LP Ma’arif Kabupaten Malang.

LP Ma’arif Kabupaten Malang bersama Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengabdi dilaksakan pada Senin (12/12/2022) mulai pukul 09.00 sampai selesai di Madrasah Tsanawiyah “Nurul Huda” Desa Babadan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Anggota voluntir terdiri dari lima orang mahasisawa pasca sarjana Manajemen Pendidikan Islam dibawah bimbingan dosen mata kuliah Manajemen Mutu Dr. H.Abdul Malik Aminullah, M.Pd.I.

Pengabdian yang dilakukan ini menghasilkan berbagai ide-ide pengembangan madrasah ke depannya. Diskusi dengan semua guru menghasilkan bagaiamana cara untuk memajukan dan mengembangkan program madrasah yang meliputi bagaimana meningkatkan minat masyarakat sekitar terhadap madrasah sehingga input tahun ajaran batu mendatang meningkat. Memberi pemahaman dan pengalaman baru kepada guru tentang pentingnya supervisi, dan adanya kerja sama antara lembaga dengan mahasiswa MMPI dalam hal memberi workshop tentang rencana pengembangan interpreneur madrasah yang diikuti oleh semua guru pada bulan Januari 2023. Adanya kerja sama antara lembaga dengan mahasiswa MMPI dalam hal memberi workshop tentang rencana pengembangan interpreneur madrasah yang diikuti oleh semua guru pada bulan Januari.

Diskusi dan pengabdian menggali informasi tentang madrasah yang meliputi Visi Utama yang dikedepankan oleh lembaga yaitu embentuk Lulusannya yang handal berbahasa dan menguasai kitab kuning dengan motto “Otak Jerman hati Makkah”, MTs Nurul Huda memiliki dengan siswa kelas VII sejumlah 23 orangsiswa, kelas VIII sejumlah 21 siswa, dan kelas IX sejumlah siswa17.

Memiliki pendidik sebanyak 13 guru yang semuanya sesuai dengan kualifikasi akademik, MTs. Nurul Huda telah mengembangkan Ekstrakurikuler Unggulan yaitu bahasa dan pencak silat Pagar Nusa.

Berupaya untuk melakukan kerja sama dengan berbagai instansi untuk mencapai visi dan program andalan yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah/lingkungan madrasah diantaranya dengan LP Ma’arif Kabupaten Malang dan Institut Agama Islam Al Qolam Malang. Dari dua hasil observasi diatas maka untuk program volutir kedepannya adalah menyiapkan kegiatan workshop bersama guru MTs Nurul Huda tentang program-program yang dapat mengembangkan kompetensi interpreneur madrasah.

Penulis: Suci Hidayati, Muhammad Lutfi, Muhammad Nurudhulam, Nur Milan Siregar, Yuliana Nur Mustaghfiroh.

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpisahan Pembelajaran Literasi, Sastra, dan Jurnalistik di SMP PGRI As Sarqowi Sepanjang

    Perpisahan Pembelajaran Literasi, Sastra, dan Jurnalistik di SMP PGRI As Sarqowi Sepanjang

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Minggu 25 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Sabtu, (25/12/2022) perpisahan pembelajara literasi, sastra, dan pendampingan jurnalistik dalam bingkai “Fakultas Tarbiyah dan LP Ma’arif Kabupaten Malang Mengabdi” yang bertempat disekolah SMP PGRI As-Sarqowi Sepanjang sukses digelar . Acara ini dihadiri oleh Sebagian Mahasiswa/i Tadris Bahasa Indonesia Semester 1, 3, dan5. kedatangan […]

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 400
    • 0Komentar

    10 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Mengenal Lebih Dekat Pondok Cinta Al-Qur’an Lewat Profil Resmi Di balik aktivitas para santri yang tekun menghafal dan mempelajari Al-Qur’an, Pondok Pesantren Cinta Al-Qur’an menyimpan identitas, program, dan potensi yang terus berkembang. Untuk memperkenalkan hal tersebut secara lebih luas dan terstruktur, disusunlah Profil Pondok Pesantren Cinta Al-Qur’an […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

  • Guess Movement Spinner Peningkatan Minat Belajar

    Guess Movement Spinner Peningkatan Minat Belajar

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.364
    • 0Komentar

    I’anatut Tazkiyah, Iqbal Wahyudi, dan Rabiatul Adawiyah Harahap. Rabu 05 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang 03 Juli 2023, LP Ma’arif NU Kab. Malang melaksanakan workshop/pelatihan kembali dengan tema “Pengembangan Infrastruktur Digitalisasi di Lembaga Pendidikan” dengan lebih spesifik pada judul “Guess Movement Spinner Sebagai Media Pembelajaran Dalam Upaya Peningkatan Minat Belajar”. Kegiatan dilaksanakan di MA Al-Aziz […]

  • Perubahan Kehidupan

    Perubahan Kehidupan

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy  Baiquni Suatu waktu, saya ditanya oleh seorang guru, ia bertanya “Mengapa kita sering tertinggal mengikuti perubahan daripada lembaga yang lainnya?” Warren Buffet tokoh yang pernah masuk dalam peringkat kedua orang terkaya di dunia menggunakan waktunya 80% dalam setiap hari  untuk membaca dan mencari tahu informasi yang dapat memengaruhi keputusan investasi yang […]

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

expand_less