Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 1.144

Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan (Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Sebelum membahas tentang lima azimat, maka penting kita memperhatikan pertanyaan berikut ini, ”Mengapa ada sekolah yang dulunya merupakan sekolah/madrasah favorit namun akhir-akhir ini sekolah/madrasah tersebut mengalami penurunan peminat, mengalami keterpurukan, bahkan ada yang sampai gulung tikar?”. “Bagaimana cara mengelola sekolah/madrasah, agar dapat berkembang dengan baik “ ?

Jawaban dari pertanyaan diatas adalah dibutuhkan lima azimat yang harus dimiliki oleh pengurus yayasan, tim manajemen sekolah/madrasah, dan para pendidik serta tenaga kependidikannya. Di kalangan masyarakat Jawa, azimat dikenal dengan kata jimat, yaitu sebuah benda yang dipandang memiliki ”tuah” dan diyakini memiliki kekuatan gaib, memberikan kebaikan dan kemudahan dalam segala urusan bagi pemiliknya. Konon, kabarnya azimat atau jimat itu memiliki pantangan tententu, dan bilamana tantangan tersebut dilanggar, maka kekuatan gaibnya atau ”tuah” jadi pudar, berkurang, dan bahkan hilang, azimat dalam kontek ini adalah amalan atau perilaku yang harus dilaksanakan secara istiqamah.

Syaratnya hanya satu, yaitu harus diamalkan atau direalisasikan secara kontinu atau istiqamah oleh seluruh elemen lembaga pendidikan tersebut tanpa terkecuali, mulai dari pengurus yayasan, tim pengembang, tim manajemen, para pendidik, dan tenaga kependidikan.

Jadi, kelima azimat yang dimaksudkan di sini berupa tindakan-tindakan, baik tindakan yang tampak (tangible beahavior) maupun tindakan yang tidak tampak (intangible behavior) yang harus dilakukan secara kontinu atau istiqamah, sehingga tetap exis, berkembang, dan  tidak mengalami keterpurukan.

Azimat pertama; menata hatiIni merupakan langkah pertama dan utama. Seluruh pengurus yayasan, tim pengembang, tim manajemen, para pendidik, dan tenaga kependidikan diajak untuk menata hati dengan sebaik-baiknya agar mereka dalam mengembangkan, mengelola, dan memimpin lembaga pendidikan tidak dimaksudkan untuk berbisnis pendidikan, tidak untuk mengumpulkan kekayaan pribadi, keluarga, dan kelompok. Harus disadari bahwa dunia pendidikan juga merupakan lahan dakwah, tempat menyampaikan sesuatu yang baik bagi siswa, memberikan kemanfaatan bagi orang lain.

 lembaga pendidikan inilah sarana yang tepat untuk melakukan perubahan pada masyarakat dan membangun peradaban umat. Sehingga, tidak berlebihan apabila dikatakan bahwa menekuni dunia pendidikan juga merupakan bagian dari jihad fi sabilillah. Tentunya harus dengan niat yang tulus dan ikhlas.

Tidak sedikit sekolah-sekolah yang dahulunya favorit akhirnya jadi menurun dan gulung tikar disebabkan perebuatan kekuasaan yang terjadi antar pengurus yayasan, atau pengurus yayasan dengan pimpinan sekolah/madrasah, semata-mata demi meraih keuntungan berupa perebutan aset-aset sekolah/madrasah.

Azimat kedua; arah yang jelas, Akan dibawa ke mana dan akan diapakan saja lembaga pendidikan, itu harus jelas.

Memiliki arah yang jelas berarti setiap pengembangan lembaga pendidikan harus diawali dengan perumusan visi, misi, tujuan, target, dan program unggulan yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Seluruh pengurus yayasan bersama pimpinan sekolah memantapkan kembali rumusan visi, misi, tujuan, dan program unggulannya.

Yang harus dilakukan adalah; mengawalinya dengan menyelenggarakan workshop review visi, misi, tujuan, dan program unggulan. Dan harus disadari bahwa rumusan visi, misi, tujuan, dan program unggulan sekolah bukan sekadar ”mimpi” atau ”cita-cita” yang ingin dicapai di masa jauh ke depan, melainkan juga janji kepada siswa, orang tua, masyarakat, bahkan janji kepada Allah yang harus dipenuhi

Azimat ketiga; merancang grand design, Langkah ini harus dilakukan sebagai rencana strategis untuk mencapai visi, misi, tujuan, target, dan program unggulan. Dalam grand design ini dirancang apa yang akan dicapai dalam waktu empat tahun atau delapan tahun atau bahkan dua belas tahun ke depannya.

Azimat keempat; membangun kompetensi sumber daya manusia (SDM), SDM yang dimaksud adalah pengurus yayasan, kepala sekolah, dewan guru, serta para stafnya. SDM inilah yang berperan sebagai ujung tombak pelaksana berbagai program unggulan dan grand design yang telah dirancang sebelumnya. Sebaik dan sehebat apa pun grand design yang telah disusun, apabila SDM belum mendukung, maka akan jadi sia-sia.

Titik tekan pembangunan SDM adalah membangun komitmen atau loyalitas atau kemauan keras, meningkatkan kompetensi sehingga selalu siap dalam merealisasikan grand design dan program unggulan sekolah/madrasah dalam rangka mencapai visi sekolah/madrasah, mengemban misi sekolah/madrasah, dan memenuhi tujuan sekolah/madrasah, serta selalu berinovasi dalam upaya meraih target program lembaga. Dengan kata lain, SDM tiada henti untuk melakukan perubahan sbg upaya pengembangan sekolah menuju lebih baik dan lebih baik lagi.

Azimat kelima; membangun kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, Kepala sekolah adalah leader, manajer, dan supervisor di sekolah/madrasah. Kepala sekolah/madrasah-lah yang men-drive seluruh guru dan staf dalam merealisasikan program-programnya, sehingga mereka harus visioner, hebat dalam menginspirasi guru dan staf, ahli strategi, dan penuh integritas. Agar guru dan staf selalu melakukan perubahan-perubahan, maka kepala sekolah/madrasah haruslah terlebih dahulu menampilkan kepemimpinan perubahan

Sebagai kesimpulan akhir, Kelima azimat tersebut adalah wujud usaha atau ikhtiar pengurus yayasan, tim pengembang, tim manajemen atau pimpinan, guru dan staf yang harus dilaksanakan secara istiqamah dan bersinergi antar-elemen untuk menghindarkan sekolah dari kemerosotan mutu pendidikan atau menjauhkan dari keterpurukan.

Apabila pelaksanaannya tidak istiqamah dan tidak bersinergi satu dengan yang lainnya, maka sebagai azimat, ”tuahnya” tidak akan memberikan kebaikan bagi peningkatan mutu sekolah/madrasah. Tentunya, bilamana berhasil meningkatkan mutu sekolah, hendaknya juga didasari oleh sebuah keyakinan bahwa semua keberhasilannya tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT, dan bersyukurlah sebanyak-banyaknya dengan ucapan alhamdulillahi rabbil aalamiin.

KATA PENUTUP

  • المادة مهمة ولكن الطريقة اهم من المادة
  • الطريقة مهمة ولكن المدرس اهم من الطريقة
  • المدرس مهم ولكن روح المدرس اهم من المدرس

Yaa….Jiwa atau spirit Guru jauh lebih penting!.

Cara membangun jiwa adalah dengan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah اَلتَّقَرُبُ إلى اللّٰه )). Dengan melakukan amalan-amalan wajib, ditambah dan disempurnakan dengan amalan-amalan sunnnah. Setiap kita adalah guru…maka: (1) Mengajarlah dengan ‘jiwa’. (2) Niat ikhlas dalam mengajar, (3) Membimbing dan mendidik murid, (4) Ikhlas dalam menasehati, dan (5) Disiplin ketika mengajar,

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif Kab Malang Gandeng Pascasarjana UIN MALIKI dan Diknas Kab Malang

    LP Ma’arif Kab Malang Gandeng Pascasarjana UIN MALIKI dan Diknas Kab Malang

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Sabtu, November 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang LP Ma’arif NU Kab. Malang terus mengembangkan sayapnya dalam dunia pendidikan, biasanya melakukan pembinaan di sekolah-sekolah dan Madrasah Ma’arif se Kab Malang, kali ini melakukan pembinaan lintas kementrian yaitu di bawah naungan DIKNAS KAB MALANG dimana sekolah-sekolah negeri di 4 kecamatan yaitu, SMPN 1, […]

  • Anak Usia Dini, Mau Diapakan?

    Anak Usia Dini, Mau Diapakan?

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia” Nelson Mandela “……Kokoro ga yasashiku ookliiku nare… . . .Minna genki ippai ookliku nare . . .” (. . .Kami tumbuh besar dengan hati yang baik . . .) (. . .Kami tumbuh besar dengan badan yang sehat. . .) Potongan lagu mars […]

  • Jadikan Idul Fitri Momentum Konsolidasi, LP Ma’arif NU Dapat Dukungan Positif

    Jadikan Idul Fitri Momentum Konsolidasi, LP Ma’arif NU Dapat Dukungan Positif

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.174
    • 0Komentar

    humaslp 5 months ago UncategorizedMalang, LP Ma’arif Kab. Malang. “Hari ini kita mulai silaturrahim dari ndalem Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH Zainul Arifin” ajak ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang kepada tim yang hadir waktu itu. “Selanjutnya kita akan terus bergerak ke tokoh-tokoh lainnya.” Tambah beliau sembari menunjukkan ekpsresi penuh semangat. Foto: Pengurus LP Ma’arif […]

  • COLABORASI LP MA’ARIF NU KABUPATEN MALANG DENGAN LES COPAQUE ANIMATION ACADEMY “PROFESIONAL DAN PRODUKTIF”

    COLABORASI LP MA’ARIF NU KABUPATEN MALANG DENGAN LES COPAQUE ANIMATION ACADEMY “PROFESIONAL DAN PRODUKTIF”

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    Dr. Amka. Sabtu 11 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Sejak dirilis 14 September 2007Upin & Ipin adalah sebuah serial televisi animasi kartun anak-anak yang sangat digemari khususnya oleh anak-anak di Indonesia. Sering ditayangkan di beberapa televisi seperti TV9, RTM2, MNCTV. serial ini menghibur anak-anak dengan cerita bertema pendidikan yang dikonsep lugas dan sederhana namun […]

  • Perpisahan Pembelajaran Literasi, Sastra, dan Jurnalistik di SMP PGRI As Sarqowi Sepanjang

    Perpisahan Pembelajaran Literasi, Sastra, dan Jurnalistik di SMP PGRI As Sarqowi Sepanjang

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Minggu 25 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Sabtu, (25/12/2022) perpisahan pembelajara literasi, sastra, dan pendampingan jurnalistik dalam bingkai “Fakultas Tarbiyah dan LP Ma’arif Kabupaten Malang Mengabdi” yang bertempat disekolah SMP PGRI As-Sarqowi Sepanjang sukses digelar . Acara ini dihadiri oleh Sebagian Mahasiswa/i Tadris Bahasa Indonesia Semester 1, 3, dan5. kedatangan […]

  • Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

    Bq. Sabtu, 12 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Foto: Pemateri dan para guru MTs-MA PIQ Workshop Kurikulum Merdeka  dan Pembelajaran Mendalam “Mengeksplorasi Potensi Siswa, Peran PjBL, PBL, dan P5RA dengan Pendekatan Deep Learning” memang sedang sangat hangat dan dibutuhkan. MTs. dan MA PIQ Singosari melakukan konfirmasi kepada LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang […]

expand_less