Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
  • visibility 624

Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Ketika seseorang membatasi tindakan yang akan dilakukannya, ia membatasi tindakan yang mampu dilakukannya” Charles Schwab

Beberapa hari ini saya menemani Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dalam berbagai undangan acara wisuda. Beliau terus menghimbau bahwa pendidikan harus dikembangkan dengan rasa bahagia sebagai salah satu esensi dari Merdeka Belajar. Memahami Merdeka Belajar tidak bisa lepas dari kebahagiaan belajar untuk menemukan potensi. Guru menemukan potensi murid untuk terus ditumbuhkembangkan.

Harapannya adalah ketika seseorang memahami potensinya, Dia bisa fokus untuk mengembangkan potensi tersebut, fokus untuk terus melakukan pengembangan diri sesuai dengan potens yang dimiliki dan tidak harus menjadi seperti orang lain. Beragam assesment kemudian dibuat untuk mengukur potensi yang dimiliki oleh seseorang. Namun apakah bisa mengukur semua potensi yang dimilikinya?

Saya tertarik dengan apa yang ditulis oleh Robert J. Kriegel dan Louis Patler dalam Buku “If it Ain’t Broke… Break it” bahwa Kita semua (manusia) sama sekali tidak memiliki petunjuk tentang batasan-batasan manusia. Seluruh tes, penghitung waktu, dan garis akhir di dunia tidak mampu mengukur potensi manusia. Saat seseorang tengah mengejar impiannya, mereka akan melesat melampaui batasan-batasan mereka sendiri. Potensi yang ada di dalam diri kita tidak terbatas dan banyak belum dimanfaatkan. Ketika Anda memikirkan batasan, sesungguhnya Anda sendiri yang menciptakan batasan tersebut.

Begitu besarnya potensi manusia yang dianugerahkan oleh Allah swt dan wajib kita mensyukurinya. Namun pikiran saya kembali menyeruak, apakah seseorang bisa mencapai potensi yang dimiliki secara maksimal untuk digunakan?. Saya menemukan kutipan yang ditulis oleh Maxwell. Ia mengutip penjelasan yang ditulis oleh John Powell sang penulis The Secret of Staying in Love. John Powell menguraikan bahwa rerata seseorang hanya meraih 10% atas potensinya, hanya melihat 10% keindahan yang ada di sekitarnya, hanya mendengar 10% musik dan puisi, hanya mencium 10% wewangian, dan hanya merasakan 10 % nikmat hidup. Powell juga menulis bahwa banyak orang yang tidak mampu melihat atau memaksimalkan potensi mereka.

Seseorang akan lebih mudah mencapai potensinya ketika mereka memusatkan perhatian pada kekuatan mereka daripada kelemahan mereka. Disinilah saya pikir perlunya kesadaran untuk memahami potensi diri. Satu-satunya cara untuk mencapai potensi terbaik adalah dengan mengembangkan kekuatan yang ada dalam potensi diri.

Tentunya untuk mencapai kekuatan potensi maksimal kita akan mendapatkan beragam tantangan. Sebuah komentar yang disampaikan oleh Sharon Wood, seorang wanita pendaki Gunung Everest, ia berkata “Saya mendapati bahwa ini bukan kekuatan fisik, tapi masalah kekuatan psikologis. Keinginan menaklukkan gunung berada dalam pikiran saya untuk menembus penghalang yang membatasi diri saya, lalu menerobos sesuatu yang disebut sebagai potensi, yang 90 % jarang kita gunakan.”

Wallhu a’lam

MzIzzybq. Selasa 13.45 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikmati Pahitnya Belajar

    Menikmati Pahitnya Belajar

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan” Imam Syafi’i “Menjadi manusia yang ulul al Baab. Dahulu pendidikan untuk menjadi benar dan pintar, Pendidikan terdahulu didahului dengan cara riyadhoh, puasa, belajar ilmu laduni, dan lainnya. Kalau dulu begitu, dan bermacam-macam tirakat yang dilakukan sehingga dapat ilmu […]

  • <strong> Antusiasme Mencapai Kompetensi</strong>

     Antusiasme Mencapai Kompetensi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Kamis 26 Januari 2023 “Pertandingan yang sesungguhnya selalu terjadi antara apa yang telah Anda capai dengan apa yang mungkin Anda capai” Geoffrey Gaberino Gerimis tak kunjung berhenti sejak tengah malam. Sambil menikmati semilir angin saya membaca sebuah tulisan yang sangat menarik. Pengusaha George Crane dalam tulisan itu berkata “Tidak ada […]

  • Bullying di Dunia Pendidikan, Masihkah Berlanjut?

    Bullying di Dunia Pendidikan, Masihkah Berlanjut?

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Tazkia Nufus & Izzy. Senin, 17 November 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Bullying merupakan bentuk perilaku penindasan yang sering dilakukan oleh sekelompok orang terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Di lingkungan sekolah, kelompok pelaku bullying biasanya merasa memiliki kekuasaan dan menggunakan dominasinya untuk menindas siswa lain. Pola serupa juga dapat ditemukan di tempat kerja […]

  • KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 604
    • 0Komentar

    humaslp 6 months ago UncategorizedMalang, LP Maarif Kab. Malang LP Ma’arif Kabupaten Malang tidak henti-hentinya menunjukkan keseriusan untuk membangun persatuan dan kesatuan. Hal ini dibuktikan kembali dengan silaturrahim dengan kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang Dr. H.Mustain,M.Ag., pada hari Selasa (17/05/22) di kediaman pribadi beliau. Silaturrahim beberapa tokoh LP Ma’arif yang dihadiri oleh sang ketua Dr.H. […]

  • Kita Bisa Menyelesaikannya

    Kita Bisa Menyelesaikannya

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

      Izzy. Sabtu, 05 April 2025 “Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin dijalan yang benar maka lanjutkan.” K.H. Abdurrahman Wahid LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu sore 05 April 2025. Suasana masih lengang saat kami memasuki area Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah yang diasuh oleh KH Zainul Arifin. Maklumlah pesantren memang sedang […]

  • Launching Program MIRACLE di Pendopo Kecamatan Pujon

    Launching Program MIRACLE di Pendopo Kecamatan Pujon

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd Senin, 23 Desember 2024, Pak Azis menjalankan amanah dari Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang bersama Abah Samsul Hadi untuk menghadiri undangan launching Program MIRACLE (MORINGA AGAINTS MALNUTRITION AND CLIMATE CHANGE), yang diadakan di Pendopo Kecamatan Pujon. Kapasitas Pak Azis hadir sebagai Pengurus LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang sekaligus […]

expand_less