Breaking News
light_mode

LATIHAN EKSTRA

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
  • visibility 1.096

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Seseorang yang sudah melaksanakan upaya terbaik bagi dirinya telah hidup sejang masa”

 Johann Von Schiller

Beberapa hari yang lalu sahabat saya menemui saya dan meminta saya menjadi juri porseni, saya menyetujuinya karena menjadi juri ini bukan hal baru bagi saya. Keunikannya adalah saya akan menemukan berbagai hal unik tentang manusia ketika saya menjadi juri. Kemudian saya bertanya “Apa yang dilakukan anak anak di sekolah sekarang?” “Mereka sedang latihan, mereka berlatih” ujarnya.

Latihan merupakan usaha untuk berubah menjadi lebih baik. Siswa terus berlatih untuk mencapai tujuan dan guru terus mendorong mereka untuk mencapai kesuksesan dan terus bergerak maju. Sebuah sinergi yang sangat bagus. Guru dan murid menentukan tujuan dan sasaran yang akan dicapai. Paul Mayer pernah berkomentar “Tidak ada seseorang yang pernah mencapai kesuksesan tanpa memiliki tujuan…menetapkan sasaran merupakan kekuatan terbesar bagi umat manusia untuk memotivasi diri.”

Dalam berlatih untuk menapai tujuan ini tentunya akan ada risiko yang akan ditemui, risiko kalah dalam kompetisi atau ajang kontes bakat, atau malah akan mencapai target yang diinginkan. Pertanyaannya apakah kita bersedia mengambil risiko bahkan gagal dengan melakukan sesuatu petualangan yang berani. Tidak ada orang yang sukses merengkuh potensinya dirinya kecuali mereka mau berlatih. Para tokoh memberikan nasehat bahwa kunci kebaikan menuju kehebatan berasal dari dua hal yaitu persiapan dan latihan yang sungguh-sungguh.

Kita tumbuh dan berkembang melalui latihan-latihan, kita sedang menghadapi diri kita sendiri, berlatih adalah memperjuangkan kemampuan terbaik kita.Kebanyakan orang sering merasa bahwa dirinya sosok terbaik saat mempersembahkan usaha terbaiknya. Dengan berlatih kita berkomitmen di bidang yang kita tekuni, dalam berlatih kita butuh komitmen yang kuat. Semakin kita berlatih maka semakin besar komitmen kita. Berlatih sama seperti mengasah bakat, semakin diasah semakin bagus. Kita ambil contoh, pisau yang semakin diasahmenjadi semakin tajam.

Salah satu inspirator dunia Dale Carnegie menulis “Jangan takut mencurahkan upaya terbaik bagi tugas yang tampak remeh itu, Anda akan semakin kuat. Jika Anda melakukan hal-hal remeh dengan baik, hal-hal besar akan datang dengan sendirinya.” Berlatih tentunya harus melawan kemalasan yang ada dalam diri, namun cara terbaik untuk membuat latihan menjadi menarik adalah berpikir latihan sebagai penemuan dan pengembangan bagi diri Anda. Perkataan atlet sepeda peraih tujuh kali kejuaraan Tour de France Lance Amstrong ini bisa menjadi pelajaran, Lance Amstrong menegaskan “Kesuksesan tumbuh karena berlatih lebih keras dan menggali lebih dalam daripada orang lain.”

John C Maxwell dalam berbagai kajiannya akhirnya menyimpulkan lima elemen dalam melandasi latihan. Lima pilar elemen ini harus dipenuhi untuk pencapaian latihan yang efektif. Lima pilar elemen itu adalah: Satu. Guru atau pelatih yang unggul, seorang guru atau pelatih yang hebat seperti pemimpin yang hebat, mengenali keunggulan dan kelemahan setiap individu; Dua. Upaya terbaik Anda, karena kita tidak mampu meningkatkan dan meraih potensi diri tanpa upaya yang keras.Tiga, Tujuan yang jelas, Kita membangun tujuan spesifik untuk setiap sesi latihan; Empat, Potensi terbesar, Kita harus menemukan potensi terbesar dalam diri kita untuk kemudian melatihnya; Lima. Sumber daya yang tepat, setiap dari kita memerlukan sumber daya tertentuagar mampu berlatih dengan baik.

Filsuf Yunani, Aristoteles mengatakan “Keunggulan adalah seni yang diperoleh melalui latihan dan kebiasaan. Bisa sajakita tidak bertindak benar karena kebajukan atau keunggulan, tetapi kita lebih baik memiliki kebajikan dan keunggulan karena kita sudah bertindak benar. Kita pribadi yang terbentuk dari kebiasaan kita. Karena itu, keunggulan hidup bukanlah tindakan, melainkan kebiasaan.”

Wallahu a’lam

mzizzybq Ahad 26 Februari 2023; 07.35 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    Bullying, Luka yang Tak Terlihat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 969
    • 0Komentar

    “Tidak ada yang lebih menyedihkan dalam hidup saya selain melihat kerasnya hati orangorang terpelajar” Mahatma Gandhi (Pemimpin Spiritual dan Politikus India: 1869-1948) Adinda aulia & Izzy. Sabtu, 17 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dalam kehidupan sosial, manusia tidak pernah lepas dari interaksi dengan orang lain. Namun, tidak semua bentuk interaksi berjalan secara positif. […]

  • Dengarkan Aku, akan Kukatakan dengan Indah!

    Dengarkan Aku, akan Kukatakan dengan Indah!

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 628
    • 0Komentar

      Izzy Bq. Senin 26 Januari 2026     “Setiap konflik yang kita hadapi dalam hidup penuh dengan potensi positif dan negatif. Ini bisa menjadi sumber inspirasi, pencerahan, pembelajaran, transformasi, dan pertumbuhan-atau kemarahan, ketakutan, malu, perasaan terjebak, dan penolakan. Pilihannya bukan di tangan lawan, tetapi di tangan kita, serta kesediaan kita untuk menghadapinya dan berusaha […]

  • Praktek Manajemen Reference dan Strategi Tembus Jurnal Ilmiah

    Praktek Manajemen Reference dan Strategi Tembus Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.332
    • 0Komentar

    Bq. Malang, 28 Juni 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (28/06/2025), Gedung Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi saksi bisu bagaimana 30 peserta dari para guru Ma’arif Kabupaten Malang berlatih menulis. Pelatihan Penulisan Jurnal Ilmiah ini diikuti oleh peserta yang memamg benar-benar punya keinginan besar untuk mampu menulis Ilmiah. mereka datang dari berbagai […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

  • Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Selasa. 27 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Audit ISO 21001:2018 ini dilaksanakan selama dua hari, Dimana hari pertama yang di audit Adalah Top Management and Management Representative, Sarana dan Prasarana, kurikulum, pengembangan usaha, kesiswaan, unit bimbingan konseling, serta 6 Prodi yaitu Prodi TKJ (SAD), Prodi Keperawatan (LSM), Prodi TKR, Prodi APHP (SAD), Prodi […]

  • Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

    Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Selasa, 28 Oktober 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Seringkali kita mendapati pernyataan “kita harus menjadi orang yang mandiri”, sebenarnya apakah sebenarnya mandiri itu? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, secara umum, mandiri berarti seseorang yang dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain, atau bisa juga mandiri Adalah tekad untuk bekerja keras demi […]

expand_less