Breaking News
light_mode

LATIHAN EKSTRA

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
  • visibility 1.063

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Seseorang yang sudah melaksanakan upaya terbaik bagi dirinya telah hidup sejang masa”

 Johann Von Schiller

Beberapa hari yang lalu sahabat saya menemui saya dan meminta saya menjadi juri porseni, saya menyetujuinya karena menjadi juri ini bukan hal baru bagi saya. Keunikannya adalah saya akan menemukan berbagai hal unik tentang manusia ketika saya menjadi juri. Kemudian saya bertanya “Apa yang dilakukan anak anak di sekolah sekarang?” “Mereka sedang latihan, mereka berlatih” ujarnya.

Latihan merupakan usaha untuk berubah menjadi lebih baik. Siswa terus berlatih untuk mencapai tujuan dan guru terus mendorong mereka untuk mencapai kesuksesan dan terus bergerak maju. Sebuah sinergi yang sangat bagus. Guru dan murid menentukan tujuan dan sasaran yang akan dicapai. Paul Mayer pernah berkomentar “Tidak ada seseorang yang pernah mencapai kesuksesan tanpa memiliki tujuan…menetapkan sasaran merupakan kekuatan terbesar bagi umat manusia untuk memotivasi diri.”

Dalam berlatih untuk menapai tujuan ini tentunya akan ada risiko yang akan ditemui, risiko kalah dalam kompetisi atau ajang kontes bakat, atau malah akan mencapai target yang diinginkan. Pertanyaannya apakah kita bersedia mengambil risiko bahkan gagal dengan melakukan sesuatu petualangan yang berani. Tidak ada orang yang sukses merengkuh potensinya dirinya kecuali mereka mau berlatih. Para tokoh memberikan nasehat bahwa kunci kebaikan menuju kehebatan berasal dari dua hal yaitu persiapan dan latihan yang sungguh-sungguh.

Kita tumbuh dan berkembang melalui latihan-latihan, kita sedang menghadapi diri kita sendiri, berlatih adalah memperjuangkan kemampuan terbaik kita.Kebanyakan orang sering merasa bahwa dirinya sosok terbaik saat mempersembahkan usaha terbaiknya. Dengan berlatih kita berkomitmen di bidang yang kita tekuni, dalam berlatih kita butuh komitmen yang kuat. Semakin kita berlatih maka semakin besar komitmen kita. Berlatih sama seperti mengasah bakat, semakin diasah semakin bagus. Kita ambil contoh, pisau yang semakin diasahmenjadi semakin tajam.

Salah satu inspirator dunia Dale Carnegie menulis “Jangan takut mencurahkan upaya terbaik bagi tugas yang tampak remeh itu, Anda akan semakin kuat. Jika Anda melakukan hal-hal remeh dengan baik, hal-hal besar akan datang dengan sendirinya.” Berlatih tentunya harus melawan kemalasan yang ada dalam diri, namun cara terbaik untuk membuat latihan menjadi menarik adalah berpikir latihan sebagai penemuan dan pengembangan bagi diri Anda. Perkataan atlet sepeda peraih tujuh kali kejuaraan Tour de France Lance Amstrong ini bisa menjadi pelajaran, Lance Amstrong menegaskan “Kesuksesan tumbuh karena berlatih lebih keras dan menggali lebih dalam daripada orang lain.”

John C Maxwell dalam berbagai kajiannya akhirnya menyimpulkan lima elemen dalam melandasi latihan. Lima pilar elemen ini harus dipenuhi untuk pencapaian latihan yang efektif. Lima pilar elemen itu adalah: Satu. Guru atau pelatih yang unggul, seorang guru atau pelatih yang hebat seperti pemimpin yang hebat, mengenali keunggulan dan kelemahan setiap individu; Dua. Upaya terbaik Anda, karena kita tidak mampu meningkatkan dan meraih potensi diri tanpa upaya yang keras.Tiga, Tujuan yang jelas, Kita membangun tujuan spesifik untuk setiap sesi latihan; Empat, Potensi terbesar, Kita harus menemukan potensi terbesar dalam diri kita untuk kemudian melatihnya; Lima. Sumber daya yang tepat, setiap dari kita memerlukan sumber daya tertentuagar mampu berlatih dengan baik.

Filsuf Yunani, Aristoteles mengatakan “Keunggulan adalah seni yang diperoleh melalui latihan dan kebiasaan. Bisa sajakita tidak bertindak benar karena kebajukan atau keunggulan, tetapi kita lebih baik memiliki kebajikan dan keunggulan karena kita sudah bertindak benar. Kita pribadi yang terbentuk dari kebiasaan kita. Karena itu, keunggulan hidup bukanlah tindakan, melainkan kebiasaan.”

Wallahu a’lam

mzizzybq Ahad 26 Februari 2023; 07.35 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.410
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami. Para […]

  • Declaration of Ma’arif Day “Freedom and Happiness”

    Declaration of Ma’arif Day “Freedom and Happiness”

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.377
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jumat 27 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Mahatma Gandhi berkata ‘Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony” pidato pembuka Dr. Amka di depan guru dan semua siswa MTs. serta MA Nurul Huda Ngajum pada hari Jum’at (27/01/2023). Rombongan dari LP Ma’arif […]

  • Kolaborasi LP Ma’arif Kab. Malang dan LP Ma’arif Kab. Kediri Merawat Aswaja sebagai Core Value Pendidikan NU

    Kolaborasi LP Ma’arif Kab. Malang dan LP Ma’arif Kab. Kediri Merawat Aswaja sebagai Core Value Pendidikan NU

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 479
    • 0Komentar

      Prof. Amka. Kamis, 11 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Ketua Lp Ma’arif Kab. Kediri abah Maksum yang sekaligus mantan kasi pendma kab Kediri melakukan gebrakan dengan mengumpulkan guru Aswaja di perpustakaan UIN syekh Wasil Kediri. Pelatihan ini dilaksanakan oleh LP Ma’arif Kab. Kediri dengan menggandeng UIN Syekh Wasil Kediri dan PERGUNU Kab […]

  • Gagal ke Belakang

    Gagal ke Belakang

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Satu-satunya batas untuk mewujudkan hari esok kita adalah keraguan kita hari ini” Presiden Franklin Delano Roosevelt. Beberapa waktu terakhir ini, saya sering diminta untuk menjadi juri dalam giat apresiasi sastra ataupun dalam beberapa giat yang dilakukan oleh sekolah, entah itu setelah usai ujian ataupun giat dalam menyambut atau mempersiapkan kedatangan […]

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.489
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

expand_less