SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION
- account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 79

Prof. Amka. Selasa, 21 April 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang
Workshop yang diselenggarakan SMK NUSA kali ini fokus strategi yang efektif dalam mengembangkan SMK NUSA untuk mencapai reputasi internasional. Prof Agus Maimun, MPd sebagai narasumber utama, menyatakan bahwa agar menjadi SMK yang bereputasi internasional, maka ada beberapa langkah strategis yang harus dilakukan, pertama adalah aspek sikap mencakup kedisiplinan dan kejujuran, dan keterbukaan semua SDM, mulai dari kepala sekolah, guru sampai siswa, ini menjadi penting karena budaya disiplin, jujur dan berpikir terbuka ini sudah mencapai mindset masyarakat internasional untuk mencapai kesuksesan dan kemajuan suatu bangsa, kedua menurut Prof Agus, SMK NUSA harus menjalin kerjasama dengan dunia industri yang diakui masyarakat internasional, kemudian skill bahasa asing juga menjadi penting, karena komunikasi menjadi kunci utama dalam membuka cakrawala dengan masyarakat internasional, selain itu juga kepala sekolah harus merencanakan prioritas prioritas untuk siswa agar bisa berprestasi di tingkat internasional, lanjut Prof Agus

Foto: Prof. Amka dan Prof. Agus Maimun bersama segenap guru SMK NUSA
Sementara itu Prof Amka, sebagai ketua LP Ma’arif PCNU Kab Malang, menjelaskan bahwa makna World Class Ma’arif Education itu adalah Pendidikan model Ma’arif yang diterima oleh masyarakat internasional, karenanya lembaga pendidikan Ma’arif harus mengembangkan Aswaja sebagai core value dalam pengembangan karakter dan program internasional nya, dan internalisasi nilai-nilai Ma’arif ke dalam program strategis ini yang tidak dimiliki sekolah di luar Ma’arif, kemudian sekolah dan madrasah Ma’arif harus mampu mengintegrasikan antara ke Aswjaan dengan Teknologi terkini sehingga mampu berkontribusi pada problem masyarakat dunia, dan SMK NUSA ke depan harus bisa dilihat kontribusinya oleh masyarakat dunia, karenanya sistem informasi seperti website harus bisa menjadi pusat informasi yang strategis,sehingga ke depan SMK NUSA tidak hanya menerima siswa lokal saja, akan tetapi dari mancanegara seperti Malaysia, Thailand dan negara-negara lainnya, tegas Prof Amka

Foto: Prof. Amka dan Prof. Agus Maimun
Sementara itu kepala SMK NUSA Imron Sya’roni menyatakan komitmen kami untuk terus mengembangkan SMK NUSA ini agar terus mencapai cita-cita seperti yang diimpikan para pendiri nya yaitu menjadi SMK menjadi lembaga pendidikan yang butuhkan oleh masyarakat, jelasnya
- Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni
