Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Kader NU Ikuti Program Santri International Fellowship di Inggris

Kader NU Ikuti Program Santri International Fellowship di Inggris

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
  • visibility 957

Ida Fitri Anggarini, Rabu, 04 Desember 2024

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Ahad, 01 Desember 2024. Santri yang terpilih dalam progam Santri International Fellowship (Inggris) sedang melaksanakan berbagai kegiatan di Inggris termasuk mengunjungi Indonesian Islamic Center bersama Muslimat NU, PCI NU United Kingdom di London.

Program ini merupakan kolaborasi apik antara Kementerian Agama RI dengan LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang dilaksanakan di The Centre of Trust, Peace and Social Relations, Coventry University, United Kingdom dan didampingi oleh The Faith and Belief Forums.

Para santri berkesempatan mengikuti program selama satu bulan di dua tempat yaitu Coventry dan London. Adapun beberapa hari yang lain kegiatannya dilakukan di beberapa kota seperti Birmingham dan Solihull.

Program ini dimulai pada hari Senin, 25 November 2024 pukul 14.00 waktu setempat hingga akhir Desember nanti dengan perkenalan dan penjelasan materi selama satu bulan kedepan oleh Prof. Phil Champain (Direktur the Faith and Belief Forum)

“The Faith and Belief Forum, termasuk saya, akan senantiasa menemani kalian semua, para santri, selama berada di UK ini. Do not hesitate to contact me for further info or just call Alfi” terang Phil disela-sela penjelasannya.

Sebagai informasi, selama di Inggris, seluruh santri didampingi oleh PIC yaitu beberapa Mahasiswa S3 yang sedang menempuh pendidikan di Coventry seperti Bu Alfiatunnur, Pak Imam, Bu Dede, Bu Ulya dan masih banyak lagi.

“Kami semua merasa senang dan bahagia karena diterima dengan baik dan apapun selalu dibantu termasuk teman-teman juga terasa seperti keluarga sendiri. Pun juga, bertemu keluarga dan Ibu-Ibu Muslimat NU terasa di rumah sendiri” Ujar Zulfa Ahmad Nurkholiq, Awardee SIF dari Yogyakarta

Seperti penjelasan sebelumnya, kegiatan yang hanya sebulan ini tentu memiliki jadwal yang padat merayap. Awardee bisa jadi jam pertama di kelas selanjutnya berkunjung ke tempat-tempat lain guna memperkuat dan mengetahui toleransi maupun hubungan antar umat beragama di UK ini. Termasuk mengunjungi berbagai tempat seperti IICL, British Library dan London Central Mosque.

Selain itu, seluruh awardee juga belajar tentang Pendidikan Islam di UK yang disampaikan oleh Prof. Sariya dari Coventry University. Beliau memaparkan bahwa
Pendidikan islam di Britania Raya tak lepas dari sejarah negara Inggris itu sendiri, seperti halnya banyak pelaut dari Yaman, Arab, Afrika, yang berlayar dan akhirnya menikah disini.

“Pendidikan islam tersebut juga terpengaruh oleh paham-paham yang bergeser dari orientalis menuju cosmopolitan” tambah Miqdad Al Ghifari Syatta, Awardee lulusan Al Azhar, Kairo disela-sela diskusi dalam kelas.

Selain itu, seluruh awardee melakukan kunjungan-kunjungan seperti di Islamic Reliefs Wordwide, sebuah NGOs yang fokus pada kemanusiaan dan pertolongan darurat. Yayasan ini berkantor di Birmingham dengan ribuan staff di dunia termasuk Indonesia. Beberapa hal yang dapat digarisbawahi yaitu asalkan ada niat yang baik dan doa yang maksimal inshaAllah kita semua akan bisa membantu orang lain.

“Benar sekali, kalau kita punya empati yang tinggi dan mau berkorban memberi perubahan termasuk memperjuangkan hak-hak yang lemah (voice for the voiceless” inshaAllah ummat akan selalu berdaya” tambahan Giswah Yasmin, awardee sekaligus aktivis perempuan ini.

Perlu diketahui, sesuai arahan dari Phil bahwa terdapat tiga poin penting dalam kegiatan SIF ini yaitu what is interfaith, who does it and why is it needed?, Sehingga banyak hal yang kita lakukan disini termasuk berkunjung ke Asosiasi Polisi Muslim UK, Komunitas Muslim, Pemerintah Daerah, hingga nanti ke Gedung Parlemen di London.

Tentunya banyak sekali yang didapat. Selain mengetahui hal baru, juga mengenalkan tentang kehidupan pesantren yang selama ini perlu disyiarkan lebih luas.
Selain itu, sebagai kader NU, mengikuti kegiatan tahlil, istiqhosah bahkan hadrah dimana muslim menjadi minoritas merupakan sebuah pengalaman tersendiri.

Tabik,
Ida Fitri Anggarini
Awardee SIF & Peraih Rekor MURI Video Moderasi Beragama
Pengurus LTNNU MWC NU Poncokusum

Editor: Mz

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif Menjadi Problem Solver

    LP Ma’arif Menjadi Problem Solver

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jum’at 24 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Senin (20/03/2023) LP Ma’arif Kabupaten Malang sekali lagi menyelesaikan problematik yang terjadi di lembaga pendidikan di bawah naungannya. Bersama Izzy, Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., turun ke lokasi MINU Al Istiqomah Tajinan Kabupaten Malang untuk bertemu dengan pengurus-pengurus yayasan serta […]

  • Sukses!, Sub Rayon 56 Gabung Ma’arif Kabupaten Malang

    Sukses!, Sub Rayon 56 Gabung Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 841
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Sebanyak delapan Madrasah Tsanawiyah Sub Rayon 56 MTs.N 6 Malang dibawah kepemimpinan Dr. H. Sutirjo, M.Pd., menandatngani MoU dengan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Yuli Nur Rohmawati, M.Pd sebagai pengawas yang membina delapan madrasah tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka meningkatkan […]

  • Hari Ketiga, Kunjungan ke Shandong Youth University of Political Science, Disambut dengan Bahasa Arab

    Hari Ketiga, Kunjungan ke Shandong Youth University of Political Science, Disambut dengan Bahasa Arab

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Ahad,28 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Kunjungan resmi tim LP MA’ARIF Kab Malang ke perguruan tinggi ini sebenarnya bukan sekedar kunjungan biasa mengingat perguruan tinggi ini mengembangkan program studi bahasa Arab, dan LP MA’ARIF Kab Malang memang mendapatkan undangan khusus agar bisa berkunjung ke sini. Kami tiba dari kota Old City […]

  • Merenda Masa Depan, Meraih Impian dengan Do’a dan Usaha Nyata

    Merenda Masa Depan, Meraih Impian dengan Do’a dan Usaha Nyata

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Izzy. Kamis 20 Juni 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. “Penekanan karakter dasar dan kearifan lokal terus dikembangkan. Acara ini dibuat untuk menghormati orang berilmu, menunjukkan karakter orang berilmu yang berwujud sikap siswa siswi menghormati acara mereka” Ucap Gus Sonhaji Ketua Yayasan Al Ihsan Turen saat dimintai kesan tentang wisuda Purnawiyata MI Al Ihsan ke-45 […]

  • Forum KKG Kelas 6 MI Pakis Berfikir Tingkat Tinggi

    Forum KKG Kelas 6 MI Pakis Berfikir Tingkat Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle humaslp5
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 28 November 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. 26 Nov 2022, bersama forum KKG Kelas 6 MI Kecamatan Pakis Ketua LP Maarif NU Kabupaten Malang menjelaskan bagaimana menyusun soal HOTS atau berfikir tingkat tinggi. Berfikir tingkat tinggi adalah kemampuan berfikir yang tidak sekadar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite). Konsep HOTS […]

  • <strong>Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?</strong>

    Tugas Pertama dari Cinta adalah Mendengarkan, Mendengarkan Mencintai Pendidikan?

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Jumat 06 Januari 2023 “Tugas pertama dari Cinta adalah Mendengarkan” Paul Tillich Filsuf Jerman Sekian waktu perjalanan saya di perguruan tinggi, bersama tim LP Ma’arif dan lainnya, banyak hal yang saya temui dalam perjalanan khususnya di perguruan tinggi dan saat  menjelajah 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. Namun kali ini hal […]

expand_less