Breaking News
light_mode

MEMBANGUN TRUST

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • visibility 733

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Tak seorangpun bisa memberikan kepercayaan, jika ia sendiri tidak memiliki kepercayaan. Hanya orang yang memiliki keyakinan yang mampu meyakinkan” Joseph Joubert, Prancis

Suatu hari, setelah menyelesaikan kegiatan LP Ma’arif NU Nahdlatul Ulama, saya dan guru saya Dr.H. Abdul malik Karim Amrullah, M.Pd.I., duduk dan mengobrol tentang perjalanan LP Ma’arif selama kurun waktu satu tahun. Kami berdiskusi tentang dinamika yang terjadi sampai kepada tentang kepercayaan. Akhirnya disimpulkan bahwa membangun kepercayaan di organisasi atau lembaga itu mahal harganya. Butuh perjuangan secara materi, maupun tenaga, peikiran, serta lainnya.

Kepercayaan harus dipupuk, harus dibangun. Kepercayaan untuk kembali membangun kualitas keilmuan, kepercayaan untuk kembali kepada nilai-nilai fitrah manusia dalam pendidikan. Namun saya kadang menemukan beberapa kenyataan bahwa banyak orang yang tidak percaya pada diri mereka sendiri, apalagi kepada orang lain. Orang terkadang tidak punya harapan dengan kehidupannya. Saya ingin menulis slogan tokoh Perancis yang menjadi pahlawan Perang Dunia I, Marsekal Ferdinand Foch berkata “Situasi yang tak berpengharapan itu tidak ada, yang ada hanyalah manusia yang berhenti berharap.” Jadi kita jangan putus asa, harapan membangun kepercayaan. Kok jadi mirip lagunya Sheila On 7 yang berjudul Berhenti Berharap?

                Membangun kepercayaan untuk perubahan pertumbuhan perlu dilaksanakan. Dalam Buku Dasar-Dasar Manajemen yang ditulis dalam Quality Assurance (QA) Becoming Quality Enterpreneur (QE), Dr. Amka menulis “Memupuk kepercayaan. Jika pegawai menyerah kepada amanat perubahan dan mempunyai kepercayaan pada manajer itu, maka lebih banyak kemungkinannya mereka menerima perubahan itu. Jika terdapat suasana kecurigaan, maka bisa jadi perubahan itu ditentang dengan kuat. Kepercayaan tidak bisa dibangun dalam satu malam. Kepercayaan lebih banyak dibentuk dalam waktu yang panjang.”

Seorang pemimpin yang visioner akan selalu berbicara di mana saja dan kapan saja soal keyakinanya ini kepada anggota organisasinya. Setidaknya ada kompetensi komunikasi yang baik, memberikan motivasi, serta mengambil keputusan agar bisa mempengaruhi anggotanya untuk mencapai tujuan organisasi yang diyakini akan berhasil.

Saya mencoba mengutip penjelasan dari Penulis James M. Kouzes dan Barry Z. Posner yang ditulis oleh Maxwell tentang betapa pentingnya mengembangkan kepercayaan bagi para pemimpin.

“Pada ahirnya, Andalah yang dapat memutuskan apakah akan mengambil resiko untuk memercayai orang lain dan apakah risiko tersebut layak diambil. Artinya, untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain, Anda harus aktif berinisiatif dan tidak boleh menunggu-nunggu orang lain agar mengambil langkah awal. Seperti yang dijelaskan banyak pemimpin ‘Kepercayaan adalah tugas berbahaya. Para pemimpin harus menjadi pihak yang pertama mengambil langkah.’ Para pemimpin selalu mendapati langkah tersebut layak diambil. Menabur benih kepercayaan kepada orang-orang akan menciptakan lading kolaborasi penting untuk menyelesaikan hal-hal luar biasa dalam organisasi.

Orang atau bawahan atau pengikut mengikuti pemimpin yang mereka percayai. LP Ma’arif terus berusaha membangun kepercayaan hari demi hari, disinilah butuh konsitensi. Saya fikir peran doa dari semuanya sangat penting agar kita semua diberikan konsistensi oleh Allah swt. Kepercayaan sangat penting, kepercayaan adalah perekat pengikut dan pemimpin.

Pengembangan kepercayaan seperti yang ditulis dalam The Maxwell Daily Reader dibangun atas Time, Respect, Unconditional Positive Regard, Sensivity, Touch (TRUST). Time (waktu) artinya pemimpin mau mendengarkan dan memberikan umpan balik mengenai hasil kerja. Respect (rasa hormat), artinya pemimpin selalu menunjukkan rasa hormat kepada siapa saja. Unconditional Positive Regard (penghormatan tanpa syarat) artinya pemimpin menerima dinamika atas oaring-orang disekitarnya. Sensivity (kepekaan)  bahwa seorang pemimpin mengantisispasi perasaan dan kebutuhan. Touch (sentuhan) bahwa pemimpin selalu memberikan dorongan positif untuk pertumbuhan dan pengemabangan orang lain. Semoga Allah swt selalu memberikan perlindungan dan ridho-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Wallahu a’alm

mzizzybq Senin 22:00

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.602
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 10 Agustus 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (10/8/2024) Susana ramai dan riuh memenuhi pendopo Kabupaten malang yang berada di Jalan Panji Kepanjen. Para elemen masyarakat dan berbagai unsur lembaga pendidikan hadir memenuhi undangan Dewan pendidikan Kabupaten Malang. Diantar unsur penting yang hadir adalah dari Dinas Pendidikan kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten […]

  • Ma’arif Manjakan NU Award PWNU Jatim dengan Inovasi Mandiri Berkelanjutan

    Ma’arif Manjakan NU Award PWNU Jatim dengan Inovasi Mandiri Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 23 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Kafe Fastron Lantai 3 Gedung UNUSA Tower menjadi tempat pembuktian program-program LP Ma’arif Kabupaten Malang yang spektakuler selama tahun pertama pengabdian. Presentasi Final Nominator NU Award PWNU Jatim 2022 “Sinergi Jama’ah dan Jam’iyyah Menuju NU Mandiri Berkelanjutan” menjadi ajang silaturrahim dan unjuk program-program […]

  • Tantangan Mapel Aswaja

    Tantangan Mapel Aswaja

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 816
    • 0Komentar

    humaslp 1 month ago BeritaMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 05 September 2022 Sorot mata penuh semangat para peserta ketika Ketua Tanfidziyah Kecamatan Poncokusumo memberikan motivasi untuk terus berjuang melalui aswaja annahdliyah. Dua ruang kelas yang dijadikan aula kegiatan penuh dengan guru-guru mata pelajaran aswaja mulai dari tingkat MI, MTs/SMP, SMA/MA/MK. Mulai dari guru yang masih […]

  • PAC IPNU & IPPNU Gedangan Kenalkan Organisasi Pelajar kepada Siswa Baru SMP Islam Gedangan dalam MPLS 2025

    PAC IPNU & IPPNU Gedangan Kenalkan Organisasi Pelajar kepada Siswa Baru SMP Islam Gedangan dalam MPLS 2025

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Senin, 14 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Gedangan, 14 Juli 2025 — Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mengadakan sosialisasi organisasi kepada peserta didik baru SMP Islam Gedangan dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di […]

  • Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu, 28 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Susana tidak biasa terlihat di lingkungan RA dan MI Roudlotul Ulum Pagak Malang. Umbul-umbul mewarnai kemeriahan di hari itu, Sabtu (24/6/2023). Area halaman ditutup dengan tenda dan pentas yang menjadi pusat perhatian para tamu undangan dan siswa siswi yang hari itu di […]

  • Workshop Jurnal Ma’arif di MTSN 2 Mojokerto

    Workshop Jurnal Ma’arif di MTSN 2 Mojokerto

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Dr. Nuril Mufida. Kamis, 12 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang MTsN 2 Mojokerto mengadakan workshop literasi guru menulis artikel jurnal Ma’arif. Madrasah ini memang aktif melakukan pembinaan SDM guru dan tenaga kependidikan, terbukti dengan adanya workshop yang kesembilan ini yang mengambil tema literasi. Kegiatan ini dibuka dengan pembinaan ASN guru dan tenaga kependidikan […]

expand_less