Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Literasi di Kaki Gunung

Literasi di Kaki Gunung

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 251

“Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu” John C. Maxwell

Izzy. Jum’at. 06 Februari 2026

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Menikmati hawa sejuk dan alam yang natural membawa rasa segar dan tenang. Pekat kabur tak menutup pandangan saya menapaki jalan yang berliku dan cenderung menanjak. Setelah sejam lebih, saya melewati jalan yang hanya cukup untuk satu kendaraan kecil. Selanjutnya, tibalah kami di sana.

Saya diundang untuk ngobrol tentang Motivasi dan Penguatan Literasi Siswa. Bagi saya ini menyenangkan, karena saya datang untuk berbagi dan menemani siswa belajar. Literasi yang kini sudah berkembang menjadi multiliterasi. Namun saat ini saya hanya ingin ngobrol tentang literasi terlebih dulu, berbicara dan mendengar apa yang siswa utarakan dan melihat bagaimana perkembangan mereka.

Literasi yang berasal dari Bahasa Latin Literatus memiliki makna “learned person” atau ‘orang yang belajar”. Meskipun awalnya pemaknaan terbatas pada individu yang literat atau melek aksara. Individu yang literat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan minat membacanya saja, tetapi juga dipengaruhi kebiasaan dan budaya membacanya. Guru saya Prof. Suminto A. Sayuti, sastrawan besar dari Universitas Negeri Yogyakkarta pernah berkata bahwa dalam pembelajaran seperti sastra literasi itu orientasinya menuju knowing, doing, dan being yang dalam Bahasa Jawa nga-3 atau Tringa: ngerti, nglakoni, dan ngrasakke sastra.

Tapi sepanjang yang saya lihat, ada beberapa hal yang sepertinya kita fikirkan ketika berusaha membudayakan literasi meski di kaki gunung, Satu. Dominasi gawai dan dampak besar media sosial. Media sosial sepertinya tetap sangat diminati meski dilingkungan pedesaan. Dua. Validasi untuk ekspose diri yang lumayan tinggi. Tiga, buku dan ketertarikan siswa untuk membaca buku. Empat, kecintaan pada budaya sendiri. Lima, belajar untuk tumbuh dan terus berkembang.

Salah satu hal yang saya ceritakan kepada siswa adalah tentang ketidaknyamanan. Dengan berliterasi mereka akan bertemu dengan tantangan dan masalah. Ya, masalah tentang kualitas diri. John McDonnel berkata, “Masalah membuatseseorang mengenali dirinya sendiri.” Diantara ketidaknyamanan yang pasti ditemukan saat kita memahami diri kita sendiri yaitu ketidaknyamanan oleh karena kurangnya ilmu pengetahuan, ketidaknyamanan karena ketidakmapuan contoh kecilnya tidak mampu membaca kenyataan yang sedang terjadi, dan yang sangat penting adalah ketidaknyaman oleh karena perubahan.

Dalam buku Winning with People, ada pernyataan tentang prinsip belajar yang menyatakan “Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu”. Maka membudayakan sikap bersedia belajar adalah penting untuk tumbuh menjadi pembelajar berkelanjutan. Kita berusaha mencegah ilusi pengetahuan dan merasa cukup dalam belajar sebab ini adalah salah satu penghalang terbesar.

Sikap seperti apa yang Anda miliki dalam hal belajar? Atau zona belajar yang mana yang Anda tempat? Beberapa pertanyaan yang jawabannya bisa berbeda. Namun penulis ingin kita memilih apakah di zona tantangan, zona kenyamanan, ataukah kita berada di zona santai?

Maka, saya rasa dengan berliterasi dalam makna learned person atau orang yang belajar, ketidaknyamanan ini menjadi sesuatu yang positif. Motivasi kepada siswa sangat penting, sebab motivasi membantu orang yang mengetahui jalur mana yang harus mereka tempuh, untuk mengambil jalur itu. Dan motivasi untuk siswa sebagai learned person dan terus menjadi learned person.

Wallhu a’lam

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    Semangat Baru! Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru digelar di MI Literasi Miftahul Huda Wajak

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Hadi Er. Selasa, 17 Desember 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sumberputih, Wajak – Hari ini, Senin (16/12/2024) guru-guru sertifikasi jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Wajak berkumpul di Hall MI Literasi Miftahul Huda, Jalan Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, untuk menghadiri Workshop  Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap semester yang bertujuan meningkatkan kompetensi […]

  • Dr. Amka “Ayo Lanjutkan Perjuangan KI Ageng Ompong”

    Dr. Amka “Ayo Lanjutkan Perjuangan KI Ageng Ompong”

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 8 Agustus 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Rabu (2/8/2023) Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., menjadi pemateri dalam seminar Parenting yang diadakan oleh Yayasan Pendidikan Islam dan Kesejahteraan Ummat “Budi Mulia” yang menaungi Lembaga Pendidikan SMP-SMK Budi Mulya yang berlokasi di Kecamatan […]

  • Pramuka Memberi Anak Ruang Belajar dan Tumbuh

    Pramuka Memberi Anak Ruang Belajar dan Tumbuh

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Izzy. Jum’at 23 Agustus 2024. Kami Pramuka IndonesiaManusia PancasilaSatyaku kudharmakanDharmaku kubaktikanAgar jaya IndonesiaIndonesia Tanah airkuKami jadi pandumu Lantunan Hymne Pramuka mengalun  mengisi setiap sela-sela dedaunan. Terdengar lirih syahdu menyentuh daun telinga. Mengingatkan saya ketika beberapa tahun lalu ketika  masa-masa bersekolah dengan semangat melantunkan lagu tersebut. Dan juga terkadang menepi karena badan yang kecapean saat menjalani […]

  • Anak Muda yang “Kudu” Terus Semangat

    Anak Muda yang “Kudu” Terus Semangat

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 869
    • 0Komentar

      Izzy. Minggu, 01 Juni 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Mungkin bagi Sebagian orang, Minggu adalah hari libur. Tetapi bagi IPNU dan IPPNU tidak demikian. Minggu (01/06/2025) mereka mengadakan pelatihan Training of Fasilitator Komesariat. Penulis dapat tugas untuk menemani mereka di acara awal pembukaan. Sebelumnya, penulis mencoba berdialog dengan ketua organisasi perihal problematik apa […]

  • Bupati dan Ma’arif Sepakat “Kuatkan Lagi Spiritualisme di Madrasah”

    Bupati dan Ma’arif Sepakat “Kuatkan Lagi Spiritualisme di Madrasah”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 602
    • 0Komentar

    humaslp2 months agoBeritaMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu 06 Agustus 2022 Ma’arif Kabupaten Malang. Pertemuan dengan Bupati Sabtu pagi (6/08/2022) pukul 05.30. wib Sesuai rencana yang telah dibuat sebelumnya pengurus LP Ma’arif melakukan pertemuan santai penuh keakraban dengan Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi,MM. Tim LP Ma’arif meluncur dan tiba di Jalan Gede Kota Malang. Dikomandani […]

  • Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    Kiprah Ustadz Deden Tokoh Pendidikan Ma’arif Malang Selatan

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.872
    • 0Komentar

    Dr. H. Amka. Rabu. 29 November 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Ketua LP Ma’arif NU Kab Malang kali ini kedatangan seorang tokoh Pendidikan dari Malang Selatan yaitu Ustadz Deden, beliau berjuang dan berdakwah disana mulai dari nol sampai melakukan sebuah perubahan yang luar biasa. Nama lengkapnya adalah H. Deden Jaenal Abidin, SHI., M.Pd.I., lahir […]

expand_less