Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Delapan Cinta di MI Al-Lathifiyah Bersama Mahasiswa UIN Malang

Delapan Cinta di MI Al-Lathifiyah Bersama Mahasiswa UIN Malang

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 608

Senin, 13 Oktober 2025.

LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang.

Senin (13-14/10/2025). Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Keterampilan Dasar Mengajar, kami mahasiswa UIN Malang Najwa Aisyah Abdallillah, Khairina Maghfirah, Safinatus Sulfa,  Muhamad Nasirudin, Mahmudatun Fudhla, Tania Tiara Nurselly, dan Hasby Asshiddiqy. Mereka melaksanakan praktik mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Lathifiyah, di Jl. Wirosentanan RT 05 RW 01, Desa Gedog Wetan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

“Kami belajar banyak dari kegiatan ini karena ini adalah pertama kalinya kami berinteraksi dengan siswa MI Al-Lathifiyah dan melihat langsung suasana sekolah dasar. Para instruktur dan staf MI Al-Lathifiyah, serta kepala sekolah, Bapak Chabibullah, menyambut kami dengan hangat. Kegembiraan kami terhadap praktik mengajar selama dua hari ini semakin bertambah dengan sambutan hangat ini. Kami berhasil mengajarkan sejumlah topik keagamaan selama kegiatan ini, seperti Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Aqidah Akhlak, serta Al-Qur’an Hadits. Kami ingin menanamkan nilai-nilai Islam dan akhlak yang luhur kepada anak-anak kami melalui pelajaran ini. Kami menggunakan metode interaktif, cerita, sesi tanya jawab, dan permainan edukatif untuk membantu siswa memahami materi selama proses pembelajaran.” Ujar salah satu mahasiswa.

Kepala MI Al-Lathifiyah Chabibullah, S.Pd.I., mengatakan bahwa kedua belah pihak mendapatkan banyak manfaat dari pengalaman mengajar ini,”Kehadiran mahasiswa UIN Malang sangat kami hargai. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya, dengan mengatakan, anak-anak kami mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, dan para mahasiswa juga merasakan langsung tantangan menjadi seorang pendidik.”

Selain kegiatan mengajar di kelas, kami juga mengikuti rutinitas pagi bersama siswa, seperti upacara bendera setiap hari Senin dan doa bersama sebelum masuk kelas. Sebelum pembelajaran dimulai, siswa dibiasakan melaksanakan shalat dhuha secara berjamaah di kelas masing-masing dengan bimbingan guru kelas sebagai bentuk pembiasaan ibadah harian.

MI Al-Lathifiyah juga menerapkan pembiasaan berbahasa, yaitu penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Arab pada hari-hari tertentu. Pembiasaan ini menjadi ciri khas sekolah dalam menanamkan nilai kedisiplinan, dan kemampuan berbahasa asing.

Disamping itu, MI Al-Lathifiyah juga mengajarkan metode pembelajaran baca tulis Al-Qur’an kepada para siswanya mulai dari kelas 1-6 dengan menggunakan Metode Yanbu’a. Metode Yanbu’a yang diajarkan mulai dari jilid 1-6 dengan melihat kemampuan dari para siswanya masing-masing sebagai sarana meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

MI Al-Lathifiyah memiliki kurikulum yang berbeda dari madrasah lainnya. Lembaga tersebut telah menggunakan Kurikulum Berbasis Cinta yang dikembangkan oleh Kementerian Agama. Kurikulum Berbasis Cinta yang diterapkan di MI Al-Lathifiyah dikenal dengan sebutan Kurikulum 8 Cinta, yang mencakup delapan nilai utama, yaitu: 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya; 2. Cinta Orang Tua dan Guru; 3. Cinta Diri Sendiri; 4. Cinta Sesama; 5. Cinta Alam Sekitar; 6. Cinta Bangsa dan Negara; 7. Cinta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi; dan 8. Cinta Keunggulan.

Sedangkan Kementrian Agama masih mengembangkan Kurikulum Berbasis Cinta yang memiliki 5 Nilai. Oleh karena itu, penerapan Kurikulum 8 Cinta menjadi salah satu keunggulan dari MI Al-Lathifiyah.

Masih menurut kepala Mi Al Lathifiyah “Meskipun praktik mengajar dua hari ini singkat, pengalamannya tak terlupakan. Kami mendapatkan pengetahuan tentang metode pembelajaran, menangani beragam kepribadian siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Selain meningkatkan kemampuan mengajar kami, praktik ini juga membantu kami mengembangkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap dunia pendidikan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan bermanfaat bagi MI Al-Lathifiyah dan kami sebagai calon guru melalui kerja sama antara mahasiswa dan sekolah.”

Editor: Mz

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif inisiasi Gerakan Berdampak dengan 9 Guru Besar di Pesantren Cinta al-Qur’an

    LP Ma’arif inisiasi Gerakan Berdampak dengan 9 Guru Besar di Pesantren Cinta al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 528
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Hari sabtu, 8 Nopember 2025 Pesantren Cinta al-Quran kedatangan tamu 9 Profesor bersama LP MA’ARIF Kab Malang sebagai inisiator nya. Kesembilan Profesor itu adalah Prof Dr Ahmad Barizi, Prof Dr Wahid murni, Prof Dr Amka, Prof Dr Bisri Mustofa, Prof Dr A Fadil S. J, Ass Profesor Abdul Ghafur, […]

  • Maarif Day 2025 “Transformasi Aswaja: Tangguh Jiwa, Raga, Rasa, dan Pikir”

    Maarif Day 2025 “Transformasi Aswaja: Tangguh Jiwa, Raga, Rasa, dan Pikir”

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Senin, 08 September 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Ma’arif Day Tahun 2025 merupakan perayaan tahunan yang diselenggarakan oleh LP.Maarif PCNU kabupaten dalam rangka memperingati Hari lahirnya. Tahun ini telah memasuki peringatan yang ke-96 tahun. Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi wahana strategis untuk menegaskan komitmen LP Ma’arif NU dalam membangun […]

  • Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Kepemimpinan bangsa-bangsa itu selalu berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapainya. Ada kesenjangan yang jauh dalam pencapain ilmu pengetahuan antara bangsa-bangsa yang berkuasa di dunia sekarang dengan bangsa-bangsa lainnya yang tidak berdaya, yang bodoh, yang miskin dan yang terbelakang’ Abu Al-A’la Al Maududy (Manhaj Jadid li at-Tarbiyah wa at-Ta’lim) Dinamika […]

  • Dream Adventure Goes To Bali SMP Assyaidiyah

    Dream Adventure Goes To Bali SMP Assyaidiyah

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Ahad, 04 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Dream Adventure, para santri  menapakkan kaki di Pulau Dewata, pada hari Jum’at 25 april 2025. Ini bukan sekadar wisata tanpa makna, ini adalah ziarah ke tanah yang kaya akan spiritualitas, kesenian, dan keindahan alam yang menakjubkan. Althirdlent memulai perjalanan ini dengan rasa antusias dan kesiapan untuk […]

  • Solusi Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo

    Solusi Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu, 29 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Mencoba untuk memberikan pelayanan dengan berbagai aspek media dan memanfaatkan berbagai media untuk memberikan berbagai  hal positif. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang mengisi dengan program talkshow pendidikan yang diisi oleh Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo. Sabtu (25/03/2023) live dari kediaman Prof. Dr. […]

  • Mahasiswa KKM UIN Malang Resmi Mengabdi di Desa Sitiarjo, Fokus Perkuat Pendidikan

    Mahasiswa KKM UIN Malang Resmi Mengabdi di Desa Sitiarjo, Fokus Perkuat Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 398
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Suasana Balai Desa Sitiarjo tampak berbeda pada Selasa siang. Derap langkah pengabdian resmi dimulai ketika mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 128 secara simbolis diserahkan kepada pemerintah desa. Momen ini menandai awal kolaborasi akademik dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Pembukaan dan […]

expand_less